Anda di halaman 1dari 1

Sahabatku Berubah

hay.. Nama aku aisyah zahra.. Aku duduk di kelas satu sekolah menengah
pertama, tepatnya di smp 16 jakarta. Aku sangat senang bisa bersekolah di sekolah
itu, karena aku mempunyai banyak teman yang sangat baik padaku, walau aku
adalah sosok anak yang pendiam..
Oh yah.. Aku duduk bersama sahabat aku, namanya syhifa.. Dia orangnya baik
sama aku. Tapi.. Entah kapan dan bagaimana dia sekarang berubah..
Ia tidak seperti syhifa yang dulu.. Syhifa yang selalu ceria sama aku, mau berbagi
ilmu dikala kita sedang kesulitan menjawab soal, yang selalu mau mendengar
keluhanku dan tersenyum ketika melihat kebahagiaanku.. Namun… Kini semua
berbalik.. Syhifa sekarang selalu marah sama aku entah apa sebabnya.. Namun
aku mencoba sabar! Tapi kesakitanku terlalu dalam terpendam.. Dia selalu
menyinggungku, menuduhku yang tidak tidak.. Bahkan ia pernah bilang bahwa aku
adalah anak bodoh dan jelek!
Ingin rasanya aku berlari sekencang mungkin ke tempat yang sepi, agar aku dapat
menangis sekeras mungkin.. Bukan karena ia mengatai aku jelek dan bodoh.. Tapi
karena aku kehilangan sahabat baik yang kini menadi buruk..
Biarlah.. Cukup aku dan tuhanlah yang tahu kesakitan ini.. Biarlah aku yang
merasakan betapa perihnya mempunyai seorang sahabat..

Kini kuputuskan tuk tidak berteman lagi denganya.. Karena aku tidak dapat
menahan lagi banyaknya pedang yang menghantamku ketika ia berucap padaku..
Hanya senyuman yang ku kirimkan padanya ketika ia melihatku, walau balasannya
hanyalah raut muka yang menyimpan seribu dendam padaku..
Aku yakin.. Saat perpisahan nanti, dia akan sadar.. Bahwa aku selalu
menyayanginya dan takkan pernah aku melupakannya sebagai orang yang telah
mengisi hari hariku dengan tawa.

Selesai