Anda di halaman 1dari 3

DAMPAK

NEGATIV
E DARI
POKEMO
N GO

Dunia game, khususnya di smartphone, sedang heboh-hebohnya. Para


pemain berlomba-lomba berlari keluar rumah, bepergian ke lokasi
tertentu, dan menangkap monster, yang kebanyakan lucu dan imut,
bernama Pokemon. Ya, dunia saat ini sedang keranjingan sebuah game
baru bernama Pokemon Go.

Lantas, apakah sebenarnya Pokemon Go itu? Ini merupakan game


berbasis augmented-reality yang dikembangkan oleh Pokemon Company
bekerja sama dengan Nintendo dan Niantic.

Nama Niantic sendiri, mungkin, sudah banyak terdengar di kalangangamer


smartphone. Pasalnya, perusahaan spin off Google ini merupakan pihak di
balik game populer Ingress, yang juga berbasiskanaugmented-reality.

#1 Kemungkinan besar anak mendapat ancaman dari orang baru

Walaupun tujuan dari permainan ini adalah untuk berhubungan dengan orang
lain, aturan nyatanya juga harus berlaku. Sebagian besar dari permainan ini
melibatkan area umum yang disebut gym dan Pokestops yang akan menarik
sejumlah orang asing untuk bermain. Saat anak bermain tanpa pengawasan dari
orangtua, mereka bisa saja berkenalan dengan orang-orang baru. Orang-orang
baru ini bisa saja memiliki motif yang tidak baik dan membahayakan anak.
Untuk itu pastikan agar anak memberikan laporan yang jelas kepada orangtua
atau bila perlu mereka mendapat pengawalan penuh.

#2 Menyebabkan gangguan lalu lintas

Saat anak bermain Pokemon Go dengan mengendarai sepeda atau berjalan,


mata mereka hanya akan tertuju ke layar ponsel. Tak lagi ada perhatian sama
sekali kepada kondisi di sekitar. Kondisi ini tentu saja akan sangat mengganggu
lalu lintas, terutama bagi orang lain yang juga sedang lalu lalang di sekitar anak.

Jika tidak berhati-hati dan waspada, anak bisa mengalami kecelakaan dan
sejenisnya. Jadi, sebelum membiarkan mereka bermain di jalanan, lebih baik
memberikan peraturan yang tegas bahwa mereka hanya bisa bermain di tempat
yang ditentukan sendiri oleh orangtua.

#3 Anak-anak nekat berburu Pokemon ke daerah terpencil

Salah satu bahaya bermain Pokemon Go bagi anak-anak adalah kemungkinan


mereka untuk nekat berburu Pokemon Go ke daerah tertentu yang menjadi
pusat perburuan. Hal ini tentu saja akan sangat membahayakan anak, dengan
kemungkinan hal yang tak terduga terjadi di usianya yang masih begitu belia.

Jika saat ini anak suka bermain Pokemon Go, pastikan bahwa dia hanya akan
bermain di tempat-tempat yang sudah ditetapkan orangtua.

#4 Menghabiskan kuota internet

Bermain Pokemon Go membutuhkan kouta data. Meskipun tidak terlalu besar,


tetapi penggunaan yang tak terkontrol pasti akan menghabiskan data yang
cukup besar. Ini adalah salah satu dampak buruknya apalagi jika anak bermain
Pokemon Go dengan ponselnya sendiri.

Agar tidak menyebabkan pembengkakan biaya, ada baiknya memberikan


ketetapan kepada anak untuk bermain hanya di lingkungan rumah atau di
sekitar tempat-tempat yang menyediakan WIFI gratis.
#5 Keberadaan anak terlacak dari GPS

Karena permainan ini terhubung dengan Google Maps maka anak akan dengan
mudah menemukan Pokémon secara real time di tempat-tempat yang
nyata. GPS ponsel tentu akan otomatis aktif. Hal ini tentu akan memudahkan
pelacakan keberadaan anak. Kemungkinan inilah yang bisa dipakai oleh oknum-
oknum tertentu untuk melakukan tindak kriminalitas atau kejahatan kepada
anak.

Jika Anda tidak ingin salah satu dampak negatif di atas terjadi kepada anak
Anda, maka bersikap tegaslah kepada anak jika mereka memaksa ingin berain
Pokemon Go. Atau jika sudah terlanjur mengijinkan anak, pastikan Anda tetap
ada di sekitar mereka ketika asik memainkan permainan ini.