Anda di halaman 1dari 2

Zaki Maulana Ahmad Mudzakkir (151411095)

Praktikum yang dilakukan kali ini adalah motor listrik. Tujuan dari praktikum ini adalah
untuk mengetahui cara kerja dan fungsi dari motor listrik, dapat membongkar dan merangkaikan
kembali bagian-bagian dari alat motor listrik, serta mengetahui metode perawatan dari motor
listrik.

Motor listrik adalah alat untuk mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Alat yang
berfungsi sebaliknya, mengubah energi mekanik menjadi energi listrik disebut generator atau
dynamo. Pada motor listrik tenaga listrik diubah menjadi tenaga mekanik. Perubahan ini dilakukan
dengan mengubah tenaga listrik menjadi magnet yang disebut sebagai elektro magnet.
Sebagaimana kita ketahui bahwa kutub-kutub dari magnet yang senama akan tolak-menolak dan
kutub-kutub tidak senama, tarik-menarik. Maka kita dapat memperoleh gerakan jika kita
menempatkan sebuah magnet pada sebuah poros yang dapat berputar, dan magnet yang lain pada
suatu kedudukan yang tetap.

Terdapat dua kompenen utama dalam motor listrik, yaitu stator dan rotor. Stator adalah
bagian pada motor listrik atau dinamo listrik yang berfungsi sebagai stasioner dari sistem rotor.
Jadi penempatan stator biasanya mengelilingi rotor, stator bisa berupa gulungan kawat tembaga
yang berinteraksi dengan angker dan membentuk medan magnet untuk mengatur perputaran rotor.
Stator terdiri dari rumah dengan alur alur yang di buat dari pelat pelat yang di pejalkan berikut
tutupnya. Rotor adalah bagian dari motor listrik yang dapat bergerak. Bentuk rotor motor induksi,
yaitu terdiri dari pelat pelat yang di pejalkan berbentuk silinder. Di sekeliling terdapat alur alur
kemudian di tempatkan batang batang kawat. Batang kawat tersebut biasanya di buat dari tembaga,
bagian bagian ini adalah bagian yang bergerak.

Alat motor listrik yang diidentifikasi pada praktikum kal ini sudah tidak dapat dipakai
kembali, karena mengalami sangat banyak kerusakan. Dari hasil identifikasi dapat dilihat bahwa
tidak adanya/hilangnya baut-baut pada motor listrik. Hanya terdapat beberapa baut saja yang
tersisa dari alat motor listrik ini. Jika alat motor listrik ini dijalankan dengan kehilangan beberapa
baut akan mengakibakan timbulnya getaran pada motor listrik dan kemungkinan lepasnya
komponen-komponen alat pada saat dioperasikan, oleh karena itu diperlukan pengecekan dan
perawatan seperti memasang baut-baut yang hilang atau bisa juga dengan mengencangkan baut-
baut yang longgar agar tidak lepas.
Selain itu beberapa kerusakan yang terjadi pada alat yaitu timbulnya kerak dan korosi pada
beberapa bagian permukaan alat. Korosi pada permukaan alat terjadi karena pelapis atau cat pada
alat motor listrik ini telah aus dan rusak serta timbulnya kerak diakibatkan karena alat jarang
dibersihkan dan jarang dilakukan pengecekan. Korosi pada alat dapat menyebabkan penghambatan
putaran dari pengaduk (impeller) yang dipasang pada motor. Pada tempat pemasangan impeller
ini terdapat kerak dan korosi dimana hal tersebut akan menimbulkan gesekan pada penghubung
impeller dengan motor listrik yang dapat menghambat putaran. Selain itu karat dan kerak ataupun
pengotor lainnya dapat mengakibatkan tertutupnya lubang angin pada generator, hal tersebut dapat
mengakibatkan komutator konduksi. Perawatan yang dapat dilakukan yaitu dengan cara
membersihkan kerak, dapat dibersihkan langsung dengan air ataupun dengan menggunakan zat
kimia, sedangkan untuk menghilangkan korosi jika hanya permukaannya dapat dibersihkan
dengan cara diamplas atau dengan contact cleaner kemudian dilakukan coating (pelapisan) baik
itu dicat kembali agar tidak terjadi korosi kembali.