Anda di halaman 1dari 2

3.

DIAGNOSIS MULTIAXIAL

A. AXIS I :
 Berdasarkan autoanamnesa dan alloanamnesis didapatkan adanya gejala klinis
yang bermakna berupa adanya halusinasi auditorik seperti bisikan suara
dan pasien bicara sendiri, mood irritable kadang marah dengan keserasian
serasi, pasien menderita dan sulit melakukan aktivitas sosial, pekerjaan, dan
penggunaan waktu senggang sehingga dapat disimpulkan bahwa pasien
mengalami Gangguan Jiwa.
 Pada pasien ada hendaya berat dalam menilai realita, terdapat halusinasi
auditorik mendengar bisikan dan berbicara sendiri, sehingga pasien didiagnosa
sebagai Gangguan Jiwa Psikotik.
 Pada riwayat penyakit sebelumnya dan pemeriksaan status interna tidak
ditemukan adanya kelainan yang mengindikasi gangguan medis umum yang
menimbulkan gangguan fungsi otak serta dapat mengakibatkan gangguan jiwa
yang diderita pasien ini, sehingga diagnosa gangguan mental organik dapat
disingkirkan dan didiagnosa Gangguan Jiwa Psikotik Non Organik.
 Berdasarkan deskripsi kasus diatas, dapat disimpulkan bahwa menurut
Pedoman Diagnostik PPDGJ-III pasien di diagnosis

B. AXIS II :
Mekanisme defensif maladaptif konversi karena pasien ketika stress pasien
memarahi semua orang yang ada dirumah atau sekelilingnya.

C. AXIS III :
Hipertensi

D. AXIS IV :
Tidak ada

E. AXIS V :
GAF scale 50-41 gejala sedang (moderate), disabilitas sedang karena
pasien ada kecendrungan untuk melakukan bunuh diri dan membahayakan
orang lain.