Anda di halaman 1dari 1

Abstrak :

Dewasa ini, perkembangan teknologi dibidang infastruktur semakin berkembang


khususnya dibidang teknologi beton. Salah satu penyebabnya yaitu kemajuan berinovasi dalam
pembuatan beton yang menggunakan bahan ramah lingkungan. Dalam perkembangannya,
beton yang hanya berbahan dasar semen akan menyebabkan pencemaran terhadap lingkungan
sesuai dengan meningkatnya kebutuhan semen yang dipengaruhi oleh banyaknya
pembangunan infrastruktur. Jadi dibutuhkan inovasi pembuatan beton mutu tinggi namun
ramah lingkungan seperti salah satunya pengurangan penggunaan semen yang dapat
mengurangi pencemaran terhadap lingkungan.

Semen merupakan salah satu bahan penyusun beton. Banyaknya pembangunan


infrastruktur memicu semakin meningkatnya pembuatan beton, maka semakin banyak pula
kebutuhan untuk memproduksi semen. Sementara dari proses pembuatan semen, akan terjadi
penguapan karena pembakaran dengan suhu mencapai 900 derajat Celcius . Penguapan tersebut
dianggap berbahaya, karena mencemari lingkungan sekitarnya sehingga perlu diperhatikan.
Semen tersusun atas beberapa bahan kimia seperti Kalsium Oksida (CaO) dan Silika Oksida
(SiO2).

Abu daun bambu merupakan pembakaran dari daun bambu yang berguguran dan salah
satu material yang memiliki kandungan silika oksida cukup tinggi. Kandungan silika oksida
pada abu daun bambu jika dibakar dan dikeringkan dengan suhu 1000 derajat celcius dapat
mencapai sekitar 84,53% sampai 99,99%. Jika Abu daun bambu dikombinasikan dengan abu
cangkang kulit telur diharapkan dapat mengurangi pemakaian semen, sehingga dapat
membantu mereduksi dampak pencemaran lingkungan. Cangkang kulit telur merupakan
limbah dari penggunaan telur ayam dan sumber kalsium karbonat yang tinggi 95 % dari berat
5,5 gram. Kandungan kalsium yang cukup besar berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan
tambah pembuatan semen. Serta penggunaan kulit bambu ori sebagai bahan pengisi serat beton
didasarkan pada pertimbangan bahwa kuat tariknya yang cukup tinggi. Hal ini menyebabkan
beton rencana akan memiliki kuat tarik yang cukup tinggi. Dengan penggunaan abu daun
bambu dan abu cangkang kulit telur sebagai bahan pengganti semen serta bahan pengisi berupa
serat bambu diharapkan beton akan mencapai kuat tekan rencana yaitu 50 Mpa.