Anda di halaman 1dari 6

Skip to content

HOME

ABOUT ME

CAPTOLENSIA

ONE MOMENT IN TIME

A Piece of Sharing, World of Words

WRITTEN BY DPWMAY 31, 2010

INTRODUCTION: TEKNIK EVALUASI BIOAKTIFITAS

Dosen: Bapak Prof. Dr. Helmi Arifin, MS., Apt

Teknik Evaluasi Bioaktifitas (TEB) membahas teknik pengujian aktifitas suatu senyawa,
yang dalam bidang farmasi difokuskan pada pengujian obat atau calon obat, baik secara in
vivo, in vitro, maupun in situ. dalam pengujian ini, variabel, metoda, dan instrumen yang
digunakan haruslah dapat meminimalisasi faktor eksternal yang akan mempengaruhi hasil
pengujian. Oleh karena itu, biasanya ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, baik dari
aspek fasilitas yang digunakan, maupun objek percobaan. Obat atau calon obat yang akan
diuji juga perlu dilakukan pencatatan karakteristik. Pada prinsipnya, semua prosedur yang
dilakukan harus terukur, dan tercatat, agar jika dilakukan kembali percobaan yang sama
dengan kondisi yang sama, akan didapatkan hasil yang tidak berbeda.

>> Kandang Hewan:

– Terjaga bersih

– Ada penerangan sinar yang cukup

– Suhu terkontrol

– Terdapat ethouse van (penyerap bau udara ke luar ruangan)

– Terbuat dari bahan yang mudah dibersihkan


– Mempunyai saluran air yang membantu dalam membersihkan kandang

– Dindingnya licin

– Lotengnya tidak menyimpan debu

– Ventilasi udara cukup

– Mempunyai banyak bilik untuk memisahkan jenis-jenis hewan.

– Ada perlengkapan P3K

>> Hewan percobaan yang biasa digunakan:

Mencit, Tikus, Marmut, Kelinci, Kucing, Anjing, Kera, Katak

>> Obat atau calon obat biasanya diberikan kepada hewan dengan berbagai rute, yaitu:

Per oral, intraperitoneal, subcutan, intramuscular, intravena, intratekal, intracerebrospinal.

>> Pengujian dalam TEB, ada 2 jenis, yaitu yang bersifat kuratif dan preventif.

Kuratif– menyembuhkan–> keadaan hewan percobaan dibuat abnormal, lalu dilihat efek
penyembuhannya setelah pemberian sampel.

Contoh: untuk pengujian calon obat antihipertensi, awalnya hewan dijadikan hipertensi. Lalu
berikan sampel, amati perubahan tekanan darah setelah pemberian sampel.

Preventif–mencegah–>hewan diberi sampel terlebih dahulu, kemudian induksi hewan


menjadi kondisi abnormal, amati keparahan yang timbul setelah pemberian obat.

Contoh: untuk pengujian calon obat antihipertensi, awalnya hewan diberi sampel, kemudian
induksi agar hewan menjadi hipertensi, amati bagaimana peningkatan tekanan darah hewan.

Tentunya digunakan kontrol dalam percobaan.

>> Cairan yang sering digunakan dalam pengujian aktifitas:

– Normal saline: larutan 0,9% dalam air; isotonis; tidak toksik untuk injeksi.

– Aquadestilata; tidak boleh untuk intravena

– Dimethylsulfoxide ; baik untuk ekstrak yang tidak larut air; iritable, toxicable.
– Polyethylene glycol-200: toksik untuk i.p.

– Propylene glycol: toksik juga

– Ethanol: toksik, iritan (injeksi)

– Larutan sterol: untuk ekstrak yang tidak dapat digunakan dengan saline, toksisitas
rendah.

Advertisements

Report this ad

Report this ad

SHARE THIS:

Share on Facebook (Opens in new window)

Click to share on Twitter (Opens in new window)

RELATED

Special consideration in therapy: geriatriIn "Lecturer"

Batuk, belum tentu bisa di komik ajaIn "healthy"

Passion care #1In "and story goes..."

POSTED IN LECTURER.

TINGGALKAN BALASAN

Top of Form

Bottom of Form
EVERYTHING I AM

"Dan apabila aku sakit, Dia-lah yang menyembuhkanku." (TQS. As-Syu'ara:80)


"Lakukanlah upaya penyembuhan dan gunakanlah obat-obatan (HR. As Suyuthi)
"Setiap penyakit ada obatnya. Ketika obat yang diberikan tepat, penyakit itu tersembuhkan
dengan izin Allah Yang Maha Kuasa" (HR. Bukhari)

SKYWRITING

"Wahai Rasulullah, katakanlah kepadaku suatu perkataan tentang Islam, yang tidak akan saya
tanyakan kepada seorang pun selain engkau." Beliau bersabda, "Katakanlah amantubillah
(aku beriman kepada Allah), lalu istiqomah-lah". (HR. Muslim)

CEMILAN

Simpanlah obat sesuai petunjuk penyimpanannya. Hindari dari cahaya dan jangkauan anak-
anak. Pastikan obat tertutup dengan baik untuk mencegah tumpah atau bercampur dengan
obat yang lain.

D-FILE

D-FILE

REGIMENT

May 2010

M T W T F S S

Jun »
May 2010

M T W T F S S

1 2

3 4 5 6 7 8 9

10 11 12 13 14 15 16

17 18 19 20 21 22 23

24 25 26 27 28 29 30

31

WANT TO BE SUBSCRIBER?

Top of Form

enter your email address for subscribing this blog and receive new post notification

Join 24 other followers

okay!

Bottom of Form

NOW PLAYING

POST NAVIGATION
PREVIOUS POSTFABIAYYI AALA IROBBIKUMA TUKADZZIBAN…(MAKA
NIKMAT-NYA YANG MANAKAH YANG KAMU DUSTAKAN)

NEXT POSTPALESTINA, CINTAKU MATI ½…