Anda di halaman 1dari 4

Pengenalan Terhadap Hewan Percobaan

Hewan percobaan tidak ternilai harganya dalam merintis jalan untukmemperbaiki


kesehatan manusia. sampai saat ini hewan percobaan kunci dari setiap kemjuan yang dicatat
dalam duniakesehatan. Dalam pratikum farmakologi percobaan dilakukan pada hean hidup,
karena itu harus digarap dengan penuh kemanusiaan. Perlakuan yang tidak wajar terhadap
hewan percobaan dapat menimbulkan penyimpangan dalam hasil pengamatan.

Ada bermacam-macam hewan yang bisa dijadikan hewan percobaan antara lain jenis
hewan kecil seperti mencit, tikus , marmot, kelinci, ayam, itik danlain-lain.selain itu juga ada
hewan besar seperti kerbau dan simpanse untuk tujuan khusus seperti pada percobaan
diagnosa daripenyakit-penyakit rutin, penelitian rutin dan pelajaran tentang hewan.

Untuk mendapatkan hewan percobaan yang sehat dan berkualitas standart, maka
dibutuhkan fasilitas dalam pemeliharaannya antara lain fasilitas kandang yang bersih,
makanan, dan minuman yang bergizi dan cukup,pengembangbiakannya yang terkontrol serta
pemeliharaan kesehatan hewan itu sendiri. Di samping itu, harus diperhatikan pula tentang
faktor-faktor dari hewan itu sendiri, faktor penyakit atau lingkungan dan faktor obat-obat
yang disediakan.

Nama-nama hewan percobaan untuk penelitian :

1. Mencit : Mus musculus


2. Tikus : Rattus morvegicus
3. Marmot : Cavis porsellus
4. Kelinci : Oryctolagus cuniculus
5. Merpati : Columba liva
6. Ayam : Gallus domesticus
7. Itik : Anasplatyrhynchos domesticus
8. Kerbau : Bubalus bubalis
9. Kodok : Xenopus laevis
10. Tupai : Mesocricetus auratus

Perlakuan Terhadap Hewan Percobaan

1. Mencit
a. Karakteristik utama mencit
Mudah ditangani, penakut, fotofobik, cenderung berkumpul bersamasa-sama,
cenderung untuk bersembunyi dan lebih aktif pada malam hari. Kehadiran manusia
akan menghambat mencit, suhu tubuh normal mencit 37,40C dan laju respirasi normal
163/menit.
b. Cara memperlakukan mencit
Mencit diangkat dengan memegangnya pada ujung ekornya dengan tangan
kanan dan dibiarkan menjangkau kawat kandang dengan kaki depannya. Dengan
menggunakan tangan kiri,kulit tengkuknya dijepit diantara telunjuk dan ibu jari.
Kemudian ekornya dipindahkan dari tangan kanan ke antara jari manis dan jari
kelingking tangan kiri, hingga mencit cukup erat dipegang, sehingga pemberian obat
dapat diberikandengan mudah.
2. Tikus
a. Karakteristik utama tikus
Relatif resisten terhadap infeksi dan sangat cerdas. Tikus putih umumnya
tenang dan mudah ditangani,tikus tidak bersifat fotofobia seperti mencit dan
kecenderungannya untuk berkumpul bersama-sama juga tidak begitu besar. Aktivitas
tikus tidak begitu terganggu dengan adanya manusia disekitarnya. Suhu tubuh normal
tikus yaitu 37,50C dan sedangakan untuk laju respirasi normalnya 120/menit. Bila
tikus diperlakukan kasar (mengalami defisiensi nutrisi) maka tikus menjadi galak dan
sering menyerang sipemegang.
b. Cara memperlakukan tikus
Tikus dapat diperlakukan sama dsepertimencit, hanya harus diperhatikan
bahwa sebaiknya bagian ekor yang dipegang adalah bagian pangkal ekor. Tikus dapat
diangkat dengan memegang bagian perutnya atau dengan cara sebagai berikut :
 Tikus diangkat dari kandang dengan memegang tubuh/ekor tikus dari belakang,
kemudian diletakkan diatas permukaan kasar.
 Tangan kiri diluncurkan dari belakang tubuhnya menujukepala dan ibu jari
diselipkan kedepan untuk menjepit kaki kanan depan tikus anatara ibu jari dan
telunjuk.
 Untuk melakukan pemberian obat secara ip, im, maka tikus dipegang pada bagian
belakangnya. Hal ini hendaknya dilakukan dengan mulus tanpa ragu-ragu. Tikus
tidak megelak bila dipegang dari atas, tapi jika dipojokkan ke sudut maka tikus
akan menjadipanik dan menggigit.
3. Kelinci
a. Karakteristik umum kelinci
Kelinci jarang sekali bersuara, hanya dalam keadaan nyeri luar biasa kelinci
akan bersuara. Kelinci pada umumnya cenderung untukberontok bila keamananya
terganggu. Suhu rectalpada kelinci sehat adalah antar 38,50-400C, pada umumnya
39,50C dan Suhu rectal ini berubah apabila hewan tersebut tereksitasi ataupun karena
gangguan lingkungan. Laju respirasi kelinci dewasa normal adalah 38-65/menit,pada
umumnya 50/menit (pada kelinci muda laju ini dipercepat, pada kelinci bayi biasanya
mencapai 100/menit).
b. Cara memperlakukan kelinci
Kelinci harus diperlakukan dengan halus namun sigap, karena kelinci
cenderung untuk berontak. Pada saat manangkap atau memperlakukan kelinci jangan
dengan mengangkat pada telinganya. Untuk menangkap kelinci yaitu pada leher
kelinci dengan cara dipegang dengan tangan kiri, pantatnya diangkat dengan tangan
kanan,kemudian didekapkan kedekat tubuh.
4. Marmot
a. Karakteristik utama marmot
Marmot merupakan hewan yang amat jinak, tidak akan mengalamikesukaran
pada waktu dipegang dan marmot jarangmenggit. Marmot yang sehat selalu bersikap
waras, kulitnya halus dan berkilat, tidk dikotori oleh faeces atau urine. Bila dipegang
bulunya tebal, tidak ada cairan yang keluar dari hidung dan telinga, juga tidak
meteskan airliur dan diare. Pernafasan marmot teratur dan tidak berbunyi, sikap dan
cara berjalannya normal. Dalam satu spesies, variasi bobot badan dan ukuran antara
tiap marmot yang sama umumnya tidak terlalu besar atau signifikan. Laju denyut
jantung normal marmot adalah 150-160/menit. Laju respirasi 110-150/menit dan suhu
rectal marmot antara 30 dan 400C.
b. Cara memperlakukan marmot
Marmor dapat diangkat dengan cara memegang pada bagian atas dengan satu
tangan dan memegang badan bagian belakangnya dengan tangan yang lain dan
mendekapkan marmot ke tubuh sendiri dengan satu tangan.
5. Katak
a. Karakteristik katak
Katak mempunyai kulit yang bersifat lembab dan licin.
b. Cara memperlakukan katak
Katak dipegang pada bagian lehernya atau pada badannya dengan
menggunakan kain kasar atau kain lap.

Karakteristik hewan percobaan

karakteristik mencit tikus marmot kelinci Anjing


Pubertas 35 hari 40-60 hari 60-70 hari 4 bulan 7-9 bulan
Masa beranak Sepanjang Sepanjang Sepanjang Mei- -
tahun tahun tahun september
Lama hamil 19-20 hari 21-23 hari 63 hari 28-35 hari 62-63 hari
Jumlah sekali 4-12 ekor 6-8 ekor 2-5 ekor 5-6 ekor 1-18 ekor
lahir
Masa tumbuh 2-3 tahun 2-3 tahun 7-8 tahun 8 tahun 12- 16 tahun
Masa laktasi 6 bulan 4-5 bulan 15 bulan 4-6 bulan 12-15 bulan
Frekuensi 21 hr/4 th 21 hr/7 th 21 hr/4 th 40-60 hr/3-4 6-8 mgu/1-2
kelahiran/tahun th th
Suhu tubuh 37,90C- 37,70C- 37,80C- 38,50C- 37,50C-
39,20C 38,80C 39,50C 39,50C 39,00C
Kecepatan 136- 100- 100- 50-60/menit 15-28/menit
respirasi 216/menit 150/menit 150/menit
Tekanan darah 147/106 1360/95 - 110/80 148/100
Volume darah 7,5% bb 7,5% bb 6% bb 5% bb 7,2-9,5% bb