Anda di halaman 1dari 1

Di seperempat ruangan yang kelam Aku melirik sunyi di sudut dinding yang membisu Ia menatapku tajam Seolah

waktu telah memperbudak bola matanya. Jendela yang setengah menganga Memamerkan rintik hujan yang mati suri
Aku enggan peduli. Sudah biasa di rayu malam pada sepi beradik sunyi Ramai mati kaku diinjak sepi Suka mati
kaku diinjak duka Aku mati kaku diinjak sunyi

link : http://www.puisipendek.net/sunyi.html