Anda di halaman 1dari 7

KELOMPOK 5

Nama Anggota :
1. Delia Puti
2. Indah Kusumaning Ratri
3. Indra Ismartanti
4. Miftakhul Jannnah
5. Siti Zubaidah
6. Try Devy Tri Oktavianti
NO. NAMA LEMBAGA TUGAS DAN FUNGSI
1. Komisi Nasional HAM Tugas

1. Memberikan perlindungan terhadap


hak asasi manusia bagi rakyat
indonesia seperti hak perlindungan
anak.
2. Memberikan pendampingan
terhadap warga yang mengalami
kasus pelanggaran HAM.
3. Menangani kasus-kasus
pelanggaran HAM mulai ringan
hingga berat.
4. Memberikan penyuluhan kepada
setiap masyarakat mengenai
pentinganya pentingnya HAM.
5. Melakukan revisi, dan membuat
aturan-aturan hukum yang tegas
yang berkaitan dengan Hak Asasi
Manusia.
6. Mengandeng seluruh aparat juga
lembaga negara dalam
memberantas kasus-kasus
pelanggaran hak asasi manusia.
7. Mencari solusi untuk menekan
angka pelanggaran Hak Asasi
Manusia yang semakin meningkat
tahunnya

Fungsi

1. Pengkajian dan penelitian dengan


tugas dan wewenang .
2. Pengkajian dan penilitian instrumen
HAM internasional.
3. Pengkajian dan penelitian peraturan
PP UU an .
4. Penerbitan hasil kajian dan
penelitian studi kepustakaan,
lapangan dan perbandingan.
5. Pembahasan perlindungan,
penegakan dan pemajuan HAM.
6. Penyuluhan dengan tugas dan
wewenang.
7. Penyebarluasan tentang HAM.
8. Kerjasama dengan berbagai
lembaga untuk melakukan
penyuluhan.

2. Komnas Perlindungan Anak Tugas


Indonesia
1. Sembagai lembaga yang bergerak di
issue anak, komnas PA memiliki
tugas sebagai berikut.
2. Melaksanaakan mandate/kebijakan
yang ditetapakan oleh forum
nasional perlindungan anak.
3. Menjabarkan agenda perlindungan
anak dalam program tahunan.
4. Membentuk dan memperkuat
jaringan kerjasama dalam upaya
perlindungan anak, baik dengan
LSM , masyarakat madani, instansi
pemerintahan, maupun lembaga
internasional, pemerintahan dan
non pemerintahan.
5. Melakukan koordinasi anatara
lembaga, baik tingkat regional
nasioanal maupun internasional.
6. Memberikan pelayanana bantuan
hukum untuk beracara di
pengadilan di wakil pendampingan
anak.
7. Melakukan rujukan untuk
pemulihan dan penyantunan
kembali anak .
8. Menyellenggarakan pendididkan
dan pelatihan, pengenalan dan
penyebarluasan informasi hak anak.

Fungsi

1. Melakukan pengunpulan data,


informasi dan investigasi
terhadap pelanggaran anak.
2. Melakukan kajian hukum
kebijakan regional dan nasional
yang tidak memihakpada
kepentingan terbaik anak.
3. Memberikan pengertian dan
pendapat kepada pemerintah
dalam rangka mengintergasikan
hak-hak anak dalam setiap
kebijakan.
4. Memberikan pendapat dan
laporan independen tentang
hukum dan kebijakan berkaitan
dengan anak.
5. Menyebarluaskan, publikasi dan
sosialisasi tentang hak-hak anak
dan situasi anak di indonesia.
6. Menyampaikan pendapat dan
usulan tentang pemantauan
pemajuan dan kemajuan, dan
perlindungan hak anak kepada
parlemen, pemerintah dan
lembaga terkait .
7. Mempunyai mandat untuk
membuat laporan alternatif
kemajuan perlindungan anak di
tingkat nasional .
8. Melakukan perlindugan khusus .

3. Komisi Nasional Anti Kekerasan Tugas


Terhadap Perempuan
1. Menjadi pusat sumber (informasi)
tentang hak asasi perempuan
sebagai HAM dan kekerasan
terhadap perempuan sebagai
pelanggaran HAM.
2. Menjadi negoisator dan mediator
antara pemerintah dan komunitas
korban dan komunitas pejuang hak
asasi perempuan, dengan menitik
beratkan kepentingan korban .
3. Menjadi inisiator perubahan serta
perumusan kebijakan , termasuk
perangkat dan sistem hukum serta
sistem dan kapasitas
penanganan/pelayanan bagi korban
yang memberi perlindungan,
pemenuhan dan pemajauan hak-
hak perempuan.
4. Menjadi pemantau dan pelapor
tentang pelanggaran HAM, berbasis
jender secara berkala dengan
bekerjasama dengan institusi-
institusi HAM lainnya.
5. Menjadi fasilitator pengembangan
dan penguatan jaringan di tingkat
lokal, nasional dan internasional
untuk kepentingan pencegahan,
peningkatan kapasitas penaganan
dan penghapusan segala bentuk
kekerasan terhadap perempuan .

Fungsi

1. Meningkatkan pencegahan
kekerasan terhadap perempuan.
2. Meningkatkan kesadaran publik
untuk pemenuhan tanggung jawab
negara dalam bentuk penghapusan
segala bentuk kekerasan terhadap
perempuan.

4. Komite Nasional Perlindungan Tugas


Konsumen Dan Pelaku Usaha
1. Menyebarluaskan informasi kepada
konsumen .
2. Memberi nasihat kepada konsumen
.
3. Bekerjasama dengan instansi
dibidang konsumsi.
4. Mengawasi barang dan jasa
bersama dengan pemerintah.
5. Melaksanakan hak gugat dan
gugatan kelompok .

Fungsi

1. Melindungi empat kepentingan


stakholdeers dalam kegiatan
ekonomi. Yaitu kepentingan
konsumen,pelaku usaha ,
pemerintah/birokras, dan
kepentingan nasional/ kepentingan
publik.
5. Komisi kebenaran dan rekonsiliasi Tugas
nasional (kkrr)
1. Membentuk KKR provinsi .
2. Menerbitkan buku putih ( visi,misi,
program ) dan segera
mensosialisasikannya .
3. Menerima laporan dan melakukan
inventarisasi semua kejadian
pelanggaran HAM .
4. Melakukan prioritas penanganan
kasus pelanggaran berat.
5. Merumuskan kompensasi dan
rehabilitasi terhadap korban.
6. Merumuskan upaya rekonsiliasi
yang kondusif dan
berkesinambungan.
7. Melakukan prediksi ke depan akan
kemungkinan terjadinya konflik di
masyarakat yang mengarah pada
pelanggaran HAM dan
pencegahannya.

Fungsi

1. Membantu pemerintah
mengungkap hal terjadinya konflik
dan kemungkinan terjadinya
pelanggaran HAM .
2. Membantu pemerintah
membangun rekonsiliasi di
masyarakat , baik secara sosial
horizontal maupun struktual
vertikal.
6. Pengadilan HAM Tugas

1. Memberikan perlindungan terhadap


hak asasi manusia bagi rakyat
indonesia seperti hak perlindungan
anak.
2. Memberikan pendampingan
terhadap warga yang mengalami
kasus pelanggaran HAM.
3. Menangani kasus-kasus
pelanggaran HAM mulai ringan
hingga berat.
4. Memberikan penyuluhan kepada
setiap masyarakat mengenai
pentinganya pentingnya HAM.
5. Melakukan revisi, dan membuat
aturan-aturan hukum yang tegas
yang berkaitan dengan Hak Asasi
Manusia.
6. Mengandeng seluruh aparat juga
lembaga negara dalam
memberantas kasus-kasus
pelanggaran hak asasi manusia.
7. Mencari solusi untuk menekan
angka pelanggaran Hak Asasi
Manusia yang semakin meningkat
tahunnya

Fungsi

1. Pengkajian dan penelitian dengan


tugas dan wewenang .
2. Pengkajian dan penilitian instrumen
HAM internasional.
3. Pengkajian dan penelitian peraturan
PP UU an .
4. Penerbitan hasil kajian dan
penelitian studi kepustakaan,
lapangan dan perbandingan.
5. Pembahasan perlindungan,
penegakan dan pemajuan HAM.
6. Penyuluhan dengan tugas dan
wewenang.
7. Penyebarluasan tentang HAM.
8. Kerjasama dengan berbagai
lembaga untuk melakukan
penyuluhan