Anda di halaman 1dari 21

LAPORAN PRAKTIKUM

MAKROPALEONTOLOGI

BRACHIOPODA

Disusun oleh:
Reyhan Ahmad Pragiwaka
21100117140070

LABORATORIUM SUMBER DAYA ENERGI,


SEDIMEN, DAN PALEONTOLOGI
DEPARTEMEN TEKNIK GEOLOGI
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS DIPONEGORO

SEMARANG
MARET 2018

1
LEMBAR PENGESAHAN

Laporan Praktikum Makropaleontologi acara Brachiopoda ini telah


disahkan pada:
hari :
tanggal :
pukul :
Sebagai tugas Laporan Praktikum Makropaleontologi mata kuliah
Makropaleontologi.

Semarang, Maret 2018


Asisten acara, Praktikan,

Faris Nugraha Reyhan Ahmad Pragiwaka


21100116120025 21100117140070

2
DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN..............................................................................................2
DAFTAR ISI.....................................................................................................................3
BAB I PENDAHULUAN.................................................................................................5
1.1 Maksud..............................................................................................................5
1.2 Tujuan...............................................................................................................5
1.3 Waktu dan Tempat Pelaksanaan.....................................................................5
BAB II HASIL DESKRIPSI............................................................................................6
2.1 Fosil Kode A......................................................................................................7
2.2 Fosil Kode B - KW............................................................................................8
2.3 Fosil Kode BR-8................................................................................................9
2.4 Fosil Kode BR-6..............................................................................................10
2.5 Fosil Kode B....................................................................................................11
BAB III PEMBAHASAN...............................................................................................12
3.1 Fosil Kode A....................................................................................................12
3.2 Fosil Kode B-KW............................................................................................13
3.3 Fosil Kode BR-8..............................................................................................14
3.4 Fosil Kode BR-6..............................................................................................15
3.5 Fosil Kode B....................................................................................................16
BAB IV PENUTUP........................................................................................................18
4.1 Kesimpulan.....................................................................................................18
4.2 Saran...............................................................................................................18
DAFTAR PUSTAKA......................................................................................................19
LAMPIRAN....................................................................................................................21

3
DAFTAR GAMBAR

4
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Maksud
Maksud dari dilaksanakannya Praktikum Makropaleontologi, acara
Brachiopoda ini adalah sebagai berikut:
 Mendeskripsikan kenampakan fosil peraga secara makroskopis
 Mengidentifikasi bagian-bagian tubuh dari fosil peraga
 Menentukan jenis – jenis fosil yang diamati
1.2 Tujuan
Praktikum Paleontologi acara Brahiopoda ini bertujuan untuk:
 Menentukan taksonomi dari fosil peraga yang diamati
 Mengetahui proses pembentukan fosil dari suatu peraga
 Menentukan umur geologi dari fosil yang diamati
 Menentukan lingkungan hidup dari suatu organisme yang telah
memfosil
1.3 Waktu dan Tempat Pelaksanaan
hari, tanggal : Senin, 5 Maret 2018
pukul : 18.30 WIB - selesai
tempat : Ruang GS 202 Gedung Pertamina Sukowati, Universitas
Diponegoro

5
BAB II
HASIL DESKRIPSI

6
2.1 Fosil Kode A
PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI PRATIKUM MAKROPALEONTOLOGI
FAKULTAS TEKNIK ACARA : Brachiopoda
UNIVERSITAS DIPONEGORO NO. PERAGA : A
NAMA PRAKTIKAN NIM GEL NAMA FOSIL YANG DIPERIKSA
Reyhan Ahmad Pragiwaka 21100117140070 B Cyrtospirifer verneuili
HARI/TANGGAL JAM ASISTEN
Senin, 5 Maret 2018 19.35 Dita Rizky Phylum Brachiopoda
JENIS PERAGA YANG DIAMATI Kelas Articulata
BODI UTUH FRAGMEN MOLD CAST LAIN-LAIN Ordo Spiriferida
 Famili Cyrtospiriferidae
Dorsal Periferal Ventral

Pedicle
Umbo
valve
11 cm

16 cm

3 cm

Ribs
Brachial
valve

Fosil peraga A ini memiliki kenampakan berwarna putih tulang dengan


dimensi panjang 16 cm, lebar 11 cm, dan tinggi 3 cm. Alat peraga ini
merupakan maket yang dibuat sebagai media pembelajaran. Organisme
ini hidup tertambat di dasar laut (benthos sessile) dengan menggunakan
DESKRIPSI pedicle. Bagian tubuh yang teramati yaitu umbo, ribs, brachial valve,
dan pedicle valve. Organisme ini berespirasi dan makan menggunakan
lofofor. Organisme ini termasuk ke dalam filum brachiopoda, kelas
articulata, ordo spiriferida, famili cyrtospiriferidae, genus
cyrtospirifer, spesies verneuili.

UMUR GEOLOGI Ordovician – Bathonian (458 – 166 juta tahun yang lalu)
LINGKUNGAN HIDUP Laut dangkal - dalam
7
2.2 Fosil Kode B - KW
PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI PRATIKUM MAKROPALEONTOLOGI
FAKULTAS TEKNIK ACARA : Brachiopoda
UNIVERSITAS DIPONEGORO NO. PERAGA : B-KW
NAMA PRAKTIKAN NIM GEL NAMA FOSIL YANG DIPERIKSA
Reyhan Ahmad Pragiwaka 21100117140070 B Dalmanellida
HARI/TANGGAL JAM ASISTEN
Senin, 5 Maret 2018 19.40 Dita Rizky Phylum Brachiopoda
JENIS PERAGA YANG DIAMATI Kelas Articulata
BODI UTUH FRAGMEN MOLD CAST LAIN-LAIN Ordo Orthida
 Famili Dalmanellida
Dorsal Periferal Ventral

Pedicle
Umbo
valve
12 cm

15 cm

3 cm

Ribs
Brachial
valve

Fosil peraga B-KW ini memiliki kenampakan berwarna putih tulang


dengan dimensi panjang 15 cm, lebar 12 cm, dan tinggi 3 cm. Alat
peraga ini merupakan maket yang dibuat sebagai media pembelajaran.
Organisme ini hidup tertambat di dasar laut (benthos sessile) dengan
DESKRIPSI
menggunakan pedicle. Bagian tubuh yang teramati yaitu umbo, ribs,
brachial valve, dan pedicle valve. Organisme ini berespirasi dan makan
menggunakan lofofor. Organisme ini termasuk ke dalam filum
brachiopoda, kelas articulata, ordo orthida, famili dalmanellida,

UMUR GEOLOGI Cambrian – Permian (541 – 254 juta tahun yang lalu)
LINGKUNGAN HIDUP Laut dangkal - dalam
8
2.3 Fosil Kode BR-8
PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI PRATIKUM MAKROPALEONTOLOGI
FAKULTAS TEKNIK ACARA : Brachiopoda
UNIVERSITAS DIPONEGORO NO. PERAGA : BR-8
NAMA PRAKTIKAN NIM GEL NAMA FOSIL YANG DIPERIKSA
Reyhan Ahmad Pragiwaka 21100117140070 B Ralemanica
HARI/TANGGAL JAM ASISTEN
Senin, 5 Maret 2018 19.42 Dita Rizky Phylum Brachiopoda
JENIS PERAGA YANG DIAMATI Kelas Articulata
BODI UTUH FRAGMEN MOLD CAST LAIN-LAIN Ordo Rhynconellida
 Famili Rhynconelloidella
Dorsal Periferal Ventral

Pedicle
Umbo
valve
12 cm

11 cm

7 cm
Ribs

Brachial
valve

Fosil peraga BR-8 ini memiliki kenampakan berwarna putih tulang


dengan dimensi panjang 11 cm, lebar 12 cm, dan tinggi 7 cm. Alat
peraga ini merupakan maket yang dibuat sebagai media pembelajaran.
Organisme ini hidup tertambat di dasar laut (benthos sessile) dengan
DESKRIPSI menggunakan pedicle. Bagian tubuh yang teramati yaitu umbo, ribs,
brachial valve, dan pedicle valve. Organisme ini berespirasi dan makan
menggunakan lofofor. Organisme ini termasuk ke dalam filum
brachiopoda, kelas articulata, ordo rhynconellida, famili
rhynconelloidella.

UMUR GEOLOGI Jurassic tengah (168 – 165 juta tahun yang lalu)
LINGKUNGAN HIDUP Laut dangkal tropis
9
2.4 Fosil Kode BR-6
PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI PRATIKUM MAKROPALEONTOLOGI
FAKULTAS TEKNIK ACARA : Brachiopoda
UNIVERSITAS DIPONEGORO NO. PERAGA : B-R6
NAMA PRAKTIKAN NIM GEL NAMA FOSIL YANG DIPERIKSA
Reyhan Ahmad Pragiwaka 21100117140070 B Mucrospirifer mucronatus
HARI/TANGGAL JAM ASISTEN
Senin, 5 Maret 2018 19.50 Dita Rizky Phylum Brachiopoda
JENIS PERAGA YANG DIAMATI Kelas Articulata
BODI UTUH FRAGMEN MOLD CAST LAIN-LAIN Ordo Spiriferida
 Famili Mucrospiriferidae
Dorsal Periferal Ventral

Umbo Pedicle
valve
19 cm

8 cm

5 cm
Ribs

Brachial
valve

Fosil peraga BR-8 ini memiliki kenampakan berwarna putih tulang


dengan dimensi panjang 19 cm, lebar 8 cm, dan tinggi 5 cm. Alat
peraga ini merupakan maket yang dibuat sebagai media pembelajaran.
Organisme ini hidup tertambat di dasar laut (benthos sessile) dengan
DESKRIPSI menggunakan pedicle. Bagian tubuh yang teramati yaitu umbo, ribs,
brachial valve, dan pedicle valve. Organisme ini berespirasi dan makan
menggunakan lofofor. Organisme ini termasuk ke dalam filum
brachiopoda, kelas articulata, ordo spiriferida, famili
mucrospiriferidae, genus mucrospirifer, spesies mucronatus.

UMUR GEOLOGI Ordovician – Bathonian (458 – 166 juta tahun yang lalu)
LINGKUNGAN HIDUP Laut dangkal - dalam
10
2.5 Fosil Kode B
PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI PRATIKUM MAKROPALEONTOLOGI
FAKULTAS TEKNIK ACARA : Brachiopoda
UNIVERSITAS DIPONEGORO NO. PERAGA : B
NAMA PRAKTIKAN NIM GEL NAMA FOSIL YANG DIPERIKSA
Reyhan Ahmad Pragiwaka 21100117140070 B Dalmanellida
HARI/TANGGAL JAM ASISTEN
Senin, 5 Maret 2018 19.50 Dita Rizky Phylum Brachiopoda
JENIS PERAGA YANG DIAMATI Kelas Articulata
BODI UTUH FRAGMEN MOLD CAST LAIN-LAIN Ordo Orthida
 Famili Dalmanellidae
Dorsal Periferal Ventral

Umbo Pedicle
valve
13 cm

14 cm 3 cm

Ribs
Brachial
valve

Fosil peraga BR-8 ini memiliki kenampakan berwarna putih tulang


dengan dimensi panjang 14 cm, lebar 13 cm, dan tinggi 3 cm. Alat
peraga ini merupakan maket yang dibuat sebagai media pembelajaran.
Organisme ini hidup tertambat di dasar laut (benthos sessile) dengan
DESKRIPSI
menggunakan pedicle. Bagian tubuh yang teramati yaitu umbo, ribs,
brachial valve, dan pedicle valve. Organisme ini berespirasi dan makan
menggunakan lofofor. Organisme ini termasuk ke dalam filum
brachiopoda, kelas articulata, ordo orthida, famili dalmanellidae

UMUR GEOLOGI Cambrian – Permian (541 –254 juta tahun yang lalu)
LINGKUNGAN HIDUP Laut dangkal - dalam
11
BAB III
PEMBAHASAN

Pada praktikum Makropaleontologi, acara Brachiopoda yang dilaksanakan


pada tanggal 5 Maret 2018 ini, dilakukan pengamatan terhadap fosil-fosil peraga.
Adapun pengamatan pada fosil-fosil meliputi jenis fosil, warna, dimensi
kenampakan, dan bagian-bagian tubuh. Hasil pengamatan tersebut dijadikan dasar
untuk menentukan taksonomi dari fosil, proses pemfosilan, lingkungan hidup, dan
umur geologi. Berikut adalah pembahasan dari tiap fosil.

3.1 Fosil Kode A


Fosil kode A ini memiliki kenampakan berwarna putih kekuningan
dengan dimensi panjang 16 cm, lebar 11 cm, dan tinggi 3 cm. Fosil peraga
ini merupakan fosil buatan yang sengaja dibuat sebagai media
pembelajaran makropaleontologi. Organisme ini termasuk ke dalam filum
brachiopoda, kelas articulata, ordo spiriferida, famili cyrtospiriferidae,
genus cyrtospirifer, spesies verneuili sehingga menurut penamaan
binomial organisme ini bernama Cyrtospirifer verneuili.
Fosil kode A ini memiliki dua cangkang dengan ukuran yang tidak
sama dan berbentuk. Bagian terluar dari tubuh brachiopoda ini terdiri dari
dua cangkang yang disebut pedicular valve dan brachial valve. Hal yang
membedakannya dengan bivalvia adalah mekanisme terbuka atau
tertutupnya cangkang. Pada brachiopoda, otot digunakan untuk menutup
dan membuka cangkang. Sementara itu, pada bivalvia otot hanya
digunakan untuk menutup cangkang. Bagian pertama dari cangkang yang
tumbuh disebut umbo yang terlihat seperti benjolan di belakang cangkang.
Pada permukaan cangkang, terlihat garis-garis. Garis ini disebut garis
pertumbuhan (growth lines). Semakin banyak garis, maka dapat dikatakan
organisme semakin tua. Hal yang unik dari brachiopoda adalah keberadaan
dari lophophore, yaitu organ yang digunakan untuk mengambil makanan
sekaligus organ respirasi. Mekanisme pengambilan makanan pada

12
brachiopoda memanfaatkan tekanan hidrostatis, sehingga air bisa masuk
dan makanan akan tersaring oleh lophophore. Brachiopoda memiliki otot
yang keluar dari pedicle valve yang disebut dengan pedicle. Pedicle
berfungsi sebagai penopang tempat organisme tersebut berdiri agar tidak
terbawa arus. Organisme ini hidup tertambat di dasar laut (benthos sessile).
Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan, organisme ini
termasuk ke dalam filum brachiopoda, kelas articulata, ordo spiriferida,
famili cyrtospiriferidae, genus cyrtospirifer, spesies verneuili sehingga
menurut penamaan binomial organisme ini bernama Cyrtospirifer
verneuili. Organisme ini hidup pada Ordovician – Bathonian (458 – 166
juta tahun yang lalu).

3.2 Fosil Kode B-KW


Fosil kode B-KW ini memiliki kenampakan berwarna putih
kekuningan dengan dimensi panjang 15 cm, lebar 12 cm, dan tinggi 3 cm.
Fosil peraga ini merupakan fosil buatan yang sengaja dibuat sebagai media
pembelajaran makropaleontologi. Organisme ini termasuk ke dalam filum
brachiopoda, kelas articulata, ordo orthida, famili dalmanellida.
Fosil kode B-KW ini memiliki dua cangkang dengan ukuran yang
tidak sama dan berbentuk. Bagian terluar dari tubuh brachiopoda ini terdiri
dari dua cangkang yang disebut pedicular valve dan brachial valve. Hal
yang membedakannya dengan bivalvia adalah mekanisme terbuka atau
tertutupnya cangkang. Pada brachiopoda, otot digunakan untuk menutup
dan membuka cangkang. Sementara itu, pada bivalvia otot hanya
digunakan untuk menutup cangkang. Bagian pertama dari cangkang yang
tumbuh disebut umbo yang terlihat seperti benjolan di belakang cangkang.
Pada permukaan cangkang, terlihat garis-garis. Garis ini disebut garis
pertumbuhan (growth lines). Semakin banyak garis, maka dapat dikatakan
organisme semakin tua. Hal yang unik dari brachiopoda adalah keberadaan
dari lophophore, yaitu organ yang digunakan untuk mengambil makanan
sekaligus organ respirasi. Mekanisme pengambilan makanan pada

13
brachiopoda memanfaatkan tekanan hidrostatis, sehingga air bisa masuk
dan makanan akan tersaring oleh lophophore. Brachiopoda memiliki otot
yang keluar dari pedicle valve yang disebut dengan pedicle. Pedicle
berfungsi sebagai penopang tempat organisme tersebut berdiri agar tidak
terbawa arus. Organisme ini hidup tertambat di dasar laut (benthos sessile).
Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan, organisme ini
termasuk ke dalam filum brachiopoda, kelas articulata, ordo orthida,
famili dalmanellida. Organisme ini hidup pada Cambrian – Permian (541 –
254 juta tahun yang lalu).

3.3 Fosil Kode BR-8


Fosil kode BR-8 ini memiliki kenampakan berwarna putih
kekuningan dengan dimensi panjang 11 cm, lebar 12 cm, dan tinggi 7 cm.
Fosil peraga ini merupakan fosil buatan yang sengaja dibuat sebagai media
pembelajaran makropaleontologi. Organisme ini termasuk ke dalam filum
brachiopoda, kelas articulata, ordo rhynconellida, famili
rhynconelloidella.
Fosil kode BR-8 ini memiliki dua cangkang dengan ukuran yang
tidak sama dan berbentuk. Bagian terluar dari tubuh brachiopoda ini terdiri
dari dua cangkang yang disebut pedicular valve dan brachial valve. Hal
yang membedakannya dengan bivalvia adalah mekanisme terbuka atau
tertutupnya cangkang. Pada brachiopoda, otot digunakan untuk menutup
dan membuka cangkang. Sementara itu, pada bivalvia otot hanya
digunakan untuk menutup cangkang. Bagian pertama dari cangkang yang
tumbuh disebut umbo yang terlihat seperti benjolan di belakang cangkang.
Pada permukaan cangkang, terlihat garis-garis. Garis ini disebut garis
pertumbuhan (growth lines). Semakin banyak garis, maka dapat dikatakan
organisme semakin tua. Hal yang unik dari brachiopoda adalah keberadaan
dari lophophore, yaitu organ yang digunakan untuk mengambil makanan
sekaligus organ respirasi. Mekanisme pengambilan makanan pada
brachiopoda memanfaatkan tekanan hidrostatis, sehingga air bisa masuk

14
dan makanan akan tersaring oleh lophophore. Brachiopoda memiliki otot
yang keluar dari pedicle valve yang disebut dengan pedicle. Pedicle
berfungsi sebagai penopang tempat organisme tersebut berdiri agar tidak
terbawa arus. Organisme ini hidup tertambat di dasar laut (benthos sessile).
Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan, organisme ini
termasuk ke dalam filum brachiopoda, kelas articulata, ordo
rhynconellida, famili rhynconelloidela. Organisme ini hidup pada Jurassic
tengah (168 – 165 juta tahun yang lalu).

3.4 Fosil Kode BR-6


Fosil kode BR-6 ini memiliki kenampakan berwarna putih
kekuningan dengan dimensi panjang 19 cm, lebar 8 cm, dan tinggi 5 cm.
Fosil peraga ini merupakan fosil buatan yang sengaja dibuat sebagai media
pembelajaran makropaleontologi. Organisme ini termasuk ke dalam filum
brachiopoda, kelas articulata, ordo spiriferida, famili mucrospiriferidae,
genus mucrospirifer, spesies mucronatus sehingga dalam penamaan
binomial organisme ini bernama Mucrospirifer mucronatus.
Fosil kode BR-6 ini memiliki dua cangkang dengan ukuran yang
tidak sama dan berbentuk. Bagian terluar dari tubuh brachiopoda ini terdiri
dari dua cangkang yang disebut pedicular valve dan brachial valve. Hal
yang membedakannya dengan bivalvia adalah mekanisme terbuka atau
tertutupnya cangkang. Pada brachiopoda, otot digunakan untuk menutup
dan membuka cangkang. Sementara itu, pada bivalvia otot hanya
digunakan untuk menutup cangkang. Bagian pertama dari cangkang yang
tumbuh disebut umbo yang terlihat seperti benjolan di belakang cangkang.
Pada permukaan cangkang, terlihat garis-garis. Garis ini disebut garis
pertumbuhan (growth lines). Semakin banyak garis, maka dapat dikatakan
organisme semakin tua. Hal yang unik dari brachiopoda adalah keberadaan
dari lophophore, yaitu organ yang digunakan untuk mengambil makanan
sekaligus organ respirasi. Mekanisme pengambilan makanan pada
brachiopoda memanfaatkan tekanan hidrostatis, sehingga air bisa masuk

15
dan makanan akan tersaring oleh lophophore. Brachiopoda memiliki otot
yang keluar dari pedicle valve yang disebut dengan pedicle. Pedicle
berfungsi sebagai penopang tempat organisme tersebut berdiri agar tidak
terbawa arus. Organisme ini hidup tertambat di dasar laut (benthos sessile).
Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan, organisme ini
termasuk ke dalam filum brachiopoda, kelas articulata, ordo spiriferida,
famili mucrospiriferidae, genus mucrospirifer, spesies mucronatus
sehingga dalam penamaan binomial organisme ini bernama Mucrospirifer
mucronatus. Organisme ini hidup pada ordovician – bathonian (458 – 166
juta tahun yang lalu).

3.5 Fosil Kode B


Fosil kode B ini memiliki kenampakan berwarna putih kekuningan
dengan dimensi panjang 14 cm, lebar 13 cm, dan tinggi 3 cm. Fosil peraga
ini merupakan fosil buatan yang sengaja dibuat sebagai media
pembelajaran makropaleontologi. Organisme ini termasuk ke dalam filum
brachiopoda, kelas articulata, ordo orthida, famili dalmanellidae.
Fosil kode B ini memiliki dua cangkang dengan ukuran yang tidak
sama dan berbentuk. Bagian terluar dari tubuh brachiopoda ini terdiri dari
dua cangkang yang disebut pedicular valve dan brachial valve. Hal yang
membedakannya dengan bivalvia adalah mekanisme terbuka atau
tertutupnya cangkang. Pada brachiopoda, otot digunakan untuk menutup
dan membuka cangkang. Sementara itu, pada bivalvia otot hanya
digunakan untuk menutup cangkang. Bagian pertama dari cangkang yang
tumbuh disebut umbo yang terlihat seperti benjolan di belakang cangkang.
Pada permukaan cangkang, terlihat garis-garis. Garis ini disebut garis
pertumbuhan (growth lines). Semakin banyak garis, maka dapat dikatakan
organisme semakin tua. Hal yang unik dari brachiopoda adalah keberadaan
dari lophophore, yaitu organ yang digunakan untuk mengambil makanan
sekaligus organ respirasi. Mekanisme pengambilan makanan pada
brachiopoda memanfaatkan tekanan hidrostatis, sehingga air bisa masuk

16
dan makanan akan tersaring oleh lophophore. Brachiopoda memiliki otot
yang keluar dari pedicle valve yang disebut dengan pedicle. Pedicle
berfungsi sebagai penopang tempat organisme tersebut berdiri agar tidak
terbawa arus. Organisme ini hidup tertambat di dasar laut (benthos sessile).
Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan, organisme ini
termasuk ke dalam filum brachiopoda, kelas articulata, ordo orthida, famili
dalmanellidae. Organisme ini hidup pada cambrian – permian (541 – 254
juta tahun yang lalu).

17
BAB IV
PENUTUP

4.1 Kesimpulan
 Fosil kode A termasuk ke dalam filum brachiopoda, kelas articulata,
ordo spiriferida, famili cyrtospiriferidae, genus cyrtospirifer, spesies
verneuili sehingga menurut penamaan binomial organisme ini
bernama Cyrtospirifer verneuili. Organisme ini hidup pada Ordovician
– Bathonian (458 – 166 juta tahun yang lalu).
 Fosil kode B-KW termasuk ke dalam filum brachiopoda, kelas
articulata, ordo orthida, famili dalmanellida. Organisme ini hidup
pada Cambrian – Permian (541 – 254 juta tahun yang lalu).
 Fosil kode BR-8 termasuk ke dalam filum brachiopoda, kelas
articulata, ordo rhynconellida, famili rhynconelloidela. Organisme ini
hidup pada Jurassic tengah (168 – 165 juta tahun yang lalu).
 Fosil kode BR-6 termasuk ke dalam filum brachiopoda, kelas
articulata, ordo spiriferida, famili mucrospiriferidae, genus
mucrospirifer, spesies mucronatus sehingga dalam penamaan binomial
organisme ini bernama Mucrospirifer mucronatus. Organisme ini
hidup pada ordovician – bathonian (458 – 166 juta tahun yang lalu).
 Fosil kode B termasuk ke dalam filum brachiopoda, kelas articulata,
ordo orthida, famili dalmanellidae. Organisme ini hidup pada
cambrian – permian (541 – 254 juta tahun yang lalu).
4.2 Saran
 Sebaiknya para asisten mengajarkan terlebih dahulu bagaimana cara
mengklasifikasikan taksonomi dari suatu organisme
 Sebaiknya para asisten memberi suatu sistem sederhana untuk
menentukan umur geologi dari suatu organimse

18
DAFTAR PUSTAKA

Cohen, K.M., Finney, S.C., Gibbard, P.L. & Fan, J.-X. (2013; updated). The ICS
International Chronostratigraphic Chart. Episodes 36: 199-204.
D. A. Pratiwi; Maryati, Sri; Srikini; Suharno; S, Bambang. 2007. Biologi Jilid 1
untuk SMA Kelas X. Jakarta. Penerbit Erlangga.
Hinde, R.T. 1998. The Cnidaria and Ctenophora. Di Anderson, D.T.,. Invertebrate
Zoology. Oxford University Press.
Kelvin K. P. Lim; Dennis H. Murphy; T. Morgany; N. Sivasothi; Peter K. L. Ng;
B. C. Soong; Hugh T. W. Tan; K. S. Tan & T. K. Tan. 2001. Peter K. L. Ng
& N. Sivasothi, eds. "Mangrove horseshoe crab, Carcinoscorpius
rotundicauda, family Limulidae". A Guide to Mangroves of Singapore 1.
Guide to the Mangroves of Singapore. Singapore Science Centre.
Tim Asisten Makropaleontologi 2017. 2017. Buku Panduan Praktikum
Makropaleontologi 2017. Universitas Diponegoro. Semarang

19
20
LAMPIRAN

21

Anda mungkin juga menyukai