Anda di halaman 1dari 11

Visi dan Misi

Visi

Menjadi Fakultas Kedokteran yang terkemuka, pelopor pembaharuan pemikiran dalam konsep pelayanan kesehatan, pengembangan keilmuan
di bidang kedokteran, serta dapat menghasilkan dokter layanan primer yang kompeten, profesional dan berakhlaqul karimah yang bermanfaat
bagi diri sendiri, ummat, bangsa, dan negara.

Misi

Menyelenggarakan pendidikan kedokteran untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, melaksanakan penelitian yang menghasilkan pemikiran
dan teori-teori baru, serta melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat berlandaskan
nilai-nilai Islam, dengan keunggulan spesifik di bidang kesehatan industri.

Sejarah

SEJARAH PENDIRIAN FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS ISLAM BANDUNG

Unisba membuka Program Studi Pendidikan Dokter (s1) yang pengelolaannya dilaksanakan oleh Fakultas Kedokteran. Izin operasional
Program Studi ini berdasarkan Keputusan Dirjen Dikti No. 4224/d/T/2004 tertanggal 27 Oktober 2004 dengan perpanjangan izin
penyelenggaraan berdasarkan Keputusan Dirjen Dikti No. 881/D/T/2007 tertanggal 27 April 2007. Penerimaan mahasiswa baru yang pertama
pada tahun akademik 2004-2005. Untuk proses akreditasi telah dilakukan visitasi oleh BAN PT pada tanggal 31 Juli 2008. Program Studi
Pendidikan Dokter (S1) pada Fakultas Kedokteran Unisba telah terakreditasi berdasarkan Keputusan BAN PT No. 020/BAN-PT/Ak-
IX/S1/VIII/2008 dengan peringkat nilai “C”.

Ada Fakultas Kedokteran di Unisba merupakan cita-cita yang sudah lama, yaitu sejak Rektor Dr. (HC) KHEZ Muttaqien pada tahun 1970-
an sudah ada usulan-usulan agar Unisba mendirikan Fakultas Kedokteran.

Pada masa kepemimpinan Rektor Letjen. TNI (Pur) H. Achmad Tirtosudiro, usulan tersebut terus berkembang, namun karena sulitnya
proses pembentukannya dan tingginya nilai investasi yang harus ditanamkan, niat tersebut masih belum terwujud.

Pada saat Prof. Dr. H Djawad Dahlan menjadi Rektor (Sekitar tahun 1998), ide mendirikan Fakultas Kedokteran kembali mencuat,
bahkan sudah ada dukungan dari Rektor Unpad waktu itu (Prof. Himendra Wargahadibrata, dr., SpAn). Namun lagi-lagi usaha tersebut masih
belum berhasil.

Ketika Prof. Dr. H. Bagir Manan menjabat Rektor Unisba sekitar satu tahun, pelanjutan usaha pendirian Fakultas Kedokteran
diteruskan, dan beliau membentuk sebuah tim yang diketuai oleh Pembantu Rektor I Dr. H. Sanusi Uwes. Juga dihadapkan pada kesulitan
procedural memperoleh izin, antara lain diharuskannya ada rumah sakit pendidikan di samping persyaratan lainnya, usaha tersebut juga menemui
jalan buntu.

Ketika pada tahun 2001, Prof. Dr. E. Saefullah Wiradipraja, SH., LL.M yang sedang menjabat sebagai Ketua Umum Pendidikan Islam
Penyelenggara Unisba terpilih menjadi Rektor, ide mendirikan Fakultas Kedokteran kembali ditangani secara lebih serius dan lebih intensif.
Dimulai dengan bergerak mencari dukungan dari berbagai pihak dan dari masyarakat lebih luas, seperti dari kalangan umat Islam, dari para ulama
(MUI), Pemda Provinsi Jawa Barat, DPRD Jawa Barat, Pemda Kota Bandung, Ikatan Dokter Indonesia Jawa Barat dan Kota Bandung, Dinas
Kesehatan Jawa Barat dan Kota Bandung, Universitas Padjadjaran beserta Fakultas Kedokterannya, dari para Pimpinan Rumah Sakit Islam (Al-
Ikhsan, Al-Islam, Muhammadiyah) yang kemudian mereka bersedia menjadi Rumah Sakit Pendidikan Fakultas Kedokteran Unisba, dan rumah-
rumah sakit lainnya, baik yang ada di kota Bandung maupun kota lainnya di Jawa Barat. Perlu dicatat pula, bahwa Rektor Unpad Prof. Himendra
Wargahadibrata menyatakan bahwa salah satu tugas Prof. E. Saefullah sebagai orang Unpad (yang kala itu menjabat sebagai Sekretaris Senat
Unpad) adalah untuk itu Fakultas Kedokteran Unpad akan membantu sepenuhnya.

Kemudian Rektor membentuk Tim untuk menyiapkan proposal pendirian Fakultas Kedokteran UNisba, yang para anggotanya terdiri
dari para pejabar dan orang-orang Unisba sendiri, diketuai oleh Rektor Unisba, Dr. Ing Suparno Satira, DEA (PRI), Dadan Hermawan, SE., M.Si. (PR
II), Dr. H. Uton R. Harun, Ir., M.Sc (PR IV), Prof. Dr. Asmawi Zainul, MA., Dr. Sanusi Uwes, M.Pd., Affandi Iss, SE, Hj. Tjutju Misbach, Dra., Tauhid
Nur Azhar, dr., M.Kes., Tertianto Prabowo, dr., Sp.RM., yang dibantu berbagai pihak sebagai Pengarah seperti: Rektor Unpad, PR I, IV, dan Dekan
FK Unpad, Koordinator Kopertis Jawa Barat, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, dan Ketua IDI Jawa Barat. Tim tersebut didampingi Tim Ahli yang
terdiri dari Prof. Dr. Soebowo, Prof. Dr. Iwin Sumarman, Prof. Dr. Thaufiq S. Boesoirie, dr., Sp.THT-KL(K), Prof. Hidayat Widjadjanegara, Dr. Aviv
Saefullah, H. Rahman Maas, dr., DSR., Rustama Natakusumah, dr., Sp.OG., MM., H. Danial Malik Hadibrata, dr. DPSK., MM. sebagai anggota Tim
Pelaksana, a.l. : Koeswadji, dr., M.Sc., Haris Suhamihardja, dr., MPH., Dr. Tri Hanggono Achmad, dr., M.Sc., Dwi Agustuan, dr.

Setelah sebelumnya Rektor bersama PR I menghadap Menteri pendidikan Nasional RI dan Dirjen Pendidikan Tinggi, pada tanggal 1
September 2001, Rektor mengajukan permohonan kepada Menteri Pendidikan melalui Dirjen Dikti untuk Pendirian dan Izin Operasional Fakultas
Kedokteran Unisba. Paa tanggal 13 Juni 2002, diadakan penandatanganan Naskah Kerjasama antara Unisba dan FK Unpad untuk membangun,
membina, dan mengembangkan FK Unisba.

Pada tanggal 22 April 2003 dengan Surat Keputusan Rektor No. 038/G.06/SK/Rek/IV/2004 diangkat menjadi Pimpinan/Pejabat
Struktural FK Unisba yang pertama, yaitu Dekan: Prof. Dr. Herri Sastramihardja, dr., Sp.FK. dan sekretaris Fakultas : Tertianto Prabowo, dr., SpRM
untuk masa jabatan 2004-2008. Untuk masa jabatan 2009 – 2012 : Dekan Prof. Dr. Herri Sastramihardja, dr., Sp.FK. Wadek I Prof. Dr,. Ieva B.
Akbar, dr., AIF. Wadek II Dr. Adjat S.Rasjad, dr., M.Kes (SK Rektor?), dan untuk Masa Jabatan 2012 – 2016 : Dekan Prof Dr. Ieva B. Akbar,dr., AIF,.,
Wadek I Dr. Wawang S. Sukarya , dr., SpOG, MARS., MH.Kes,Wadek II Dr. Nugraha Sutadipura, dr., MS (SK Rektor?).

Akhirnya sesuatu yang dinanti-nantikan, yaitu Izin Penyelenggaraan Program Studi Pendidikan Dokter Jenjang Program Sarjana (S1)
Unisba dating juga, yaitu Surat Keputusan Dirjen Dikti Departemen Pendidikan Nasional RI No. 4224/D/T/2004 tertanggal 27 Oktober 2004.

Dengan demikian perjuangan berat selama 2 (dua) tahun berhasil. Alhamdulillahirabbil alamin

DOSEN FK

DAFTAR DOSEN TETAP


FAKULTAS KEDOKTERAN TAHUN AKADEMIK 2016/2017

No Nama Dosen Bidang Keahlian

1 Dr. Arief Budi Yulianti, Dra., M.Si. Biomedik

2 Widayanti, dr., M.Kes. Fisiologi

3 Wida Purbaningsih, dr., M.Kes. Histologi

4 Siti Annisa Devi Trusda, dr., M.Kes. Biokimia

5 Dr. Hj. Maya Tejasari, dr., M.Kes. Histologi

6 Dr. Yani Triyani, dr., SpPK., M.Kes. Patologi Klinik

7 Lelly Yuniarti, S.Si., M.Kes. Biokimia

8 Ike Rahmawaty Alie, dr., M.Kes Fisiologi

9 Alya Tursina, dr., Sp.S., MH.Kes. Neurologi

10 Miranti Kania Dewi, dr., M.Si. Farmakologi

11 Eka Hendryanny, dr., M.Kes. Fisiologi

12 Mia Kusmiati, dr., M.Pd.Ked. Biokimia

13 Cice Tresnasari, dr., Sp. KFR., M.Kes. Rehabilitasi Medik

14 Julia Hartati, dr. Mikrobiologi

15 Ismawati, dr., M.Kes. Parasitologi

16 Budiman, dr., M.K.M. IKM

17 Meike Rachmawati, dr., M.Kes Patologi Anatomi

18 Harvi Puspa Wardani, dr. Mikrobiologi

19 Fajar Awalia Yulianto, dr., M.Epid. IKM

20 Yuniarti, drg., M.Kes. Anatomi


21 Yani dewi Suryani, dr., SpA., M.Kes. Ilmu Kesehatan Anak

22 Yuli Susanti, dr., M.M. IKM

23 Siska Nia Irasanti, drg., M.M. IKM

24 Ratna Dewi Indi Astuti, dr., M.Kes. Parasitologi

25 Deis Hikmawati, dr., SpKK., M.Kes. Ilmu Kulit dan Kelamin

26 R.Anita Indriyanti, dr., M.Kes. Farmakologi

27 Dicky Santosa, dr., Sp.A., MM., M.Kes. Ilmu Kesehatan Anak

28 R.Rizky Suganda Prawiradilaga, dr., M.Kes. Ilmu Gizi

29 Yuktiana Kharisma, dr., M.Kes. Farmakologi

30 Dr. Titik Respati, drg., MSc.PH. IKM

31 Lisa Adhia Garina, dr., SpA., M.Si. Med. Ilmu Kesehatan Anak

32 Rio Dananjaya, dr., M.Kes. Biokimia

33 Meta Maulida D, drg. Patologi Anatomi

34 Ermina Widiyastuti, dr. Patologi Anatomi

35 Umar Islami, dr. Histologi

36 Uci Ary Lantika, dr. Biologi Medik

37 Widhy Yudistira Nalapraya, dr. Kedokteran Kerja

38 R. Kince Sakinah, dr. IKM

39 Yudi Feriandi, dr. Kesehatan Masyarakat

40 Eka Nurhayati, dr., M.K.M. IKM

41 Tryando Bhatara, dr. Patologi Anatomi

42 Ratna Damailia, dr. Mikrobiologi

43 Rizki Perdana, dr. Anatomi

44 Shenny Dianathasari Santoso, dr. Anatomi

45 Sara Puspita, dr. Patologi Anatomi

46 Yuke Andriane, dr., M.Kes Farmakologi

47 Agung Firmansyah, dr., Sp.PD., MMRS. Penyakit Dalam

48 Ajeng Kartika Sari, dr. Biologi Medik

49 Listya Hanum S, dr. Anatomi

50 Tita Barriah Siddiq, dr. Mikrobiologi

51 Winni Maharani, dr. Parasitologi


52 Adhika Putra Rakhmatullah, dr., M.Kes. Gizi

53 Ariko Rahmat Putra, dr. Anatomi

54 Nurul Romadhona, dr., MMRS. IKM

55 Annisa Rahmah Furqaani, S.Si., M. Biomed. Biomedik

56 Santun Bhekti Rahimah, dr., M.Kes. Farmakologi

57 Zulmansyah, dr., SpA., M.Kes. IKA

58 Dr. Caecielia W, drg., SpPros., MMRS., M.H. Fisiologi

59 Mia Yasmina Andarini, dr., SpKK., M.Kes. Ilmu Penyakit Kulit & Kelamin

60 Susan Fitriyana, dr., MMRS. IKM

61 Raden Ganang Ibnusantosa, dr., MMRS. IKM

62 Dony Septriana, dr., MH.Kes. BHP


63 Mirasari Putri, dr.,PhD. Gizi Medik
64 Eva Rianti Indrasari, dr., M.Kes.

65 Hilmi Sulaiman Rathomi, dr., M.K.M

Dosen Tetap Kontrak

No Nama Dosen Bidang Keahlian

66 Dr. Wawang S Sukarya, dr., SPOG(K)., MARS., MH.Kes. Obstetri dan Ginekologi

67 Deddy Koesmayadi, dr., SpAnKIC. Anestesi

68 Nurdjaman Nurimaba, dr., Sp.S (K) Neurologi

69 Prof. Hidayat Widjajanegara, dr., SpOG(K). Kesehatan Kandungan

70 Dr. H. Nugraha Sutadipura, dr., M.Sc. Biokimia

71 Prof. Dr. Ieva B Akbar, dr., AIF. Fisiologi

72 Prof. Suganda Tanuwidjaja, dr., SpA(K). Ilmu Kesehatan Anak

73 Prof. Dr. Tony S. Djajakusumah, dr., SpKK(K). Ilmu Kulit & Kelamin

74 Prof. Dr. dr. M. Thaufiq S. Boesoirie, MS., Sp.THT-KL(K). THT

75 Tjoekra Roekmantara, dr., SpRad., MH.Kes. Radiologi

76 Sri Laksmi Taufiq, dr., SpM(K). Mata

77 Dadi S Argadireja, dr., MPH. Kesehatan Masyarakat

78 Dr. Sadiah Achmad, dr. Bio Kimia

79 Tinni Rusmartini, dr., SpPar(K). Parasitologi

80 Prof. H. Herry Garna, dr., SpA(K).Ph.D Ilmu Kesehatan Anak

81 Dr. Usep Abdullah Husin, dr., MS., SpMK. Mikrobiologi


82 Hj. R.A. Retno Ekowati, dr., M.Kes. Embriologi

83 Dr. H. Sadeli Masria, dr., DMM., MS., Sp.MK. Mikrobiologi

84 Ismet Muchtar Nur, dr., Sp.PA (K)., MM. Patologi Anatomi

85 RB. Soeherman Herdiningrat, dr., M.Kes. Embriologi

86 Prof. Dr. M. Ahmad Djojosugito, dr., Sp.OT . Bedah Orthopaedi

87 Dr. Abdul Hadi Hasan, dr., SpPA(K), M.Kes. Patologi Anatomi


88 Prof. Dr. Nuzirwan Acang, dr., SpPD-KHOM Ilmu Penyakit Dalam
89 Endang Suherlan, dr., SpTHT., M.Kes. Ilmu THT-KL
90 Dr. Noormartany, dr., SpPK., M.Si. Patologi Klinik

Sambutan Dekan

Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung (FK Unisba), berdiri pada tahun 2004 berdasarkan SK Dirjen Dikti No. 4223/D/T/2004 tanggal 27
Oktober 2004, dan memperoleh nilai akreditasi terakhir dengan peringkat “B” sesuai dengan keputusan BAN-PT No. SK Akreditasi BAN-PT No.
003/sk/ban-pt/Akred/S/I/2014. Fakultas Kedokteran Unisba didirikan atas inisiatif sejumlah tokoh masyarakat, tokoh pendidikan kedokteran,
dan berbagai pihak di Jawa Barat yang menginginkan hadirnya institusi pendidikan kedokteran di lingkungan pendidikan yang Islami. Universitas
Islam Bandung sendiri merupakan salah satu Universitas Islam tertua di Jawa Barat, berdiri pada 15 November 1958 sebagai Universitas Islam,
Unisba memiliki misi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui Implementasi Tridharma Perguruan Tinggi sekaligus mewujudkan tatanan
kehidupan Islami di Masyarakat dengan dihasilkannya lulusan yang memiliki penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang baik dan disertai
dengan karakter yang berakhlakul karimah.

Pada usia yang masih relatif muda, Fakultas Kedokteran Unisba senantiasa berupaya untuk memenuhi standar pendidikan kedokteran yang
berlaku di Indonesia serta senantiasa berupaya mengikuti dinamika yang terjadi di tataran regional dan Internasional. Pada kurun waktu satu
dekade ini, banyak hal yang sudah berhasil dicapai oleh Fakultas Kedokteran Unisba. Diimplementasikannya program Hibah Kompetisi
Peningkatan Kualitas Pendidikan Dokter (PHK-PKPD)/HPEQ (High Professional Education Quality) dari Bank Dunia, telah mampu mengakselerasi
berbagai aspek baik input maupun proses pembelajaran sehingga berbagai indikator program PHK-PKPD telah berhasil dicapai.

Sebagai salah satu Fakultas di lingkungan Unisba yang merupakan Lembaga Pendidikan Tinggi yang berbasis Islam, FK Unisba senantiasa berupaya
untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi yang tinggi sekaligus berakhlakul karimah. Upaya tersebut dicapai melalui komitmen
Fakultas untuk senantiasa menjalankan fungsi tridharma perguruan tinggi secara utuh serta komitmen pada kelima pilar utama pendidikan tinggi,
yaitu: kualitas, otonomi, akuntabilitas, akreditasi, dan evaluasi. Kedua hal tersebut diharapkan mampu membawa FK Unisba untuk menjadi
Fakultas Kedokteran yang memiliki keunggulan daya saing pada tingkat nasional maupun global (regional dan internasional).

Selama kurun waktu 13 tahun sejak 2004 s.d 2017 ini telah banyak pencapaian yang diraih oleh Fakultas Kedokteran Unisba,
yaitu:
1. Lulusan pertama memperoleh angka kelulusan UKDI 100 % dan hingga saat ini tetap pada persentase kelulusan >90%
per tahun (rata-rata 95,7 % selama 7 tahun keikutsertaan UKMPPD)
2. Rata-rata IPK tahun akademik 2016/2017 untuk tahap akademik di 3,22 (skala 4)
3. Dihasilkannya instrumen input penerimaan mahasiswa baru yang akuntabel dan saat ini dalam proses untuk pengajuan
paten/HaKI
4. Semakin diminatinya jalur PMDK oleh calon siswa berprestasi dari berbagai daerah di Indonesia, menunjukkan semakin
diperhitungkannya kualitas FK Unisba di masyarakat.
5. Semakin meningkatknya peminat calon mahasiswa baru dengan rasio keketatan seleksi > 1:10
6. Diperolehnya peringkat akreditasi B dari BAN PT untuk program studi S1/PPSK pada tahun 2014 dan LAM-PT Kes untuk
Prograsm Studi Pendidikan Dokter (Tahap Akademik dan Tahap Profesi) tahun 2015
7. Konsisten melaksakan dan mengikuti Audit Internal Mutu Akademik (AIMA) untuk Program Pendidikan Sarjana
Kedokteran dan berhasil menjadi salah satu prodi dengan akselerasi AIMA tertinggi di Unisba pada tahun akademik
2014/2015 lalu.
8. Diperolehnya sertifikasi ISO 9001:2008 selama dua tahun berturut-turut.
9. Mendapatkan hibah Health Professional Education Quality (HPEQ) dari Bank Dunia dan mampu menyelesaikan dengan
baik seluruh rangkaian kegiatan hibah
10. Semakin meningkatnya jumlah dosen yang memiliki jabatan fungsional lebih tinggi
11. Semakin meningkatnya jumlah dosen yang menempuh studi lanjut s2, s3 dan spesialisasi
12. Diperolehnya berbagai prestasi mahasiswa di Tingkat Lokal, Nasional, maupun Internasional baik dalam bidang
akademik, soft skill, seni, dan olahraga.

13. Dilakukan penyempurnaan kurikulum tahap akademik menjadi 7 (tujuh) semester yang diimplementasikan pada tahun
akademik 2015/2016
14. Dihasilkannya modul dan buku ajar Islamic Insert in Medical Curriculum pada tahun 2016 lalu
15. Diselenggarakannya Continuing Medical Education (CME) berksala nasional dan Internasional dalam bidang kesehatan
industry (Bandung International Symposium on Occupational Health and Safety (BIOHS) pada tahun 2014) dan
Keislaman (Bandung Meeting on Global Medicine and Health (BAMGMH) dengan tema “Halal Medicine from Bench to
Bedside” pada tahun 2017)
16. Menjadi salah satu narasumber dalam pengembangan terintegrasi antara Pendidikan dan pelayanan pada berbagai
event pertemuan Majelis Syuro Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (MUKISI)
17. Dibentuknya working group penelitian yang terdiri dari working group basic science, clinical science, applied science,
occupational health, dan Islamic medicine
18. Terakreditasinya Jurnal Global Medical and Health Communication (GMHC)
19. Meningkatnya kerja sama penelitian dengan instansi dalam negeri seperti didapatkannya hibah dari Bappeda Jabar dan
berhasilnya empat tim peneliti FK Unisba mendapatkan hibah penelitian Bersama BPJS Kesehatan Pusat senilai kurang
lebih 400 juta rupiah pada tahun 2016 lalu.
20. meningkatnya kerja sama Nasional berupa kerja sama dengan berbagai Rumah sakit dan wahana Pendidikan baik RS
Pemerintah Pusat, RSUD, RS TNI/POLRI, dan RS Swasta di Jawa Barat serta Puskesmas di lingkungan Dinas Kesehatan
Kabupaten Bandung. Selain itu dijalin kerja sama dengan berbagai instansi lainnya dalam upaya peningkatan kinerja
tridharma, seperti dengan PT Biofarma, Balai K3 Bandung, BPJS Kesehatan Pusat, dan sebagainya.
21. meningkatnya upaya kerja sama Internasional dalam bidang tri dharma perguruan tinggi diantaranya Belanda
(Groningen University, Netherland School of Public Health, Learning Development on Occupational Health, dan
mengundang pakar kedokteran kerja internasional), Malaysia (Cyberjaya University College of Medical Sciences
(CUCMS), Univerity Kuala Lumpur, International Islamic University of Malaysia (IIUM), Universiti Sains Islam Malaysia
(USIM), dsb), Filipina (de Lasalle University, Ateneo de Davao University), Jejaring dengan Singapura (National University
of Singapore dan Institute of Mental Health Singapore), Thailand (Bhurapa University), jejaring dengan Jepang (Gunma
University), Rusia dan Skandinavia, Australia (Griffith University dan Melbourne University), dsb.
22. Meningkatnya upaya kerja sama regional di tingkat ASEAN, diantaranya: Joint activity on disaster relief medicine di cariu
bogor, student exchange dan English enhancement program dengan CUCMS Malaysia; Joint research dengan Institute
of Mental Health Singapore dalam bidang Kesehatan Jiwa Masyarakat; Homestay dan English Enhancement program
dengan National University of Singapore (NUS); dan sebagainya

Demikian sekilas pencapaian selama 13 tahun berdirinya Fakultas Kedokteran Unisba. Berbagai keberhasilan tersebut menjadi
bukti kerja keras, kerja cerdas, komitmen, tekad dan kebersamaan segenap pimpinan, civitas akademika, dan tenaga
kependidikan di Fakultas Kedokteran Unisba serta berbagai pihak baik Yayasan, Pimpinan Universitas beserta jajarannya, keluarga
besar Unibsa, dan berbagai pihak yang telah berkontribusi bagi pengembangan dan kemajuan FK Unisba. Dari institusi inilah akan
dihasilkan dokter-dokter yang professional dan berakhlakul karimah, yang akan memberikan pelayanan kesehatan kepada
masyarakat untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.

Billaahittaufiq wal hidaayah,

Wassalaamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh

Bandung, 2017

Dekan
Prof. Dr. Ieva B. Akbar, dr., AIF.

PRESTASI MAHASISWA

RS JEJARING PENDIDIKAN

No RS/Wahana Pendidikan Keterangan

1 RSUD Al Ihsan, Prov Jawa Barat RS Pendidikan Utama

2 RS Muhammadiyah (OSCE CENTER) OSCE Center

3 RS AL ISLAM (RS Syariah) RS Syariah

4 RSAU dr. M. Salamun RS Satelit

5 RS Bhayangkara Sartika Asih RS Afiliasi Ilmu Kedokteran Forensik & Medikolegal

6 RSJ Cisarua Prov. Jawa Barat RS Afiliasi Ilmu Psikiatri/Kesehatan Jiwa

7 RSU R. Syamsudin SH, Sukabumi RS Satelit

8 RSUD Dr. Slamet Garut RS Satelit

9 RS Pusat Mata Nasional Cicendo RS Afiliasi/Ilmu Kesehatan Mata

10 Puskesmas di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Wahana Pendidikan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Kedokteran
Okupasi & Kedokteran Keluarga

11 Balai Kesehatan dan Keselamatan Kerja Bandung (Balai K3 Sertifikasi HIPERKES (Kesehatan Industri)
Bandung)

12 RS Paru Rotinsulu* (dalam proses) RS Afiliasi Pulmonologi

KERJASAMA

NASIONAL

No Mitra kerja sama No Mitra kerja sama


1 Kementerian Riset & Teknologi RI 14 Pemerintah Kabupaten Garut

2 Balai Kesehatan dan Keselamatan Kerja Pusat Kementrian 15 RSUD Al. Ihsan Prov. Jabar
Tenaga Kerja RI

3 Balai Kesehatan dan Keselamatan Kerja Bandung Kementrian 16 RS Jiwa Provinsi Jawa Barat
Tenaga Kerja RI
4 BPJS Kesehatan Pusat 17 RS. Angkatan Udara Dr. Salamun

5 Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) 18 RSUD dr. Slamet Garut

6 Asosiasi Fakultas Kedokteran Swasta Indonesia (AFKSI) 19 Rumah Sakit Al-Islam Bandung

7 Forum Kedokteran Islam (FOKI) 20 Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung

8 Gubernur Prov. Jawa Barat 21 RSUD R. Syamsudin Sukabumi


9 Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat 22 RS. Mata Cicendo

10 Pemkot Sukabumi 23 RSUP. Dr. Hasan Sadikin


11 Pemkot Bandung 24 Fakultas Kedokteran Unissula Semarang

12 Pemerintah Kabupaten Bandung Barat 25 Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran

13 Pemerintah Kabupaten Bandung 26 Fakultas Kedokteran Univ. Muhammadiyah Semarang

INTERNASIONAL

No. Institusi No. Institusi

1 Federation of Islamic Medical Association (FIMA) 16 Universiti Sains Malaysia

2 Consortium of Islamic Medical Colleges (CIMCO) 17 University Sains Islam Malaysia

3 Association for Medical Education in Europe (AMEE) 18 University of Malaya

4 Asia Pacific Medical Education Conference (APMEC) 19 Univ.Islam Internasional Malaysia (IIUM)

5 Ottawa Conference 20 Cyber Jaya University Malaysia (CUCMS)

6 ASEAN Medical Deans Forum 21 Chonnam National University Korea Selatan

7 Hague University of Applied Sciences, Netherlands 22 University Kualalumpur (UniKL) Kualalumpur Malaysia,

8 Saxion University of Applied Sciences, Netherlands 23 Burapha University Thailand

9 Groningen University The Netherlands 24 Universiti Islam Sultan Sharif Ali Brunei Darussalam

10 Netherlands School of Public and Occupational Health 25 University of Cebu Filipina


(NSPOH)

11 University van Amsterdam, The Netherlands 26 Ateneo De Davao University, Davao, Philippines

12 Technische Universitat Bergakademie freinberg Faculty of 27 De La Salle University Phillippines


Geosciences Freinberg, Germany

13 Universite Catholique de Lille, France 28 Gunma University (Jejaring)

14 Universiti Utara Malaysia 29 Melbourne University (Jejaring)


15 UniKL Kuala Lumpur Malaysia 30 Learning Development of Occupational Health (LDOH) Uni
Eropa

KEGIATAN KEMAHASISWAAN

• Contoh Kegiatan Bidang Akademik

• Pelatihan Dasar Klinis Dokter

• Tutorial Tim Khitan

• School of Design

• Research Simulation Training

• Seleksi Mahasiswa Berprestasi

• Disaster Relief Medicine (DRM)

• Indonesian Medical Olympiade (IMO)

• dsb.

• Contoh Kegiatan Non Akademis:

• Pemilihan Ketua BEM & DAM

• Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa

• Pengiriman Delegasi Ke beberapa turnamen olahraga seperti: Yarsi Medical Cup, Maranatha Medical Cup, Medication
Unpad, dsb

• Team Building

• dsb.

DOKUMENTASI

WORKING CONFERRENCE ON OCCUPATIONAL HEALTH UNIVERSITAS INDONESIA-KEMENTRIAN KESEHATAN-BALAI K3 KEMENTRIAN


PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN-NSPOH-GRONINGEN UNIVERSITY-LDOH BELANDA
PENGEMBANGAN ISLAMIC INSERT IN MEDICAL CURRICULUM IIUM MALAYSIA

PENGEMBANGAN KEDOKTERAN OKUPASI NSPOH-GRONINGEN UNIVERSITY- UNIVERSITY VAN AMSTERDAM BELANDA

ELECTIVE CLINICAL PROGRAM ON OBGYN DEPT. FK UNISBA – CUCMS

DISASTER RELIEF MEDICINE CAMP CARIU BOGOR FK UNISBA – CUCMS MALAYSIA

DISASTER RELIEF MEDICINE CAMP

CARIU BOGOR FK UNISBA – CUCMS MALAYSIA


ENGLISH ENHANCEMENT PROGRAM UNI EROPA

ENGLISH ENHANCEMENT PROGRAM FK UNISBA – CUCMS MALAYSIA