Anda di halaman 1dari 2

Lokasi

Gambar Stratigrafi Regional Daerah Penelitian (T. Apandi & S. Bachri 1997)

Stratigrafi geologi regional yang mengacu di lembar geologi Kotamobagu dengan

skala 1:250000 di urutkan dari formasi Tua ke Muda.

Batuan Gunung Api Bilungala Tmbv

Terdiri atas breksi tufa dan lava bersusunan andesit, dasit dan riolit. Zeolite dan kalsit

sering dijumpai pada penyusun breksi. Tufa umunya bersifat dasitan, agak kompak dan

berlapis buruk di beberapa tempat. Di daerah pantai selatan dekat Bilungala.

Satuan ini dikuasai oleh lava dan breksi yang umumnya bersusunan dasit dan dicirikan

oleh warna alterasi kuning sampai cokelat, mineralisasi pirit, perekahan yang intensif serta

banyak dijumpai batuan terobosan diorite. Propilitisasi, kloritisasi dan epidotisasi banyak

dijumpai pada lava, sedang umurnya berdasarkan kandungan fosil dalam sisipan

batugamping adalah Miosen Bawah–Miosen Akhir.

Diorit Bone Tmd


Terdiri atas diorite kuarsa, diorite, granodiorite dan granit. Diorite kuarsa banyak

dijumpai di daerah Sungai Taludaa dengan keragaman diorite, granodiorite dan granit.

Sedang granit utamanya dijumpai di daerah Sungai Bone. Satuan ini menerobos batuan

gunung api Bilungala maupun formasi Tinombo. Umur satuan ini sekitar Miosen Akhir.

Molasa Celebes

Merupakan QTs
endapan pasca orogeny yang terbentuk di cekungan-cekungan kecil,

terdiri atas konglomerat, breksi serta batupasir, umumnya termampatkan lemah. Konglomerat

dan breksi tersusun oleh aneka komponen berupa andesit, basal, granit, granodiorite,

batugamping, batupasir maupun kuarsa. Satuan ini menunjukkan kemiringan landau sampai

sekitar 30°, tebalnya mencapai beberapa puluh meter, umurnya diduga Pliosen–Plistosen

(Sarasin & Sarasin, 1901).