Anda di halaman 1dari 3

Bahan-bahan yg dibutuhkan :

 Kulit pisang
 Air kapur sirih
 Tepung tapioka
 Bawang putih
 Garam

Peralatan yg dibutuhkan :

 Blender
 Panci
 Kukusan
 Penggorengan
 Tampah/ penampan

Cara pengolahan :

1. Pilih kulit pisang yang baik, cuci bersih lalu rendam dalam air kapur sirih untuk menghilangkan
noda-noda hitam dan getahnya.
2. Blender kulit pisang yang telah direndam air kapur beberapa menit.
3. Haluskan bumbu (bawang putih & garam) lalu campurkan dengan hasil blenderan kulit pisang
dan tambahkan tepung tapioka. (Dalam praktek kemarin, hasil blenderan 5 kulit buah pisang
dicampurkan dengan 1/4 kg tepung tapioka, dan garam + bawang putih secukupnya).
4. Uleni adonan tersebut hingga tercampur rata, lalu masukkan ke dalam plastik silinder,
selanjutnya dikukus hingga matang.
5. Setelah matang, iris tipis-tipis lalu ditata diatas tampah/ penampan untuk dijemur.
6. Setelah kering kerupuk siap digoreng/ dikemas

Kerupuk kulit pisang dapat dikemas dalam kemasan plastik PP ( Poliprophilen ). Pilih plastik PP dengan
ketebalan yang cukup untuk produk tetap renyah. Kemasan harus menggunakan sealer (penyegelan), tidak
menggunakan lilin. Masukan label pada kemasan plastik. Tidak harus disertakan dalam paket label
sehingga kontak langsung dengan produk. Hal ini dilakukan untuk menjaga sanitasi dan kebersihan produk.
Nah.. itu dia cara pembuatan krupuk kulit pisang khas Kabupaten Lumajang yang renyah dan gurihnya tak
kalah dengan jenis-jenis kerupuk lainnya. Dengan rasa cukup enak dan harga murah, mereka mengaku
sering kewalahan menerima pesanan. Apalagi, selama ini mereka hanya memanfaatkan panas matahari
untuk pengeringan. Sehingga, jika cuaca mendung, merekapun akan kesulitan berproduksi. Selain kerupuk
kulit pisang, Kelompok Koperasi Wanita SRI REJEKI ini juga memanfaatkan pisang untuk berbagai jenis
bahan makanan lain. Seperti keripik pisang dan keripik bonggol pisang. Bagi mereka, banyak cara
dilakukan untuk meningkatkan pendapatan sepanjang kreatif dan mau berusaha.
Ehm.. kalau anda ke Lumajang, jangan lupa membawakan buah tangan untuk keluarga anda di rumah
sebuah Kerupuk kulit pisang. Ini adalah camilan khas Lumajang yang mempunyai kandungan yang baik
untuk anda konsumsi. Dapatkan Kerupuk pisang ini di “ UD. SUMBER REJEKI “ di Desa Bodang Kec.
Padang Kab. Lumajang atau bisa langsung kontak person http://kim-sinar-harapan-tekung.blogspot.com

Pisang merupakan buah yang banyak mengandung vitamin C, A, mineral, serat dan kandungan
gizi lain yang bermanfaat untuk tubuh. Orang sudah banyak mengakui kelezatan dan kandungan
gizi pada buah pisang. Namun belum banyak yang melirik kelezatan kulit pisang. Selama ini
orang hanya menikmati buahnya saja.

Kulit pisang merupakan hasil samping dari pemanfaatan pisang yang dapat dijadikan makanan
ringan seperti keripik kulit pisang. Walaupun kulit pisang merupakan hasil samping, namun
kandungan gizinya tak kalah dari buahnya. Kulit pisang mengandung serat yang cukup tinggi,
vitamin C, B, kalsium, protein, dan karbohidrat.
Hasil penelitian tim Universitas Kedokteran Taichung Chung Shan, Taiwan, memperlihatkan
bahwa ekstrak kulit pisang ternyata berpotensi mengurangi gejala depresi dan menjaga kesehatan
retina mata. Selain kaya vitamin B6, kulit pisang juga ternyata banyak mengandung serotonin
yang sangat vital untuk menyeimbangkan mood. Selain itu, ditemukan pula manfaat ekstrak
pisang untuk menjaga retina dari kerusakan cahaya akibat regenerasi retina.

Manfaat kulit pisang dapat dinikmati dalam keripik kulit pisang. Hal ini menjadi peluang bisnis
baru. Para pengusaha keripik pisang tidak perlu ragu untuk memanfaatkan kulit pisang menjadi
olahan keripik kulit pisang. Kelezatan keripik kulit pisang tak kalah dengan keripik pisang.
Untuk memberikan variasi rasa, taburkan bumbu tabor pada keripik kulit pisang. Pilih bumbu
tabur aneka rasa untuk memberikan sensasi rasa yang berbeda.

Kriuk – kriuk keripik kulit pisang dapat dikemas dalam kemasan plastic PP (Poliprophilen).
Pilihlah plastic PP dengan ketebalan yang cukup agar produk tetap renyah. Pengemasan
sebaiknya menggunakan sealer (penyegel), jangan menggunakan lilin. Berilah label pada
kemasan plastic. Sebaiknya label tidak dimasukkan dalam kemasan sehingga kontak langsung
dengan produk. Hal ini dilakukan untuk menjaga sanitasi dan higienitas produk.

Berikut adalah cara pembuatan keripik kulit pisang :


Bahan
1. Kulit pisang
2. Air kapur
3. Garam
4. Gula
5. Tepung

Cara pembuatan :

1. Siapkan kulit pisang dan cuci hingga bersih.


2. Buat larutan kapur dengan mengambil setengah sendok teh kapur ke dalam 1 liter air.
3. Rendam kulit pisang dalam larutan air kapur selama 20 menit.
4. Buat larutan garam dengan mengambil satu sendok teh garam dan dilarutkan dalam satu liter
air.
5. Kemudian rendam kulit pisang dalam larutan garam selama 20 menit
6. Buat larutan gula dengan mengambil 3 sendok makan gula dan dilarutkan dalam satu liter
air.
7. Rendam kulit pisang dalam larutan gula selama 20 menit.
8. Jemur kulit pisang hingga kering (8 jam) .
9. Goreng kulit pisang kering hingga kuning kecoklatan.
10. Jika menginginkan penggorengan dengan tepung, lakukan kembali langkah nomor 4-7 dan
masukkan kulit pisang

dalam adonan tepung.


11. Setelah terlihat keripik pisang mulai berwarna kuning, angkat dari penggorengan dan
tiriskan.

12. Sajikan keripik kulit pisang dengan minuman hangat sebagai hidangan di sore hari.

Catatan :

1. Pisang yg digunakan dalam latihan kemarin jenis Pisang Uter / Rajasiem yang di Jogja
sangat murah harganya karena kurang diminati sebagai pisang yang dikonsumsi segar,
namun pada prinsipnya dapat digunakan kulit dari jenis pisang apa saja, terutama yang
berkulit tipis.
2. Sumber : Handout olahan limbah kulit pisang – Balai PMD Jogjakarta.