Anda di halaman 1dari 3

Nama : Kharin Furaida DH

NIM : 160342606293
Offering :G
Prodi : S1 Biologi
Tugas/Mata Kuliah :Resume teknik statistik dan analisis data

A. Pengertian Statistika

Statitika adalah ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan,


menganalisis, menginterpretasi, dan mempresentasikan data. Singkatnya, statistika adalah
ilmu yang berkenaan dengan data. Istilah 'statistika' (bahasa Inggris: statistics) berbeda
dengan 'statistik' (statistic). Statistika merupakan ilmu yang berkenaan dengan data, sedang
statistik adalah data, informasi, atau hasil penerapan algoritma statistika pada suatu data. Dari
kumpulan data, statistika dapat digunakan untuk menyimpulkan atau mendeskripsikan data;
ini dinamakan statistika deskriptif. Sebagian besar konsep dasar statistika mengasumsikan
teori probabilitas. Beberapa istilah statistika antara lain: populasi, sampel, unit sampel, dan
probabilitas.

I. Teknik-teknik statistika
a) Teknik T-Tes Untuk Uji Perbedaan Dua Mean
Teknik t-tes untuk uji perbedaan dua mean dapat digunakan untuk menguji
ada tidaknya perbedaan Mean dua sampel yang diambil dari suatu Populasi.
Persyaratan :
a) Intrumen penelitian memiliki kualifikasi valid dan reliabel yang
memadai sebagai alat ukur standar.
b) Frekuensi subjek Ujicoba/Penelitian disarankan ≥ 30 individu, sebab <
30 Individu di haruskan uji normalitas atau Uji Homogenitas.
Walaupun demikian sebaiknya uiji normalitas atau uji homogenitas
tetap dilakukan.
c) Subjek uji coba dalam pengembangan instrumen tidak boleh digunakan
sebagai subjek penelitian.
b) Teknik T-Tes Untuk Sampel-Sampel Yang Berkorelasi
Sampel-sampel yang berkorelasi yang dimaksudkan adalah sampel-sampel
yang telah disamakan satu variabel atau beberapa variabelnya. Perbedaan
semata-mata hanya ditimbulkan/diakhibatkan oleh perlakuan (treatment) yang
diberikan dalam eksperimen.
c) Analisis Varians (Analysis of Varians)
Pada dasarnya sama dengan penggunaan teknik t-tes, anava dapat digunakan
untuk uji perbedaan ≥ 3 mean atau penelitian eksperimen yang menggunakan
≥ 3 kelompok eksperimen. Di samping itu ada uji perbedaan antar mean-
mean, dengan menggunakan Teknik Uji Perbedaan Signifikansi Terkecil
(Least Significance Difference).
d) Korelasi
Teknik korelasi merupakan teknik statistik inferensial yang dapat digunakan
mencari hubungan antara dua atau lebih variabel.
Kofisien korelasi hakikatnya tidak menujukkan hubungan sebab akhibat,
melainkan hanya gejala hubungan arah (Positip atau Negatif)
Syarat Pengujian Nilai Korelasi (1) random sampel, (2) hubungan antar
variabel merupakan hubungan linear, dan (3) bentuk distribusi variabel
mendekati distribusi normal.
e) Analisis Regresi
Analisis regresi terkait dengan teknik korelasi. Analisis regresi merupakan
teknik statistik yang dapat digunakan sebagai dasar untuk mengadakan
prediksi. Dalam analisis regresi variabel yang diprediksikan disebut variabel
terikat/kriterium, sedangkan variabel yag digunakan untuk memprediksi
disebut variabel bebas/prediktor.
f) Chi Kuadrat
Chi kuadrat merupakan teknik statistik yang memungkinkan penyelidik
menilai kemungkinan memperoleh perbedaan frekuensi yang diobservasi (fo)
dan frekuensi yang diharapkan (fh) dalam katagori tertentu sebagai akhibat
dari kesalahan sampling.

II. Teknik Analisis Data Kuantitatif

Dalam penelitian kuantitatif, teknik analisis data ini berkenaan dengan perhitungan untuk
menjawab rumusan masalah dan pengujian hipotesis yang diajukan. Bentuk hipotesis yang
dipilih akan berpengaruh terhadap penentuan teknik statistik. Dengan demikian, sejak peneliti
membuat rancangan, maka teknik analisis data juga telah ditentukannya. Jika peneliti
melakukan studi dengan tanpa hipotesis, maka rumusan masalahlah yang harus dijawab.
Hanya saja Fkesulitannya akan susah dalam membuat generalisasi, sehingga kesimpulan
yang dihasilkan hanya akan berlaku untuk sampel yang digunakan, tidak berlaku sescara
populasi.
Berikut adalah beberapa teknik analisis data dengan menggunakan perhitungan statistik:

1. Chi-Kuadrat (x2)

Metode ini digunakan untuk mengadakan pendekatan (mengestimate) dari beberapa faktor
atau mengevaluasi frekuensi yang diselidiki atau frekuensi hasil observasi (fo) dengan
frekuensi yang diharapkan (fe) dari sampel. Tujuannya adalah untuk menentukan apakah ada
hubungan atau perbedaan yang signifikan atau tidak.
Metode x2 menggunakan data nominal (deskrit), data tersebut diperoleh dari hasil
menghitung. Sedangkan besarnya x2 bukan merupakan ukuran derajat hubungan atau
perbedaan.

2. Korelasi Spearman Rank

Metode korelasi Spearman Rank (rho) atau disebut juga “korelasi berjenjang” dan
“korelasi berpangkat” ditulis dalam simbol (rs).
Metode ini digunakan untuk:
 mengukur tingkat atau eratnya hubungan antara dua variabel yaitu variabel bebas dan
variabel terikat yang berskala ordinal;
 mengetahui tingkat kecocokan dari dua variabel terhadap grup yang sama;
 mengetahui reliabilitas (keajekan) alat pengumpul data;
 mengukur data kuantitatif secara yang secara eksakta sulit dilakukan (misalnya
mengukur tingkat kesukaan, produktifitas, motivasi, moralitas dan lain-lain).

3. Korelasi Pearson Poduct Momment (PPM)

Sebetulnya banyak metode analisis korelasi yang dapat diterapkan dalam penelitian
dimana salah satunya adalah metode korelasi Pearson Product Moment (PPM) sebagai salah
satu metode analisis data yang banyak digunakan oleh mahasiswa dana para peneliti. Korelasi
ini pertama dikemukakan oleh Karl Pearson Tahun 1900. Kegunaannya adalah untuk
mengetahui derajat hubungan antara variabel bebas (independent) dengan variabel terikat
(dependent).

Teknik analisis korelasi PPM termasuk teknik statistik parametrik yang menggunakan data
interval dan ratio dengan persyaratan tertentu, diantaranya:

 data dipilih secara acak (random);


 data berdistribusi normal;
 data yang dihubungkan berpola linier;
 data yang dihubungkan mempunyai pasangan yang sama sesuai dengan subjek yang
sama.

4. Korelasi Ganda

Analisis Korelasi Ganda berfungsi untuk mencari besarnya pengaruh atau hubungan antara
dua variabel bebas (X) atau lebih secara simultan (bersama-sama) dengan variabel terikat
(Y).