Anda di halaman 1dari 2

Nama : Yoga Pratama

Kelas : 3C
NPM : 1610631090159
TUGAS : Fiologi Tumbuhan
DOSEN : Nurcahyo Widyodaru Saputro S.Si.,M.Sc

Jelaskan transpirasi kutikula dan stomata !


Transpirasi merupakan proses kehilangan air pada tumbuhan dalam
bentuk uap air.
Dalam proses transpirasi terdapat tipe tranpirasi kutikula dan stomata :
1. Transpirasi kutikula Adalah evaporasi air yang tejadi secara langsung melalui
kutikula. sebagian besar jenis tumbuhan transpirasi kutikula hanya sebesar 10
persen atau kurang dari jumlah air yang hilang melalui daun-daun. Oleh karena
itu, sebagian besar air yang hilang terjadi melaui stomata.
2. Transpirasi stomata merupakan proses kehilangan air dari tumbuhan melalui
stomata yang dipengaruhi membuka dan menutupnya stomata.

Mekanisme membuka dan menutupnya stomata


Membuka dan menutupnya stomata dipengaruhi oleh sel penjaga, lalu sel
penjaga akan menyempit dan melebar sehingga terjadi menutup dan membuka
stomata. Stomata membuka diakibatkan peningkatan turgor pada sel penjaga,
sehingga sel penjaga akan mengembang . Peningkatan turgor sel penjaga melalui
proses osmosis.
Sedangkan ketika sel penjaga kehilangan air , sel penjaga tersebut
cenderung akan mengecil dan menyempit sehingga stomata tertutup. Selain itu,
pergerakan stomata juga dipengaruhi oleh keluar masuknya ion K+ pada sel
penjaga selama proses membuka dan menutupnya stomata.
Stomata umumnya membuka pada saat matahari terbit dan menutup saat
hari gelap, sehingga CO2 masuk diperlukan untuk proses fotosintesis.
Mekanisme terjadinya transpirasi
Transpirasi dimulai dengan penguapan air oleh sel-sel mesofil ke rongga
antar sel yang ada dalam daun. Dalam hal ini rongga antar sel jaringan bunga
karang merupakan rongga yang besar, sehingga dapat menampung uap air dalam
jumlah yang banyak. Penguapan air ke rongga antar sel akan terus berlangsung
selama rongga antar sel belum jenuh dengan uap air. Sel-sel yang menguapkan
airnya kerongga antar sel tentu akan mengalami kekurangan air sehingga potensial
airnya menurun. Kekurangan air ini akan diisi oleh air yang berasal dari xylem
tulang daun yang selanjutnya tulang daun akan menerima air dari batang dan
batang menerima dari akar. Uap air yang terkumpul dalam rongga antar sel akan
tetap berada dalam rongga antar sel tersebut selama stomata pada epidermis daun
tidak membuka. Kalaupun ada uap air yang keluar menembus epidermis dan
kutikula, jumlahnya hanya sedikit dan dapat diabaikan. Agar transpirasi dapat
berjalan, maka stomata pada epidermis tadi harus membuka. Apabila stomata
membuka, maka akan ada penghubung antara rongga antar sel dengan atmosfer.
Stomata tumbuhan pada umumnya membuka pada saat matahari terbit dan
menutup saat hari gelap sehingga memungkinkan masuknya CO2 yang diperlukan
untuk fotosintesis pada siang hari.
Umumnya, proses pembukaan memerlukan waktu 1 jam dan penutupan
berlangsung secara bertahap sepanjang sore. Terbukanya stomata pada siang hari
tidak terhambat jika tumbuhan itu berada dalam udara tanpa karbon dioksida,
yaitu keadaan fotosintesis tidak dapat terlaksana. Kalau tekanan uap air di
atmosfer lebih rendah dari rongga antar sel, uap air dari rongga antar sel akan
keluar ke atmosfer dan prosesnya disebut transpirasi.