Anda di halaman 1dari 3

5.

Bahan Pengawet

Natrium Benzoat (Rowe, 2009)

Alasan Penambahan : Natrium Benzoat lebih mudah larut dan lebih banyak
digunakan sebagai pengawet

Kelarutan : Larut dalam 2 bagian air dan 90 bagian etanol 95%

Inkompatibilitas : Campuran gelatin, garam-garam, kalsium dan perak

Stabilitas : Stabil diudara

Konsentrasi : 0,02% - 0,5%

pH : 2-5

6. Bahan Pengikat

PVP K-30 (Rowe, 2009)

Alasan Penambahan : PVP K-30 dipilih sebagai pengikat karena mampu


meningkatkan pelepasan obat dengan pembentukan
formasi pori dan meningkatkan kelarutan obat dengan
mengubah bentuk kristal obat menjadi amorf (Bharkatiya
et al, 2010)

Kelarutan : Bebas larut dalam asam, kloroform, etanol (95%), keton,


metanol, dan air. Praktis tidak larut dalam eter,
hidrokarbon, dan minyak mineral

Inkompatibilitas : PVP kompatibel dengan larutan dengan berbagai macam


anorganik garam, tesin alami, dan sintesis bahan kimia
lainnya

Stabilitas : PVP akan menggelap sampai batas tertentu pada


pemanasan 150ºC dengan penurunan kelarutan dalam air.

Konsentrasi : 0,5-5%
pH : 3,0-7,0 (Martindale 36)

7. Bahan Pemanis

Aspartam (Rowe, 2009)

Alasan penambahan : Aspartam dipilih sebagai pemanis karena memiliki


kemanisan 180-200 kali lebih dari gula sehingga
jumlah aspartam yang dibutuhkan hanya sedikit

Kelarutan : Sedikit larut dalam etanol 95%, sedikit larut dalam


air

Inkompatibilitas : Aspartam tidak kompatibel dengan dibasc calcium


phosphate dan juga dengan pelumas stearat

Stabilitas : Stabil dalam kondisi kering dengan adanya


kelembapan terjadi degradasi

Konsentrasi : 1% (Aditya Fajar,

pH : 4,5-5,0

8. Pengisi

Maltodekstrin (Rowe, 2009)

Alasan Penambahan : Maltodekstrin adalah bahan pengisi yang sering


digunakan dalam pembuatan makanan yang
dikeringkan serta memiliki sifat higroskopis yang
rendah dan mampu menghambat kristalisasi

Kelarutan : Bebas larut dalam air, sedikit larut dalam etanol 95%

Inkompatibilitas : Pada Ph tertentu dan kondisi suhu maltodekstrin


mungkin mengalami reaksi dengan asam amino, dan
tidak kompatibel dengan oksidator kuat

Stabilitas : Maltodekstrin harus disimpan dalam wadah yang


tertutup rapat di tempat sejuk dan kering.
Konsentrasi :-

Ph : 4,0-7,0 (Martindale 36)