Anda di halaman 1dari 4

TUGAS REVIEW

Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah


Pengembangan Sumber Daya Air

“SEVEN WONDERS OF THE INDUSTRIAL WORLD”


HOOVER DAM

MAHMUD (155060101111003)

2018
HOOVER DAM
(BENDUNGAN HOOVER)

Bendungan Hoover adalah bendungan di Black Canyon sungai Colorado, di


perbatasan antara negara bagian Arizona dan Nevada. Sungai Colorado merupakan salah satu
sungai terbesar di Amerika Serikat. Sungai tersebut terdapat hamparan gurun pasir yang
terbentang luas. Kondisi disana dulunya sangatlah panas, yaitu suhu sekitar 120o F  140o F
karena daerah gurun yang sangat gersang. Pada sungai ini sering terjadi banjir besar yang
mengakibatkan pemukiman daerah sungai tenggelam. Oleh sebab itu, ada seorang ahli
dibidang industri yaitu Frank Crowe ingin mendirikan sebuah bendungan yang besar dan
belum pernah dibangun sebelumnya di sungai Colorado. Pembangunan ini bertujuan agar
dapat merubah gurun pasir dengan memberinya air dan listrik bagi jutaan manusia.

Bendungan Hoover merupakan bendungan terbesar di Amerika dan lebih besar dari
Piramida di Mesir. Dalam pembangunannya dibutuhkan terowongan sepanjang 4 mil dan
menembus batu. Terowongan tersebut dibuat sebagai pengalihan aliran air sungai Colorado
sementara selama proses pembangunan bendungannya. Korban jiwa dalam pembangunan
bendungan ini sangat banyak. Mulai dari meninggal akibat sulit bernafas, tertimpa bebatuan,
terhirup gas beracun, dan lainlain. Namun, dibalik itu semua pembangunan yang berskala
besar pasti memakan korban yang banyak pula.

Frank Crowe merupakan orang yang berada dibalik semua pembangunan bendungan
Hoover. Dia terkenal dengan sikap yang suka tergesagesa, jenius, dan sangat tegas akan
peraturan yang dibuatnya. Oleh karena itu, semua pekerja merasa tertekan dengan sikap
mempinnya. Namun, semua yang dia lakukan merupakan tindakan yang baik untuk mencapai
target yang diinginkannya dan pembangunan selesai sebelum batas deadline yang ditentukan.

Frank Crowe pergi ke sungai Colorado dalam pembangunan bendungan Hoover pada
tanggal 12 Maret 1931 bersama kepala insinyur yang bernama Walker BrigYoung, dia
ditugaskan untuk mendesain bendungan dan kotakota serta saluran di gurun pasir yang
gersang tersebut. Dan pada bulan Maret 1931 pekerjaan pembangunan bendungan telah
dimulai. Bendungan Hoover adalah bendungan dengan lengkung gravitasi. Bentuk
melengkung memungkinkan bangunan melentur saat menyerap menyerap kekuatan besar air
dibelakangnya. Saat melentur, air didorong menabrak dinding tebing membawanya kebatu
dimana gravitasi masa besar mendorongnya kebatuan di dasar sungai, dengan kombinasi itu
dapat mengunci posisi bendungan. Sebelum membangun bendungan, hal yang pertama harus
dilakukan adalah membuat jalan menuju tebing. Pekerjaan ini, berlangsung siangmalam
secara terusmenerus, sehingga pada saat malam hari dibutuhkan lampu penerangan dalam
skala yang besar. Tanggal 25 Juni 1931 mulailah dipasang lampu penerangan tersebut yang
mempermudah pekerjaan pekerja.

Pembangunan proyek ini membutuhkan pekerja yang sangat banyak. Dan bertepatan
dengan hal itu, banyak orang dari penjuru negeri yang mendaftar untuk ikut bekerja di proyek
pembangunan bendungan. Sekitar 2400 orang yang mendaftar pekerjaan ini dan 12000 orang
pendaftar berasal dari Inggris. Hal yang diperhatikan oleh Frank Crowe adalah bagaimana
membangun bendungan yang letaknya di sungai Colorado dan diapit oleh dua tebing yang
tinggi. Frank Crowe memiliki cara sendiri, yaitu dengan membuat 4 terowongan pengalihan
sepanjang 4 mil dengan 2 pada tiap sisi tebing sebagai rute alternatif sungai. Dalam
pembuatan terowongan ini, diperlukan pengeboran dan peledakan dindingdinding tebing.
Sedangkan deadline yang ditentukan untuk menyelesaikan terowongan sejauh 4 mil ini yaitu
sekitar 24 bulan atau 2 tahun. Pada pekerjaan ini, alat pelindung sangat diperlukan salah
satunya adalah topi keras yang terbuat dari topi baseball dan dimasukkan kedalam aspal.

Pengerjaan proyek ini terus menyebabkan banyak korban jiwa, salah satunya yaitu
Jack Sykes tukang palu yang tertimpa batu besar dan menyebabkan tengkorak kepalanya
retak dan hari itu juga dia langsung meninggal dunia. Selain itu, terjadi keadaan darurat
disalah satu terowongan pengalihan. Temperatur di dalam batu vulkanik padat mencapai 140o
F yang menyebabkan pekerja hampir mati kebakar. Menurut catatan, dibulan Juni dan Juli 1
pekerja meninggal dunia tiap 2 hari.

Frank Crowe terus menambah jumlah pekerja, sebanyak 900 pekerja disiapkan untuk
mempercuram dan menghaluskan dinding diatas tebing dengan tujuan agar bendungan
nantinya berdiri dengan kuat. Dan banyak dari pekerja yang terluka akibat keruntuhan batuan
diatasnya. Selama pembangunan berlangsung, para pekerja dan keluarganya tinggal di gubug
untuk sementara yang bernama Rag Town dan rencananya akan dibangun kota beserta
perumahan yang dinamakan Boulder City sesuai dengan kesepakatan hanya saja
pembangunan akan memakan waktu yang lama.

Frank Anderson, seorang aktivis serikat pekerja industri dunia mencoba untuk
membujuk dan mempengaruhi pekerja untuk melakukan unjuk rasa agar kebutuhan pekerja
dapat terpenuhi seperti: kebutuhan air bersih, ventilasi, sanitasi, tempat tinggal yang nyaman
dan lainlain. Pada tanggal 7 Agustus 1931, 1400 orang berhenti bekerja. Hal ini dikarenakan
Frank Crowe tidak mengabulkan permintaan para pekerja untuk memenuhi kebutuhannya.
Unjuk rasa yang dilakukan Frank Anderson dan para pekerja hanya berlangsung sampai 5
hari dan mereka diusir dari tempat proyek tesebut. Setelah kejadian itu, Crowe mendatangkan
pekerja lain yang mendaftar untuk melakukan penggalian terowongan. Terdapat 1500 orang
pekerja di terowongan itu dna bekerja siangmalam. Peraturan yang cukup ketat membuat
mereka untuk bekerja berhatihati dan Crowe menerapkan efisiensi tinggi pada
pekerjaannya.

Pada bulan Oktober 1931 digunakan alat berat yang berfungsi untuk memperlebar
terowongan seperti drill jumbo. Namun, dengan adanya alat berat ini, banyak sekali gas
buangan beracun yang menyebabkan pekerja sakit akibat menghirupnya. Para pekerja
mencoba menuntut perusahaan akibat gas karbonmonoksida yang dihirup pekerja, akan tetapi
perusahaan beserta dokter mendiagnosa bahwa pekerja mengalami penyakit pneumonia.

Brig Young telah memutuskan untuk melawan Crowe agar pembangunan Boulder
City dan pembangunan perumahan terlaksana. Sehingga saat itu juga, pembangunan dimulai
dan pekerja harus tetap bekerja semaksimal mungkin siang dan malam agar kebutuhan
pekerja juga dapat terpenuhi.

Pada musim semi tahun 1932, terjadi banjir yang cukup besar di area pembangunan
akibat sungai Colorado meluap dan akhirnya membanjiri galian terowongan. Namun, banjir
tersebut tidak membuat terowongan hancur. Dan setelah itu pekerjaan terus dilakukan karena
sudah dikejar target yang ditentukan.

Musim gugur tahun 1933, kru drill jumbo telah melebarkan terowongan pengalihan
sebesar 56 kaki. Dan tugas besar pemasangan batun juga hampir selesai. Tanggal 13
November, tembok sementara yang dibangun untuk menahan air didekat terowongan timur
diledakkan. Air mengalir dengan bebas untuk pertama kalinya. Pengalihan aliran sungai
Colorado berhasil dilakukan hampir setahun lebih cepat dari jadwal.

Musim semi 1993, sungai Colorado mempunyai 4 terowongan yang mana air sungai
tersebut dialihkan ke terowongan itu dan menutup tiap ujung suangai serta ditengah sungai
yang ditutup oleh Crowe di cor keatas dengan beton besar membentuk lengkungan gravitasi
yang dirancang sebelumnya. Pertengahan Juni 1933 di dekat bendungan dibuatlah beton
tersebut dan pemerintah memberikan waktu 4,5 tahun dalam menyelesaikan pemasangan
beton, tetapi dengan adanya galian terowongan pengalihan, pekerjaan bisa dilakukan dengan
cepat. Masalah terbesar adalah kecepatan dimana beton sebesar itu dapat dituang dengan
aman. Sedangkan pada saat itu beton meningkatkan panas dan bila terlalu panas akan
berdampak bahaya pada beton. Dan bila semua dituangkan langsung dengan berat yang luar
biasa, maka dibutuhkan 125 tahun untuk beton mengering.

Pada tanggal 7 Januari 1934 Frank Crowe dan Brig Young serta para pekerja berhasil
menuangkan 1 juta kubik yard beton dan bertambah terusmenerus hingga 3 juta kubik yard
beton. Pembangunan terus dilakukan dengan progress yang sangat cepat dari sebelumnya,
sehingga pada tanggal 1 Februari 1935 bendungan Hoover setinggi 700 kaki selesai dibangun
diatas sungai Colorado. Pembangunan tersebut dilakukan hanya 2 tahun sejak dipindahkan,
dan kekuatan Colorado dapat digunakan. Pintu besi sebesar 900 ton pada tiap mulut
terowongan mulai menutup dan airpun mengalir ke bendungan. Bendungan itu membentuk
Danau Mead, danau buatan terbesar di Amerika dan bendungan itu kemudian difungsikan
untuk merubah persediaan air menjadi energi.

Pada saat air terowongan Colorado memutar turbin, menyalakan generator raksasa
dan memproduksi jutaan watt hidroelektrik bai seluruh wilayah barat daya Amerika.
Sehingga Frank Crowe berhasil membangun bendungan terbesar dan lebih cepat 2 tahun 1
bulan 28 hari dari jadwal semula. Dan saat ini 15 juta orang dari 7 negara bagian
memanfaatkan bendungan Hoover.