Anda di halaman 1dari 17

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pembangunan kesehatan pada hakekatnya adalah upaya yang dilaksanakan oleh


semua komponen Bangsa Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran,
kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan
masyarakat yang setinggi-tingginya, sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya
manusia yang produktif secara sosial dan ekonomis. Keberhasilan pembangunan kesehatan
sangat ditentukan oleh kesinambungan antar upaya program dan sektor, serta
kesinambungan dengan upaya-upaya yang telah dilaksanakan oleh periode sebelumnya.
Pembangunan kesehatan pada periode 2015-2019 adalah Program Indonesia Sehat
dengan sasaran meningkatkan derajat kesehatan dan status gizi masyarakat melalui melalui
upaya kesehatan dan pemberdayaan masyarakat yang didukung dengan perlindungan
finansial dan pemeratan pelayanan kesehatan. Sasaran pokok RPJMN 2015 - 2019 adalah:
(1) meningkatnya status kesehatan dan gizi ibu dan anak; (2) meningkatnya pengendalian
penyakit; (3) meningkatnya akses dan mutu pelayanan kesehatan dasar dan rujukan
terutama di daerah terpencil, tertinggal dan perbatasan; (4) meningkatnya cakupan
pelayanan kesehatan universal melalui Kartu Indonesia Sehat dan kualitas pengelolaan
SJSN Kesehatan, (5) terpenuhinya kebutuhan tenaga kesehatan, obat dan vaksin; serta (6)
meningkatkan responsivitas sistem kesehatan.
Program Indonesia Sehat dilaksanakan dengan 3 pilar utama yaitu paradigma sehat,
penguatan pelayanan kesehatan dan jaminan kesehatan nasional: 1) pilar paradigma sehat di
lakukan dengan strategi pengarus utamaan kesehatan dalam pembangunan, penguatan
promotif preventif dan pemberdayaan masyarakat; 2) penguatan pelayanan kesehatan
dilakukan dengan strategi peningkatan akses pelayanan kesehatan, optimalisasi sistem
rujukan dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan, menggunakan pendekatan continuum
of care dan intervensi berbasis risiko.
Rencana Usulan Kegiatan (RUK) Program Imunisasi merupakan perencanaan di
tingkat puskesmas dalam rangka menyelesaikan masalah kesehatan yang ada di Puskesmas
Kangayan untuk tahun 2018, sebelum nantinya ditetapkan dengan Rencana Pelaksanaan
Kegiatan (RPK) tahun 2018.
Penyusun selaku Pelaksana Program Imunisasi diwajibkan untuk menyusun
Rencana Usulan Kegiatan Program Imunisasi dengan mengacu pada Rencana Lima
Tahunan Puskesmas Kangayan dan indikator-indikator program pelayanan yang tertuang
dalam Renstra Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep serta Keputusan Menteri Kesehatan
Nomor : HK.02.02/Menkes/52/2015 tentang Rencana Strategis Kementerian Kesehatan
Tahun 2016-2021.
|1
1.2 Tujuan Penyusunan Rencana Usulan Kegiatan
Tujuan penyusunan Rencana Usulan Kegiatan Program Imunisasi adalah sebagai
berikut:
1.2.1 Menyusun dokumen Perencanaan yang bersifat strategis dan komprehensif untuk
Kegiatan Program Imunisasi.
1.2.2 Menjadi arah strategi Program Imunisasi di wilayah kerja Puskesmas Kangayan.
1.2.3 Menyediakan pemilihan Kegiatan Program Imunisasi yang sesuai dengan
kebutuhan Puskesmas di bidang kesehatan.
1.2.4 Menjadi acuan dan pegangan Program Imunisasi dalam menyusun Rencana
Pelaksanaan Kegiatan tahun 2018.

1.3 Indikator Dan Standar Kinerja Untuk Tiap Jenis Pelayanan Dan Upaya Puskesmas
Dasar penyusunan Rencana Usulan Kegiatan, penyusun selaku pelaksana Program
Imunisasi mengacu kepada Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 44
Tahun 2016 Tentang Pedoman Manajemen Puskesmas. Namun karena keterbatasan data
yang ada pada kami maka Rencana Usulan Kegiatan (RUK) disusun berdasarkan data yang
ada. . Adapun indikator SPM dan Kinerja tahun 2018 dari dinas kesehatan kabupaten
sumenep adalah :
1.3.1 Standar Pelayanan Minimal ( SPM )

NO NAMA INDIKATOR 2018


1 Cakupan Kunjungan Ibu Hamil K-4 90%
2 Cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani 80%
Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan
3 97%
yang memiliki kompetensi kebidanan
4 Cakupan Pelayanan Nifas 97%
5 Cakupan neonatal dengan komplikasi yang ditangani 80%
6 Cakupan kunjungan bayi 96%
Cakupan Desa/Kelurahan Universal Child Imunization
7 90%
(UCI)
8 Cakupan Pelayanan Anak balita 85%
Cakupan pemberian makanan pendamping ASI pada anak
9 100%
usia 6-24 bulan keluarga miskin
10 Cakupan balita gizi buruk mendapat perawatan 100%
11 Cakupan penjaringan kesehatan siswa SD dan setingkat 100%
12 Cakupan peserta KB Aktif 70%
13 Cakupan penemuan dan penanganan penderita penyakit :
a. Cakupan Penemuan AFP 2
b. Cakupan Penemuan dan Penanganan penderita Pneumoni
100%
Balita
c. Cakupan Penemuan dan Penanganan pasien baru TB
100%
BTA positif
d. Cakupan Penemuan dan Penanganan penderita DBD 100%
e. Cakupan dan Penemuan Penderita Diare 100%
14 Cakupan Pelayanan Kesehatan Dasar masyarakat Miskin 100%
|2
A. Cakupan kunjungan pelayanan kesehatan dasar bagi
masyarakat miskin
Cakupan Pelayanan Kesehatan rujukan pasien masyarakat
15 100%
miskin
Cakupan Pelayanan gawat Darurat level 1 yang harus
16 100%
diberikan pada sarana kesehatan (RS) di kab/kota
Cakupan desa/kelurahan mengalami KLB yang dilakukan
17 100%
penyelidikan epidemiologi < 24 jam

18 Cakupan desa siaga aktif 95%

BAB II
GAMBARAN UMUM DAN ANALISA SITUASI

|3
2.1 Gambaran Umum
2.1.1 Kondisi Geografis
Secara geografis wilayah kerja Puskesmas Kangayan terletak diujung timur
Daratan Pulau Kangean Kabupaten Sumenep berbatasan langsung sengan
kecamatan Arjasa, dengan jarak tempu dari Kecamatan Arjasa ke Kecamatan
Kangayan kurang lebih 30 km dalam waktu 1jam 30 menit perjalanan darat. Luas
wilayah administratif Puskesmas Kangayan adalah 300.419 km2. Karakteristik
wilayah kerja Puskesmas Kangayan sebagian besar merupakan daerah pesisir dan
daerah perbukitan. Wilayah kerja Puskesmas Kangayan merupakan daerah
penghasil kelapa dan ikan, dengan batas wilayah sebagai berikut :
- Sebelah Utara : Laut Jawa
- Sebelah Selatan : Laut Bali
- SebelahTimur : Kecamatan Sapeken
- Sebelah Barat : Kecamatan Arjasa

Puskesmas Kangayan memiliki wilayah kerja sebanyak 9 Desa yang


terbagi dalam 46 Dusun, 34 RW dan 51 RT, secara rinci dapat dilihat pada tabel
berikut ini :
No DESA DUSUN RW RT
1 Kayuaru 7 4 6
2 Torjek 7 4 4
3 JukongJukong 4 4 4
4 Timur jang jang 7 3 6
5. Daandung 4 4 9
6. Batu putih 3 3 6
7. Tembayangan 2 2 4
8. Cangkaramaan 3 2 4
9. Saobi 9 8 8
JUMLAH 46 34 51
Sumber Data : Data Duk Capil Kecamatan Kangayan Desember Tahun 2016

2.1.2 Kondisi Demografis


a. Jumlah Penduduk
Jumlah penduduk di wilayah Puskesmas Kangayan tahun 2016
berjumlah 24.768 orang dengan perincian laki-laki sebanyak 12.172 orang dan
Perempuan sebanyak 12.596 orang dengan jumlah KK sebanyak 5.914 KK.

|4
Jumah penduduk di wilayah Puskesmas Kangayan dapat dilihat pada tabel
berikut ini :
Total
No. Nama Desa
L P L+P
1. Kayuaru 3070 3142 6212
2. Torjek 2154 2161 4315
3. JukongJukong 725 704 1429
4. Timur jang jang 1359 1485 2844
5. Daandung 1737 1927 3664
6. Batu putih 453 469 922
7. Tembayangan 317 404 775
8 Cangkaramaan 448 452 900
9 Saobi 1855 1852 3707
Jumlah 12172 12596 24768
Sumber data: Data Duk Capil Kecamatan Kangayan Desember Tahun 2016

b. Jumlah Penduduk Berdasarkan Agama


Jumlah penduduk berdasarkan Agama di wilayah Puskesmas Kangayan
tahun 2016 dapat dilihat pada tabel berikut ini:
No Agama Laki-laki Perempuan Total
1. Islam 12172 12596 24768
2. Kristen 0 0 0
3. Katholik 0 0 0
Jumlah 12172 12596 24768
Sumber data: Data Duk Capil Kecamatan Kangayan Desember Tahun 2016

c. Jumlah Penduduk Berdasarkan Umur


Jumlah penduduk berdasarkan Umur di wilayah Puskesmas Kangayan
tahun 2016 dapat dilihat pada tabel berikut ini:
0-4 thn 5-9 thn 10-14 thn 15-19 thn
Nama Desa
L P L P L P L P
Daandung 28 25 73 81 117 112 173 181
Timur Jang-jang 38 28 71 64 100 133 124 146
Jukong-jukong 19 20 23 29 46 38 64 62
Torjek 63 65 148 146 214 180 231 231
Kangayan 81 89 228 219 233 262 288 271
Batu Putih 14 16 36 31 44 38 47 36
Tembayangan 13 14 14 29 31 18 36 46
Cangkaramaan 15 9 23 24 40 33 26 38
Saobi 54 43 107 103 143 139 206 201
Total 325 309 723 726 968 953 1.195 1.212

20-24 thn 25-29 thn 30-34 thn 35-39 thn


Nama Desa
L P L P L P L P
Daandung 97 128 112 123 165 202 200 239
Timur Jang-jang 91 104 140 146 139 162 124 162
Jukong-jukong 61 67 72 77 69 69 74 91
Torjek 195 190 201 185 216 217 197 232
|5
Kangayan 279 254 286 241 311 307 332 409
Batu Putih 34 45 44 57 67 52 41 53
Tembayangan 30 40 37 32 33 45 38 33
Cangkaramaan 42 41 43 50 59 52 46 45
Saobi 160 134 153 164 190 244 190 199
Total 989 1.003 1.088 1.075 1.249 1.350 1.242 1.463

40-44 thn 45-49 thn 50-54 thn 55-59 thn ≥ 60


Nama Desa
L P L P L P L P L P
Daandung 192 211 178 201 161 168 93 104 141 180
Timur Jang-jang 147 169 96 107 108 117 81 81 107 110
Jukong-jukong 84 80 61 65 51 52 43 17 39 37
Torjek 211 206 150 151 121 132 96 93 140 167
Kangayan 327 328 264 272 198 211 161 140 158 228
Batu Putih 33 36 30 33 28 31 21 19 28 31
Tembayangan 29 30 31 47 15 11 17 20 36 42
Cangkaramaan 37 51 58 45 25 20 20 25 28 29
Saobi 178 183 144 155 116 94 112 91 144 172
Total 1.238 1.294 1.010 1.076 833 836 644 570 821 996
Sumber data: Data Duk Capil Kecamatan Kangayan Desember Tahun 2016

d. Kondisi SDM Kesehatan Puskesmas Kangayan tahun 2016


Status Kepegawaian
N TO
Pendidikan Tugas
o. PNS PTT Kontrak MAGANG TAL
Belajar
1 Dokter Umum 1 - - - - 1
2 Dokter Gigi - - 1 - - 1
3 Asisten Apoteker - - - - - -
4 SKM 1 - - - - 1
5 S1 Keperawatan 4 - 2 12 15
6. S1 Kebidanan - - - - - -
6 DIII Keperawatan 17 - - 10 16 33
7 S1 Gizi - - - - - -
8 D4 Kebidanan - - - - 2 2
9 DIII Kebidanan 5 - 13 - 46 64
10 DIII Gizi - - - - - -
11 SAA - - - - - -
12 Analis Kesehatan - - - - 1 1
14 Sarjana Umum - - - - - -
15 DIII Perawat gigi 2 - - - 1 3
16 SPAG - - - - - -
17 SLTA 4 - - 1 - 5
18 SLTP - - - - - -
19 SD - - - - - -
|6
20 Rekam Medik - - - - - -
21 DIII Akupuntur - - - - - -
J U M LA H 34 - 14 13 78 139
Sumber data: Data Kepegawaian Puskesmas Kangayan tahun 2016

2.1.3 Sarana Pelayanan Kesehatan

Secara umum Jumlah sarana Pelayanan Kesehatan yang berada di


Puskesmas Kangayan dapat dilihat pada table berikut :
JENIS SARANA PELAYANAN
NO. JUMLAH KETERANGAN
KESEHATAN
1. Postu 4 1 DTPK
2. Polindes 11
3. Ponkesdes 8
4. Ponkestren 3
5. Posyandu 35
J U M LA H 61
Sumber data : Data Puskesmas Kangayan Tahun 2016

2.1.4 Capaian Program Imunisasi

No Kegiatan Sasaran Target Capaian Persentase


1. IDL (Imunisasi Dasar 279 92% 326 117 %
Lengkap) (Bayi)
2. UCI desa 9 Desa 90% 9 Desa 100 %
Imunisasi DT pada 525 100% 507 96,9 %
3. anak kelas 1 SD (Siswa)
4. Imunisasi campak pada 525 511 97,3 %
anak kelas 1 SD (Siswa) 100%
Imunisasi Td pada 484 100% 472 97,5 %
5. anak kelas 2 SD
Imunisasi TT5 pada 305 100% 87 28,5 %
6. WUS (15-49 th)
Imunisasi TT2 plus 305 100% 0 0%
7. bumil (15-49 th)
8. Pemantauan suhu 1 1 1 100 %
lemari es vaksin
9. Ketersediaan catatan 1 1 1 100 %
stok vaksin
Laporan KIPI zero 11 11 0 0%
10. reporting / KIPI non
serius

|7
BAB III

PERUMUSAN MASALAH

3.1 Identifikasi Masalah

Tabel Identifikasi Masalah Program Imunisasi Tahun 2016

No Upaya Target Pencapaian Masalah


Imunisasi
1. IDL (Imunisasi Dasar -
Lengkap) 92% 117 %
2. UCI desa 90% 100% -
Ada anak yang
3. Munisasi DT pada 100% 96,9% tidak masuk pada
anak kelas 1 SD waktupelaksanan
Imunisasi campak pada Ada anak yang
4. anak kelas 1 SD 100% 97,3% tidak masuk pada
waktupelaksanan
Ada anak yang
5. Imunisasi Td pada 100% 97,5% tidak masuk pada
anak kelas 2 SD waktupelaksanan
Tidak ada
6. Imunisasi TT5 pada 100% koordinasi antara
WUS (15-49 th) 28,5% Korim dengan
penanggung jawab
desa
Tidak ada
7. Imunisasi TT2 plus 100% koordinasi antara
bumil (15-49 th) 0% Korim dengan
penanggung jawab
desa
8. Pemantauan suhu
lemari es vaksin 1 100% Tidak ada masalah
9. Ketersediaan catatan 1 Tidak ada masalah
stok vaksin 100%

|8
Laporan KIPI zero Tidak ada laporan
10. reporting / KIPI non 11 0% penanggung jawab
serius desa

3.2 Prioritas Masalah

Dari 10 upaya yang capaiannya masih rendah, dapat dipilih satu masalah yang urgent,
serius, dan tingkat perkembangan dampaknya tinggi apabila tidak ditangani, dengan metode
scoring USG dibawah ini :

Tabel Prioritas Masalah Menggunakan USG


No Upaya Target Pencapaian Masalah
1. IDL (Imunisasi Dasar Tidak ada masalah
Lengkap) 92% 117 % tetap ada
pengawasan
Tidak ada masalah
2. UCI desa 90% 100% tetap ada
pengawasan
Munisasi DT pada Ada anak yang
3. anak kelas 1 SD 100% 96,9% tidak masuk pada
waktu pelaksanan
Imunisasi campak pada Ada anak yang
4. anak kelas 1 SD 100% 97,3% tidak masuk pada
waktupelaksanan
Imunisasi Td pada 100% Ada anak yang
5. anak kelas 2 SD 97,5% tidak masuk pada
waktu pelaksanan
6. Imunisasi TT5 pada Tidak ada
WUS (15-49 th) koordinasi antara
100% 28,5% Korim dengan
penanggung jawab
desa
7. Imunisasi TT2 plus Tidak ada
bumil (15-49 th) koordinasi antara
100% 0% Korim dengan
penanggung jawab
desa
8. Pemantauan suhu Tidak ada masalah
lemari es vaksin 1 100% tetap ada
pengawasan
9. Ketersediaan catatan Tidak ada masalah
stok vaksin 1 100% tetap ada
pengawasan
|9
Laporan KIPI zero Tidak ada laporan
10. reporting / KIPI non 11 0% penanggung jawab
serius desa

No. Upaya U S G TOTAL PRIORITAS


IDL (Imunisasi Dasar
1. 2 1 3 6 7
Lengkap)
2. UCI desa 2 2 2 6 8
Munisasi DT pada anak
3. 5 4 4 13 3
kelas 1 SD
Imunisasi campak pada
4. anak kelas 1 SD 4 5 3 12 4

Imunisasi Td pada anak


5. kelas 2 SD 4 4 3 11 5
Imunisasi TT5 pada WUS
6. (15-49 th) 5 4 5 14 2

Imunisasi TT2 plus bumil


7. (15-49 th) 5 5 5 15 1

Pemantauan suhu lemari


8. es vaksin 2 2 2 6 9

Ketersediaan catatan stok


9. vaksin 2 2 1 5 10

Laporan KIPI zero


10. reporting / KIPI non serius 5 3 2 10 6

Berdasarkan hasil skoring prioritas masalah diatas, diketahui bahwa yang menjadi
prioritas permasalahan Program Imunisasi di Puskesmas Kangayan dari yang paling urgent
dan harus cepat ditangani tersaji dalam tabel dibawah ini:

No. Masalah
1. Tidak ada koordinasi antara Korim dengan penanggung jawab desa
2. Tidak ada koordinasi antara Korim dengan penanggung jawab desa
3. Ada anak yang tidak masuk pada waktu pelaksanan
4. Ada anak yang tidak masuk pada waktu pelaksanan
5. Ada anak yang tidak masuk pada waktu pelaksanaan
6. Tidak ada laporan dari penanggung jawab desa
7. Tidak ada masalah tetap ada pengawasan
8. Tidak ada masalah tetap ada pengawasan
9. Tidak ada masalah tetap ada pengawasan
10. Tidak ada masalah tetap ada pengawasan

3.3 Perumusan Masalah (5W+1H)


| 10
1) Cakupan TT2 di Puskesmas Kangayan tahun 2017 masih rendah karena tidak ada
koordinasi antara Korim dengan penanggung jawab desa.
2) Cakupan TT5 di Puskesmas Kangayan tahun 2017 masih rendah karena tidak ada
koordinasi antara Korim dengan penanggung jawab desa
3) Cakupan imunisasi DT anak sekolah di wilayah Puskesmas Kangayan pada tahun 2017
masih kurang, karena masih ada anak yang tidak masuk pada waktu pelaksanan
4) Cakupan imunisasi Campak anak sekolah di wilayah Puskesmas Kangayan pada tahun
2017 masih kurang, karena masih ada anak yang tidak masuk pada waktu pelaksanan
5) Cakupan imunisasi Td anak sekolah di wilayah Puskesmas Kangayan pada tahun 2017
masih kurang, karena masih ada anak yang tidak masuk pada waktu pelaksanan
6) Cakupan Laporan KIPI zero reporting / KIPI non serius diwilayah Puskesmas
Kangayan pada tahun 2017 masih belum ada karena tidak ada laporan dari penanggung
jawab desa.

3.4 Akar Penyebab Masalah

Dari hasil skoring USG, masalah yang urgent, serius dan dampaknya yang luas
apabila tidak ditangani adalah Imunisasi TT2 plus bumil (15-49 th ). Metode analisa
pencarian akar masalah dapat menggunakan analisa Problem tree (diagram pohon masalah),
sehingga dapat diketahui apa saja yang menyebabkan masalah pencapaian Imunisasi TT2
plus bumil (15-49 th ) tidak mencapai target.

| 11
3.5 ANALISA PROBLEM TREE “PENCAPAIAN TT2 Plus BUMIL (15 – 49 TH) KURANG DARI TARGET 100% “

| 12
3.6 Penetapan Cara Pemecahan Masalah

Menetapkan pemecahanmasalah dengan menggunakan brainstorming/curah pendapat

Tabel Identifikasi Pemecahan Masalah


Alternatif
Prioritas Penyebab Pemecahan
No Pemecahan Ket
Masalah Masalah Masalah Terpilih
Masalah
Tidak ada Pembinaan pada Pembinaan pada
koordinasi antara penanggung jawab penanggung
Imunisasi TT2
1 Korim dengan desa jawab desa
plus bumil (15-49
penanggung tentang
th )
jawab desa pemakaian vaksin
TT sesuai sasaran
Tidak ada Pembinaan pada Pembinaan pada
koordinasi antara penanggung jawab penanggung
Imunisasi TT5
2 Korim dengan desa jawab desa
pada WUS ( 15-
penanggung tentang
49 th )
jawab desa pemakaian vaksin
TT sesuai sasaran
Masih ada anak Kunjungan rumah Sweeping
Imunisasi DT
3 yang tidak masuk
pada anak kelas 1
pada waktu
SD
pelaksanan
4. Masih ada anak Kunjungan rumah Sweeping
Imunisasi campak
yang tidak masuk
pada anak kelas 1
pada waktu
SD
pelaksanan
5. Masih ada anak Kunjungan rumah Sweeping
Imunisasi Td
yang tidak masuk
pada anak kelas 2
pada waktu
SD
pelaksanaan
Laporan KIPI Harus ada laporan Koordinasi
Tidak ada laporan
6. zero reporting / dari penanggung dengan
dari penanggung
KIPI non serius jawab desa penanggung
jawab desa
jawab desa

| 13
BAB IV
RENCANA USULAN KEGIATAN (RUK)
PROGRAM IMUNISASI
PUSKESMAS KANGAYAN TAHUN 2019
Sumber
N Upaya Target Penanggung Kebutuhan Mitra Waktu Kebutuhan Indikator
Kegiatan Tujuan Sasaran Pembia
O kesehatan Sasaran Jawab Sumber Daya Kerja Pelaksanaan Anggaran Kerja
yaan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
1 IMUNISA Perencanaan Menyusun jadwal Bidan 1x Koordinator ATK Bidan desa Januari – - Tersusunnya
SI Posyandu posyandu desa imunisasi Desmber jadwal -
2019 posyandu
2 Sosialisasi Petugas mengerti dan Petugas 1x Koordinator Materi Petugas Bulan juli Petugas
memahami tupoksi kesehata Imunisasi LCD kesehatan 2019 - memahami
dan program n (Bidan, Laptop tupoksi dan
imunisasi perawat) program
imunisasi
3 Agar Masyarakat Materi Kader Juli 2019 Masyarakat BOK
Mengerti Tentang Masyara Bidan desa Brosur memahami
Penyuluhan Program imunisasi 7 desa Leaflet - tentang
kat
program
imunisasi
4 Koordinator Materi Bidan desa Januari- Transport Masyarakat BOK
Agar masyarakat Imunisasi Brosur Kader desember Rp. 30.000x mengerti
IDL termasuk mengerti tentang Leaflet 2019 24 pos x 2 tentang
Masyara 24
introduksi imunisasi dasar or imunisasi
kat posyandu
vaksin MR lengkap dan imunisasi dasar
MR lengkap dan
MR
5 Agar tersedia logistic Koordinator Box Vaksin Januari – Transport Tersedianya BOK
Pengadaan untuk pelaksanaan imunisasi Kendaraan Desember 1or x 12kl x jumlah
logistik/Pengam kegiatan imunisasi Dinkes 12 kali roda 2 2019 Rp. 50.000 vaksin
bilan vaksin = Rp. sesuai dg
600.000,- sasaran
| 14
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
7 Box Vaksin Sesuai Transport Tersedianya BOK
Pengadaan Agar tersedia logistic
Koordinator Kendaraan Jadwal 1or x 2 kl jumlah
logistik / untuk pelaksanaan
Dinkes 2 kali imunisasi roda 2 xRP. 50.000 vaksin
Pengambilan kegiatan BIAS
= Rp. sesuai
vaksin BIAS 100.000,- dengan
sasaran
8 Logistic Kader Januari – Target BOK
Agar hasil capaian Sesuai Bidan desa imunisasi desember imunisasi
Pelaksanaan Bayi,
imunisasi sesuai jadwal Blanko 2018 rutin
imunisasi rutin batita
target posyandu pencatatan tercapai
dan pelaporan
9 Logistic Guru Sesuai Transport Target BIAS BOK
Bidan desa imunisasi jadwal petugas tercapai
Agar hasil capaian Sesuai Blanko Rp.30.000x
Pelaksanaan 20 pencatatan 20 skl x 2 or
imunisasi sesuai jadwal
BIAS Sekolah dan pelaporan = 1.200.000
target BIAS

10 Logistic Guru Sesuai Transport Target MR BOK


Agar hasil capaian Sesuai Bidan desa imunisasi jadwal petugas sekolah
Pelaksanaan 20
imunisasi sesuai jadwal Blanko Rp.30.000x tercapai
MR Sekolah
target MR pencatatan 20 skl x 2 or
dan pelaporan = 1.200.000
11 Sesuai Transport Ditemukann BOK
Untuk menemukan Kader dengan pet. ya sasaran
sasaran yang belum Rumah Bidan desa dan Alat tulis sasaran Rp.30.000 x yang belum
Sweeping 4 kali
mendapatkan sasaran koordinator 2or x 4 kl terlayani
pelayanan imunisasi
-

| 15
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
13 Validasi data Bidan desa dan ATK Bidan desa Sasuai Transpor Di dapatkan
Agar didapatkan data Bidan koordinator Banner dengan dan makan data yang
hasil cakupan 1 kali
yang akurat desa imunisasi jadwal Rp. 180.000 akurat
imunisasi

14 Bidan Blanko Bidan desa Sesuai Adanya data


Agar didapatkan data Screening dengan - hasil
Screening WUS 1 kali
yang akurat jadwal screening
TT WUS
15 Pelaksanaan Bidan desa Logistic Bidan desa Sesuai Target TT
Agar sasaran WUS Sesuai imunisasi dengan WUS
imunisasi TT
terimunisasi sesuai WUS jadwal Blanko jadwal - tercapai
WUS secara
jadwal posyandu pencatatan
rutin
dan pelaporan

| 16
BAB V

PENUTUP

Rencana Usulan Kegiatan RUK Program Imunisasi tahun 2019 merupakan pertimbangan yang

penting dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK) untuk tahun 2019. Secara singkat

Rencana Usulan Kegiatan Program Imunisasi tahun 2019 adalah sebagai berikut :

1. Perencanaan Posyandu
2. Sosialisasi
3. Penyuluhan
4. IDL termasuk introduksi Vaksin MR
5. Pengadaan logistik / Pengambilan vaksin
6. Pengadaan logistik / Pengambilan vaksin BIAS
7. Pelaksanaan imunisasi rutin
8. Pelaksanaan BIAS
9. Sweeping
10. Validasi data hasil cakupan imunisasi
11. Screening

Demikianlah Rencana Ulusan Kegiatan (RUK) progmam tahun 2019 Puskesmas Kangayan ini

disusun sebagai arah dan pedoman bagi petugas kesehatan dalam merencanakan, melaksanakan

pengembangan program yang tertuang dalam Rencana Pelakasanaan Kegiatan (RPK) tahun 2019,

sehingga setiap program dan kegiatan dapat dipertanggung jawabkan dalam pelaksanaannya.

| 17