Anda di halaman 1dari 6

Jenis – Jenis dari Printer

Printer sendiri memiliki banyak sekali jenis – jenisnya. Mulai dari printer untuk penggunaan pribadi,
hingga printer yang ditujukan untuk kepentingan atau tujuan khusus. Apa saja jenis – jenis dari
printer? berikut ini adalah beberapa jenis dari printer :

1. Printer Dot Matrix

Printer dot Matrik Epson

Jenis printer pertama yang masih menjadi primadona hingga saat ini adalah printer berjenis Dot
Matrix. Disebut sebagai printer dot matrx, karena printer jenis ini menggunakan teknik pencetakan
dokumen berupa titik – titik atau dot yang disatukand an digabungkan menjadi satu kesatuan hasil
cetakan. Printer jenis dot matrix ini merupakan salah satu jenis rinter generasi pertama, dimana
printer ini masih menggunakan cartridge untuk mencetak dokumen. Cartridge atau pita ini mirip
seperti fungsi dari mesin tik dimana, nantinya terdapat sebuah komponen pencetak pada printer yang
akan menekan pita atau cartridge tersebut sehingga dapat menempel pada kertas, dan menghasilkan
cetakan.

Kelebihan dari printer jenis dot matrix


Nah, meskipun merupakan salah satu teknologi jadul untuk ukuran sebuah printer, namun ternyata
printer dot matrix ini masih banyak digunakan loh. Hal ini disebabkan karena printer dot matrix ini
memiliki beberapa kelebihan. Berikut ini adalah beberapa kelebihan dari printer dot matrix :

 Harga cartridge yang relaitf terjangkau, sehingga biaya operasional murah


 Karena menggunakan pita atau cartridge yang ditekan seperti mesin tik, maka printer dot matrix ini
mampu mencetak dokumen sebanyak 3 hingga 4 lapis kertas yang menggunakan karbon. Hal
inimembuat printer jenis dot matrix ini banyak digunakan pada kasir – kasir yang mencetak bon atau
nota pembelian, yang membutuhkan nota sebanyak lebih dari 2 rangkap.
 Lebih ekonomis
 Dapat mencetak ukuran kertas yang bervariasi

Kekurangan dan kelemahan printer dot matrix


Namun demikian, karena merupakan salah satu teknologi mesin cetak yang jadul, tentu saja printer
dot matrix ini memiliki beberapa kelemahan dan juga keterbatasan. Berikut ini adalah beberapa
kelemahan dari printer dot matrix :

 Kualitas DPI dan juga PPM (Pixel per Meter) yang rendah
 Pilihan warna yang terbatas, hanya merah, biru, dan hitam, serta tidak dapat digunakan sekaligus
 Berisik, dan sangat mengganggu
 Spare part yang cukup sulit digunakan
 Masih menggunaan kabel dengan port lama
 Kecepatan mencetak yang lama
 Cartridge cepat habis atau kualitas cartridge banyak yang kurang baik.

Cek : Harga Printer Dot Matrix

2. Printer Desk Jet / Ink Jet / Bubble Jet

Printer Deskjet

Printer Desk Jet, Ink Jet, dan juga Bubble Jet merupakan jenis printer berikutnya yang merupakan
pengembangan dari printer berjenis Dot Matrix. Biasanya, jenis printer ini memiliki kesamaan, hanya
berbeda dari istilah penyebutannya saja. Printer jenis ini sudah meninggalkan penggunaan cartridge
seperti pada printer dot matrix, dan menggunakan tinta sebagai media pencetaknya. Saat ini, jenis
printer desk jet atau ink jet ini merupakan jenis printer yang sangat populer digunakan karena praktis,
dan mampu mencetak cukup cepat, dan bisa mencetak dokumen berwarna.

Kelebihan printer jenis desk atau ink jet


Selain karena populer, tentu saja printer jenis ink jet dan juga desk jet ini memiliki banyak kelebihan,
apalagi dibandingkan dengan printer dot matrix. Brikut ini adalah beberapa keunggulan dan
jugakelebihan dari printer ink jet atau desk jet :

 Daya cetak atau kecepatan cetak yagn lebih baik dibandingkan degnan dot matrix
 PPM dan DPI yang lebih baik dibandingkan dot matrix
 Mudah dalam instalasi, tersedia driver dan menggunakan kabel yagn memiliki port USB
 Mampu mencetak foto dan dokumen berwarna
 Varias warna yang banyak
 Kemudahan dalam melakukan isi ulang tinta
 Prawatan yang mudah
 Bentuk yang kompak dan mudah dibawa – bawa
 Ekonomis

Kekurangan dari printer desk jet atau ink jet


Meskipun populer dan juga banyak digunakan, namun demikian ternyata pronter jenis ink jet atau
desk jet ini memiliki beberapa kekurangan juga. Berikut ini adalah beberap akekurangan dari printer
desk jet atau ink jet :

 Ukuran kertas yang terbatas


 Tidak dapat mencetak rangkap
 Kecepatan mencetak yang masih kalah dengan printer laser jet
 Banyak beredar tinta palsu, yang kualitasnya buruk
Cek : Harga Printer Inkjet

3. Printer Laser Jet

Printer laser jet

Jenis printer berikutnya adalah printer berjenis laser jet. Sesuai dengan namanya, yaitu laser jet,
printer jenis ini memang merupakan jenis printer yang mampu mncetak dengan sangat cepat.
Menjadi salah satu printer dengan kemampuan cetak tercepat diantara berbagai jenis printer yang
ada di pasaran. Printer jenis laser jet ini tidak menggunakan cartridge ataupun tinta, namun
emnggunakan bbuk toner sebagai pewarnanya. Ukuran dari printer laser jet ini bervariasi, mulai dari
yang kecil, hingga yang besar. Banyak juga printer laser jet yang digabungkan dengan fungsi mesin
fotokopi dan juga scanner, sehingga menjadi lebih banyak fungsinya.

Kelebihan dari printer jenis laser jet


Tentu saja, printer jenis laser jet ini memiliki banyak kelebihan, apalagi bila dibandingkan dengan
printer deskjet dan dot matrix. Berikut ini adalah beberapa kelebihan dari printer jenis laser jet ini :

 Kecepatan mencetak yang sangat cepat, dan sangat efisien dari segi waktu
 Kualitas DPI dan PPM yang tinggi
 Warna yang tajam
 Beberapa merk menggabungkan printer laer jet dengan fungsi scanning dan photo copy
 Cocok untuk penggunaan kantor yang membutuhkan pencetakan dokumen dengan cepat
 Ukuran kertas yang digunakan lebih bervariasi, dan banyak pilihan

Kekurangan dari printer jenis laser jet


Nah, meskipun mampu mencetak dengan cepat dan memiliki banyak keunggulan, namun tetap saja
ternyata printer berjenis laser jet ini memiliki beberapa kekurangan. Berikut ini adalah beberapa
kekurangan dari printer laser jet :

 Penggunaan teknologi laser menyebabkan printer ini menjadi mudah panas, sehingga tidak bisa
digunakan dalam jangka waktu yang lama secara terus mnerus
 Harga beli yang mahal
 Biaya operasional yang cukup tinggi
 Penggunaan watt dan juga daya yang tinggi.
Printer untuk kebutuhan Khusus
Apabila tiga jenis printer sebelumnya merupakan printer yang umum digunakan oleh banyak user
untuk kepentingan mencetak dokumen biasa, ada beberapa jenis printer lainnya yang diciptakan
untuk kepentingan khusus. Berikut ini adalah penjelasannya :

Cek : Harga Printer Laserjet

4. Printer Thermal / POS Printer

Printer Thermal

Jenis printer berikutnya merupakan jenis printer dengan tujuan khusus, yang pertama adalah printer
thermal. Sesuai dengan naamnya, printer thermal ini merupakan jenis printer yang memanfaatkan
panas untuk mencetak. Printer thermal ini merupakan printer yang tidak menggunakan pin seperti
layaknya dot matrix, dan penggunaan teknologi thermal ini membuat printer ini tidak mengeluarkan
suara sama sekali ketika mencetak. Printer jenis thermal ini biasanya berukuran kecil, dan banyk
digunakan untuk kepentingan mencetak struk, seperti :

 Karcis parkir
 Nota pembelian
 Transaksi kartu debet pada mesin EDC
 Mesin ATM
 Penggunaan sebagai pengambilan nomor antrian

Keunggulannya tentu saja printer thermal ini memiliki kecepatan mencetak yang sangat cepat, dan
bisa ditempatkan dimana saja karena bentuknya yang sangat kompak dan juga ringkas. Selain itu,
kertas yang dibutuhkan pun merupakan kertas jenis nota, yang berupa kertas gulungan, dan sangat
tidak memakan tempat.

Cek : harga Printer DTG

5. DTG atau Direct To Garment Printer


Jenis printer untuk kebutuhan khusus berikutnya
adalah jenis printer DTg atau direct to garment. Sesuai dengan namanya, printer ini merupakan jenis
printer yang media cetaknya bukan menggunakan kertas, namun menggunakan bahan – bahan hasil
produksi garment, tekstil dan juga kain. Printer jenis DTG ini banyak digunakan secara khusus untuk
pelaku usaha sablon, sehingga tidak perlu repot melakukan penyablonan secara manual. Beberapa
hasil garmen yang bisa menjadi media dari printer DTG ini adalah :

 Kaos polos
 Saputangan
 Kain (untuk dicetak menjadi kain bermotif)
 Dan berbagai media kain serta garmen lainnya

Tentu saja, meskipun printer jenis DTG ini memiliki harga yang cukup mahal, namun dapat
membantu para pelaku usaha sablon dalam meningkatkan jumlah produksi mereka. selain itu,
keunggulan dari printer DTG ini adalah mampu mencetak dengan kualitas warna yang tinggi, serta
memiliki daya serap yang sangat baik, sehinga hasil cetakan motif pada kain atau garment menjadi
lebih berkualitas tinggi dan juga tidak mudah rusak ataupun luntur akibat kesalahan penyablonan.

6. Printer Label

Printer untuk penggunaan khusus berikutnya


adalah jenis printer label. Mirip seperti printer thermal, jenis printer label ini memiliki ukuran yang
kecil, kompak, ringkas, dan juga mudah untuk dibawa – bawa.

Printer ini digunakan untuk mencetak diatas media berupa gulungan label (sticker), atapun langsung
menempelkannya kepada produk.

Kebanyakan printer label ini digunakan untuk kepentingan seperti mencetak barcode pada produk
tertentu, melakukan printing terhadap label harga untuk suatu barang di dalam toko.
Printer jenis ini bisa digunakan untuk mencetak label barcode, mencetak label produk lainnya yang
dapat memudahkan dalam melakukan maintenance atau pengenalan terhadap barang yang di jual.

Baca : Harga Printer Label – Printer Label Brother

7. Plotter atau Wide Format Printing

Jenis printer terakhir, yang merupakan jenis


printer untuk keperluan dan kebutuhan khusus adalah jenis printer plotter atau wide format printing.
Nah, dari namanya saja anda pasti sudah tau bukan untuk apa kegunaan printer jenis ini? ya, printer
jenis ini sudah pasti sangat bermanfaat untuk melakukan proses printing pada media – media yang
memiliki ukuran yang sangat besar, mencetak media outdoor, dan pada media – media lainnya.
Beberapa media yang biasa digunakan untuk pencetakan plotter atau wide format printing ini adalah :

 Spanduk
 Banner
 Kartu nama
 ID Card
 Poster
 Selebaran atau brosur

Kelebihan dari penggunaan plotter atau wide printing ini adalah kualitas PPI dan juga DPI yang
sangat tinggi, sehingga gambar menjadi sangat tajam, dan mampu tahan lama. Selain itu,
penggunaan media pun bervariasi, mulai dari penggunaan kertas atau media berukuran A3 hingga
media lainnya yang berukuran hingga meteran, spanduk besar, dan juga baliho, serta pencetakan
lainnya, seperti :

 Gelas, souvenis
 Ballpoint
 Cutting sticker
 Dan sebagainya.