Anda di halaman 1dari 11

SNI 13-3501-2002

02

Lampiran I Appendix I
of
)n
er (informatif) (informative)
lie
In Deteksi kebocoran bawah tangki Undertank leak detection and
1e dan proteksi tanah dasar sub-grade protection
1e
Ict
ng
1.1 Ruang lingkup dan latar belakang 1.1 Scope and background

1.1.1 Lampiran ini menjelaskan rincian 1.1.1 This appendix provides acceptable
konstruksi yang dapat diterima untuk construction details for the detection of
pendeteksian kebocoran produk melalui alas product leaks through the bottoms of
tangki penimbun di atas permukaan tanah, aboveground storage tanks.

1.1.2 Beberapa rincian konstruksi yang dapat 1.1.2 Several acceptable construction details
diterima untuk pendeteksian kebocoran are provided for detection of leaks through
melalui alas tangki (lihat Gambar 1.1 hingga the tank bottom (see Figures 1-1 through 1­
1.10), Rincian atau metode altematjf dapat 10). Altemative details or methods may be
digunakan jika disetujui oleh pemilik tangki used if agreed upon by the tank owner and
dan pemanufaktur, asalkan rincian atau manufacturer, provided the details or
metode memenuhi persyaratan butir 1,2, methods satisfy the requirements of 1.2.

1.1.3 Pemilik tangki harus menentukan 1.1.3 The tank owner shall determine
apakah area bawah-tangki harus whether the undertank area is to be
dikonstruksi untuk pendeteksian kebocoran. constructed for leak detection. If leak de­
Jika pendeteksian kebocoran disyaratkan, tection is required, the owner shall specify
pemilik harus menspesifikasikan metode the method or methods to be employed.
atau metode-metode yang harus digunakan.

1.1.4 Alas tangki penimbun di atas­ 1.1.4 The bottoms of aboveground


permukaan-tanah dapat menjadi bocor storage tanks may leak as a result of topside
sebagai akibat korosi sisi-puncak atau corrosion, bottomside corrosion, or a
korosi sisi-alas, atau kombinasi keduanya. combination of both. The extent of topside
Cakupan korosi sisi-puncak dapat dideteksi corrosion can be detected using standard
dengan menggunakan teknik inspeksi inspection techniques during an intemal
standar sewaktu diadakan inspeksi internal, inspection, but determining the nature and
tetapi untuk menentukan sifat dan cakupan extent of bottomside corrosion is more
korosi sisi-alas lebih sukar. Karena itu pada difficult. Therefore, in certain services and
servis dan lokasi tangki tertentu boleh tank locations, it may be desirable to provide
disediakan untuk pemantauan kebocoran for undertank monitoring of leakage through
bawah-tangki melalui pelat alas tangki. the tank bottom plates.

1.1.5 Untuk informasi tambahan mengenai 1.1.5 For additional information on the use of
penggunaan lapis internal untuk mencegah intemal linings to prevent internal bottom
korosi alas internal, lihat API Recommended corrosion, refer to API Recommended
Practice 652. Demikian juga rujuk API Practice 652. Similarly, refer to API
Recommended Practice 651 untuk pedoman Recommended Practice 651 for guidelines
dan persyaratan yang berkaitan dengan and requirements relating to preventing
pencegahan korosi dari sisi-bawah pelat corrosion from the underside of the bottom
alas. plate.

1.1.6 Apabila desain fondasi tangki yang 1.1.6 When the appropriate tank foun-dation
tepat dipilih, penting untuk memper­ design is being selected, it is important to
timbangkan implikasi peraturan kesela- consider the environmental and safety

249 dari 332


SNI13-3501-2002

matan dan lingkungan isi tangki ke datam regulatory implications of leakage of tank
ruangan penampung di bawah lantai tangki. contents into the containment space below
Khususnya kontaminasi material yang dapat the tank floor. Specifically, the contami­
merembes seperti pasir yang digunakan nation of permeable material such as sand
sebagai penyangga lantai dapat l'Denyebab­ used as a floor support may constitute the
kan limbah berbahaya. Penanganan atau generation of a hazardous waste. The
biaya pembuangan material terkontaminasi treatment or disposal costs of such
demikian ini wajib ditetapkan. contaminated material must be determined.

1.1.7 Persyaratan untuk penampungan 1.1.7 The requirements for secondary


sekunder yang berkaitan dengan area yang contain-ment as it relates to diked areas and
ditanggul dan impoundment tidak dicakup impoundments are not within the scope of
dalam ruang-lingkup lampiran ini. this appendix.

1.2 Persyaratan kinerja 1.2 Performance requirements

Persyaratan umum berikut harus dipenuhi The following general requirements shall be
untuk sistem pendeteksian kebocoran: satisfied for all leak detection systems:

a) kebocoran melalui alas tangki harus a) leaks through the tank bottom shall be
dideteksi dengan pengamatan pada detectable by observation at the tank
perimeter tangki. Jika dideteksi adanya perimeter. If a leak is detected, it shall be
kebocoran, harus dikumpulkan, collected.

b) penggunaan sensor elektronik untuk b) the use of electronic sensors for the
pendeteksian uap atau cairan dapat detection of vapors and liquids is
diterima; tetapi persyaratan huruf a di acceptable; however, the requirements of
atas harus dipenuhi. Setiap sensor Item a above shall be satisfied. Any such
seperti ini harus aman-dari-kegagalan sensor shall be failsafe or have provision
atau mempunyai ketentuan kalibrasi, for calibration,

c) material konstruksi harus tahan terhadap c) the materials of construction shall be


bahan kimia produk yang akan ditimbun chemically resistant to the range of
pada rentang suhu yang diperkirakan products to be stored at the temperature
terjadi dalam servis. Sifat-sifat fisik range expected in service. Other physical
lainnya harus dispesifikasikan oleh properties shall be specified by the tank
pemilik, owner,

d) permeabilitas batas pendeteksian kebo­ d) the permeability of the leak detection


coran tidak boleh melebihi 1 x 10.7 cm per bonier shall not exceed 1 x 10" centimeter
detik, per second,

e) material yang menyentuh subgrade harus e) the material in contact with the subgrade
sesuai untuk servis below-grade atau shall be suitable for below-grade service
dilindungi dari degradasi, or be protected against degradation,

f) batas kebocoran harus merupakan f) the leak barrier shall be of one-piece


konstruksi yang utuh, atau sambungan construction, or the joints shall satisfy the
harus memenuhi persyaratan tahan­ leak tightness, permeability, and chemical
bocor, permeabilitas, dan tahan bahan­ resistance requirements for the base leak­
kimia untuk material batas-kebocoran bonier material,
alas,

g) instalasi bak dan pipa di bawah alas g) the installation of sumps and pipes below
tangki dapat diterima; tetapi pendeteksian the tank bottom is acceptable; however,
kebocoran dan keketatan kebocoran the required leak detection and leak

250 dari 332


SNI 13-3501-2002

yang disyaratkan harus dipertahankan. tightness sha.1I be maintained. Refer to


Rujuk Gambar 1.8 dan I. 9 untuk rincian Figures 1.8 and 1.9 for typical details.
tipikal.

~ Tank shell

Flexible membrane liner

Bond liner to ringwall


lor leaktight connection

ReIer to API RP 651


for evaluation of
:n~!.'~ "',,~ '·VDrainPiPe
cathodic protection

methods

Gravel at drain Concrele ringwall

Gambar 1.1 Dinding cincin beton dengan deteksi kebocoran bawah tangki pada
perimeter tangki (susunan tipikal).
Concrete ringwall with undertank leak detection at the tank
perimeter (typical arrangement)

Tanksh."~~
f Flexible membrane liner
between two asphalt
impregnated fiberboards
Refer to API RP 651
<; (3/4' thickness)
I tor evaluation of cathodic
protection methods

1
\ / Sand cushion
/ Tank bottom

r - - - - --
- . Drain pipe

e
e FI.xibl.
membrane liner
......--slope~.i~~~-~. . . . ' . •• •
\

e Gravel at drain ' Crushed stone ringwall


e
31

Gambar 1.2 Dinding cincin batu pecahan dengan deteksi kebocoran bawah tangki

(susunan tipikal). Crushed stone ringwall with undertank leak detection

w at the tank pel"imeter (typical arrangement)

r,
lk

251 dari 332


SNI 13-3501-2002

1.3 Proteksi katodik 1.3 Cathodic protection

Sistem proteksi katodik dapat dipasang Cathodic protection systems may be


dalam kaitan dengan sistem pendeteksian installed in conjunction with undertank leak
kebocoran bawah-tangki. Lihat API detection systems. Refer to API
Recommended Practice 651 tentang" Recommended Practice 651 for guidelines
pedoman penggunaan metode proteksi on the use of cathodic protection methods.
katodik.

1.4 Konstruksi alas baja ganda 1.4 Double steel bottom construction

1.4.1 Jika digunakan alas baja ganda, maka 1.4.1 If a double steel bottom is used, the
rincian konstruksi harus memberikan details of constniction shall provide for the
penyangga alas dan dinding primer yang proper support of the primary bottom and
tepat untuk semua kondisi pengoperasian. shell for all operating conditions. The design
Desain harus dievaluasi untuk memastikan shall be evaluated to verify that the primary
Sand
bahwa alas dan dinding primer tidak bottom and shell are not overstressed. The
mengalami ketegangan berlebihan. Evaluasi evaluation shall consider afl anticipated
tersebut harus mempertimbangkan semua operating conditions such as design
kondisi pengoperasian yang diantisipasi temperature, fill height, hydrostatic testing,
seperti suhu desain, tinggi urukan, seisimc conditions, and tank settlement. The
pengetesan hidrostatik, kondisi seismik dan evaluation is not required if the primary Gar
penurunan tangki. Evaluasi tidak disyarat­ bottom is unifom-dy supported on both sides perimet4
kan jika alas primer disangga secara of the shell and is not structurally attached to
seragam pada kedua sis; dinding dan tidak the secondwy bonom of primary bottom
dipautkan secara struktural pada alas support.
sekunder penyangga alas primer.

1.4.2 Untuk sistem alas baja ganda 1.4.2 For double steel bottom systems that
penggunaan bagian baja (seperti grating, use steel members (such as grating,
bentuk struktural, atau kawat ayam) untuk structural shapes, or wire mesh) to separate
memisahkan alas-alas, ingress air antara the bottoms, ingress of water between the
alas-alas akan mengakibatkan pencepatan bottoms will result in local accelerated
laju korosi setempat. Jika perimeter lantai corrosion rates. If the perimeter of the floors s.
tidak disil, proteksi korosi alas tangki harus is not sealed, corrosion protection of the tank co
diberikan. bottoms shall tv provided. gn

1.5 Persyaratan material dan rincian 1.5 Material requirements and cons­
konstruksi truction details Flexil

1.5.1 Tebal minimum selaput-fleksibel 1.5.1 The minimum thickness of f1exible­


pembatas kebocoran harus 30 mils untuk membrane leak boniers shall be 30 mils for
selaput yang diperkuat-serat dan 40 mils fiber-reinforced membranes and 40 mils for
untuk selaput yang tidak diperkuat. Jika unreinforced membranes. If clay liners are
digunakan pelapis tanah Iiat, pelapis used, they shall be thick enough to meet the
tersebut harus cukup tebal untuk memenuhi permeability requirements of 1.2, Item d.
persyaratan permeabilitas butir 1.2 ayat d.

Gan
(susunal1

252 dari 332


SNI 13-3501-2002
02

Refer to API RP 651 Tank shell


for evaluation of

be cathodic protection

lak methods
Flexible membrane liner
~PI between two asphalt
les Flexible Tank botlom impregnated fiberboards
membrane (3/~· thickness)
liner

r=~~~T~7:=7~~J~=:;~
') Asphall on suriac.
on
of tank pad
the
the
:md
iign
lary
The Drain pipe
lted
;ign
:ing,
The
nary Gambar 1.3 Fondasi tanah/bumi dengan deteksi kebocoran bawah tangki pada
ides perimeter tangki (susunan tipikal). Earthen foundation with undertank leak detection at
:d to the tank perimeter (typical arrangement)
ttom

that ~ Tank shell


iting
3rate
1 the Tight anachment
ated to shell
loors Sand. pea gravel, or

tank concrele with drainage


Primary tank ~nom
Caulk or weld lor waler

ons­
grooves on topside

'. :. ~ ,;. .'._ _ .:. J

... '. ~..""~''''~ --:;'''lr.~ ;'" .


tightness (See 1.4.1)

.. .... .- .... :.. '. -.': :-. :. ' -:.' .. ~ Drain pipes not shown
Flexible membrane liner

rxible­
ils for
ils for
5econdary lank bo.om L ...

ReIer to API RP 651 lor cathodic


··77.. . . .'
i
......
. ~

~,
Concrete ringwall shown
(crushed stone allernative)

rs are protection recommendations


let the
t

Gambar 1.4 Alas baja ganda dengan deteksi kebocoran pada perimeter tangki
(susunan tipikal). Double steel bottom with leak detection at the tank perimeter (typical
arrangement)

253 dari 332


SNI 13-3501-2002

1.5.2 Pembatas kebocoran harus dipro­ 1.5.2 The leak barrier shall be protected
teksi seperti yang disyaratksan untuk as required to prevent damage during
mencegah kerusakan selama konstruksi. construction. If the foundation fill or tank
Jika urukan fondasi atau material bantalan pad material is likely to cause a puncture in
tangki mungkin menyebabkan bocoran pada the leak barrier, a layer of sand or fine
pembatas kebocoran, lapisan pasir atau gravel or a geotextile material shall be used
kerikil halus atau material geotextile harus as a protective cushion.
digunakan sebagai bantalan protektif.

1.5.3 Untuk pelapis selaput-felksibel 1.5.3 For a flexible-membrane liner


yang dipasang pada alas baja, maka semua install-led over a steel bottom, all nicks, r
nicks, burrs, tepi yang tajam harus burrs, and sharp edges shall be removed or
dihilangkan atau lapisan pasir, kerikil atau a layer of fine sand, gravel, or geotextile
material geotextife harus digunakan untuk
proteksi pelapis tersebut.
material shall be used to protect the liner.
~
1.5.4 Pembatas kebocoran felksibel 1.5.4 The flexible leak barrier shall be
harus ditutup dengan sekurang-kurangnya 4 covered by at least 4 inches of sand, except
inci pasir, kecuali jika ditunjukkan lain dalam as otherwise shown in Figures 1.1 through
Gambar 1.1 sampai dengan 1.10. Dimensi ini 1.10. This dimension may have to be
boleh ditingkatkan jika proteksi katodik increased if ca- thodic protection is to be
diberikan pada ruangan antara alas tangki provided in the space between the tank
dan pembatas kebocoran. bottom and the leak barrier. Gambi
(susunan ti
1.5.5 Jika digunakan pipa-pipa pembuang 1.5.5. If drain pipes are used around the
di sekitar perimeter tangki, pipa tersebut tank perimeter, they shall be at least I inch
harus berdiameter sekurangnya 1 inci dan in diameter and have a minimum wall
mempunyai ketebalan dinding minimum thickness of Schedule 40, The pipes may
menurut Schedule 40. Pipa tersebut boleh be perforated in the undertank area to
diperforasi pada area bawah-tangki untuk improve their leak detection function. The
memperbaiki fungsinya untuk mendeteksi inner ends and perforations of the drain
kebocoran. Ujung dalam dan perforasi pipa pipes shall be protected from clogging by
pembuang harus diproteksi dari penyum­ the use of gravel, screening, geotextiles, or
batan dengan menggunakan kerikil, another method approved by the tank
penyaring, geotextile atau metode lain yang owner. The drain pipes shall exit through
disetujui oleh pemilik. Pipa pembuang harus the foundation and shall be visible to
keluar melalui fondasi dan harus tampak indicate any leakage. If specified by the AI
untuk menunjukkan kebocoran. Jika dispesi­ owner, the undertank drains shall be fitted fOI
cal
fikasi oleh pemilik, pembuang bahwah­ with a valve or piped to a leak detection well
m~
tangki harus dilengkapi dengan katup atau as shown in Figure 1-10. The maximum
FleXible
pipa ke well pendeteksi kebocoran seperti spacing of drain pipes shall be 50 feet, with liner or
yang ditunjukkan pada Gambar 1-10. Spasi a minimum of four drain pipes per tank; for leak
maksimum pipa-pipa pembuang harus 50 however, two drain pipes may be used for
kaki dengan minimal empat pipa pembuang tanks 20 feet or less in diameter.
untuk setiap tangki; tetapi dua pipa
pembuang dapat digunakan untuk tangki
berdiameter 20 kaki atau kurang.

Gambar I.E
tangki (SUSUI

254 dari 332


-~~.

SNI 13-3501-2002
102

~d
19 TankShell~
nk
in
ne
ed
2' (1· min) --+I

Alternative Iloor supports


I+- 1" (min)
,er A . . . ,. . . _ _---.
(---------- Graling or "
ks, Wire fabric structural shapes
Seat edge of primary lank
bonom (If welded. SI,e 1.4. 1)

~ '~
or
tile \ Size 'h" pipe
~ ~~ coupling a' drain

=--a..-:""-:'''''L-:'''~....'''':.,

be Refer to API RP 651.-/


:ept
for evaluation of
calhodic protection

ugh melhods Shell support
be ring (conlinuous)

be
ank
Gambar 1.5 Alas baja ganda dengan deteksi kebocoran pada perimeter tangki
(susunan tipikal). Double steel bottom with leak detection at the tank perimeter (typical
the arrangement)
inch
wall
may
i to
The iTankShell
jrain
Flexible liner bonded 10
~ by wall lor leak lightness
s, or
tank
Jugh rTankbonom
:l to
, the Aeler to API AP 651
lor evaluation 01 Drain pipe wilh
fitted
I well
cathodic protection
methods

( , __..__. sr .. /' optional sleeve


mum
I with
Aexible membrane

liner or applied coaling

" ... :~.' · ·t· !~~


tank; for leak tightness
Gravel or geolex1i1e
~d for material al drain

~ ~ .. ~ ..~ ~
'- A·'~ ~'_.
A -)~
Concrele slab I
-

Piles (if required)

Gambar 1.6 Picak beton yang diperkuat dengan deteksi kebocoran pada perimeter
tangki (susunan tipikal). Reinforced concrete slab with undertank leak detection at the
perimeter (typical arrangement)

255 dari 332


SNI 13-3501-2002

1.5.6 Keperluan untlJk selubung pipa, 1.5.6 The need for pipe sleeves. expansion
sambungan ekspansi atau kedua-duanya joints, or both in conjunction with drain pipes
dalam kaitan dengan pipa pebuang harus shall be evaluated.
dievaluasi.

1.5.7 Outlet pipa pembuang dan bak ­ 1.5.7 The outlet of the drain pipes and
pengumpul, jika digunakan, harus diproteksi collection sumps, if used, shall be protected
dari ingress air dari sumber luar. from the ingress of water from external
sources.

1.5.8 Sistem pendeteksi kebocoran yang


menggunakan bak pada lapisan di bawah
1.5.8 Leak, detection systems that use
sumps in the liner below the tank bottom ...

\(
alas tangki harus mempunyai pipa­ shall have a drain line that extends from the v.
pembuang yang merentang dari bak ke sump to the tank perimeter. Consideration
perimeter tangki. Harus diberikan shall be given to installation of supplemental
pertimbangan atas instalasi pembuang perimeter drains.
perimeter suplementer.

1.6 Pengetesan dan inspeksi 1.6 Testing and inspection

1.6.1 Pembatas kebocoran, semua penetrasi 1.6.1 The leak barrier, all leak-barrier
pembatas-kebocoran, pemaut pembatas penetrations, attachments of the leak barrier
kebocoran pada dinding-cincin fondasi, dan to the foundation ringwall, and other
apurtenans lain harus diinspeski secara appurtenances shall be visually inspected for
visual untuk konstruksi yang tepat sesuai proper construction in accordance with
dengan spesifikasi yang berlaku. applicable specifications.

1.6.2 Kampuh bengkel dan lapangan pelapis 1.6.2 The shop and field seams of flexible­
selaput-felksibel harus lulus uji kotak-vakum. membrane liners shall pass a vacuum-box 1.6.3 L
Semua kebocoran harus direparasi dan test. All leaks shall be repaired and retested. selaput-fiE
dites-ulang. Metode pengetesan alternatif Altemative testing methods may be used membukti
dapat digunakan dengan persetujuan with the tank owner's approval. kampuh c
pemilik tangki. (termasuk
digunakar
- Tank shell kampuh ~
~~ pemilik
menspesif
Radial grooves suhu, kec
Tank bottom I on top 01 slab waktu per
'\ O"in 9"'0 ves memperoh
h aledgc)
Kekuatan
yang dis:

r'~"///
.. ..
.. ~."
..
------------------~- -~----- ------------- ~
• .. .'
pemilik tal
• • • • • • • • • /r~,/// kampuh ~
permulaan

A\J: dan mesin


I ,

I I I'

I I t '

( Roin'o«o. con..o'o 'iob 10 bo


designed for leak tightness per 1.6.4 Se
ACI350 pada dindi
Plies (If required) lain hal
kebocoran.
dengan
Gambar I.7 Picak betan yang diberi penguat dengan alur radial untuk deteksi sebelumny
kebocoran pada (susunan tipikal). Reinforced concrete slab with radial grooves for diterima OlE
leak detection (typical arrangement)

256 dar; 332


SNI 13-3501-2002

002

;ion
pes
1
4 sand cushion
Floor sump I Tank 'ootlom

and
~ted
mal .,' ': :.. " .

use
:tom
the
Ition
mtal
Flexible membrane
liner to follow I"'.()ntour
of excavation

lrrier
lrrier
)ther
d for
with Gambar 1.8 Bak turas tipikal. Typical drawoff sump

dble­
I-box 1.6.3 Uji-coba sampel kampuh pelapis 1.6.3 Proof testing of samples of the
sted selaput-fJeksibel harus dilaksanakan untuk flexible-membrane liner seam shall be
used membuktikan kekuatan dan fleksibilitas performed to verify the seam strength and
kampuh dan baiknya pengikatan. Prosedur flexibility and the adequacy of the bonding.
(termasuk metode pengetesan) yang The procedure (Including testing methods)
digunakan untuk mengikat atau mengelas used to bond or weld the liner seams shall
kampuh pelapis harus diserahkan kepada be submitted to the owner for approval and
pemilik untuk disetujui dan harus shall specify all critical parameters, such as
menspesifikasi parameter kritikal, seperti temperature, speed, surface preparation,
suhu, kecepatan, penyiapan permukaaan, and curing time, required to acllieve liquid­
waktu pemuliuhan yang disyaratkan untuk tight seams. The required strength and
memperoleh kampuh kedap-cairan. flexibility of the liner seams shall be agreed
Kekuatan dan fleksibilitas kampuh pelapis upon by the tank owner and manufacturer.
yang disyaratkan harus disetujui oleh The seam samples shall be produced at the
pemilik tangki dan pemanufaktur. Sampel beginning of each shift for each operator and
kampuh harus diperlihatkan pada setiap welding machine.
permulaan aplusan untuk setiap operator
dan mesin las.

1.6.4 Semua penetrasi pelapis, pemaut 1.6.4 All liner penetrations, attachments of
pada dinding-cincin fondasi, dan apurtenans the liner to the foundation ringwaJl, and other
lain harus didemostrasikan kedap appurtenances shall be demonstrated to be
kebocoran. Hal ini dapat didemonstrasikan leak tight. This may be demonstrated by a
dengan tes mocked-up, pengalaman mock-up test, prior experience, or other
i sebelumnya. atau metode lain yang dapat methods acceptable to the owner.
, for diterima oleh pemilik.

257 dari 332


SNI 13-3501-2002

I.7 Instalasi tipikal I. 7 Typical installations

Walaupun bukan maksud lampiran ini untuk Although it is not the intent of this appendix
memberikan desain rind untuk konstruksi to provide detailed designs for the
sistem pendeteksian kebocoran bawah­ construction of undertank leak detection
tangki, Gambar 1.1 sampai dengan 1.10 systems, Figures 1.1 through 1.10 illustrate
menjelaskan penggunaan dan penerapan the general use and application of the
umum dari rekomendasi yang dipaparkan recommendations presented in this
dalam lampiran ini. appendix.

Flexible membrane liner


bonded to sump (Alternative
is to continue liner into the
sump as alining)
1
4 sand cushion

(
Drain pipe with optional sleeve.
Discharge to leak detection 1

well or perimeter 12 diameter (min) sump

Gambar 1.9 Bak pusat untuk alas yang dimiringkan ke arah bawah.
Center sump for downward-sloped bottom

258 dari 332


SNI 13-3501-2002

See note

5 Ringwall foundation shown,


Detail is typical for all types
~
(
01 foundations

~
Detection well
4", diameter (min)
with top hatch

Drain pipe to well.


Pipe may be above
grade or below grade
(with pipe sleeve)

\ f See note

Removable wea'her cover

I , " ~ Delection well (concrele pit


,r adjacent to concrete ringwall)

~;t---- ----

Drain pipe

NOTE Top of well shall be above maximum high water level within dike,

Gambar 1.10 Sumur deteksi kebocoran tipikal.


Typical leak detection wells

259 dari 332