Anda di halaman 1dari 3

Nama : Silvi Liani

NIM : D1091161030

Makul : Administrasi Pembangunan

Jurnal Umum Administrasi Pembangunan

Administrasi pembangunan merupakan proses pengendalian usaha (administrasi) oleh


negara/pemerintah untuk merealisasikan pertumbuhan yang direncanakan kearah suatu
keadaan yang dianggap lebih baik dan kemajuan dalam berbagai aspek kehidupan bangsa.

Ruang Lingkup

Administrasi Pembangunan menggunakan dua fungsi yaitu Pembangunan


Administrasi dan Administrasi Pembangunan. Kedua fungsi tersebut saling melengkapi untuk
menghasilkan suatu kebijakan. Administrasi pembangunan merangkum dua kegiatan besar
dalam satu pengertian, yakni administrasi dan pembangunan. Dengan demikian, administrasi
pembangunan memiliki nilai – nilai yang dikandung dalam administrasi dan pembangunan
dengan paradigm yang sejalan. Ada dua hal mendasar yang perlu dibedakan, yaitu
administrasi bagi pembangunan dan pembangunan administrasi.

a. Administrasi bagi pembangunan

Administrasi bagi pembangunan adalah administrasi dari dan bagi pembangunan, dimana
biasanya menggunakan pendekatan menajemen, karena bersangkutan dengan menajemen
pembangunan. Dalam hal ini manajemen tersebut meliputi ; perencanaan pembangunan,
pengerahan sumber daya, dan penganggaran.

b. Pembangunan administrasi

Dalam rangka pembaharuan administrasi sebagai lanjutan dari pembangunan


administrasi, adalah perubahan sikap birokrasi dengan unsur :

 Birokrasi harus dapat membangun partisipasi masyarakat


 Birokrasi hendaknya tidak cenderung berorientasi kepada yang kuat, tetapi harus
lebih kepada yang lemah dan kurang berdaya
 Peran demokrasi harus bergeser dari mengendalikan menjadi mengarahkan, dan
dari memberi menjadi memberdayakan
 Mengembangkan keterbukaan dan kebertanggungjawaban

Sejarah Administrasi Pembangunan

Pasca perang dunia II ada dua pola :

 Negara yang menang pada perang dunia II berhasrat untuk membantu negara yang
kalah perang melalui rencana marshall dari Amerika.
 Munculnya negara baru. Perlu ada bantuan dari negara yang dahulu menjajah sebagai
bentuk “tanggung jawab moral”. Munculnya bantuan dengan maksud menjadikan
negara bekas jajahan sebagai sumber bahan mentah dan sebagai pasar bagi produk.

Rencana Marshall

Diberi nama sesuai dengan Sekretaris Amerika Serikat yaitu George Marshall. Nama aslinya
adalah program Rekoveri Eropa. Program ini ditawarkan kepada negara – negara sekutu
Amerika Serikat yaitu Eropa Barat. Program ini juga ditawarkan kepada negara Uni Soviet
dan sekutunya tetapi ditolak karena mensyaratkan perubahan politik dan control dari luar. Hal
ini dipandang sebagai awal lahirnya Integrasi Eropa. Macam bantuan yang diberikan berupa
bantuan bidang politik, ekonomi, militer dan teknik. Bantuan tersebut menyadarkan para ahli
di negara maju bahwa;

 Teori administrasi negara tidak dapat diterima begitu saja di negara kalah perang/
baru
 Perlu adanya ilmu administrasi khusus yang mengarah pada pembangunan atas dasar
pemikiran inilah lahir Administrasi Pembangunan
 Perlu adanya perbandingan Administrasi Negara

Ide Pokok Administrasi Pembangunan

 Pembangunan merupakan proses


 Pembangunan merupakan upaya yang secara sadar ditetapkan sebagai sesuatu yang
dilaksanakan
 Pembangunan dilakukan secara terencana
 Rencana pembangunan mengandung makna perubahan dan pertumbuhan
 Pembangunan mengarah kepada modernitas
 Modernitas tersebut melalui berbagai kegiatan pembangunan yang multidimensional
 Semua hal diatas ditujukan kepada usaha pembinaan bangsa sehingga negara bangsa
yang bersangkutan sejajar dengan bangsa lain.

Tantangan Masa Depan

 Globalisasi ekonomi
 Pengangguran
 Tanggung jawab sosial
 Pelestarian lingkungan hidup
 Peningkatan mutu hidup
 Penerapan norma – norma moral dan etika
 Keanekaragaman tenaga kerja
 Pergeseran konfigurasi demografi
 Penguasaan dan pemanfaatan perkembangan IPTEK
 Tantangan dibidang politik

http://administrasi-pembangunan.unisba-blitar.web.id/ind/2516-2392/Administrasi-
Pembangunan_21596_stmikmj_administrasi-pembangunan-unisba-blitar.html