Anda di halaman 1dari 4

Teks KWU

(Harry & Tiara)


*suara ketukan pintu
Tiara : permisi, pak. Apakah bapak memanggil saya?
Harry : Iya, saya menggilmu mengenai produk baru yang telah kita buat. Jadi, sebagai wakil ketua
pemasaran.. saya tugaskan kamu untuk bertanggung jawab atas pemasaran produk baru ini.

Tiara : Baik, pak. Produk yang akan dipasarkan itu bahan tambal gigi jenis porcelain kan?

Harry : Iya, betul sekali. Jadi kapan kamu akan memulainya?


Tiara : Siang ini juga, pak. Saya akan membuat janji dengan para dokter gigi.

Harry : Oke. Oh iya 1 lagi, oralit yang diproduksi harus ditingkatkan angka penjualannya. Jadi, tolong
kamu atur juga ya.
Tiara : Baik, pak.

(Sukma & Pasien)

B : tambal gigi nya sudah selesai.. jangan dulu makan atau minum selama 2 jam ya, agar tambalannya
tidak lepas lagi

C : Baik, dok.
B : ini ada resep yang harus ditebus. Ambil di bagian farmasi ya, dan jangan lupa untuk sikat gigi sebelum
tidur lagi.

C : iya dok, terimakasih.

(Tiara & Sukma)


A: hallo assalamualaikum

B: ya, waalaikumussalam. Maaf ini dengan siapa?

A : apakah benar ini dengan dokter Sukma?

B :iya betul, ada perlu apa ya?

A: Saya Tiara dari PT. Ayo Bangkit. Begini, dok.. saya ingin menawarkan bahan tambal gigi terbaru dari
perusahaan kami, apakah dokter ada waktu hari esok?

B: ohhh iya bisa, saya selesai praktek jam 2 siang. Saya tunggu di puskesmas Cibinong.

A: terimakasih dok atas ketersediaannya. Besok, rekan saya bernama Novi Dewi akan menemui dokter.

B: iya sama sama

A: wassalamualaikum
(Tiara, Novi Dewi & Mandra)
Tiara : ada 2 tugas yang harus dikerjakan. Pertama, promosi bahan tambal gigi jenis porcelain ke
dokter gigi Sukma. Kedua, angka penjualan oralit harus ditingkatkan. Oleh karena itu, saya menugaskan
novi dewi untuk mempromosikan bahan tambal gigi ke dokter sukma besok jam 2 siang di puskesmas
cibinong. Kemudian, mandra saya tugaskan untuk menjual oralit ke puskesmas Sumedang.
Novi & Mandra : baik.

(Novi Dewi & Sukma)

A: assalamualaikum (sambil mengetuk pintu)

C: Iyaa waalaikumussalam, silahkan masuk

A : selamat siang

C: yaa selamat siang

A :saya Novi dari PT. Ayo Bangkit, terimakasih telah menyempatkan waktunya dok. Saya lihat fasilitas
puskesmas disini bagus sekali dan tenaga kesehatannya ramah ramah.

C : Iya, karena prinsip puskesmas ini menerapkan 5S dan lebih mengutamakan pasiennya

A: waaah, bagus sekali.. saya kagum. Oh iya dok, berapa banyak pasien yang datang ke poli gigi dengan
keluhan gigi berlubang?

C: untuk saat ini, pasien dengan keluhan gigi berlubang sangat banyak, sehingga persediaan bahan
tambal gigi disini hamper habis.

A: wah kebetulan sekali dok. Saya kesini, akan menawarkan bahan tambal gigi.

C: Oh begitu, jadi bagaimana spesifikasi dari bahan tambal gigi nya?

A: bahan tambal gigi yang kami tawarkan adalah jenis porcelain. Seperti yang dokter tau, bahan tambal
gigi jenis porcelain adalah bahan terbaik jika dibandingkan dengan yang lainnya. Namun, produk yang
kami buat lebih tahan lama dan memiliki resiko gigi retak yang lebih rendah.

C : bagus ya, spesifikasinya. Lalu bagaimana dengan harganya?

A : kami menjualnya dengan harga Rp 120.000/500 gram

C: hmm… tapi biasanya saya beli dengan harga Rp.110.000

A: Dokter bisa mendapatkan diskon 10% jika pembelian lebih dari 3 buah.

C: waah.. sangat menggiurkan dengan kualitas sebagus itu. Kira-kira, bagaimana cara pemesanannya?

A : begini dok, dokter bisa memesan hari ini melalui saya. Berapa banyak yang dokter butuhkan?
C : Karena pasien dengan keluhan gigi berlubang sangat banyak, jadi saya pesan 5 buah.

A: oh iya dok, akan saya siapkan segera. Untuk pengirimannya, paling lama 2 hari terhitung setelah
pemesanan.

C: siap.. siap

A: saya senang sekali bisa bekerja sama dengan dokter pada siang ini, semoga kerja sama kita dapat
semakin erat.

C: iya, saya juga senang bisa bekerja sama dengan anda. Saya tunggu produknya.

A: iya,dok. Kalau begitu saya permisi.

(Mandra & Jeri)

Jeri : Selamat siang, ada yang bisa saya bantu?


Mandra : siang, saya Mandra dari PT. Ayo Bangkit, ada keperluan dengan apoteker disini untuk
mempromosikan produk kami. Apakah saya bisa bekerja sama?

Jeri : oh iya sebentar, akan saya menginformasikannya dahulu.

Mandra : baik, saya akan tunggu disini

Jeri : Bapak Mandra, silahkan ke bagian farmasi untuk bertemu Apoteker Titin.

Mandra : Baik pak, terimakasih.

(Titin & Yosi)


Titin : Atas nama Yosi.

*Yosi datang
TItin : ini oralit untuk mengatasi diarenya, diminumnya 3x sehari. Dan juga ada vitamin untuk
menambah nafsu makan. Diminumnya sehari sekali. Apakah informasinya sudah jelas?
Yosi : iya, sudah terimakasih
Titin : Semoga lekas sembuh.

(Mandra & Titin)

Mandra : Permisi
*Titin menengok

Titin : iya, ada yang bisa saya bantu?

Mandra : saya ingin bertemu apoteker titin. Apakah apoteker titin nya ada di tempat?

Titin : iya, dengan saya sendiri. Ada perlu apa?


Mandra : Perkenalkan, saya Mandra dari PT. Ayo Bangkit, ingin menawarkan produk kami. Apakah ibu
bersedia?
Titin : oh iya, boleh. jadi, produk apa yang ditawarkan?

Mandra : produk yang kami tawarkan adalah oralit.

Titin : maaf menyela pak Mandra, di puskesmas kami sudah ada pemasok oralit dari perusahaan lain.

Mandra : tapi bu, produk yang kami tawarkan memiliki beberapa keunggulan karena merupakan
pengembangan produk terbaru kami. Keunggulan tersebut yaitu mempunyai varian rasa yang
menyenangkan
Titin : hmm, begitu ya. Jadi ada berapa varian rasa? Lalu apa ada lagi keunggulan produk anda?

Mandra : Oralit ini juga bisa diminum hanya 1x sehari karena formula yang kami buat memiliki efek long
acting.
Titin : hmm, kalau harga nya bagaimana ya?

Mandra : untuk harganya tidak jauh dengan oralit di pabrik lain bu. Harganya hanya Rp 70.000/100
sachet.
Titin : wah lebih murah juga ya.
Mandra : Jadi, bagaimana bu? Apakah ibu tertarik dengan oralit dari pabrik kami?
Titin : Saya coba deh 5 box untuk persediaan di sini.
Mandra : Baik, bu. Saya akan antarkan barangnya besok. Untuk pembayarannya, bisa dibayar saat ada
barangnya.
Titin : Terimakasih ya.
Mandra : Iya bu, sama-sama. Terimakasih atas kerjasamanya. Semoga kerja sama ini bisa terus berlanjut
Titin : Iya, sama-sama
Mandra : Kalo begitu saya permisi.