Anda di halaman 1dari 4

Nama : Elsa S.

Mamele
Kelas : Manajemen Pemasaran 6
NIM : 15302485
MK : Manajemen Pemasaran Internasional

A. Sejarah Perkembangan
Revlon (NYSE: REV) adalah perusahaan kosmetik AS, didirikan pada 1932 oleh
Charles dan Joseph Revson bersama seorang ahli kimia Charles Lachman. Mulanya
mereka hanya memiliki satu produk, enamel kuku. Dalam waktu 6 tahun perusahaan ini
berkembang menjadi usaha dengan aset jutaan dollar. Pada 1940, Revlon memperluas
rangkaian produknya dengan lipstick. Pada 1952 Revlon meluncurkan parfum bernama
"Fire and Ice", yang diiklankan di radio oleh Bob Hope dan Red Skelton. Pada 1955,
Revlon mensponsori acara kuis CBS The $64,000 Question. Pada tahun 1960-an, Charles
Revson membagi Revlon dalam beberapa divisi untuk pasaran yang berbeda.
Revlon adalah salah satu perusahaan kosmetik terbesar dan terkenal di dunia.
Produk inti perusahaan termasuk jajaran toko obat makeup, produk perawatan kulit
khusus dan rambut berkualitas dan garis kecantikan salon. Perusahaan ini diperdagangkan
dan berbasis di New York City. Tujuan Revlon selalu memberikan produk kecantikan
berkualitas dengan harga terjangkau.
Pada tahun 1932, Amerika Serikat berada di tengah salah satu titik terendah dalam
sejarah ekonomi negara tersebut. Selama masa depresi besar ini, dua saudara laki-laki
bernama Charles dan Joseph Revson memiliki ide untuk membuat cat kuku menggunakan
pigmen dan bukan pewarna normal. Mereka percaya ini akan membuat polesan bertahan
lebih lama dan memungkinkan variasi warna yang lebih besar. Untuk mendapatkan
formula mereka, mereka bermitra dengan seorang ahli kimia lokal bernama Charles
Lachman. Dengan menggunakan nama Revson, ditambah “L” untuk Lachman, mereka
menamai perusahaan cat kuku baru mereka “Revlon.” Dalam waktu 6 tahun, ketiga pria
tersebut telah mengubah Revlon menjadi perusahaan bernilai jutaan dolar, hanya menjual
cat kuku khusus mereka.
Sepanjang tahun 1930an dan 1940an, Revlon perlahan mulai menciptakan produk
baru. Mereka menambahkan pilihan alat manikur dan gunting kuku, dan kemudian
ditindaklanjuti dengan sederet lipstik, juga berdasarkan penggunaan pigmen dan bukan
pewarna. Pada tahun 1950an, perusahaan tersebut telah bercabang lebih jauh lagi,
membeli obat diabetes, perusahaan pakaian olahraga dan jalur suplemen. Sebagian besar
usaha non-kosmetik ini sebagian besar tidak berhasil, jadi Revlon mulai memfokuskan
kembali pada produk utamanya, termasuk makeup dan perawatan kulit. Mereka menjual
dari baris yang tidak berhasil dan memperkenalkan parfum “Charlie” dan beberapa
produk perawatan kulit profesional selama tahun 1970an. Sejak saat itu, perusahaan telah
mempertahankan fokusnya pada produk kecantikan dan telah menikmati banyak
kesuksesan di arena itu.
Sejak pendirian perusahaan sampai tahun 1970an, Revlon dipimpin oleh pendiri
Charles Revson. Meskipun saudaranya Joseph membantu menemukan perusahaan
tersebut, Charles diangkat sebagai CEO, dan memimpin perusahaan tersebut melalui 40
tahun pertamanya. Pada tahun 1955, Revlon mulai menawarkan saham untuk dijual ke
publik, dan pada tahun berikutnya perusahaan tersebut terdaftar di New York Stock
Exchange. Pada tahun 1985, perusahaan tersebut dijual ke konglomerat Pantry Pride
seharga $ 2,7 miliar. Pantry Pride masih memiliki Revlon, namun telah terjual hampir 75
persen dari kepemilikan perusahaan.
Selama tahun 1950an, Revlon mulai mengandalkan iklan cetak. Iklan berwarna
full-halaman yang menampilkan model Revlon Dorian Leigh adalah beberapa iklan
kosmetik pertama yang digunakan oleh perusahaan manapun. Saat Revlon mulai menjual
produknya ke luar negeri, perusahaan ini mengambil langkah iklan yang berani, dan
menggunakan model Amerika dalam iklan internasional. Penonton internasional
menyukai “tampilan Amerika” dan menjadi pelanggan setia Revlon. Sejak saat itu,
perusahaan telah sangat bergantung pada kontrak pemodelan dengan bintang film wanita
dan supermodel. Beberapa iklan paling ikonik termasuk Shelley Hack for Charlie parfum
dan iklan makeup Cindy Crawford pada tahun 1990an.
Kegiatan perdagangan internasional Revlon dimulai pada akhir tahun 1950-an.
Cabang-cabangnya mulai membludak di berbagai tempat di dunia sejak 1962 saat Revlon
membuka cabang di Jepang, Prancis, Italia, Argentina, Meksiko, dan beberapa negara di
Asia. Kesuksesan perdagangan internasional perusahaan ini paling berhasil menuai sukses
di Jepang di negeri Sakura itu, Revlon tidak berusaha menyesuaikan diri dengan
menggunakan model-model Jepang yang berwajah oriental dalam promosi promosi
iklannya. Revlon lebih memilih menggunakan model-model Amerika dan ternyata
strategi pemasaran ini sukses karena rupanya wanita wanita Jepang menyukai gaya dan
model Amerika. Kini, Revlon menuai sukses di berbagai belahan dunia, di antaranya di
negara-negara: Asia Tenggara (dengan kantor pusat di Singapura), Australia, Selandia
Baru, Hong Kong, Taiwan, Cina, Jepang, Dubai, Afrika Selatan, Italia, Prancis, Inggris,
Argentina, Venezuela, dan Kanada
Saat ini, Revlon adalah perusahaan kosmetik terkemuka di Amerika Serikat.
Dewan direksi saat ini telah menjual banyak kinerja buruk dan mengembalikan
perusahaan tersebut ke merek utamanya. Saat ini, Revlon Corporation terdiri dari produk
kosmetik Revlon dan Almay cosmetic, Mitchum Deodorant, dan Jeanne Gatineau.
Dengan berfokus pada kelompok produk intinya, manajemen Revlon berharap dapat
meningkatkan keuntungan, membalikkan tren penurunan yang dimulai pada tahun 2001.
B. Review Produk Revlon Natural Finish Powdery Foundation SPF 15 PA++ (14 gr)

Revlon Natural Finish Powdery Foundation SPF 15 PA++ (14 gr) adalah bedak
foundation yang bertekstur krim padat yang dilengkapi dengan SPF 15 PA++. Harga
Revlon Natural Finish Powdery Foundation SPF 15 PA++ (14 gr) ini Rp. 125.000,-
Foundation ini memiliki 5 pilihan shade yang berbeda yaitu ivory, peach, bisque,
ocher dan fair beige yang dikemas dalam bentuk compact dan sangat praktis untuk
dibawa bepergian kemana-mana. Bagian tengah pada tutupnya terbuat dari plastik
transparan sehingga kita dapat melihat warna foundation di dalamnya dengan jelas.
Foundation dapat dibuka tutup dan dilengkapi dengan sponge yang diletakkan
dibawahnya. Selain itu saat dibuka, terdapat juga cermin kecil dibawah pan foundation.
Pada awal pengaplikasian akan terlihat sedikit kurang menyatu, namun pada saat
beberapa jam kemudian akan terlihat lebih natural karena sudah menyatu dengan minyak
alami pada wajah. Pada saat memakainya akan terlihat creamy namun akan terlihat lebih
matte setelahnya.

 Kelebihan
 Kemasan praktis dan mudah dibawa untuk bepergian
 Tekstur yang ringan, halus dan lembut
 Mudah di blend pada wajah
 Bau yang tidak terlalu menyengat (bau khas bedak pada umumnya)
 Mengandung SPF 15 PA++ yang dapat melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB
 Coverage cukup bagus
 Harga yang cukup terjangkau untuk semua keunggulan yang disediakan
 Kekurangan
 Cermin yang kurang praktis, karena berada dibawah pan foundation sehingga
untuk menggunakan cermin berbarengan dengan mengaplikasikan bedaknya
cukup ribet.
 Tidak bisa diaplikasikan berkali-kali karena akan terlihat tebal dan terkesan berat.
 Hanya memiliki 5 shade.
 Tidak transferproof

Sumber:
 https://id.m.wikipedia.org/wiki/Revlon
 http://faizun.jorgehugo.com/2018/01/18/sejarah-kosmetik-revlon/
 http://www.anneahira.com/revlon.htm
Gambar:
 http://www.boots.com/resource/blob/1083092/742c1bac173825177510ac94f1e87985/16-
08-393835-revlon-bt-trans-bhfol-data.png
 http://cms.facetofeet.com/files/1review-products/dsc02557.jpg
 https://2.bp.blogspot.com/-
t3tVQLO1_po/WdGTd_hgK7I/AAAAAAAAIiA/eBh7c9foxOkxOBE2psoV2mf99T8aF
SXRACLcBGAs/s1600/DSC08989-01_mh1506906144606-01.jpeg
 https://1.bp.blogspot.com/-KDWBjWiSMcg/Wf2w6kckjzI/AAAAAAAA-
GM/am1Xqi8r_EEQ-msueXkNQKB5s_S4LboLgCKgBGAs/s1600/IMG_1975.JPG