Anda di halaman 1dari 5

TUGAS RUTIN

“ Mensos Ungkap Banyak Faktor Penyebab Gizi Buruk di Asmat ”

Disusun untuk memenuhi tugas


Dalam Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan
Dosen Pengampu : Revita Yuni , S.Pd., M.Pd.

Kelompok : 1 (SATU)
Nama NIM
Yuni Marilla Sinambela : 5161111055
Seniati Tarigan : 5161111047
Tomi Hartono : 5161111051

Reguler B 2016

PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2018

PKN KELOMPOK 1 Page 1


KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis ucapkan kepada Tuhan yang Maha Esa karena atas rahmat-Nya,
Penyusun dapat menyelesaikan Tugas Rutin dengan topik“ Mensos Ungkap Banyak
Faktor Penyebab Gizi Buruk di Asmat ”untuk mata kuliah Pendidikan
Kewarganegaraan. Terwujudnya hasil ini tidak terlepas dari bimbingan dan dorongan serta
arahan dari berbagai pihak, baik secara langsung maupun tidak langsung. Maka dengan
kesempatan ini, penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ibu Revita Yuni ,
S.Pd., M.Pd.selaku dosen mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan yang telah banyak
membantu dalam penyelesaian.
Penulisan Laporan ini bertujuan agar pembaca dapat lebih memahami materi dan
khazanah ilmu pengetahuan yang telah penulis sajikan. Penulis sadar bahwa dalam
penyusunan Laporan ini banyak sekali kekurangannya. Oleh karena itu, penulis
mengharapkan saran dan kritik dari pembaca agar penulisan dan penyusunan hasil ini dapat
lebih baik lagi.
Akhir Kata penulis mengucapkan semoga Laporan ini bermanfaat bagi para pembaca
dan dapat lebih mengerti tentang materi yang telah penulis sajikan.

Medan, Februari 2018

Penyusun
KELOMPOK 1

PKN KELOMPOK 1 Page 2


ANALISIS BERITA

Judul Berita dan Sumber Nya.


Berdasarkan Hasil analisis yang dilakukan oleh kelompok, Judul yang dianalisis yaitu
mengenai “ Mensos Ungkap Banyak Faktor Penyebab Gizi Buruk di Asmat ”. Sumber
berita yang diperoleh yakni dari Media Elektronik berupa koran elektronik yang diambil
dari Sindo News.Com.

Isi Pokok Berita


Isi pokok berita yang dianalisis yakni:
JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos),.
Idrus Marham mengungkapkan banyak faktor penyebab merebaknya wabah campak
dan gizi buruk di Kabupaten Asmat, Papua."Sebenarnya itu penyebabmya tidak tunggal,
pertama juga kan ada masalah asupan, ibu-ibu, kemudian imunisasi vaksin dan lain-lain,
itu kan mempengaruhi langsung tapi kan masyarakatnya tidak mau, iya sudah dilakukan,"
ujar Idrus di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Kamis (1/2/2018). (Baca juga: Satgas
KLB Asmat Bertugas Selama Satu Tahun).

PKN KELOMPOK 1 Page 3


Dia mengaku sudah menjalankan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan
mendatangi langsung daerah tersebut, termasuk melakukan upaya tanggap darurat."Kalau
saya tanggap darurat ini kan pengobatan yang sakit kita obati, lalu bagaimana makanannya
nah setelah itu kita melakukan penataan," paparnya.
Sejumlah program Kementerian Sosial, kata Idrus, sudah disiapkan. "Khusus
Kemensos kita sudah mempersiapkan beberapa program yang sudah jalan, sebenarnya
program pengembangan komunitas agak terpencil, ini selaras dengan apa yang ditanyakan
oleh presiden apa memungkinkan di relokasi, bukan relokasi total," ujar politikus Partai
Golkar ini.
Relokasi yang dimaksudnya bersifat terbatas dengan mengonsentrasikan permukiman
pada wilayah-wilayah tertentu. "Itu kan ada tanah ulayat kita nanti kita akan lihat itu
semua," tuturnya.

Kaitannya Dengan Jenis Integrasi


A.) Integrasi pada Proses penyatuan berbagai kelompok budaya sosial dalam wilayah
tersebut yang terkhusus dalam bidang kesehatan dan lingkungan hidup.
B.) Integrasi pada masalah pembentukan wewenang kekuasaan nasioanal pusat diatas
unit-unit sosial.
C.) Integrasi pada masalah hubungan antara pemerintahan dengan pe;laksana perintah
dari pemerintah.
D.) Integrasi yang menunjuk pada adanya konsensus terhadap nilai-nilai yang minim
terhadap bidang keperluaan terhadap daerah tersebut, berfokus dibidang kesehatan
dan lingkungan hidup.
E.) Integrasi pada penciptaan tingkah laku yang diterima dan diberikan kepada
masyarakat baik dengan cara penyuluhan dan sosialisasi.

PKN KELOMPOK 1 Page 4


Faktor Penyebab Disintegrasi
A.) Kurang Seriusnya Pemerintah setempah dalam menanggulangi masalah yang
timbul dalam daerah tersebut.
B.) Kurannya asupan pangan yang sehat dan baik untuk masyarakat didaerah tersebut.
C.) Terjadinya penyeludupan uang sebagai dana yang diberikan untuk bantuan bagi
daerah setempat.
D.) Wilayah yang tergolong dalam daerah terpencil.
E.) Minimnya perhatian pemerintah terhadap masyarakat didaerah tersebut.

Alternatif Penyelesaian
A.) Perlunya dilakukan sosialisasi tentang kesehatan dan melakukan penyuluhan
sekaligus mmeberikan pengobatan gratis dari pihak pemerintah dibidang kesehatan
dan pangan yang disalurkan langsung pemerintah pusat.
B.) Melakukan penataan mengenai sistem pemerintahan dan pengawasan terhadap
biaya dan dana yang harus nya digunakan untuk kepentingan rakyat baik dalam hal
kesehatan dan pendidikan.
C.) Melakukan penataan terhadap lingkungan hidup dan kebersihan dalam wilayah
yang terkandung penyakit.

PKN KELOMPOK 1 Page 5