Anda di halaman 1dari 3

JURNAL KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN KE 13

Nama : Dhita Ayu Ramadhani


NIM : 160341606018
Hari, tanggal : 5 Maret 2018
Topik : Mengamati tumbuhan paku
A. Yang dipelajari
Pada hari Senin tanggal 5 Maret 2018 mengamati tumbuhan paku yakni beberapa
jenis paku diamati menggunakan mikroskop stereo dan mikroskop cahaya misalnya sorus
dan spora yang diamati, yakni didapatkan paku ekor kuda A karakteristik morfologi,
batangnya memiliki ruas yang jelas, ruas batang berusuk dan beralur, percabangan berupa
monopodial. Sistem perakaran serabut, pada setiap ruas batang memilki rongga. Ujung
cabang vegetatif membentuk strobilus, menghasilkan 1 jenis spora (homospora).

Paku A

Pada paku B, sistem perakaranya berbentuk serabut dan pada ujungnya terdapat kaliptra
(tudung akar). Letak sporofil berkelompok, letak sporangium membentuk sorus

Paku B
Pada paku C sistem perakaran serabut, termasuk batang herba dan paku D yakni sistem
perakaran serabut, pada daun kuncup menggulung, tipe daun mikrofil, letak sporofil
tersebar
paku C

Paku D
Pada paku E yakni mempunyai akar dengan rizoma yang memanjang melekat kuat pada
batang, tidak ada rizofor, merupakan herba, percabangan monopodal semu yaitu batang utama
nampak jelas lebih besar dan lebih panjang. kuncup daun tidak menggulung, ujung tumpul, tepi
rata, berlapis lilin tebal, daun beseling dengan jarak yang pendek maupun panjang tersusun
sejajar. Letak sporofil terdapat sorus yang menggerombol pada bagian tepi daun dan mengelilingi
hingga mencapai dasar kedua sisi, spora homospora

Paku E

Pada paku F akar yakni serabut tumbuh dari rizoma dan tidak ada rizofor, pada ujung akar
dilindungi oleh kaliptra merupakan batang herba, percabangan monopodial, arah tumbuh batang
keatas melengkung kearah samping, bentuk batang bulat panjang, daun majemuk, kuncup daun
menggulung atau melingkar kedalam, tipe daun yakni mikrofil dan makrofil, bentuk daun
membulat ujungnya tumpul, tepi bergerigi, susunan daun tumpang tindih, Letak sporangium
membentuk sorus