Anda di halaman 1dari 2

DESI ANGGRAENI (021439689)

TUGAS 2
ORGANISASI
JAWABAN
1. Pendekatan bidang sasaran (Goal Domains)
Menurut Kilmann dan Herden menunjukan adanya 4 bidang sasaran bagi suatu organisasi,
yaitu :
a. Efisiensi internal
Menunjukan efektifitas organisasi dalam menggunakan berbagai macam sumber yang
dimilikinya. Bidang sasaran ini identik dengan pengukuran efektivitas organisasi melalui
efisiensi internal. Salah satu ukuran yang digunakan adalah perbandingan nilai output
terhadap nilai input. Bidang kegiatan ini memberikan perhatian terhadap efisiensi
kegiatan yang dilakukan di dalam organisasi sehingga sangat memperhatikan besarnya
nilai input, transformasinya maupun output.
b. Efisiensi eksternal
Mengganbarkan kemampuan organisasi dalam mendapatkan semua jenis sumber yang
diperlukannya. Bidang sasaran ini identik dengan pengukuran efektivitas organisasi
melalui pendekatan sumber, yaitu dengan memberikan perhatian terhadap kemampuan
organisasi dalam membina hubungan baik dengan elemen lingkungannya. Kemampuan
mendapatkan sumber, seperti bahan baku, besarnya pasar yang dikuasai, merupakan
contoh dari ukuran yang digunakan dalam bidang sasaran ini.
c. Efektivitas internal
Menunjukan besarnya hasil kerja pada personel dalam suatu organisasi sehingga bidang
sasaran ini bisa dianggap identik dengan pengukuran efektivitas organisasi menurut
pendekatan proses. Ukuran-ukuran yang digunakan pada umumnya memperhatikan
kepuasan dan motivasi karyawan, seperti iklim kerja, hubungan interpersonal
d. Efektivitas eksternal
Menggambarkan kemampuan organisasi untuk memberikan rasa puas kepada setiap
elemen constituency sehingga bidang sasaran ini identik dengan pengukuran efektivitas
organisasi melalui pendekatan constituency. Oleh karena itu ukuran yang digunakan
umumnya menyangkut kepuasan dari pihak luar, seperti kepuasan konsumen, kepuasan
leveransir (pemasok) dan pihak luar lainnya.
2. 4 alasan terjadinya kemunduran organisasi menurut Whetten :
a. Antropi organisasi
Antropi terjadi apabila organisasi sudah tua. Organisasi yang sudah berusia lanjut akan
mengalami penurunan efisiensi dan juga organisasi akan “kehilangan otot”. Organisasi
sudah terlalu biasa mengalami sukses sehingga tidak pernah lagi harus bertarung dan
akhirnya kehilangan ketajamannya.
b. Vulnerability
Organisasi tidak memiliki kemampuan yang memadai untuk memanfaatkan
lingkungannya. Ini terjadi karena ukuran organisasi terlalu kecil atau organisasi belum
berdiri cukup mantap sehingga mudah terganggu oleh perubahan lingkungan.
c. Kehilangan legitimasi
Organisasi juga bisa kehilangan legitimasinya karena hal-hal berikut :
 Produk yang dihasilkan oleh organisasi ternyata tidak dihargai masyarakat
 Produk yang dihasilkan oleh organisasi ternyata bertentangan dengan nilai-nilai
yang berlaku di masyarakat.
d. Entropi lingkungan
Kapasitas lingkungan berkurang, lingkungan menjadi miskin sehingga tidak mampu lagi
mendukung keberadaan organisasi. Akibatnya, organisasi terpaksa mengurangi
kegiatannya atau perlu mencoba menemukan ceruk pasar yang lain agar bisa bertahan
hidup.
3. Hubungan antara kompleksitas organisasi dengan diferensiasi
Kompleksitas yaitu salah satu dari tiga komponen utama yang menentukan corak dari struktur
dari suatu organisasi. Kompleksitas menunjukan derajat diferensiasi yang terjadi dalam suatu
organisasi dan terdiri dari tiga elemen, yaitu diferensiasi ke arah horizontal, diferensiasi ke
arah vertikal, dan sebaran organisasi secara geografis.

Anda mungkin juga menyukai