Anda di halaman 1dari 4

SOAL LATIHAN AKUNTANSI UMKM DAGANG

SAGARA PHONE adalah usaha dalam bidang perdagangan, yaitu jual beli handphone dengan merk Nokia,
LG, Mito, dan Samsung. Usaha ini dimiliki oleh Tn Samudera. Metode pencatatan yang digunakan dalam
usaha ini adalah metode perpetual. Usaha ini didirikan pada bulan Juli 2011. Berikut ini adalah transaksi yang
terjadi di SAGARA PHONE selama bulan Juli 2011.
1. Tanggal 1 Tn Samudera selaku pemilik menyetorkan uang tunai sebesar Rp25.000.000, komputer senilai
Rp5.000.000, dan membayar sewa tempat untuk 6 bulan ke depan senilai Rp1.500.000 sebagai modal awal.
Peralatan (Komputer) Rp 5.000.000
Sewa dibayar di muka Rp 1.500.000
Kas Rp25.000.000
Modal Tn Samudera Rp31.500.000

2. Tanggal 2 Membeli 10 HP Nokia dari N-phone @Rp1.000.000 tunai. Pembayaran dilakukan dengan
ketentuan 70% dibayar dengan uang perusahaan, sedangkan sisanya dibayar dengan uang pribadi Tn
Samudera. SAGARA PHONE tidak memberikan uang pengganti, dianggap sebagai penambah modal Tn
Samudera.
PBD HP Nokia Rp10.000.000
Kas (70%) Rp7.000.000
Modal Tn Samudera Rp3.000.000
(HPP HP Nokia Rp1.000.000)

3. Tanggal 3 Membeli 5 HP LG dari LG-phone @Rp1.500.000. Sebesar 60% dibayar tunai, dengan
ketentuan 70% ditanggung SAGARA PHONE dan 30% ditanggung Tn Samudera. Sisanya dibayar
kemudian dengan syarat 2/10, n/30. SAGARA PHONE tidak mengganti uang Tn Samudera, dianggap
sebagai penambah modal.
PBD HP LG Rp7.500.000
Kas (70%xRp4.500.000) Rp3.150.000
Modal Tn Samudera (30%xRp4.500.000) Rp1.350.000
Utang dagang (40%xRp7.500.000) Rp3.000.000
(HPP HP LG Rp1.500.000)

4. Tanggal 4 Membayar biaya angkut pembelian HP Nokia Rp200.000 (FOB Shipping point). Biaya
ditanggung oleh Tn Samudera dengan uang pribadinya tanpa meminta pengganti kepada SAGARA
PHONE. Dianggap sebagai penambah modal.
PBD HP Nokia Rp200.000
Modal Tn Samudera Rp200.000
(HPP HP Nokia Rp1.020.000)

5. Tanggal 5 Membeli 20 HP Mito dari M-phone @Rp100.000. Sebesar 70% dibayar tunai, dengan ketentuan
20% ditanggung SAGARA PHONE dan 80% ditanggung Tn Samudera. Sisanya dibayar kemudian dengan
syarat 2/10, n/30. SAGARA PHONE mengganti uang Tn Samudera dengan 1 buah HP Nokia.
PBD HP Mito Rp2.000.000
Kas Rp 280.000
Utang dagang Rp 600.000
Penjualan (HP Nokia) Rp1.120.000
HPP HP Nokia Rp1.020.000
PBD HP Nokia Rp1.020.000

6. Tanggal 6 Membeli tunai 15 HP Samsung dari S-phone @Rp400.000. Pembayaran dilakukan dengan
ketentuan 70% dibayar SAGARA PHONE, sisanya dibayar oleh Tn Samudera dengan uang pribadinya.
SAGARA PHONE mengganti uang Tn Samudera dengan 1 buah HP LG.
PBD HP Samsung Rp6.000.000
Kas Rp4.200.000
Penjualan (HP LG) Rp1.800.000
HPP HP LG Rp1.500.000
PBD HP LG Rp1.500.000
7. Tanggal 8 Melunasi utang untuk transaksi tanggal 3, yaitu pembelian HP LG. Pembayaran dilakukan
dengan ketentuan 50% ditanggung SAGARA PHONE, 50% ditanggung Tn Samudera. SAGARA PHONE
tidak mengganti uang Tn Samudera, dianggap sebagai penambah modal.
Utang dagang Rp3.000.000
PBD HP LG (potongan pembelian 2%xRp3.000.000) Rp 60.000
Kas Rp1.470.000
Modal Tn Samudera Rp1.470.000
(HPP HP LG Rp1.485.000 dari potongan Rp60.000:4buah HP, jadi masing-masing HPP berkurang
Rp15.000)

8. Tanggal 9 Meminta keringanan harga Rp100.000 karena HP Mito yang diterima dari transaksi tanggal 5
tidak sesuai pesanan. Hal ini mendapat persetujuan dari penjual. HP tidak dikembalikan.
Utang dagang Rp100.000
PBD HP Mito (Keringanan pembelian) Rp100.000
(HPP HP Mito Rp95.000)

9. Tanggal 10 Melunasi utang untuk transaksi tanggal 5 Juli, yaitu pembelian HP Mito. Pembayaran
dilakukan dengan ketentuan 80% ditanggung SAGARA PHONE, 20% ditanggung Tn Samudera.
SAGARA PHONE tidak mengganti uang Tn Samudera, dianggap sebagai penambah modal.
Utang dagang Rp500.000
PBD HP Mito Rp 10.000
Kas (80%xRp490.000) Rp392.000
Modal Tn Samudera (20%Rp490.000) Rp 98.000
(HPP HP Mito Rp94.500)

10. Tanggal 12 Tn Samudera membayar biaya listrik ke PLN senilai Rp200.000 untuk rumah dan Rp500.000
untuk SAGARA PHONE dengan uang pribadinya. Bukti pembayaran diserahkan ke SAGARA PHONE
tanpa meminta uang pengganti, dianggap sebagai penambah modal.
Biaya listrik Rp500.000
Modal Tn Samudera Rp500.000

11. Tanggal 13 Tn Samudera mengambil 2 buah HP Mito. Harga pasar HP pada saat itu adalah sebesar
@Rp150.000. Tn Samudera hanya menyerahkan uang sebesar Rp100.000, sisanya 60% dianggap sebagai
prive, 40% dianggap sebagai pengurang modal.
Kas Rp100.000
Prive Tn Samudera (60%) Rp120.000
Modal Tn Samudera (40%) Rp 80.000
Penjualan (HP Mito) Rp300.000
HPP HP Mito Rp189.000
PBD HP Mito Rp189.000

12. Tanggal 15 Membayar gaji 3 karyawan senilai Rp2.100.000. Sebesar 70% ditanggung oleh Tn Samudera
dengan uang pribadinya. SAGARA PHONE mengganti uang Tn Samudera dengan 1 buah HP LG.
Biaya gaji Rp2.100.000
Kas (30%) Rp 630.000
Penjualan HP LG (70%) Rp1.470.000
HPP HP LG Rp1.485.000
PBD HP LG Rp1.485.000

13. Tanggal 17 Tn Samudera menyerahkan uang tunai sebesar Rp4.000.000 dan 5 buah HP Nexian senilai
@Rp500.000 sebagai tambahan modal.
Kas Rp4.000.000
PBD HP Nexian Rp2.500.000
Modal Tn Samudera Rp6.500.000
14. Tanggal 19 Menjual 7 HP Nokia kepada Kia-phone @Rp1.200.000 tunai. Uang diterima oleh Tn
Samudera. Sebesar 80% diserahkan ke SAGARA PHONE sisanya digunakan untuk kepentingan pribadi.
Kas (80%xRp8.400.000) Rp6.720.000
Prive Tn Samudera (20%Rp8.400.000) Rp1.680.000
Penjualan HP Nokia Rp8.400.000
HPP HP Nokia Rp7.140.000
PBD HP Nokia Rp7.140.000

15. Tanggal 20 Menjual 3 HP LG kepada GL-phone @Rp1.600.000 dengan syarat 2/10,n/30.


Piutang dagang Rp4.800.000
Penjualan HP LG Rp4.800.000
HPP HP LG Rp4.455.000
PBD HP LG Rp4.455.000

16. Tanggal 21 Menjual 15 HP Mito kepada Tom-phone @Rp101.000 dengan syarat 2/5, n/30.
Piutang dagang Rp1.515.000
Penjualan HP Mito Rp1.515.000
HPP HP Mito Rp1.417.500
PBD HP Mito Rp1.417.500

17. Tanggal 23 Menjual 10 HP Samsung ke Sun-phone @Rp500.000 tunai.


Kas Rp5.000.000
Penjualan HP Samsung Rp5.000.000
HPP HP Samsung Rp4.000.000
PDB HP Samsung Rp4.000.000

18. Tanggal 24 Menerima pelunasan piutang dagang untuk transaksi tanggal 20 Juli.
Kas Rp4.704.000
Potongan penjualan Rp 96.000
Piutang dagang Rp4.800.000

19. Tanggal 25 Menerima kembali 1 buah HP Nokia Rp1.200.000 dari Kia-phone karena cacat, dan
pembayaran kas diserahkan ke pembeli.
Retur penjualan HP Nokia Rp1.200.000
Kas Rp1.200.000
PBD HP Nokia Rp1.020.000
HPP HP Nokia Rp1.020.000

20. Tanggal 31 Menerima pelunasan piutang dagang untuk transaksi tanggal 21 Juli.
Kas Rp1.515.000
Piutang dagang Rp1.515.000

Diminta:
a. Buatlah jurnal masing-masing transaksi!
b. Hitunglah laba/rugi SAGARA PHONE dan Modal Akhir Tn Samudera di SAGARA PHONE!

Laporan Laba Rugi


1. Cari total penjualan.
2. Perhatikan retur & keringanan penjualan atau potongan penjualan.
3. Perhatikan pendapatan lain-lain (jika ada)
4. Perhatikan HPP dan biaya-biaya lain.
SAGARA PHONE
LAPORAN LABA RUGI
Untuk perioda yang berakhir pada 31 Juli 2011
Penjualan Rp24.405.000
(Potongan penjualan) (Rp96.000)
(Retur penjualan) (Rp1.200.000)
Penjualan bersih Rp23.109.000
(HPP) (Rp20.186.500)
Pendapatan lain-lain Rp0
(Biaya lain-lain) (Rp2.600.000)
Laba (Rugi) Rp322.500

SAGARA PHONE
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Untuk perioda yang berakhir pada 31 Juli 2011

Modal awal 1 Juli 2011 Rp31.500.000


Ditambah
Setoran modal dalam perioda berjalan Rp13.118.000
Laba (Rugi) Rp322.500
Dikurangi:
Pengurangan modal Rp80.000
Prive/Dividen Rp1.800.000

Modal akhir 31 Juli 2011 Rp43.060.500

Anda mungkin juga menyukai