Anda di halaman 1dari 11

Masalah Penugasan (Assigment Problem)

Pertemuan kuliah Manajemen Pengambilan Keputusan

Julian Adam Ridjal


www.adamjulian.net
PS Agribisnis Universitas Jember

Assignment method (metode penugasan)


Penjelasan singkat tentang Assignment method dapat dilihat di : www.adamjulian.net

Penyelesaian Soal dengan Metode Manual

Contoh Soal 1 :

Sebuah perusahaan agribisnis di Jember akan mengembangkan pemasarannya di


beberapa kota di Jawa Timur. Oleh karena itu ada 4 (empat) orang manajer
pemasaran yang akan diberi tugas di 4 (empat) kota di Jawa Timur. Waktu yang
diperlukan setiap pekerjaan adalah sebagai berikut :

TUGAS/KOTA (hari)

Malang Surabaya Pasuruan Mojokerto


PEMASARAN

Bakir 15 18 21 24
MANAJER

Tomo 19 23 22 24

Badrun 26 17 16 19

Denok 19 21 23 17

Tentukan alokasi penugasan yang akan meminimumkan jumlah waktu yang diperlukan !
(anggap semua manajer pemasaran dibayar dengan tingkat yang sama; bila tidak,
biaya seharusnya juga dipertimbangkan).
Jawaban :
Dalam memecahkan masalah penugasan (assignment problem) di atas, kita
menggunakan metode alokasi yang dikenal dengan nama Hungarian method. Langkah-
langkah penyelesaian masalah alokasi sebagai berikut :
a. Pertama, memodifikasi matriks waktu (biaya) dan mengurangi dengan waktu
terkecil (bukan nol) dalam setiap kolom dari sleuruh sel dalam kolom itu untuk
mendapatkan paling sedikit satu angka nol dalam setiap kolom.
(Dalam mempermudah pengerjaan, maka dipergunakan simbol) :
Julian Adam Ridjal
www.adamjulian.net

A = Malang a = Bakir
B = Surabaya b = Tomo
C = Pasuruan c = Badrun
D = Mojokerto d = Denok

b. Dalam setiap baris, waktu terkecil (bukan nol) dipakai untuk mengurangi
seluruh sel dalam baris itu. Ini hanya dilakukan pada baris kedua karena
semua baris lainnya telah mempunyai angka nol. Bila langkah pertama telah
menghasilkan paling sedikit satu angka nol adalah setiap baris, langkah kedua
dapat dihilangkan.
c. Sekarang tarik sejumlah minimum garis yang akan meliput semua angka nol
(perhatikan garis biru yang ditarik berdasarkan pada sel yang ada angka
nol). Dalam matriks di atas, tiga garis telah mencukupi. Bila ada jumlah garis
yang sama dengan jumlah baris atau kolom, alokasi optimal mungkin tercapai.
Bila tidak, matriks harus diubah. Di sini ada tiga garis dibanding empat baris
atau kolom, sehingga langkah berikutnya diperlukan.

d. Seluruh sel yang belum terliput garis-garis dikurangi dengan sel terkecil yang
belum terlalui (yaitu 3). Kemudian tambahkan dengan jumlah yang sama ke
elemen-elemen yang ada pada garis-grais silang (7 dalam garis a, dan 2

Manajemen Pengambilan Keputusan – Assignment Problem halaman 2


Julian Adam Ridjal
www.adamjulian.net

dalam garis c), sehingga nilaninya menjadi 10 dan 5. Masukkan hasil-hasil ini
pada matriks dan menyelesaikan matriks dengan seluruh elemen-elemen yang
telah terliput tanpa perubahan.
e. Ulangi langkah ketiga; sekali lagi, hanya ada tiga garis yang meliput angka
nol (0). Oleh ebab itu, ulangi langkah keempat, dan mendapatkan empat garis
yang meliput seluruh angka nol (0). Jadi, dapat dihasilkan matriks optimal.

f. Buat alokasi tugas yang nyata, mulai dengan angka nol yang khas dalam baris
atau kolom. (Bila tidak ada angka nol tersebut, mulai dengan sembarang
angka nol). Dari hasil tersebut adalah cC. Penyelesaian alokasi ini muncul 2
(dua) kemungkinan yang dapat ditunjukkan dengan lingkaran garis merah dan
biru.

Manajemen Pengambilan Keputusan – Assignment Problem halaman 3


Julian Adam Ridjal
www.adamjulian.net

Kemungkinan 1 : cC, aA, bD, dB ; waktu yang diperlukan adalah


= 16 + 15 + 18 + 21 = 70 hari
Sehingga penugasannya adalah : Badrun di Pasuruan, Bakir di Malang, Tomo
di Mojokerto, dan Denok di Surabaya.
Kemungkinan 2 : cC, aB, bA, dD ; waktu yang diperlukan adalah
= 16 + 18 + 19 + 17 = 70 hari
Sehingga penugasannya adalah : Badrun di Pasuruan, Bakir di Surabaya,
Tomo di Malang, dan Denok di Mojokerto.

Penyelesaian Soal dengan Software POM-QM

Contoh Soal 2 :

Ada 3 (tiga) orang pegawai suatu perusahaan yang masing-masing akan ditempatkan
menjadi kepala bagian pemasaran si satu kota tertentu. Ada 4 (empat) kota yang
membutuhkan kepala bagian, dan masing-masing dari 3 orang yang tersedia.
Berdasarkan pertimbangan tertentu menghendaki tunjangan jabatan yang berbeda
seandainya ditembpatkan pada kota-kota tersebut.
Tabel berikut menunjukkan besarnya tunjangan jabatan yang dikehendaki oleh masing-
masing orang pada tiap kota yang berbeda.

Manajemen Pengambilan Keputusan – Assignment Problem halaman 4


Julian Adam Ridjal
www.adamjulian.net

Kabag Wayan Asep Eko


Kota

Bandung 240 100 210

Surabaya 140 220 100

Semarang 150 170 200

Denpasar 140 190 110

Bagaimana penempatan ketiga orang yang ada, sehingga biaya yang dikeluarkan
perusahaan untuk memberikan tunjangan jabatan kepada ketiga orang tersebut
menjadi minimal !

Jawaban :

Buka software POM-QM kemudian pilih Module : Assignment

Setelah itu menentukan title, number of jobs, number of machines, objective, row names
dan column names.

Manajemen Pengambilan Keputusan – Assignment Problem halaman 5


Julian Adam Ridjal
www.adamjulian.net

Setelah itu klik OK, dan isikan sel-selnya sesuai dengan tabel di soal.

Setelah itu di klik Solve, dan hasil akan muncul.


Tersedia 3 output assignment, yakni :

Manajemen Pengambilan Keputusan – Assignment Problem halaman 6


Julian Adam Ridjal
www.adamjulian.net

1. Output Assignments. Pada output ini terlihat ada 4 kolom, karena ada
tambahan kolom DUMMY. Hal ini terjadi karena program POM-QM akan
menyamakan jumlah kolom dan baris, sesuai filosofi penugasan, yakni satu
posisi untuk satu orang. Berhubung dalam soal, jumlah orang tidak sama
dengan jumlah tugas yang tersedia, maka dibuat “orang bayangan” yang
diberi nama DUMMY.

2. Output Marginal Cost, menunjukkan tambahan biaya seandainya orang


tertentu ditempatkan pada kota tertentu.
Pada hasil ditunjukkan bahwa marginal cost Wayan – Semarang = 10,
seandainya Wayan ditempatkan di Semarang, maka seharusnya Wayan tidak
di Denpasar, sehingga ada tambahan biaya 10 (150-140), dan penempatan
yang lain tidak berubah (karena penempatan sebelumnya Semarang ditempati
oleh DUMMY, sehingga total tambahan biaya adalah 10.

Manajemen Pengambilan Keputusan – Assignment Problem halaman 7


Julian Adam Ridjal
www.adamjulian.net

3. Output Assignment List, menunjukkan penempatan tiap-tiap orang pada kota,


serta biayanya :
Asep ditempatkan di Bandung dengan biaya Rp. 100.000.
Eko ditempatkan di Surabaya dengan biaya Rp. 100.000
Wayan ditempatkan di Denpasar dengan biaya Rp. 140.000
Penempatan ketiga orang tersebut membutuhkan total biaya (optimal) sebesar
Rp. 340.000. Dan Semarang tidak terpilih untuk ditempati satu orang pun.

Contoh Soal 3 :

Sebuah perusahaan agribisnis di Jember akan mengembangkan pemasarannya di


beberapa kota di Jawa Timur. Oleh karena itu ada 4 (empat) orang manajer
pemasaran yang akan diberi tugas di 4 (empat) kota di Jawa Timur. Waktu yang
diperlukan setiap pekerjaan seperti pada tabel soal 1 di atas.

Jawaban :

Buka software POM-QM kemudian pilih Module : Assignment

Manajemen Pengambilan Keputusan – Assignment Problem halaman 8


Julian Adam Ridjal
www.adamjulian.net

Setelah itu menentukan title, number of jobs, number of machines, objective, row names
dan column names.

Setelah itu klik OK, dan isikan sel-selnya sesuai dengan tabel di soal.

Setelah semua data terisi, kemudian klik Solve.

Manajemen Pengambilan Keputusan – Assignment Problem halaman 9


Julian Adam Ridjal
www.adamjulian.net

Hasil yang diperoleh ada 3 output, yaitu Assignments, Marginal Cost dan Assignment
List. Total waktu alokasi penugasan manajer pemasaran di beberapa kota di Jawa
Timur adalah 70 hari. Dari hasil yang paling optimal dalam penugasan manajer
pemasaran adalah :
aB ; bA; cC; dD
Sehingga, Bakir ditempatkan di Surabaya, Tomo di Malang, Badrun di Pasuruan dan
Denok di Mojokerto.

Manajemen Pengambilan Keputusan – Assignment Problem halaman 10


Julian Adam Ridjal
www.adamjulian.net

Daftar Pustaka :
 Ahyari, A. 1986. Manajemen Pengendalian Produksi. Yogyakarta : BPFE.
 Handoko, H.T. 2003. Manajemen Produksi dan Operasi. Yogyakarta : BPFE.
 Iqbal, M. H., 2004. Pokok-Pokok Teori Pengambilan Keputusan. Jakarta : Ghalia Indonesia.
 Levin, R.I, dkk. 2002. Pengambilan Keputusan Secara Kuantitatif. Jakarta : PT RajaGrafindo
Persada
 Prasetyo, A. 2009. QM for Windows. Jakarta : Elex Media Komputindo
 Wahid S., A. 1992. Penulisan Bahan Pengajaran Bahan Kuliah : Teori Pengambilan Keputusan.
Jakarta : PAU-SE Universitas Indonesia

Weiss, J.H. 2013. QM for Windows. New Jersey : Pearson Prentice Hall.
 Yamit, Z. 1999. Manajemen Persediaan. Yogyakarta : FE UII.

Manajemen Pengambilan Keputusan – Assignment Problem halaman 11