Anda di halaman 1dari 2

Nama : Abdurrahman Faris

NPM : 230110150154
Kelas : Perikanan B

STUDI PENDUGAAN STOK IKAN CAKALANG (Katsuwonus pelamis) YANG


TERTANGKAP DENGAN PURSE SEINE DAN DIDARATKAN DI “TANGKAHAN”
KAPAL IKAN KOTA SIBOLGA PROVINSI SUMATERA UTARA

Pantai Barat Sumatera Utara memiliki garis pantai sepanjang 763,47 km (temaksud
Pulau Nias). Potensi lestari (MSY) beberapa jenis ikan di Perairan Pantai Barat terdiri
dari: ikan pelagis 115.000 ton per tahun, ikan demersal 78.700 ton per tahun, ikan karang
5,144 ton per tahun dan udang 21.000 ton/tahun.
Tangkahan adalah suatu kegiatan usaha penangkapan ikan swasta yang bertujuan
sebagai tempat aktifitas pendaratan hasil tangkapan/tempat bongkar ikan, dimana fasilitas
dan aktifitasnya menyerupai pelabuhan perikanan dan pengelolaannya umumnya dilakukan
secara perorangan atau swasta.Pemanfaatan sumberdaya ikan berbagai wilayah di Indonesia
tidak merata. Diberapa wilayah perairan masih terbuka pelung besar untuk pengembangan
pemenfaatannya, sedangkan di beberapa wilayah lainnya sudah mencapai kondisi tangkap
tangkap lebih (over fishing) seperti perairan Selat Melaka, Laut Jawa dan Laut Banda
(Anonimous, 2005).
Ikan Cakalang merupakan salah satu dari kelompok ikan pelagis besar yang memiliki
nilai ekonomis tinggi baik di pasar domestik maupun pasar Internasional. Tingginya
kebutuhan terhadap ikan akan mendorong para pengusaha sektor perikanan tangkap untuk
meningkatkan jumlah produksi. Dalam hal ini perlu disadari bahwa sumberdaya ikan
sebagai sumberdaya yang dapat pulih (Renewable resourcer) memilki keterbatasan untuk
melestarikan generasinya apabila stok yang ada dieksploitasi terus tanpa
mempertimbangkan daya dukung (carrrying capacity) dari populasi ikan .
Penelitian ini dilakukan selama tiga bulan di mulai dari Mei – Juli 2014 di
tangkahan kapal ikan Kota Sibolga (Gambar 1).
a) Tangkahan CV. Horizon Group
b) Tangkahan Harapan Sari Laut
Penelitian ini menggunakan metode survey. Dalam penelitian ini, metode survey
digunakan untuk mengetahui dan menganalisa potensi sumberdaya ikan Cakalang dengan
cara mengambil objek data jumlah hasil tangkapan ikan Cakalang dan jumlah trip upaya
penangkapan Purse Seine serta jumlah produksi per tahun dalam data Statistik Perikanan.
Hasil dugaan jumlah stok awal (N 0 ) sumberdaya ikan cakalang pada tahun 2014
didaratkan di Kota Sibolga pantai Barat Sumatera Utara yaitu sebesar 4.629,736 ton per
tahun, dengan potensi lestari (MSY) sebesar 1.703,182 ton per tahun dan tingkat upaya
optimum (F opt ) ± 722. Tingkat berdasarkan rata-rata tingkat pemanfaatan sumberdaya ikan
sebesar 84,3% dari bulan Mei-Juli 2014, sedangkan jumlah tangkapan yang diperbolehkan
(JBT/TAC) yaitu sebesar 80%. Sehingga pengelolaan sumberdaya ikan cakalang sudah
melebihi batas (over fishing)

Wilayah Pengolahan Perikanan` (WPP): menurut permen nomor 1 tahun 2009, daerah perairan
Kota Sibolga Sumatra Utara adalah WPP 572