Anda di halaman 1dari 4

PEMASANGAN IMPLANT

No Dokumen :

No Revisi:

SOP
Tanggal terbit :

Halaman :
PUSKESMAS PAKUE UTARA

PUSKESMAS PAKUE
ALFRIANUS. Skm
UTARA
NIP.

1. Pengertian Prosedur pemasangan implan merupakan teknik pemasangan alat kontrasepsi


bawah kulit
2. Tujuan Untuk mecegah kehamilan.

3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Pakue Utara No : /SK/PKM-PKU/2018

4. Referensi Buku panduan praktis pelayanan kontrasepsi 2004

5. Alat dan Bahan Alat :


1. Implan
2. Spoit
3. Lidokain
Bahan :
1. Duk steril berlubang
2. Sarung tangan steril satu pasang
3. Trokart steril + bisturi mess steril
4. Kasa steril dan perban
5. Mangkok tempat cairan antiseptik
6. Prosedur KONSELING PRA PEMASANGAN
1. Sapa klien dengan ramah dan hangat
2. Tanyakan pada klien tujuan pemakaian alat kontrasepsi
3. Bila belum dilakukan konselin implant, berikan konseling sebelum
dilakukan pemasangan
4. Pastikan bahwa klien memang memilih implant
5. Lakukan pemeriksaan fisik lanjutan atau rujuk bila ada indikasi
6. Nilai pengetahuan klien tentang efek samping yang umum pada implant
7. Dengarkan kebutuhan dan kekhawatiran klien terhadap implant
8. Jelaskan proses pemasangan implant dan apa yang klien rasakan pada
saat proses pemasagan dan setelah pemasangan
9. Konseling dan pasien mengisi Informed Consent
Persiapan :
1. Petugas mempersilahkan pasien untuk mencuci lengannya dengan air
dan sabun
2. Petugas mempersilahkan pasien untuk naik ketempat tidur
3. Petugas meletakkan kain yang bersih dan kering dibawah lengan pasien
dan atur posisi lengan dengan benar
4. Petugas menentukan tempat pemasngan pada bagian dalam lengan atas,
dengan megukur 8 cm diatas lipatan siku.
5. Petugas memberi tanda pada tempat pemasngan pada pola kaki segitiga
terbalik untuk pemasngan dua kapsul implan-2 (40Mm).
6. Petugas memastikan peralatan yang stril yang suda tersedia dan buka
dari kemasannya.
TINDAKAN PRA PEMASANGAN
1. Cuci tangan dengan air dan sabun, keringkan dengan tissu
2. Pakai sarung tangan steril
3. Petugas menyiapkan peralatan dan bahan-bahan yang diperlukan
4. Petugas memastikan jumlah kapsul untuk memastikan lengkap dua
buah
5. Petugas mengusap tempat pemasngan dengan larutan antiseptik,
gerakan kearah luar secara melingkar dengan diameter 10-15 cm dan
biarkan kering
6. Petugas memasang kain penutup (doek) stril disekeliling lengan pasien
PEMASANGAN KAPSUL IMPLANT
1. Petugas menyuntikkan anestesia lokal 0,3 cc tepat dibawah kulit
sampai kulit sedikit menggelembung
2. Petugas meneruskan penusukkan jarum kelapisan bawah
kulit(supdermal)sepanjang kurang lebih 4 cm, dan suntikan masing-
masing 1 cc diantara pola pemasangan.
3. Petugas menguji efek anestesinya sebelum melakukan insisi pada kulit
4. Petugas membuat insisi dangkal selebar 2 mm dengan skapel atau ujung
disturi hingga mencapai lapisan supdermal
5. Petugas memasukkan trokar da pendorongnya melalui tempat insisi
dengan sudut 45 hingga mencapai lapisan subdermal kemudian
luruskan trokar secacar dengan permukaan kulit
6. Petugas mengungkit kulit,dan dorong trokar dan pendorongnya sampai
batas ( pada pangkal trokar ) tepat pada luka insisi.
7. Petugas menarik trokar kearah pendorong hingga terasa adanya tahanan
untuk mendorongnya secara bersama-sama sampai batas tanda pada
ujung trokar terliat pada luka insisi
8. Petugas kemudian belokkan arah trokar kesamping kapsul pertama dan
diarahkan kesisi lain dari kaki segitiga terbalik hingga tanda tanda
mencapai luka insisi
9. Petugas memutar pendorong hingga 180 hingga terbebas dari tahanan
dan ujungnya memasuki jalur tempat kapsul
10. Petugas menahan pendorong dan tarik trokar kearah pangkal pendorong
untuk menempatkan kapsul ke dua pada tempatnya
11. Petugas menahan ujung kapsul yang suda terpasang dibawa kulit, tarik
trokar dan pendorong hingga keluar dari luka insisi
12. Petugas meraba kapsul dibawah kulit untuk memastikan kedua kapsul
yang telah terpasang baik pada posisi nya
13. Petugas meraba daerah memastiakan seluruh kapsul berada jauh dari
luka insisi pendorong hingga keluar dari luka insisi
TINDAKAN PASCA PEMASANGAN
1. Petugas menekan pada tempat insisi dengan kasa untuk menghentikan
pendarahan
2. Petugas mendekatkan ujung-ujung insisi dan tutup dengan band-aid
3. Petugas memberi pembalut tekan untuk mrncega pendarahan bawa kulit
atau memar pada kulit
4. Petugas memberi petunjuk pada pasien cara merawat luka dan jelaskan
bila ada nana atau pendarahan atau kapsul keluar dari luka insisi maka
dia harus segera kembali ke Puskesmas.
5. Petugas memasukkan klorin dalam tabung suntik dan rendam alat
suntik trsebut dalam larutan klorin selama 10 menit
6. Petugas meletakan semua peralatan dalam laruan klorin selama 10
menit untuk dekontaminasi, pisahkan trokar dari pendorongnya
7. Petugas membuang peralatan yang suada dipakai lagi ditempatnya
8. Petugas menyelup tangan yang masi memakai sarung tangan kedalam
larutan klorin kemudian buka dan renda selama 10 menit
9. Petugas mencuci tangan dengan sabun dengan air kemudian keringkan
dengan tissu
10. Petugas mengobservasi selam 5 menit sebelum memperbolehkan pasien
pulang
11. Petugas melakukan pencatatan dan mengisi register Kb

7. Bagan alir
Persilahkan pasien Meletakkan kain Menentukan t4
Persilahkan
untuk naik bersih dibawah pemasangan 4cm
psien untuk cuci
ketempat tidur lengan pasien dari lipatan siku
lengannya

Mencuci tangan Buka kemasan Sediakan alat dan Buat pola dan
implan bahan buka dari tanda pada t4
kemasannya pemasagan

Pakai sarung Pastikan jumlah Usap tempat Pasang duk


tangan kapsul lengkap pemasangan dgn dilengan pasien
betadin
Angkat kulit dan Masukkan trokar Buat insisi selebar Suntik anastesi
dorong trokar dan 2 mm pada tempat insisi
pendorongnya

Tarik trokar kearah Tahan ujung kapsul Belokkan trokar Tahan pendorong
pndrng hingga ada dan tarik trokar dan kesamping kapsul dan tarik trokar
tahanan pendorongnya pertama

Tekan tempat Raba untuk Raba kapsul untuk Tahan ujung


insisi dengan kasa memastikan kabsul memastikan kapsul, tarik rokar
jauh dari luka insisi kedua kapsul dan pendorong

Celup tangan
Dekatkan ujung Masukkan semua Buang bahan
kedalam lar klorin
insisi dan tutup peralatan dalam habis pakai
dan lepas secara
band-aid larutan klori tempat sampah
terbalik

Mencatat Catat dan beri Opservasi selama Mencuci tangan


diregister kb kartu kb dipasien 5 menit dengan sabun

Rapikan semua
peralatan

6. Unit terkait POLI KIA


BIDAN DESA
8. DokumenTerkait 1. Rekam medis
2. Register KB