Anda di halaman 1dari 41

1

I. PENDAHULUAN

Kondisi perairan wilayah Republik Indonesia yang lebih banyak dilingkupi

dengan perairan sekitar ± 60 % dari total daratan di kepulauan berakibat pada

adanya jarak antara beberapa wilayah kepulauan di sana. Selain itu pemetaan

potensi, sumberdaya dan bahan mineral di bumi Indonesia memerlukan data yang

setiap saat harus di up date karena potensi dan sumberdaya tersebut kegunaannya

harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Sebuah sentuhan teknologi mutlak diperlukan untuk menjawab permasalahan

pemetaan dan inventarisasi potensi dan sumberdaya tersebut. Sehingga sebuah

adaptasi teknologi penginderaan jarak jauh (Inderaja) dapat digunakan sebagai

media untuk menjawab permasalahan tersebut, hal tersebut perlu dikombinasikan

dengan Sistem Informasi Geografis (SIG).

Perangkat keras komputer utama dalam SIG adalah sebuah Workstation atau

sebuah Personal Computer (PC) yang terdiri dari:

• CPU (Central Processing Unit) sebagai pemroses data.

• Keyboard untuk memasukkan data atau perintah.

• Mouse untuk memasukkan perintah.

• Monitor untuk menyajikan hasil atau menampilkan proses yang sedang

berlangsung. Hard disk untuk menyimpan data. Hard disk ini biasanya berada

satu tempat dengan CPU.


2

Gambar 1. Perangkat-perangkat yang diperlukan dalam SIG

Perangkat keras tambahan yang diperlukan adalah:

• Digitiser untuk memasukan data spasial yang nantinya akan tersimpan sebagai

data vektor.

• Scanner untuk memasukkan data spasial yang nantinya akan tersimpan sebagai

data raster.

• Plotter untuk mencetak hasil keluaran data spasial berkualitas tinggi baik untuk

data vektor maupun raster.

• CD-Writer sebagai media penyimpanan cadangan (back-up) selain hard disk.

Saat ini terdapat banyak sekali perangkat lunak SIG baik yang berbasis vektor

maupun yang berbasis raster. Nama perangkat lunak SIG yang berbasis vektor antara

lain ARC/INFO, Arc VIEW, Map INFO, CartaLINX, AutoCAD Map, dsb.
3

Sedangkan perangkat lunak SIG yang berbasis raster antara lain ILWIS, IDRISI,

ERDAS, dsb.

II. TINJAUAN PUSTAKA

GPS (Global Positioning System) adalah konstelasi dari 24 satelit NAVTAR

(Navigation Satellite Timing and Ranging) yang dikembangkan oleh the United

State Department of Defence (DoD), semula untuk memenuhi kebutuhan militer

dalam penentuan posisi, kecepatan dan waktu secara teliti dalam segala cuaca di

daratan, lautan dan udara. Dengan persetujuan US Congress, Global Positioning

System kemudian dikembangkan untuk aplikasi non militer. Dalam sejarah

perkembangannya, Global Positioning System merupakan proyek lanjutan dari

sistem satelit TRANSIT atau Satelit Doppler yang juga telah dikembangkan untuk

aplikasi non-militer.

GPS dalam penggunaannya di pasaran dikenal dengan berbagai tipe seperti

GPS Blazer-12 (Magelan), Etrex, Garmin GPS 3+, Geoexplorer 3 dan Tipe GPS

lainnya.

A. Tiga Segmen GPS

Global Positioning System sebgai suatu sistem terdiri dari tiga segmen utama,

yakni ; space segmen, control segmen dan user segmen

1. Space

Space Segmen merupakan subsistem yang berada di angkasa, terdiri dari 24

satelit (21 aktif dan 3 cadangan) yang mengorbit pada ketinggian 20.200 km dari

permukaan bumi. Dua puluh empat satelit tersebut mengorbit dalam enam bidang

orbit, masing-masing bidang orbit memuat empat satelit. Dengan konstelasi satelit
4

seperti tersebut, sembarang tempat di muka bumi akan dapat mengamati sekurang-

kurangnya empat satelit pada setiap saat.

2. Kontrol

Segmen control merupakan “otak” dari Global Positioning System. Sistem

satelit Global Positionig System dikendalikan dari Falcon Air Force Base di

Colorado Springs, Colorado USA. Segmen ini juga dilengkapi dengan empat stasiun

monitoring dua kali sehari.

3. User

User atau pengguna adalah semua pengguna yang memanfaatkan sinyal

satelit Global Positionig System untuk navigasi dan penentuan posisi dengan

menggunakan receiver Global Positioning System dan perangkat lunaknya.

B. Sistem Kerja GPS

Teknik penentuan posisi Global Positioning System adalah dengan

mengetahui dan mengukur jarak dan posisi beberapa satelit terhadap receiver Global

Positionig System, sehingga dari interseksi sinyal beberapa satelit akan didapat posisi

tepat Global Positioning System di bumi. Pengukuran berdasarkan sinyal tiga satelit

hanya akan mendapat posisi 2 dimensi, sedangkan untuk mendapatkan hasil posisi 3

dimensi yang akurat dibutuhkan hasil pengamatan minimal 4 sinyal satelit. Terdapat

empat metode untuk penentuan posisi, yaitu :

Autonomous

Mengumpulkan data posisi menggunakan receiver Global Positioning

System tanpa melakukan koreksi. Banyak dilakukan oleh pemakai Global

Positionig System tipe navigasi. Hasil akurasi yang diperoleh < 10 m.


5

Diferensial

Proses pengukuran posisi menggunakan receiver GPS lebih dari satu,

dengan salah satu receiver sebagai base station. Data basestation selanjutnya

dipergunakan untuk mengoreksi data receiver lainnya yang bergerak (rover).

Metode ini memberikan akurasi centimeter hingga 5 m. Sinyal yang digunakan

mempunyai kode L.

Phase Diferensial

Teknik koreksi dengan menggunakan sinyal dengan kode P(Y) yang

memberikan akurasi 10 cm - 30 cm untuk GPS Trimble tipe Mapping, dan tipe

survey memberikan akurasi mm.

C. Sumber-Sumber Kesalahan GPS

Akurasi posisi yang terekam oleh receiver Global Positioning System

dipengaruhi oleh berbagai faktor. Kontribusi gangguan dari masing-masing faktor

kasalahan tidak sama. Faktor terbesar yang dulu dianggap paling besar potensinya

dalam mengurangi akurasi Global Positioning System adalah selective availability.

Faktor lingkungan seperti karakteristik obyek dalam memantulkan sinyal turut

meningkatkan kesalahan. Kesalahan dapat diminimalkan dengan memahami secara

benar teknik set up Global Positioning System dan teknik perekaman data di

lapangan. Terdapat tiga faktor utama yang berpotensi meningkatkan kesalahan

dalam penggunaan yaitu :

Selective Availability

Selctive Availability (SA) merupakan upaya Amerika Serikat untuk

memproteksi ketelitian posisi absoulut yang tinggi secara real time. Hal ini

dimaksudkan untuk kepentingan militer Amerika Serikat. Kesalahan dibuat


6

secara sengaja dengan cara memanipulasi frekuensi jam satelit dan data yang

dikirimkan dalam navigation message. SA merupakan sumber kesalahan yang

terbesar dalam penentuan posisi Absoulut dalam menggunakan Global

Positioning System. Dengan adanya SA ini, pengukuran posisi menggunakan

metode autonomous hanya menghasilkan akurasi 100 meter. Untunglah sejak

awal tahun 2000, SA telah dicabut oleh DoD USA sehingga akurasi Global

Positioning System dengan metode autonomous dapat ditingkatkan menjadi 10

menit.

Multipath

Multipath adalah suatu fenomena yang disebabkan karena adanya

interferensi gelombang atau sinyal yang mencapai antena setelah dipantulkan

oleh muka tanah atau benda lain di sekitar titik pengamatan. Kesalahan akibat

multipath sangat dipengaruhi oleh bentuk dan tipe antena serta kondisi

lingkungan di sekitar lokasi survei. Benda-benda yang dapat memantulkan sinyal

Global Positioning System antara lain ; jalan raya, gedung, danau, kendaraan dan

lain-lain. Akibat adanya multipath maka sinyal-sinyal yang sampai ke antena

tidak lagi murni sebagai posisi obyek yang dipetakan namun gabungan dari

berbagai obyek lain di sekitar obyek yang dipetakan. Mengingat pendekatan

secara matematis tidak dapat dilakukan untuk mengeleminasikan efek multipath,

maka perlu suatu langkah-langkah untuk menghindari dan memperkecil efek-

efek ini. Langkah-langkah tersebut antara lain :

1. Menghindari lingkungan pengamatan yang potensial menimbulkan adanya

pantulan dan memilih atau menggunakan antena yang baik.


7

2. Menggunakan receiver yang dapat mengurangi efek multipath secara internal

dan antena yang dapat mengabsorbsi sinyal.

3. Melakukan pengamatan yang lebih lama.

4. Menggunakan eksternal sensor berupa laser, atau mengaplikasikan teknik

offset dalam perekaman data.

Bias Atmosfer

Lapisan troposfer yang netral mempunyai ketebalan setinggi 9 sampai 16

km, tergantung pada tempat dan waktu. Ketika melalui troposfer sinyal Global

Positioning System akan mengalami refraksi yang menebabkan perubahan pada

kecepatan dan arah dari sinyal tersebut. Efek utama dari troposfer adalah

terhadap kecepatan dengan demikian berkaitan dengan hasil ukuran jarak.

D. Aplikasi GPS

Secara umum produk Global Positioning System dikelompokkan ke dalam

tiga kelas utama yakni tipe Navigasi, Mapping & GIS serta tipe Engineering &

Connstruction. Tipe navigasi merupakan cikal bakal Global Positioning System.

Alat ini lebih banyak digunakan untuk memandu menuju lokasi serta menemukan

kembali lokasi tersebut. Jerman termasuk unggul dalam teknologi Global

Positioning System navigasi. Tipe mapping & GIS dirancang untuk memenuhi

kebuthan pengguna akan suatu alat yang mampu merekam data garis, titik dan area

secara cepat, tepat dan dinamis serta komprehensif antara feature dengan atributnya.

Saat ini Global Positioning System handheld tipe mapping yang paling diminati

pasar (best buy) adalah Global Positioning System seri Geoexplorer 3. berbagai

bidang yang telah memanfaatkan Global Positioning System tipe mapping & GIS
8

antara lain : kahutanan, perencanaan wilayah/kota, lingkungan, utilitas, LSM,

transportasi, perdagangan dan hankam.

Global Positioning System seri Engineering & Construction dirancang

dengan tingkat akurasi tinggi untuk menghasilkan peta detail. Dengan didukung oleh

software pengolah data Trimble Geometic Office (berbagai kalkulasi seperti

perancangan jaringan) dapat mudah dilakukan. Di bidang kehutanan, sejak lama

Global Positioning System telah digunakan sebagai referensi dalam mencari posisi

akurat pada citra satelit. Pada perkembangannya, proses perencanaan, site selection,

penyusunan kompartemenisasi, perencanaan dan pemeliharaan jalan, perencanaan

dan pemeliharaan tata batas, telah banyak memenfaatkan teknologi Global

Positioning System. Kendala tutupan kanopi meski tidak dapat dihilangkan sama

sekali, namun dengan pemahaman yang benar akan teknik-teknik perekaman data di

lapangan menjadikan Global Positioning System tetap dapat diandalkan.

III. TUJUAN PRAKTIKUM

Praktikum mata kuliah Penginderaan Jarak Jauh dengan menggunakan GPS

(Global Positioning System) sebagai bahan praktik agar :

1. Mahasiswa mengetahui cara-cara penggunaan GPS untuk mengetahui posisi

pasti daerah praktik.

2. Mahasiswa mampu, mengoperasikan, kemudian mengiput data hasil yang

diperoleh GPS ke dalam program-program yang memanfaatkan input data

GPS seperti Arc.View 3,3, Arc, Info, Autocadmap, dan lain-lain.


9

IV. METODE PRAKTIKUM

A. Waktu dan Tempat

Praktikum ini dilakukan pada saat praktik lapang semester genap berjalan.

B. Alat dan Bahan

Praktikum menggunakan 2 (dua) unit GPS Magellan Blazer-12

C. Prosedur Kerja

1. DESKRIPSI GPS MAGELLAN BLAZER 12

GPS Blazer-12 adalah penerima GPS genggam dapat mengisi sendiri yang

dirancang untuk tujuan umum dalam penentuan posisi dan navigasi. Alat ini

mempunyai antena terpasang langsung yang terletak di atas receiver, layar backlit

dan tempat tombol. Dengan menggunakan 2 (dua) baterai AA, yang dimasukkan

dari pintu belakang di belakang receiver. GPS Blazer-12 akan beroperasi sepanjang

hingga 20 jam.

G
B
D

F
A
E
D
C

Gambar 2. Blazer-12 dan tombol fungsi


10

Keterangan Gambar :
A : Tombol Enter, untuk mengkonfirmasikan masukan-masukan data atau
pilihan menu.
B : Tombol NAV, untuk mengakses layer position dan navigation.
C : MARK, digunakan untuk membuat landmark dan menyimpan saat itu.
D : GOTO, digunakan untuk membuat rute langsung sehingga landmark
yang kemudian disimpan di dalam memori.
E : Tombol Menu, digunakan untuk mengakses rute, landmark dan mengeset
fungsi-fungsi.
F : Tombol PWR, untuk menghidupkan dan mematikan receiver.
G : Tombol LIGHT, untuk menghidupkan dan mematikan lampu.
H : Bantalan Panah, digunakan untuk memasukkan nama-nama landmark
dan memilih beberapa macam layer dan pilihan menu.

2. CARA MEMULAI

2.1. Memasang Baterai

GPS Blazer-12 menggunakan 2 baterai alkaline AA, yang dipasang di

belakang receiver. Untuk membuka penutup baterai, yaitu dengan cara putar baut

pintu baterai berlawanan arah jarum jam sampai penutup baterai dapat dibuka.

Gambar 3. Cara membuka baterai

Memasukkan baterai baru seperti yang terlihat pada gambar pastikan untuk

memperhatikan kutub-kutubnya, tutup kembali penutup baterai. Masukkan baut dan

putar cincin searah jarum jam sampai pintu baterai benar-benar terpasang pada
11

tempatnya. Oleh karena pintu baterai menyediakan penyumbat anti air terhadap

baterainya, anda harus menghindari terlalu kuat memutar baut pintu baterai tersebut.

2.2. Menangkap Sinyal-Sinyal Satelit

Oeh karena GPS Blazer-12 menerima informasi dari satelit-satelit yang

mengorbit bumi, antenanya memerlukan pandangan tak terhalang ke langit.

Penghalang besar seperti bangunan-bangunan, bukit karang/batu, dan benda-benda

yang menghalangi di angkasa, dapat mengganggu penerimaan sinyal, maka

menyebabkan GPS Blazer-12 anda memerlukan tambahan waktu untuk menentukan

lokasi anda. GPS Blazer-12 dirancang sesuai dengan kenyamanan genggaman

tangan, pegangan receiver dengan antena mengarah ke langit.

Gambar 4. Cara mengarahkan GPS Blazer-12 ke Orizon

2.3. Memulai Penerimaan-Ezstart

Sebelum menggunakan GPS Blazer-12 anda untuk pertama kali, receiver

perlu mengetahui lokasi pendekatannya. Menggunakan prosedur EZStart, Magellan

GPS Blazer-12 akan menanyakan kepada anda informasi yang diperlukan ketika

anda menanyakan untuk pertama kali. Anda tidak perlu memulai dari awal lagi,
12

setiap kali anda menggunakannya. Ikuti langkah-langkah berikut, untuk memulai

inisial GPS Blazer-12, apabila hal ini merupakan kali pertama anda

menggunakannya.

1. Tekan PWR untuk menghidupkan GPS Blazer-12.

2. Pilih Region. Gunakan bantalan panah untuk mengubah teks berkedip.

Untuk wilayah yang paling tepat bagi lokasi anda saat ini. Tekan ENTER.

3. Pilih Country atau STATE. Gunakan bantalan panah untuk mengubah teks

berkedip untuk memilih Negara atau lokasi anda saat ini. Tekan ENTER.

4. Masukkan ELEVATION. Gunakan bantalan panah untuk memasukkan titik

tinggi/elevasi bagi posisi anda. Apabila tidak diketahui tinggalkan titik tinggi

pada 0. Tekan ENTER.

5. Masukkan TIME. Gunakan bantalan anak panah untuk memasukkan waktu

anda saat ini. Tekan ENTER.

a.m. dari jam 12 malam sampai jam 12 siang, p.m. dari jam 12 siang

sampai jam 12 malam.

6. Masukkan DATE. Gunakan bantalan anak panah untuk memasukkan

tanggal. Tekan ENTER.

GPS Blazer-12 kemudian akan menampilkan layer POSITION secara

otomatis mulai mencari satelit-satelit yang diketahui di wilayah itu. Sesuai

dengan tanggal dan waktu yang anda masukkan. Tampilan yang diperhatikan

di sisi mungkin berbeda dengan data-data anda. Tergantung pada informasi

yang anda pilih dalam langkah 2 dan 3.


13

Gambar 5. Tampilan layar GPS Blazer-12 setelah disetting

Selain dengan GPS Blazer-12 mencari/melacak ke langit, panah di dalam

lingkaran akan bergoyang di sekeliling menunjukkan titik satelit dan tampilan di

tengah lingkaran yang menunjukkan titik tinggi satelit di atas horizon.

2.4. Menentukan Suatu Posisi

GPS Blazer-12 akan memulai mendapatkan informasi dari satelit dan

menggunakan informasi ini untuk menentukan posisi anda saat itu (disebut posisi

pasti). Apakah anda hanya melengkapi proses inisial atau hanya menyalakan GPS

Blazer-12 anda. GPS Blazer-12 akan menampilkan layar-layar secara berurutan.

Sejalan dengan GPS Blazer-12 mencari satelit-satelit bebrapa dari lingkaran

kecil di sekitar lingkaran besar akan menjadi hitam yang menunjukkan bahwa GPS

Blazer-12 melacak satelit itu dan menerima informasi. Angka pada kanan bawah

layar menunjukkan jumlah satelit yang terlacak.

Setelah receiver GPS Blazer-12 menerima data posisi dari paling tidak

3 satelit (kira-kira 2–3 menit), alat ini akan memulai menentukan posisi pasti
14

berdasarkan pada informasi yang diterimanya. Segera setelah posisi pasti ditentukan,

receiver mengganti layer navgator menampilkan kompas bergerak. Kata

“Tracking” ditampilkan pada pojok kanan bawah menunjukkan bahwa receiver

sedang menentukan posisi pasti. Apabila receiver tidak memperoleh sesuatu posisi

pasti dalam waktu 10 menit, lihat bab mencari dan memecahkan kesulitan pada buku

ini. Informasi lebih jauh tentang layer layar ini dan informasi yang ditunjukkan

dapat dijumpai pada bab berikutnya.

Gambar 6. Tampilan Layar pada GPS Blazer-12 dalam pencarian satelit

3. OPERASI DASAR

3.1. Menyimpan Posisi Pasti

Posisi pasti dapat disimpan dalam memori untuk digunakan nanti apabila

anda ingin kembali ke posisi itu, posisi pasti yang tersimpan disebut sebagai

landmark atau LMK. Untuk menyimpan (menandai) posisi anda saat itu tekan

MARK.
15

Gambar 7. Tampilan Landmark pada layar GPS Blazer-12 (LM01)

¾ Nama Pemberian – Receiver :

GPS Blazer-12 menanyakan kepada anda pemberian nama atau anda menerima

nama pemberian-receiver untuk landmark ini. Jika menerima nama pemberian-

receiver (LM01-LM99) tekan ENTER. Untuk menyimpan posisi secara cepat

tekan MARK.

¾ Nama Pemberian-Penggunaan :

Untuk membuat suatu nama (sampai empat karakter), gunakan UP/DOWN

(panah atas/bawah) untuk mengubah karakter dan panah LEFT/RIGHT untuk

memindahkan kursor ke kiri dan ke kanan. Setelah anda memasukkan nama

landmark yang diinginkan tekan ENTER. Tekan ENTER untuk menerima titik

lintang (latitude) saat ini dan tekan ENTER lagi untuk menerima titik bujur

(longitude).

¾ Jalan Pintas :

Tekan MARK, untuk sewaktu-waktu ketika melihat di layar ini untuk

menyimpan posisi secara pasti.


16

3.2. Membuat Landmark

Untuk membuat suatu landmark pada suatu lokasi yang bukan merupakan

posisi anda saat ini, gunakan prosedur yang sama seperti ketika menyimpan posisi

dengan langkah tambahan memasukkan koordinat titik lintang dan bujur yang

berbeda. Untuk membuat landmark tekan MARK.

Gambar 8. Penamaan Posisi Pasti dengan nama CAMP pada GPS Blazer-12

GPS Blazer-12 menanyakan anda untuk memasukkan suatu nama atau

tanda anda menerima pemberian-receiver untuk diinginkan ditampilkan di atas layar

tekan ENTER. Gunakan bantalan panah untuk merubah titik lintang dan tekan

ENTER. Gunakan bantalan panah untuk merubah titik bujur dan etkan ENTER.

Landmark baru yang telah disimpan dalam memori dan anda dikembalikan pada

layer yang tampil sebelumnya ketika anda menekan tombol MARK. Jalan pintas :
17

Tekan MARK, sewaktu-waktu ketika melihat di layar ini untuk menyimpan posisi

secara cepat.

3.3. Melihat Layar Position

Laya position menampilkan korrdinat-koordinat posisi akhir anda yang

telah ditentukan dan informasi tentang satelit-sateli yang dapat dilihat. Layar ini

dapat diakses dengan menekan tombol NAV.

Titik lintang dan bujur


Petunujuk Utara

Titik tinggi satelit


Derajat di atas horizon Petunjuk satelit
Dari satelit yang ditunjuk
Oleh petunjuk satelit Jumlah satelit yang
terlacak
Ikon satelit :
Terlihat tapi tak terlacak
Satelit terlacak Petunjuk Tracking
Muncul apabila receiver
Memperoleh cukup
Informasi dari satelit
Untuk menentukan suatu
Posisi pasti

Gambar 9. Atribut pada Layar Position

Anda kadang-kadang melihat bahwa jumlah satelit yang terlacak berbeda

dengan jumlah satelit yang ditampilkan secara grafik. Hal ini karena lebih dari satu

satelit terlacak dalam wilayah umum yang sama.

3.4. Melihat Layar Navigation


3.4.1. Tanpa mengaktifkan rute

Tanpa suatu rute aktif, layar navigation menampilkan arah (derajat) tujuan dan

kecepatan anda berjalan. Bagian bawah layar menampilkan sebuah kompas


18

bergerak. Segitiga pada bagian atas kompas menunjukkan pada arah anda berjalan

dan tanda panah menunjukkan ke Utara.

Kecepatan saat ini


Arah (derajat)
Tujuan Arah berjalan/
bepergian
Indikator Utara

Indikator “Tracking” muncul jika jumlah


satelit mencukupi untuk menentukan posisi-
posisi pasti

Gambar 10. Layar Navigasi tanpa suatu rute aktif.

Layar-layar navigasi menampilkan kecepatan anda berjalan agar indikator

utara valid dan kecepatan dapat ditampilkan, maka anda harus bergerak dengan

kecepatan tidak lebih dari 2 mil/jam.

3.4.2. Dengan rute aktif

Apabila anda mempunyai suatu rute aktif, layar navigation tetap

menampilkan derajat tujuan dan kecepatan anda tetapi juga menampilkan bearing

(derajat dari utara) dan jarak terhadap tujuan akhir anda. Kompas bergerak lalu

digantikan oleh informasi kemudi. Anda dapat menggunakan representasi grafik

atau indikator kemudi untuk membantu mengarahkan kepada anda tujuan akhir anda.

Pada layar di bawah ini menunjukkan bahwa anda berjalan dengan arah

56o, sedangkan bearing dari tujuan akhir anda sebesar 34o. Hal ini menunjukkan
19

bahwa anda perlu belok ke kiri 22o, agar berada pada suatu garis lurus ke tujuan

akhir anda. Lingkaran dan panah menampilkan informasi yang sama tetapi dalam

bentuk visual.

Landmark tujuan akhir

Jarak tujuan akhir


Bearing terhadap tujuan
Akhir Indikator Utara
Derajat arah
Saat ini Indikator Utara

Ikon tujuan akhir


Indikator kemudi
menunjukkan angka
derajat belok ke kanan
Petunjuk tujuan atau ke kiri menuju
akhir landmark tujuan.

Indikator “Tracking”
muncul jika jumlah
satelit mencukupi untuk
menentukan posisi-posisi
pasti

Gambar 11. Layar Navigasi dengan rute aktif

Segitiga menunjukkan ke arah anda sedang berjalan dan panah

menunjukkan kepada anda tujuan akhir anda. Sebuah layar navigasi kedua juga

disediakan ketika anda dalam suatu rute aktif. Layar ini sangat mirip dengan layar

rute aktif hanya jarak tujuan akhir digantikan dengan tanda XTE (Cross track error-

/kesalahan tracking silang), jarak ke kiri atau ke kanan dari garis arah semestinya)

dan derajat arah digantikan dengan TTG (time to go/waktu tempuh). Layar ini

menyediakan informasi tambahan kepada anda untuk membantu navigasi anda ke

tujuan akhir.
20

Cross track error


Landmark tujuan akhir (lacak silang)

Bearing terhadap tujuan


Akhir Jarak ke kiri atau ke
Kanan dari garis arah
waktu tempuh untuk
tiba ke tujuan akhir dengan Indikator Utara
kecepatan dan derajat
arah Indikator kemudi me-
Ikon tujuan akhir nunjukkan angka dera-
jat belok ke kanan atau
ke kiri menuju land-
mark tujuan

Indikator “Tracking”
Penunjuk tujuan muncul jika jumlah
Akhir satelit
mencukupi
untuk menentukan
posisi-posisi pasti

Gambar 12. Layar Navigasi Kedua dengan Suatu Rute Aktif

Layar-layar navigasi dan layar posisi silang saling berhubungan dengan

yang lain dalam suatu rangkaian akses sirkulasi (melingkar). Dengan menekan

tombol NAV atau menggunakan bantalan panah ketika sedang melihat suatu layar

posisi atau navigasi dalam rangkaian akses tersebut.

3.5. Membuat Rute GOTO

Bentuk paling sederhana dari suatu rute adalah suatu ruas kaki yang disebut

rute GOTO (anda sedang go/pergi to/ke suatu tujuan akhir). Rute ini membawa

anda dari posisi anda saat ini ke suatu landmark yang tersimpan dalam memori.

Yang diperlukan untuk membuat suatu GOTO adalah bahwa anda telah menyimpan
21

suatu landmark yang menunjukkan lokasi tujuan akhir anda. Dari layer manapun

tekan GOTO, layer GOTO muncul untuk memilih suatu landmark yang berbeda,

gunakan panah kiri/kanan sampai landmark tujuan akhir yang dinginkan tampil.

Tekan ENTER atau GOTO tampil kembali ke layar navigasi yang memperlihatkan

nama tujuan akhir GOTO pada bagian atas layar.

Gambar 13. Layar Navigasi dengan tampilan layar GOTO

Apabila receiver tak dapat melacak sejumlah satelit secara cukup untuk

menentukan suatu posisi pasti, awal dari rute GOTO yang baru dibuat adalah posisi

terakhir yang telah ditentukan terlebih dahulu, sehingga mungkin bukan merupakan

posisi saat ini. Rute GOTO ini akan tetap menjadi rute akhir sampai suatu rute baru

dibuat kembali, atau mengaktifkan suatu rute multi ruas kaki atau sampai receiver

dimatikan. Mematikan receiver berarti menonaktifkan semua rute GOTO yang telah

dibuat.
22

4. BEKERJA DENGAN LANDMARK


4.1. Melihat Suatu Landmark

Untuk melihat suatu landmark tersimpan, tekan menu sehingga ikon LMKS

muncul pada bagian atas layar. Kemudian tekan ENTER.

Gambar 14. Layar GPS Blazer-12 dengan menu LMKS

Layar BEARING/DISTANCE untuk landmark pertama dalam memori receiver tampil

dengan bearing dan jarak dari posisi tetap terakhir yang ditentukan untuk landmark

yang lain, gunakan panah kiri/kanan sampai nama landmark yang ingin anda lihat

muncul di atas layar. Untukmelihat layer POSITION dari dari landmark terseleksi,

tekan panah ke atas.

Gambar 15. Layar GPS Blazer-12 dengan tampilan Landmark


23

4.2. Mengedit/Menyunting Landmark

Dengan mengikuti perintah dalam melihat suatu landmark, gunakan panah

kir/kanan untuk memilih landmark yang ingin anda sunting. Tekan panah ke atas

sampai layar menampilkan PRESS ENT TO EDIT, kemudian tekan ENTER. Anda

dapat mengubah sesuai (memodifikasi) nama landmark atau koordinat-koordinat

landmark dengan menggunakan panah ke atas/ke bawah untuk mengubah informasi

dan tekan ENTER untuk bergerak ke baris berikutnya. Apabila landmark yang anda

sunting digunakan dalam suatu rute tersebut akan dimodifikasi sehingga

mencerminkan perubahan-perubahan yang anda buat terhadap landmark.

4.3. Menghapus Suatu Landmark

Dengan mengikuti perintah dalam melihat suatu landmark, gunakan panah

kiri/kanan untuk memilih landmark yag ingin anda hapus. Tekan panah ke atas

sampai layer menampilkan PRESS ENTER TO DELETE, kemudian tekan

ENTER. Gunakan panah kiri/kanan untuk konfirmasi (ya atau tidak) dan tekan

ENTER.

Apabila landmark digunakan dalam suatu rute atau jika landmark tersebut

adalah landmark tujuan akhir dalam suatu rute GOTO, GPS Blazer-12 mengingatkan

anda bahwa landmark tidak dapat dihapus. Hilangkan landmark dari rute dan ulangi

langkah-langkah menghapus seperti di atas.

5. BEKERJA DENGAN RUTE

Fungsi rute adalah memberikan kemudahan anda untuk menyambung suatu

serial landmark-landmark yang sedang berjalan, dari titik yang satu ke titik-titik yang

lain sehingga mencapai tujuan.


24

B D

A
C

Gambar 16. Bekerja dengan rute

Rute yang digambarkan di sini adalah rute beruas kaki tiga, ruas kaki 1 merentang

dari landmark A ke landmark B, ruas kaki 2 dari landmark B ke landmark C dan ruas

kaki 3 dari landmark C ke landmark D. GPS Blazer-12 memberikan informasi

kepada anda pada layar-layar NAV yang menggerakkan anda ke tujuan akhir dari

setiap ruas kaki secara berurutan.

5.1. Membuat Route

Sebuah rute dapat mengandung hingga 10 ruas kaki menggunakan

landmark-landmark yang tersimpan dalam memori. Jika sudah terdapat sebuah rute

dalam memori, anda harus menghapus rute yang ada sebelum anda mulai membuat

rute yang baru.

Untuk mengaktifkan ikon rute dengan cara menekan MENU sampai tampil

ikon ROUTE muncul di atas layar. Tampilan seharusnya berbunyi “PRESS ENT

TO CREATE”. Catatan ; jika tampilan berbunyi “PRESS ENT TO VIUW”, ini

artinya masih terdapat rute yang aktif, maka anda harus menghapus terlebih dahulu

rute yang masih ada di memori GPS Blazer-12 sebelum membuat rute yang baru.
25

Gambar 17. Tampilan awal Layar Route pada GPS Blazer-12

Tekan ENTER, receiver menanyakan kepada anda sebuah landmark awal

rute. Landmark pertama secara default tertulis POS. Untuk merubah tampilan

tersebut gunakan bantalan panah atas-bawah/kiri-kanan sampai tertulis landmark

yang diinginkan. Setelah terpilih lampu pilihan akan berkedip-kedip, tekan ENTER.

Gambar 18. Tampilan Layar Route pada GPS Blazer-12 dengan landmark

Tampilan dapat berubah-ubah untuk memudahkan landmark yang digunakan

sebagai akhir ruas kaki pertama dalam rute. Gunakan bantalan panah untuk

menggulung daftar/memilih daftar landmark, jika landmark yang diinginkan telah

tampil (berkedip-kedip) tekan ENTER.


26

Perhatikan bahwa ketika anda menggulung daftar landmark tampilan terbaru

memperlihatkan kepada anda bearing dan jarak dari titik awal ruas kaki landmark

yang ditampilkan. Jika jarak dari titik awal ke titik ruas kurang dari 0,1 ml, pesan

INVALID ditampilkan dan anda diminta untuk memilih sebuah landmark yang lain

(yang lebih luas). Layar berubah ke ruas kaki berikutnya dalam rute dengan

landmark tujuan akhir dari ruas kaki sebelumnya bergeser menjadi titik awal dari

ruas kaki berikutnya.

Gambar 19. Tampilan Layar END ROUTE pada GPS Blazer-12

Pesan END ROUTE ditampilkan dalam field TO. Anda dapat melanjutkan

rute ini dengan menggunakan bantalan panah untuk memilih sebuah landmark

sehingga tujuan akhir ruas kaki ini atau tekan ENTER untuk memberi sinyal pada

GPS Blazer-12 bahwa ini merupakan ruas kaki terakhir dalam rute dan anda selesai

membuat suatu rute.

Lanjutkan proses ini untuk setiap ruas kaki dalam rute, dan jangan lupa untuk

menekan ENTER pada saat tampil END ROUTE pada field TO untuk mengakhir

rute. Apabila anda secara tidak sengaja menekan bantalan panah tetapi anda tidak

bermaksud untuk mengakhiri rute, anda masih dapat mengakhiri rute dengan

melanjutkan menekan bantalan panah sampai END ROUTE tampil kembali.


27

Suatu rute mengandung tidak lebih dari 10 ruas kaki dan GPS Blazer-12

secara otomatis menyimpan rute tersebut dan kembali ke menu rute segera setelah

ke-10 ruas kaki telah dimasukkan ke dalam memori. Setelah rute dibuat, GPS

Blazer-12 secaraotomatis mengaktifkan rute tersebut dan mulai menyediakan

informasi navigasi untuk rute tersebut.

5.2. Melihat Suatu ROUTE

Anda dapat melihat ringkasan rute dalam memori kemudian dapat pula

melihat ruas kaki rute individual. Setiap perintah penyuntingan diakses adri fungsi

VIEW ROUTE. Untuk melihat rute yang tersimpan dalam memori tekan MENU,

sampai muncul ikon ROUTE di layar lalu tekan ENTER.

Gambar 20. Tampilan Layar suatu ROUTE pada GPS Blazer-12

Layar pertama yang tampil adalah RINGKASAN ROUTE. Layar ini

menampilkan landmark titik awal dan titik akhir seluruh rute dan total jarak rute

yang telah dibuat. Gunakan panah kiri/kanan untuk melihat ruas kaki dalam rute.

Layar ruas kaki menampilkan landmark FROM dan TO, untuk ruas kaki, jarak dan

bearing dari rute ruas kaki yang telah kita buat. Lingkaran secara grafis
28

menampilkan bearing dari ruas kaki. Lanjutkan menekan panah kiri/kanan untuk

menunjukkan ke ruas kaki yanglain dalam rute, seelah itu kembali ke ringkasan rute.

5.3. Mengaktifkan/Menonaktifkan Route

Untuk mengaktifkan/menonaktifkan rute dalam memori, tekan MENU

sampai muncul ikon ROUTE di atas layar GPS Blazer-12, lalu tekan ENTER. Tekan

panah atas, untuk memilih rute pada tampilan layar pilih ENT TO ACTIVATE,

untuk mengkatifkan rute, sedangkan untuk menonaktifkan rute pilih ENT TO

DEACTIVATE, kemudian tekan ENTER. Setelah sebuat rute

diaktifkan/dinonaktifkan akan tampil ringkasan rute, kemudian pada layar akan

tampil ikon NAV.

5.4. Menghapus Route

Untuk menghapus rute dalam memori dilakukan dengan cara menekan

MENU sampai muncul ikon ROUTE lalu tekan ENTER. Pada layar akan tampil

ringkasan rute, tekan panah tiga kali sampai layar menampilkan PRESS ENT TO

DELETE, kemudian tekan ENTER. Anda akan diminta konfirmasi penghapusan,

gunakan panah untuk memilih Yes atau No kemudian tekan ENTER.

5.5. Menambah Ruas Kaki Dalam Suatu Route

Untuk melihat suatu Route di dalam memori GPS Blazer-12 dilakukan

dengan cara menekan tombol MENU samapi muncul ROUTE di atas layar kemudian

tekan ENTER sembari masih melihat layar ringkasan Rute, tekan panah sampai

tampilan menunjukkan PRESS ENT TO ADDLEG. Kemudian tekan ENTER.

Tampilan kembali ke layar tambahan ruas kaki dengan memilih END ROUTE, kata

END ROUTE akan berkedip-kedip, gunakan bantalan anak panah untuk memilih
29

landmark. ketika landmark yang baru ditambahkan dari field TO berkedip-kedip,

tekan ENTER. Tambahkan Ruas kaki selanjutnya sampai anda memilihpilihan END

ROUTE yang mengindikasikan bahwa route yang anda pilih sudah penuh.

Gambar 21. Menambah ruas kaki ROUTE pada GPS Blazer-12

5.6. Mengaktifkan Suatu Ruas Kaki dalam Route

Ketika anda sedang bernavigasi anda dapat mengambil suatu keputusan

bahwa anda sudah tidak ingin lagi menggunakan ruas kaki. Sebagai gantinya anda

ingin menggunakan ruas kaki pada rute yang lain. Untuk keperluan ini anda harus

mengaktifkan ruas kaki tersebut dengan tujuan akhir yang diinginkan (Landmark

TO).

Untuk keperluan ini dilakukan dengan cara menekan tombol MENU, setelah

tampil di layar tekan ENTER. Gunakan panah kiri/kanan sampai ruas kaki yang

ingin diaktifkan tampil. Tekan panah atas jika ruas kaki tidak aktif sampai tampialn

menunjukkan ENT TO ACTIVE, tekan ENTER. Setelah ruas kaki diaktifkan layar

NAV akan tampil dan receiver mulai menentukan informasi yang diperlukan, untuk

melanjutkan rute yang telah anda pilih.


30

Jika tampilan menunjukkan ENT TO DEACTIVATE, ini berarti receiver

menggunakan ruas kaki untuk menentukan informasi navigasi. Dengan menekan

ENTER pada layar ini akan menonaktifkan ruas kaki dan layar akan kembali ke

ringkasan ruas kaki sekaligus menonaktifkan rute tersebut.

5.7. Menyunting Ruas Kaki Dalam Route

Tekan MENU sampai muncul ROUTE di atas layar, kemudian tekan

ENTER. Gunakan panah kiri/kanan sampai ruas kaki yang ingin anda sunting

tampil. Tekan panah atas sampai tampil PRESS ENT TO EDIT dan tekan ENTER.

Layar sunting ruas kaki tampil dengan landmark FROM berkedip-kedip.

Gunakan panah kiri/kanan untuk memilih landmark FROM yang baru dan tekan

ENTER. Landmark TO mulai berkedip-kedip memberikan informasi kepada anda

bahwa GPS Blazer-12 siap untuk memilih landmark TO yang baru, tekan ENTER

untuk menerima landmark TO yang ada, gunakan panah kiri/kanan untuk memilih

TO yang baru kemudian akhiri dengan ENTER.

5.8. Menghapus Ruas Kaki dari Route

Tekan MENU sampai muncul ROUTE di atas layar, kemudian tekan

ENTER. Gunakan panah kiri/kanan sampai ruas kaki yang ingin anda sunting

tampil. Tekan panah atas sampai tampil PRESS TO DELETE dan tekan ENTER.

GPS Blazer-12 akan mengkonfirmasikan kepada anda apakah akan

menghapus ruas kaki tersebut. Gunakan panah kiri/kanan untuk memilih (tampil

berkedip-kedp) YES untuk menghapus dan NO untuk membatalkan. Jika anda

berusaha menghapus suatu ruas kaki manapun, penghapusan ini akan menyebabkan
31

rute mengandung ruas kaki yang mempunyai jarak di bawah 0,1 mil dan receiver

akan menampilkan pesan INVALID DELETE.

5.9. Membalikkan Route

Tekan MENU sampai muncul ROUTE di atas layar, kemudian tekan

ENTER. Tekan panah bawah sampai tampil PRESS END TO REVERSE kemudian

tekan ENTER. GPS Blazer-12 akan mengkonfirmasikan kepada anda apakah akan

menghapus ruas kaki tersebut. Gunakan panah kiri/kanan untuk memilih (tampil

berkedip-kedp) YES untuk menghapus dan NO untuk membatalkan

Tugas

1. Buat 2 kelompok Praktik. Kemudian lakukan setting awal pada GPS


Magellan Blazer-12 sebelum digunakan, sesuai dengan petunjuk praktikum.
2. Lakukan pengukuran posisi pasti minimal 10 titik posisi pasti pada daerah
praktik
3. Catat koordinat grafis yang telah anda dapatkan. (Data ini berguna untuk
dijadikan input data pada Arc.View Gis 3.3.)

·SELAMAT BEKERJA¸
32

DAFTAR PUSTAKA
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
GIS Implementation for Water and Wastewater Treatment Facilities. Jones, B.G,
dkk. Water Environment Federation. ISBN : 0-07-145305-9. Mc. Graw-Hill
Books, New.York. 2004.

GIS Implementation for Water and Wastewater Treatment Facilities. Jones, B.G,
dkk. Water Environment Federation. ISBN : 0-07-145305-9. Mc. Graw-Hill
Books, New.York. 2004.

Menganalisis Data Spasial dengan Arc.View. GIS 3.3 Untuk Pemula. Wayan
Nuarsa, I. Penerbit PT. Elex media Komputindo, Kelompok Gramedia, Jakarta.
2005
Pengantar GIS, GPS dan Remote Sensing. Dwi Prabowo, dkk. Dept. GIS
Forest Watch Indonesia. 2006

Sistem Informasi Geografis. Konsep-Konsep Dasar . Eddy Prahasta, Penerbit


Informatika, Bandung, 2001.

Sistem Informasi Geografis. Konsep-Konsep Dasar . Eddy Prahasta, Penerbit


Informatika, Bandung, 2005.
Yunandar, 2004. Penuntun Praktikum GPS-Blazer. Fakultas Perikanan, Universitas
Lambung Mangkurat
www.gis.com, 2002, What is GIS”, ESRI team. http://if2.ubaya.ac.id/~daniel
33

PENUNTUN PRAKTIKUM
APLIKASI INDERAJA (GMKB602)
MENGGUNAKAN GPS MAGELLAN BLAZER-12

Oleh :
ABDUR RAHMAN, S.Pi

UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT


FAKULTAS PERIKANAN
BANJARBARU
2007
34

KATA PENGANTAR

Alhamdulillahirobbil’alamiin, penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT,

karena atas limpahan Rahmat, Karunia dan kemudahan Ilmu-Nya jualah

PENUNTUN PRAKTIKUM PENGGUNAAN GPS MAGELLAN BLAZER-12”

ini dapat diselesaikan.

Penuntun Praktium Penggunaan GPS Blazer-12 ini sebagai pendukung mata

kuliah Aplikasi Inderaja (GMKB602) dengan beban kredit 3 SKS merupakan mata

kuliah Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan yang dapat diperoleh pada

semester IV.

Penulis berharap semoga Modul ini dapat berguna bagi kemajuan

mahasiswa/i dan kemajuan ilmu kartografi pada dunia kerja dan di masa mendatang.

“Tak ada Gading yang Tak retak” adalah sifat ilmu yang dihasilkan oleh

insan kamil, oleh karena itu kritik dan saran ke arah perbaikan sangat penulis

harapkan.

Banjarbaru, Juli 2007

Penyusun

ii
35

DAFTAR ISI

Halaman

KATA PENGANTAR ................................................................................... i


DAFTAR ISI .................................................................................................. iii
DAFTAR GAMBAR ..................................................................................... v
I. PENDAHULUAN ................................................................................ 1
II. TINJAUAN PUSTAKA ....................................................................... 3
A. Tiga Segmen GPS ........................................................................... 3
B. Sistem Kerja GPS ............................................................................ 4
C. Sumber-Sumber Kesalahan GPS ................................................... 5
D. Aplikasi GPS .................................................................................... 7
III. TUJUAN PRAKTIKUM ...................................................................... 8
IV. METODE PRAKTIKUM ...................................................................... 9
A. Waktu dan Tempat .......................................................................... 9
B. Alat dan Bahan ................................................................................ 9
C. Prosedur Kerja ................................................................................. 9
1. DESKRIPSI GPS MAGELLAN BLAZER-12 ........................... 9
2. CARA MEMULAI .................................................................... 10
2.1. Memasang Betarai ............................................................. 10
2.2. Menangkap Sinyal-Sinyal Satelit ...................................... 11
2.3. Memulai Penerimaan EZSTART ...................................... 11
2.4. Menentukan Suatu Posisi .................................................. 13
3. OPERASI DASAR .................................................................... 14
3.1. Menyimpan Posisi Pasti .................................................... 14
3.2. Membuat Landmark .......................................................... 16
3.3. Melihat Layar Position ...................................................... 17
3.4. Melihat Layar Navigation ................................................. 17
3.5. Membuat Rute GOTO ....................................................... 20

iii
36

4. BEKERJA DENGAN LANDMARK ....................................... 22


4.1. Melihat Suatu Landmark ................................................... 22
4.2. Mengendit/Menyunting Landmark ................................... 23
4.3. Menghapus Suatu Landmark ............................................ 23
5. BEKERJA DENGAN ROUTE .................................................. 23
5.1. Membuat Route ................................................................. 24
5.2. Melihat Suatu Route .......................................................... 27
5.3. Mengaktifkan/Menonaktifkan Route ................................ 28
5.4. Menghapus Route ............................................................. 28
5.5. Menambah Ruas Kaki Dalam Suatu Route ....................... 28
5.6. Mengaktifkan Suatu Ruas Kaki Dalam Route .................. 29
5.7. Menyunting Ruas Kaki Dalam Route ............................... 30
5.8. Menghapus Ruas Kaki Dari Route .................................... 30
5.9. Membalikkan Route .......................................................... 31

V. DAFTAR PUSTAKA ........................................................................... 32

iv
37

DAFTAR GAMBAR

No. Halaman

1. Perangkat-perangkat yang diperlukan dalam SIG .................................. 2


2. GPS Blazer-12 dan tombol fungsi ......................................................... 9
3. Cara membuka baterai ............................................................................ 10
4. Cara mengarahkan GPS Blazer-12 ke Orizon ....................................... 11
5. Tampilan layar GPS Blazer-12 setelah disetting ................................... 13
6. Tampilan layar pada GPS Blazer-12 dalam pencarian satelit ................ 14
7. Tampilan landmark pada layar GPS Blazer-12 (LM01) ........................ 15
8. Penamaan posisi pasti dengan nama CAMP pada GPS Blazer-12 ........ 16
9. Atribuat padalayar position .................................................................... 17
10. Layar navigasi tanpa suatu rute aktif .................................................... 18
11. Layar navigasi dengan rute aktif ............................................................ 19
12. Layar navigasi kedua dengan suatu rute aktif ........................................ 20
13. Layar navigasi dengan tampilan layar GOTO ....................................... 21
14. Layar GPS Blazer-12 dengan menu LMKS ........................................... 22
15. Layar GPS Blazer-12 dengan tampilan Landmark ................................ 22
16. Bekerja dengan rute .............................................................................. 24
17. Tampilan awal layar Route pada GPS Blazer-12 ................................... 25
18. Tampilan awal layar Route pada GPS Blazer-12 dengan landmark ...... 25
19. Tampilan layar END ROUTE pada GPS Blazer-12 .............................. 26
20. Tampilan layar suatu Route pada GPS Blazer-12 .................................. 27
21. Menambah ruas kaki Route pada GPS Blazer-12 .................................. 29

v
38
39
40
41