Anda di halaman 1dari 3

TUGAS INDIVIDU

MATA KULIAH STRATEGIC LEADERSHIP

SEMESTER GANJIL TA 2017/2018

Dosen Pengampu : Djamaludin Ancok, Ph.D, Prof.

Rangkuman Kasus sesi beda kasus

Case 1 s.d Case 5

Strategic Leadership – R Gustiman Suryanto


STRATEGIC LEADERSHIP
RUMAH SAKIT DELNOR
Prof. Djamaludin Ancok, Ph.D
Disusun Oleh :
R Gustiman Suryanto 16/402292/PEK/21827

1. The Symptom
Pada Januari 1999, Rumah Sakit Delnor telah mencapai puncak sebagai rumah sakit yang ‘baik’.
Dalam hal ini ‘baik’ dari segi financial & pelayanan bagi para pasiennya. Permasalahan muncul
bahwa ‘baik’ saja sudah tidak lagi mencukupi, sehingga Jajaran direksi dan team manajemen
berkomitmen ingin membuat rumah sakitnya tidak hanya jadi yang terbaik di negara bagiannya,
namun ingin menjadi yang pertama di Amerika Serikat.

2. Root Causes of the Problem

- Mengubah, mentransformasi budaya organisasi

- Memperbaiki pelayanan customer (pasien) secara internal dan eksternal

- Mencapai pertumbuhan dalam jumlah pasien dan margin operasionalnya

- Meningkatkan kualitas perawatan pasien

3. Theoritical Analysis

 Bekerja Sebaik-baiknya dengan menggunakan lima pilar pelayanan utama, yakni:


 Membangun budaya di sekitar masalah pelayanan
 Membangun Akuntabilitas
 Penciptaan dan Pembinaan Pemimpin
 Mengakui dan menghargai keberhasilan
 Pusat Perhatian kepada Karyawan
 Pengukuran hal yang penting
 Berkomunikasi pada setiap lapisan
 Menyelaraskan perilaku dengan tujuan dan nilai

Strategic Leadership – R Gustiman Suryanto


4. Alternative Solution
Sukses Delnor dalam mencapai perubahan budaya dan hasil yang diketahui secara nasional dapat
ditunjukkan dengan adopsinya terhadap 9 prinsip kunci dan 5 pilar organisasi. Penjelasan Livermore,
setelah mempunyai komitmen dari jajaran atas sampai bawah dan telah memilih pelatih yang tepat,
langkah penting selanjutnya adalah menerapkan model yang tepat untuk perubahan. Kesederhanaan
dari prinsip dan pilar membantu kita dalam mengkomunikasikan model ke pemimpin dan staff.

5. Priority Solution
Delnor memilih Quint Studer sebagai konsultan yang membangun reputasi dalam keunggulan
pelayanan dan konsultan perubahan manajemen.

Studer menawarkan model perubahan yang sudah terbukti dan yang sama pentingnya dia membawa
gaya melatih yang dinamis yang membuat ini sangat sesuai untuk diterapkan pada Delnor

6. How to Measure the Impact


Melalui perjalanan dalam mebentuk budaya kompetisi di Dlnor, tim manajemen mempelajari banyak
pelajaran berharga, seperti :
1. Suatu komitmen untuk lebih baik harus dibangun dalam misi, visi, rencaba strategic, dan nilai-
nilai dari organisasi.
2. Kesuksesan pelaksanaan dari perubahan utama organisasi tidak terjadi dalam semalam, hal ini
membutuhkan waktu, tekad yang bulat, dan kemauan untuk berubah disetiap budaya dari
organisasi.
3. Membangun budaya kompetisi membutuhkan dibuatnya lingkungan kepemilikan dan
akuntabilitas di setiap level dari organisasi.
4. Membentuk dan mengembangkan kepemimpinan adalah kunci dari kesuksesan organisasi.
5. Menyediakan pelatihan dan mendukung stress management dan work life balance sangat
penting untuk membantu para pemimpin dan menopang para karyawan mencapai puncak
kinerja selama perubahan utama organisasi.
6. Fokus pada kepuasan karyawan, pekerja yang senang dan loyal meberikan pelayanan yang
lebih baik untuk pelanggan.
7. Pengukuran hal-hal penting.
8. Menjadi flexible, penerapan dari berbagai model perubahan manajemen adalah proses yang
sulit dan tidak sempurna. Bersiap untuk memodifikasi rencana untuk mengatasi hambatan yang
tidak diharapkan dan menyesuaikan kondisi yang selalu berubah-ubah.

Strategic Leadership – R Gustiman Suryanto