Anda di halaman 1dari 11

PROPOSAL KEGIATAN

SEMINAR NASIONAL 2017


BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA KEDOKTERAN TROPIS
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA
KUPANG

I. NAMA KEGIATAN
SEMINAR NASIONAL 2017
BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA KEDOKTERAN TROPIS
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA
KUPANG

II. LATAR BELAKANG KEGIATAN

Kedokteran tropis adalah bidang yang akan membantu kita


dalam pencegahan, pengobatan, dan pengelolaan penyakit yang sering
ditemukan di daerah tropis atau subtropis, seperti di benua Afrika dan
Asia. Bidang kedokteran ini percaya bahwa penyebaran penyakit ini
disebabkan oleh beberapa faktor, misalnya, lingkungan yang kurang
bersih dan struktur genetika penderitanya. Contoh penyakit-penyakit
pada daerah tropis atau sub-tropis ini adalah Filarasis, Malaria, dan
Hepatitis B.
Filariasis limfatik merupakan salah satu penyakit menular yang
menjadi permasalahan bagi banyak negara beriklim tropis dan subtropis
termasuk Indonesia. Penyakit ini disebabkan oleh parasit kelompok
nematoda yang disebut filaridae yang ditularkan melalui nyamuk sebagai
vektor dan manusia sebagai host definitifnya.Filariasis di Indonesia masih
merupakan problem kesehatan masyarakat yangmemberikan dampak
sosial-ekonomi yang negatif, berupa produktivitas kerja yang menurun
dan beban sosial dan ekonomi bagi penderita elefantiasis.Prevalensi
filariasis tidak memandang jenis kelamin, umur, maupun ras.
Berdasarkan prevalensi nasional Filariasis pada 2007, prevalensi filariasis
di Indonesia (berdasarkan diagnosistenaga kesehatan dan keluhan
responden) adalah 0,11%. Sebanyak 8 provinsi mempunyai prevalensi
Filariasis diatas prevalensi nasional, yaitu Nangroe Aceh Darussalam,
KepulauanRiau, DKI Jakarta, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah,
Gorontalo, Papua Barat dan Papua.
Malaria adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh protozoa
obligat intraseluler dari genus Plasmodium. Malaria pada manusia dapat
disebabkan oleh Plasmodium malariae, Plasmodium vivax, Plasmodium
falciparum dan Plasmodium ovale. Seseorang dapat terinfeksi lebih dari
satu jenis Plasmodium, dikenal sebagai infeksi campuran/majemuk
(mixed infection). Menurut Laporan Badan Kesehatan Dunia tahun 2010,
terdapat 225 juta kasus malaria dan diperkirakan 781 000 meninggal
pada tahun 2009. Data ini mengalami penurunan dari 233 juta kasus dan
985 000 kematian pada tahun 2000. Manusia yang tergigit nyamuk
infektif akan mengalami gejala sesuai dengan jumlah sporozoit, kualitas
plasmodium, dan daya tahan tubuhnya. Beberapa faktor yang
berinteraksi dalam kejadian dan penularan penyakit malaria, antara lain:
Faktor Host (Manusia), Faktor Agent (Plasmodium), dan Faktor
Lingkungan. Malaria dapat ditularkan melalui 2 cara yaitu cara alamiah
dan bukan alamiah. Pencegahan dapat dilakukan melalui pendekatan
berbasis masyarakat dan pendekatan berbasis pribadi.
Hepatitis B merupakan penyakit yang banyak ditemukan didunia.
Penyakit ini disebabkan oleh virus hepatitis B yang menyebabkan infeksi
yang mengancam jiwa hati yang sering menyebabkan penyakit hati
kronis dan menempatkan orang pada risiko tinggi kematian dari sirosis
hati dan kanker hati. Infeksi virus hepatitis B adalah masalah kesehatan
global utama. Di seluruh dunia, dua miliar orang diperkirakan telah
terinfeksi dengan virus hepatitis B (HBV), dan lebih dari 350 juta memiliki
infeksi hati kronis (jangka panjang)(1,3,5). Penyakit ini telah dianggap
sebagai persoalan kesehatan masyarakat yang harus diselesaikan(5). Hal
ini karena selain prevalensinya tinggi, virus hepatitis B dapat meni
mbulkan problema pasca akut bahkan dapat terjadi cirroshis hepatitis
dan karsinoma hepatoseluler primer(5). Hepatitis B biasanya ditularkan
dari orang ke orang melalui darah/darah
produk yang mempunyai konsentrasi virus hepatitis B yang tinggi,
melalui semen, melalui saliva, melalui alat-alat yang tercemar virus
hepatitis B seperti sisir, pisau cukur, alat makan, sikat gigi, alat
kedokteran dan lain-lain. Di Indonesia kejadian hepatitis B satu diantara
12-14 orang, yang berlanjut menjadi hepatitis kronik, chirosis hepatis
dan hepatoma. Satu atau dua kasus meninggal akibat hepatoma(5).
Maka diperlukan pencegahan sedini mungkin. Pencegahan yang
dilakukan meliputi pencegahan penularan penyakit hepatitis B melalui
Health Promotion dan pencegahan penyakit melalui pemberian vasinasi.
Menurut WHO bahwa
pemberian vaksin hepatitis B tidak akan menyembuhkan pembawa
kuman (carier) yang kronis, tetapi diyakini 95 % efektif
mencegah berkembangnya penyakit menjadi carier.
Maka dari itu, kami Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas
Kedokteran Universitas Nusa Cendana membuat seminar ini dengan
menyebarkan informasi untuk usaha memberantas dan menyebarkan
informasi mengenai Penyakit Filariasis, Malaria, dan Hepatitis B.
III. TEMA KEGIATAN
Adapun tema dari Seminar Nasional 2017 ini adalah “ .”

IV. TUJUAN KEGIATAN


Adapun tujuan dari Seminar Nasional 2017 ini adalah :
a. Tujuan Umum
Dapat memfasilitasi mahasiswa kedokteran serta mahasiswa
bidang kesehatan lainnya dengan memberikan pendidikan serta
studi menyeluuh terkait ilmu pengetahuan dibidang kedokteran
tropis melalui kegiatan seminar ini.

b. Tujuan Khusus
1. Meningkatkan
1. Meningkatkan pelayanan kesehatan NTT yang optimal dimasa
mendatang.
2. Meyukseskan program kesehatan Indonesia dimasa mendatang.

V. MANFAAT KEGIATAN
Adapun manfaat dari Seminar Nasional 2017adalah:
a. Manfaat untuk Panitia
1. Peningkatan keterampilan panitia dalam berorganisasi.
2. Peningkatan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat
khususnya pada penyakit dibidang kedokteran tropis.
b. Manfaat untuk Peserta
1. Peserta mengetahui lebih banyak mengenai penyakit
kedokteran tropis dan bagaimana cara pengobatan yang tepat.
2. Peserta dapat lebih peduli terhadap kesehatan dirinya sehingga
apabila terdapat gejala penyakit tropis, dapat ditangani dengan
cepat dan tepat.
3. Peserta lebih waspada terhadap penyakit tropis..
4. Peserta lebih percaya untuk memeriksakan dirinya kepada
tenaga kesehatan yang profesional

VI. BENTUK KEGIATAN

VII. MATERI KEGIATAN


Adapun materi yang akan dibahas dalam kegiatan Seminar Nasional
2017ini adalah :
1. Materi tentang Filariasis
Narasumber : Prof. Tania
2. Materi tentang Hepatitis B
Narasumber : dr. Nina Keraf, Sp.PD
3. Materi tentang Malaria
Narasumber : dr. Asep, Sp.PD
VIII. TUK (TOLAK UKUR KEBERHASILAN)
Adapun tolak ukur keberhasilan dalam kegiatan Seminar Nasional 2017
ini adalah apabila peserta yang hadir dalam acara ini sebanyak 500
orang.

IX. ANGGARAN DANA


Terlampir.

X. SASARAN KEGIATAN
Adapun sasaran dalam kegiatan Seminar Nasional 2017 adalah
mahasiswa kesehatan, mahasiswa non kesehatan serta masyarakat
luas.

XI. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN


Kegiatan Seminar Nasional 2017 akan dilaksanakan pada:
hari/tanggal : Sabtu, 18 November 2017
pukul :
tempat :

XII. Susunan Acara


Terlampir.

XIII. PELAKSANA
Panitia pelaksana acara Seminar Nasional 2017 ini adalah mahasiswa
Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana

XIV. SUSUNAN PANITIA


Terlampir.

XV. PENUTUP
Demikian proposal ini kami susun sebagai pedoman umum untuk turut
serta menyukseskan kegiatan Seminar Nasional 2017 Badan Eksekutif
Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana. Dan kami
berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan lancer.
LAMPIRAN 1

SUSUNAN ACARA
SEMINAR NASIONAL 2017
BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA
Lampiran 2

SUSUNAN KEPANITIAAN
SEMINAR NASIONAL 2017
BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA

Ketua Panitia : Yoseph Mariano Aprio Ngga

Wakil Ketua : Siti Khadija

Sekretaris : Rut Desiyana Gultom

Bendahara : Widyarti Handieny Benu

a) Sie Acara
Koordinator : Dewa Gede E. Yudistira
Anggota : Wahda Dwi Sari
Josep Satrida Maan
Maria Paulina Wende
Elsye Ly
Giovani Rizaldo Hadi
Savitry Rambu M. Djunaidi
Sinyo Demitrio K. Pandie
b) Sie Danus
Koordinator :Rani Nisaul Karomah
Anggota : Rhadezahara Patrisa
Bertilia S. Tandirau
I Gede Aprilian Wardana
Farah Inaya
Vanesha Lema

Elaine Sianturi
c) Sie Hubungan Masyarakat
Koordinator : Andreas Gore
Anggota : Maria J. Bria Seran
Maria C.H. Tokan
Tarsisius Ryang Toby
Verentika Putri Tanof
d) Sie Kesekretariatan
Koordinator :Ernilinda Djawa
Anggota : Imelda Mauti
Maria C. Mau Meta
Astary p. Pandjukang
f) Sie TIK dan Dokumentasi
Koordinator : Eureka Y. Kause
Anggota : Hana Ivena Bulo
Claritha K.L. Lenggu
Shinta A.R.A. Mbiliyora
Gregorius Agung Kua
Jeanette M. Pongsilurang
Reinaldo Vittorio Yunatan
Muh. Firdaus Firmanshyah
g) Sie Konsumsi
Koordinator :Theresia Avilla Nor
Anggota : Maria B.D.D. Djong
Augenina M. Radja
Natalia Dethan
h) Sie Ticketing
Koordinator : Ery Nepa Bureni
Anggota : Aloysius Elyakim
Nurlaelatul Fitriah
Bernike L. Sumbayak
Putri Intan Atasoge
i) Sie Perlengakapan

Koordinator : Bartolomeus Umbu


Anggota : Franklin Pito Jella
Yosefania Markus
Reynardo K.H. Purba
William Lie
Alvin Kiha Dadi
j) Sie Transportasi
Koordinator : Samuel Yan Touw
Anggota : Rahmat Nurwan Nugraha
Lampiran 3

ANGGARAN DANA
SEMINAR NASIONAL 2017
BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA