Anda di halaman 1dari 4

TUGAS

MANAGEMEN KEPERAWATAN

DISUSUN OLEH KELOMPOK IV

RIAN RUSTANDI
LUKARLIM
RESTU ISWARA
MOCH IRSAN PERMANA
LINDA SUPARTIKA
TIA AKBAR BUDIMAN
TEDI NUGRAHA
RIDHO F
PIPIT DIANI FITRI
OCVITA HARISTATIK
M. FAZAR
MOCH DERA

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BUDI LUHUR CIMAHI


PROGRAM STUDI SI KEPERAWATAN UMUM 2017
Jl. Kerkof No 243 Leuwi Gajah Cimahi 40532,Jawa Barat – Indonesia
Telp.(022) 6674696, (022) 6670015 Fax. (022) 6670015
Kasus 4

Perawat A dipindahkan ke ruangan baru yang dibuka untuk pelayanan di lantai 4 gedung

E Rumah Sakit Daerah, Perawat A lulusan S 1 Keperawatan profesi, Perawat A

dipercaya sebagai kepala ruangan dengan staf berjumlah 14 orang tempat tidur yang

disediakan 20 TT. Perawat A ketika dinas meninggalkan anaknya yang sedang sakit

(demam) di rumah yang tadi pagi sudah mendapatkan obat anaknya di rumah bersama

pembantunya. Pada hari itu perawat A, banyak sekali yang harus dikerjakan semua TT

terisi, 2 orang perawat tidak dapat dinas karena sakit.

Pertanyaan :

Apa yang harus dilakukan perawat A berkaitan dengan fungsi pengarahan

Jawaban

 Pengarahan (Direction) adalah keinginan untuk membuat orang lain mengikuti

keinginannya dengan menggunakan kekuatan pribadi atau kekuasaan jabatan secara

efektif dan pada tempatnya demi kepentingan jangka panjang perusahaan. Termasuk

didalamnya memberitahukan orang lain apa yang harus dilakukan dengan nada yang

bervariasi mulai dari nada tegas sampai meminta atau bahkan mengancam. Tujuannya

adalah agar tugas-tugas dapat terselesaikan dengan baik.

Dari kasus diatas terdapat suatu cara yang tepat untuk digunakan yaitu:

1. Melakukan orientasi tentang tugas yang akan dilakukan

2. Memberikan petunjuk umum dan khusus

3. Mempengaruhi anggota, dan


4. Memotivasi

Salah satu alasan pentingnya pelaksanaan fungsi pengarahan dengan cara memotivasi

bawahan adalah:

a. Motivasi secara impalist, yakni pimpinan organisasi berada di tengah-tengah para

bawahannya dengan demikian dapat memberikan bimbingan, instruksi, nasehat

dan koreksi jika diperlukan.

b. Adanya upaya untuk mensingkronasasikan tujuan organisasi dengan tujuan

pribadi dari para anggota organisasi.

c. Secara eksplisit terlihat bahwa para pelaksana operasional organisasi dalam

memberikan jasa-jasanya memerlukan beberapa perangsang atau insentif.

 Pengarahan (leading)adalah untuk membuat atau mendapatkan para karyawan untuk

melakukan apa yang diinginkan, dan harus mereka lakukan. Dikenal sebagai leading,

directing,motivating atau actuating.

Pengarahan memiliki beberapa karakteristik:

1. Pervasive Function, yaitu pengarahan diterima pada berbagai level organisasi. Setiap

manajer menyediakan petunjuk dan inspirasi kepada bawahannya.

2. Continous Activity, pengarahan merupakan aktivitas berkelanjutan disepanjang masa

organisas

3. Human factor, fungsi pengarahan berhubungan dengan bawahan dan oleh karena itu

berhubungan dengan human factor. Human factor adalah perilaku manusia yang

kompleks dan tidak bisa diprediksi.


4. Creative Activity, fungsi pengarahan yang membantu dalam mengubah rencana ke

dalam tindakan. Tanpa fungsi ini, seseorang dapat menjadi inaktif dan sumber fisik

menjadi tak berarti.

5. Executive Function, Fungsi pengarahan dilaksanakan oleh semua manajer dan

eksekutif pada semua level sepanjang bekerja pada sebuah perusahaan, bawahan

menerima instruksi hanya dari atasannya.

6. Delegated Function, pengarahan seharusnya adalah suatu fungsi yang berhadapan

dengan manusia. Atasan harus dapat mengetahui bahwa perilaku manusia merupakan

suatu hal tidak dapat diprediksi dan alami sehingga atasan seharusnya dapat

mengkondisikan perilaku seseorang ke arah tujuan yang diharapkan.

Cara-cara pengarahan yang dilakukan pada kasus diatas dapat berupa :

1. Orientasi

Merupakan cara pengarahan dengan memberikan informasi yang perlu supaya

kegiatan dapat dilakukan dengan baik.

2. Perintah

Merupakan permintaan dri pimpinan kepada orang yang berada di bawahnya untuk

melakukan atau mengulangi suatu kegiatan tertentu pada keadaan tertentu.

3. Delegasi wewenang

Dalam pendelegasian wewenang ini pimpinan melimpahkan sebagian dari wewenang

yang dimilikinya kepada bawahannya.