Anda di halaman 1dari 6

RINGKASAN

Dalam implementasi Kurikulum 2013, pendidikan karakter dapat

diintegrasikan dalam seluruh pembelajaran pada setiap bidang studi yang terdapat

dalam kurikulum. Model pembelajaran tematik pada hakikatnya merupakan

pembelajaran terpadu, yaitu suatu pendekatan pembelajaran yang memungkinkan

peserta didik baik secara individual maupun kelompok aktif mencari, menggali,

dan menemukan konsep serta prinsip keilmuan secara holistik, bermakna dan

autentik.

Problematika pembelajaran tematik kelas 1 di Madrasah Ibtidaiyah Negeri

Urung Kompas Rantauparapat yaitu terkait masalah proses perencanaan dan

proses evaluasinya saja, dimana masalah proses perencanaan itu para guru

mengalami kesulitan pada saat membuat jaring- jaring tema, mengaitkan antara

satu indikator dengan indikator lainnya, materi satu dengan materi lainnya yang

saling berhubungan diantara semua mata pelajaran kecuali mata pelajaran olah

raga, bahasa inggris, dan bahasa arab yang memang disampaikan secara

terpisah. Selain masalah dalam proses perencanaanya, proses evaluasi juga dirasa

sulit oleh para guru tematik di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Urung Kompas

Rantauparapat jadi selama proses evaluasi pembelajaran tematik para guru

melakukan proses evaluasinya tidak per tema, melainkan masih per mata

pelajaran.
BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

… Problematika pembelajaran tematik kelas 1 di MI Khadijah Malang

yaitu terkait masalah proses perencanaan dan proses evaluasinya saja,

dimana masalah proses perencanaan itu para guru mengalami kesulitan

pada saat membuat jaring-jaring tema, mengaitkan antara satu


indikator dengan indikator lainnya, materi satu dengan materi lainnya

yang saling berhubungan diantara semua mata pelajaran kecuali mata

pelajaran olah raga, bahasa inggris, dan bahasa arab yang memang

disampaikan secara terpisah. Selain masalah dalam proses

perencanaanya, proses evaluasi juga dirasa sulit oleh para guru tematik

di MI Khadijah, jadi selama proses evaluasi pembelajaran tematik para

guru melakukan proses evaluasinya tidak per tema, melainkan masih

per mata pelajaran. Sedangkan proses pelaksanaannya para guru tidak

mengalami kesulitan dalam pembelajaran tematik.

1. Solusi yang ditempuh dalam menghadapi problematika pembelajaran

tematik kelasa 1 MI Khadijah Malang yang telah dilakukan kepala

sekolah dan para guru pembelajaran tematik adalah dengan cara

melakukan sharing-sharing (tukar pendapat) dengan teman sesama

guru, ikut serta dalam kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG),

mengikuti seminar dan diskusi, mengikuti Pendidikan dan Pelatihan

(Diklat) yang diadakan setiap satu semester sekali serta mendatangkan

instruktur dari luar yang ahli dalam bidang pembelajaran tematik.

B. Saran

Adapun saran yang dapat diberikan oleh peneliti sebagi berikut:

1. Untuk guru

.. Mengingat pentingnya pembelajaran tematik bagi anak sekolah

dasar, maka guru hendaknya dapat melaksnakan pembelajaran

tersebut didalam kegiatan belajar mengajar dikelas dengan sebaik-

baiknya sesuai dengan prosedur yang ditetapkan. Selain itu guru


hendaknya mau untuk membuka diri untuk menerima hal-hal baru

tentang pembelajaran dan senatiasaberusaha meningkatkan

profesionalismenya. Sehingga guru mampu melaksanakan

pembelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenagkan serta bermakna

bagi siswa

2. Untuk sekolah

.. Hendaknya sekolah memberikan fasilitas, sarana dan prasarana

kepada guru untuk melaksanakan pembelajaran tematik dan

mendorong guru atau siswa untuk menciptakan pembelajaran yang

aktif kreatif menyenangkan dan bermakna. Sekolah juga dapat

membantu memcahkan masalah jika guru menghadapi kesulitan

dalam pelaksanaan pembelajaran

3. Untuk Penyelengara Pendidikan (Kemenag)

Masih kurangnya pemahamamn guru terhadap pembelajran

tematik, menyebabkan pelaksanaan pembelajaran tematik

disekolah belum berhasil secara maksimal. Oleh karena tu peran

kepaladinas pendidikan sangat dibutuhkan kejelsan untuk

menginformasikan kepada sekolah-sekolah dasar jika ingin

mengadakan pendidikandan pelatihan terkait dengan

pelaksanaan pembelajaran disekolah dasar. Dalam

pendidikan dan pelatihan yang diberikn seharusnya lrbih

mengacu langsung pada praktek pembelajaran tematik bukan hanya

teori sehingga dalam pemblejaran temati dapat dilakukan oleh

semua guru.
DAFTAR PUSTAKA

Akbar, Sa’dun. 2013. Pengembangan Kompetensi Guru MI/SD

Melalui Pembelajaran Tematik Integratif Pada Kurikulum 2013.

Makalah Seminar. Rektorat UIN Malang.

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan

Praktik.

Jakarta: PT Rineka Cipta.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1989. Kamus Besar Bahasa

Indonesia.

Jakarta: Balai Pustaka.

Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. 2008.

Standar Pengembangan Kelompok Kerja Guru (KKG).

Hartono, Rudi. 2013. Ragam Model Mengajar yang Mudah Diterima

Murid.

Yogjakarta: DIVA Press.

Karli, hilda dan Oditha R. Hutabarat. 2007. Implementasi KTSP

dalam Model- model Pembelajaran. Generasi Info Media.

Meleong, Lexy. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung:

PT Remaja Rosda Karya.

Mulyasa. 2013. Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013.

Bandung: PT. REMAJA ROSDAKARYA.


Nurhayati, Nur. 2008. Pelaksanaan Pembelajaran tematik di

Sekolah Dasar Gugus V Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar.

Skripsi. Universitas Negeri Malang.

Rusman. 2011. Model-model Pembelajaran: Mengembangkan

Profesionalisme Guru. Jakarta: Rajawali Pess.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung:

ALFABETA.

Sukayati. 2004. Pembelajaran Tematik di SD Merupakan Terapan

Dari Pembelajaran Terpadu. Makalah Diklat. Yogjakarta.

Trianto. 2011. Desain Pengembangan Pembelajaran Tematik-Bagi

Anak Usia Dini TK/RA & Anak Usia Kelas Awal SD/MI. Jakarta:

Kencana Prenada Media Group.