Anda di halaman 1dari 1

ABSTRAK

Hubungan Infeksi Jamur Pada Kuku Kaki Dengan Tingkat Pengetahuan


Petani Mengenai Jamur Di Desa Tabudarat Hulu
Kabupaten Hulu Sungai Tengah Mei2006

Peneliti : Aspihanor
Pembimbing : Ahmad muhlisin S.Pd, M.Kes

Indonesia yang merupakan daerah tropis dengan kelembaban tinggi sangat


baik untuk perkembangbiaakan jamur yang merupakan salah satu penyebab masalah
kesehatan di masyarakat. Berdasarkan hasil pengamatan dari peneliti bahwa petani di
Desa Tabudarat Hulu Kabupaten Hulu Sungai Tengah banyak yang mengalami
infeksi pada kuku kakinya dan rata-rata tingkat pengetahuan mereka mengenai jamur
belum begitu luas. Dengan melihat kenyataan tersebut dan keadaan lingkungan serta
tingkat pengetahuan masyarakat di sana, maka perlu diteliti hubungan antara infeksi
jamur pada kuku kaki dengan tingkat pengetahuan petani tentang jamur di Desa
Tabudarat Hulu Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi infeksi jamur pada
kuku kaki petani, tingkat pengetahuan petani mengenai jamur dan hubungan antara
infeksi jamur pada kuku kaki dengan tingkat pengetahuan petani mengenai jamur.
Manfaatnya yaitu memberikan informasi tentang pentingnya pengetahuan yang luas
mengenai jamur sehingga masyarakat akan lebih mengenal mengenai jamur .
Penelitian ini bersifat survey analitik dengan pendekatan cross sectional.
Populasi berjumlah 40, diambil secara total sampel. Pengumpulan data dilakukan
dengan pemeriksaan sampel kerokan kuku kaki secara sediaan langsung mikroskopis
dan hasil kuesioner.
Prevalensi jamur penyebab infeksi pada kuku kaki didapatkan sebesar
42,50%. Tingkat pengetahuan petani 52,50% adalah kategori baik dan
47,50%kategori buruk. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa prevalensi infeksi
jamur pada kuku kaki adalah tinggi, tingkat pengetahun petani mengenai jamur
pada umumnya baik. Berdasarkan uji statistik Chi Square terdapat hubungan
antara infeksi jamur pada kuku kaki dengan tingkat pengetahuan petani mengenai
jamur x²hitung = 32,67 dan x²tabel = 3,84.
Saran penelitian ini adalah agar Dinas Kesehatan dan Puskesmas terkait dapat
melakukan survey penyakit jamur yang menyebabkan infeksi pada kuku secara
berkala (6 bulan sekali), penyuluhan tentang penyakit jamur sehingga masyarakat
mempunyai pengetahuan yang luas tentang jamur , mengupayakan pola hidup sehat
dan bersih serta pengobatan massal terhadap mayarakat di Desa Tabudarat Hulu
Kabupaten Hulu Sungai Tengah terutama yang prevalensinya tinggi.

Kata Kunci : Infeksi Jamur Pada Kuku Kaki, Tingkat Pengetahuan Mengenai Jamur

vi