Anda di halaman 1dari 1

PEMALSUAN SERTIFIKAT TANDA REGISTRASI KOMPETENSI

Kami beritahukan bahwa Sekretariat Registrasi Kompetensi pada Mei 2013 telah menerima
laporan mengenai pemalsuan sertifikat tanda registrasi kompetensi yang terjadi di
Kabupaten Belitung Timur Propinsi Bangka Belitung.
Pemalsuan sertifikat tanda registrasi dilakukan oleh:
1. PT. ANGELIA OERIP MANDIRI, 00091/LPJ/AMDAL-1/LRK/KLH, SUDAH DICABUT, Penanggung
Jawab: BUDI SUPRIANTORO.
2. PT. TABAR PRATAMA CONSULT, TIDAK TEREGISTRASI DAN MENGAKU REGISTRASI
MENGGUNAKAN NOMOR: 00056/LPJ/AMDAL-1/LRK/KLH, Penanggung Jawab: MUHDAS, SE
3. PT. BALUMBUNG ADAPTIV UTAMA, TIDAK TEREGISTRASI DAN MENGAKU REGISTRASI
MENGGUNAKAN NOMOR : 00090/LPJ-AMDAL-1/KLH, Penanggung Jawab: FACHRUDIN
ARSJAD B
Ketiga perusahaan tersebut telah memalsukan sertifikat tanda registrasi kompetensi, untuk itu
kami meminta agar:
1. Setiap Unit Layanan Pengadaan/pemrakarsa di setiap Propinsi/Kabupaten/Kota
memeriksa keabsahan setiap sertifikat tanda registrasi kompetensi melalui informasi publik
http://kompetensilingkungan.menlh.go.id
2. Setiap Komisi Penilai Amdal Propinsi/Kabupaten/Kota memeriksa keabsahan Sertifikat
Kompetensi Penyusun melalui website Intakindo: http://www.amdal.intakindo.org/ dan
memeriksa keabsahan Sertifikat tanda registrasi kompetensi melalui website registrasi
kompetensi: http://kompetensilingkungan.menlh.go.id
3. Melaporkan segala bentuk pelanggaran kepada Asisten Deputi Standarisasi dan
Teknologi, Kementerian Lingkungan Hidup melalui surat (No. T/F: 021-85906167 dan 021-
8583648) atau email ke kompetensi_lingkungan@yahoo.co.id.
Kami akan menindaklanjuti proses hukum bagi siapa saja yang melakukan pelanggaran
ketentuan.
Perlu disampaikan bahwa informasi publik telah disediakan sejak sistem sertifikasi dan
registrasi dilaksanakan pada tahun 2009 melalui PERMENLH No. 11/2008 yang direvisi menjadi
PERMENLH No. 07/2010. Personil penyusun Amdal KTPA dan ATPA yang bersertifikat
kompetensi sudah sebanyak 761 orang (per Mei 2013) dan Lembaga Penyedia Jasa
Penyusun Amdal yang teregistrasi sudah sebanyak 106 perusahaan (per Mei 2013).
Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian semua pihak.

Jakarta, Juni 2013

Asisten Deputi Standarisasi dan Teknologi,


Kementerian Lingkungan Hidup