Anda di halaman 1dari 4

SISTEM PENYEDERHANAAN DALAM GAMBAR

PERTEMUAN KE-13

CAPAIAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu menggunakan sistem penyederhanaan dalam gambar

TUJUAN PEMBELAJARAN :
Adapun tujuan pembelajaran yang akan dicapai adalah sebagai berikut:
1. Menguasai cara penyederhanaan gambar ulir.
2. Menguasai penunjukan ulir dengan benar.
3. Menguasai cara menggambar mur dan baut .
4. Menguasai cara menggambar sekrup mesin.
5. Menguasai cara penyederhanaan gambar roda gigi .
6. Menguasai cara penyederhanaan gambar pegas.
7. Menguasai cara penyederhanaan gambaran bantalan.

PETUNJUK PEMBELAJARAN
Ceramah, tanya jawab dan praktek

URAIAN MATERI
Pada umumnya penyajian gambar harus menyatakan bentuk benda secara tepat. Untuk
menghemat waktu penggambar dan pembaca, telah ditetapkan cara-cara penyederhanaan
gambar untuk beberapa elemen mesin .

A. Penyederhanaan gambar ulir


Pada umumnya ulir digambar secara sederhana, dimana diameter luar ulir digambar
dengan garis tebal dan diameter dalamnya dengan garis tipis atau sebaliknya seperti pada
gambar 1.1. Cara cara menggambarnya adalah sebagai berikut :
a. Diameter luar dari ulir luar dan diameter dalam dari ulir dalam digambar dengan
garis tebal.
b. Diameter dalam, disebut juga dengan diameter teras, dari ulir luar, dan siameter
luar dari ulir dalam digambar dengan garis tipis.
c. Garis yang menunjukkan batas antara ulir lengkap dan tidak lengkap, ditarik
dengan garis tebal
d. Menurut perjanjian garis yang menunjukakan akar dari ulir tidak lengkap
digambar dengan garis tipis, yang membuat sudut 30o dengan sumbu baut.
e. Ujung lubang mata bor digambar dengan sudut puncak 120o.
f. Garis-garis batas ulir, yaitu garis-garis yang menunjukkan batas dalam dan luar
dari ulir digambar dengan garis gores, bila ulirnya tersembunyi.
g. Bagian ulir yang dipotong, diarsir sampai batas luarnya.
h. Pada gambar proyeksi melintang akar ulir digambar sebagai bagian dari lingkaran,
biasanya tiga per empat lebih dengan garis tipis.
i. Dalam gambar susunan diameter luar ulir digambar dengan garis tebal dan
diameter dari ulir dalamnya digambar dengan garis tebal mulai dari batas ulir.
Gambar 1.1 Penyajian Ulir

B. Penunjukan ulir

1. Ulir metric sesuai ISO

2. Ulir inci sesuai ISO

C. Cara menggambar mur dan baut

Pada gambar 1.2 merupakan cara menggambar mur dan baut.

Gambar 1.2 Cara menggambar baut dan mur


D. Cara menggambar sekrup mesin
Pada gambar 1.3 merupakan cara menggambar sekrup

Gambar 1.3 Cara menggambar sekrup mesin

E. Penyederhanaan roda gigi


Roda gigi adalah elemen yang mengulang,seperti pada ulir dan di gambar secara
konvensional dalam carayang di sederhanakan.

Tabel 1.1 Penyederhanaan Roda Gigi

F. Gambar pegas
Gambar pegas pada dasarnya sama dengan gambar elemen- elemen mesin
yang berulang-ulang. Oleh karena itu di gambar dengan gambar sederhana
Tabel 1.2 Penyederhanaan pegas
Nama Pandangan Penyederhanaan
Cylindrical
compression spring

Cylindrical tension
spring

Semi-elliptic leaf
spring

Semi-elliptic leaf
spring
With eyes

G. Bantalan gelinding
Gambar bantalan gelinding penyajianya di lakukan dengan cara yang di
sederhanakan dan di jelaskan nomor bantalnya.
Tabel 1.3
Pandangan Penyederhanaan

LATIHAN SOAL/TUGAS
1. Jelaskan langkah-langkah dalam penyederhanaan gambar ulir
2. Buatlah gambar penyederhanaan mur dan baut
3. Buatlah gambar penyederhanaan pada roda gigi
4. Buatlah gambar penyederhanaan pada pegas
5. Buatlah gambar penyederhanaan pada bantalan gelinding

DAFTAR PUSTAKA
G.Takeshi Sato & Sugiarto H. (1989). Menggambar Mesin Menurut
ISO.Jakarta:PT.Pradnya Paramita.