Anda di halaman 1dari 4

STRUKTUR LIPAT

Pelat adalah struktur planar kaku yang secara khas terbuat dari material monolith yang tingginya
kecil (tipis) dibandingkan dengan dimensi-dimensi lainnya. Beban yang umum pada pelat mempunyai
sifat banyak arah. Pelat dapat ditumpu diseluruh tepinya atau hanya pada titik-titik tertentu (misalnya
oleh kolom atau campuran antara tumpuan menerus dan titik). Kondisi tumpuan dapat sederhana atau
jepit. Pelat ini terbuat dari material padat , homogen yang memiliki sifat sama di segala arah.

A. PRINSIP DAN PENYALURAN BEBAN

Struktur lipatanadalah bentuk yang terjadi pada lipatan bidang - bidang datar dimana kekakuan
dan kekuatannya terletak pada keseluruhan bentuk itu sendiri. Bentuk lipatan ini mempunyai kekakuan
yang lebih dibandingkan dengan bentuk-bentuk yang datar dengan luas yang sama dan dari bahan yang
sama pula. Hal ini dapat dijelaskan karena momen energy yang didapat dari bentuk lipatan akan jauh
lebih besar dari pada momen energy yang didapat dari bidang datar.

Gambar 1. Prinsip dan penyaluran beban oleh struktur lipat

Dengan membentuk lipatan-lipatan kaku pada suatu sistem struktur yang bekerja secara efisien
untuk menyalurkan beban sehingga memungkinkan dicapainya bentang-bentang lebar di antara
tumpuan-tumpuan yang direncanakan. Efisiensi dari struktur bidang lipat dicapai karena struktur tersebut
bekerja sekaligus sebagai pelat datar (slab), balok (beam), dan rangka kaku (truss).

B. MATERIAL

Struktur lipat dapat dibuat dari hampir semua jenis material. Salah satu material yang banyak
digunakan untuk plat lipat adalah beton bertulang. Material ini paling baik digunakan karena dapat
dengan mudah dibuat. Material lain yang sering digunakan adalah baja, plastik, dan kayu.
C. JENIS – JENIS STRUKTUR LIPAT

1. Folded plate dua segmen Komponen dasar dari struktur folded plate
terdiri dari: plat miring, plat tepi yang
digunakan untuk menguatkan plat yang lebar,
pengaku untuk membawa beban ke penyangga
dan menyatukan plat, serta kolom untuk
menyangga struktur.

2. Folded plate tiga segmen

Pengaku terakhirnya berupa rangka yang


lebih kaku daripada balok penopang bagian
dalam. Kekuatan dari reaksi plat di atas rangka
kaku tersebut akan cukup besar dan di kolom
luar tidak akan diseimbangkan oleh daya tolak
dari plat yang berdekatan. Ukuran rangka dapat
dikurangi dengan menggunakan tali baja antara
ujung kolom.

3. Bentuk Z

Masing-masing unit di atas mempunyai


satu plat miring yang lebar dan dua plat tepi yang
diatur dengan jarak antara unit untuk jendela.
Bentuk ini disebut Z shell dan sama dengan louver
yang digunakan untuk ventilasi jendela. Bentuk Z
ini adalah bentuk struktur yang kurang efisien
karena tidak menerus dan kedalaman efektifnya
lebih kecil daripada kedalaman vertikalnya.

4. Dinding yang menerus dengan plat

Pada struktur ini , dinding merupakan


konstruksi beton yang miring. Dinding didesain
menerus dengan plat atap. Kolom tidak
dibutuhkan di pertemuan tiap-tiap panel dinding
karena dinding ditahan di ujung atas.
5. Kanopi

Bentuk ini digunakan untuk kanopi kecil


di entrance bangunan. Struktur ini mempunyai
empat segmen. Pengaku struktur
disembunyikan di permukaan atas sehingga
tidak terlihat dan plat (shell) akan muncul untuk
menutup dari kolom vertikal. Di dinding
bangunan harus ada juga pengaku struktur
tersembunyi di konstruksi dinding.

6. Folded plate yang meruncing ke ujung (Tapered Folded plate)

Struktur ini dibentuk oleh elemen-elemen


runcing. Berat plat di tengah bentang merupakan
dimensi kritis untuk kekuatan tekukan. Struktur ini tidak
efisien dan tidak cocok untuk bentang lebar karena
kelebihan beban untuk bentang lebar.

7. Folded plate penyangga tepi (edge supported folded plate)

Pada struktur ini, plat tepi dapat dikurangi


dan struktur atap dapat dibuat terlihat sangat tipis
jika plat tepi ditopang oleh rangkaian kolom.
Struktur ini cocok digunakan untuk bangunan
dengan estetika tinggi dengan desain atap yang
8. Folded plate truss tipis.

Terdapat ikatan horizontal melintang


di sisi lebar hanya di tepi bangunan. Hal ini
memungkinkan folded plate digunakan pada
bentang lebar dengan pertimbangan
struktural yang matang.
9. Rangka kaku folded plate

Sebuah lengkung dengan segmen lurus biasanya


disebut rangka kaku.

CONTOH BANGUNAN

Masjid Kuala Lumpur

Sesuai dengan namanya, Masjid Negara merupakan Masjid Nasional Malaysia yang berada di
Ibukota Negara, Kuala Lumpur. Masjid Negara mampu menampung 15 ribu jamaah sekaligus,
menjadikannya sebagai masjid terbesar di Malaysia pada saat selesai dibangun, sampai kemudian Masjid
Biru di Shah Alam berdiri. Tak hanya luas, besar, dan megah, tapi juga dikelilingi oleh taman yang ditata
begitu apik dan indah. Masjid Negara merupakan lambang keagungan Islam, sebagai agama resmi di
Malaysia

Masjid Negara dirancang oleh tiga arsitek, masing masing adalah Howard Ashley dari departemen
pekerjaan umum Inggris dan dua Arsitek pribumi, Hisham Albakri dan Baharuddin Kassim. Dibangun tahun
1965 dilokasi Gereja Venning Road Brethren Gospel Hall yang sudah berdiri disana sejak tahun 1922
kemudian diambil alih oleh pemerintah Malaysia untuk membangun Masjid Negara. Bangunan masjid
negara Malaysia dibangun sebagai masjid moderen dan megah dengan struktur beton bertulang serta
menyimbolkan aspirasi bangsa Malaysia yang ketika itu baru saja memperoleh kemerdekaan dari Inggris.