Anda di halaman 1dari 3

Tips Cara Menghitung Dosis Pestisida yang Tepat Agar

Hama dan Penyakit Mati Seketika


October 25, 2016 | Tanaman Pangan, Tanaman Sayur
Penggunaan dosis pestisida yang tepat, hama dan penyakit tanaman dapat dikendalikan.
Penggunaan pestisida dalam konsep penanganan hama terpadu (PHT) merupakan rekomendasi
terakhir. Dalam konsep PHT, penggunaan pestisida harus memenuhi enam tepat : yaitu (1) tepat
sasaran, (2) tepat mutu, (3) tepat jenis pestisida, (4) tepat waktu, (5) tepat dosis atau konsentrasi,
dan (6) tepat cara penggunaan.

Aplikasi Pestisida Tepat Dosis

Tepat Sasaran
Pestisida yang digunakan harus berdasarkan jenis hama dan penyakit tananam yang menyerang.
Pestisida yang bersifat sapu rata bisa membunuh banyak hama dan penyakit tidak diijinkan
peredarannya.

Tepat Mutu
Pestisida yang digunakan harus bermutu baik, terdaftar dan diijinkan oleh Komisi Pestisida.

Tepat Jenis Pestisida


Pilih jenis pestisida yang dianjurkan untuk mengendalikan suatu jenis hama dan penyakit pada
suatu jenis tanaman.

Tepat Waktu Penggunaan


Waktu penggunaan pestisida harus tepat, yaitu pada saat hama dan penyakit mencapai ambang
pengendalian. Waktu penyemprotan dilakukan pada pagi atau sore hari ketika suhu udara < 30 oC
dan kelembaban udara 50-80%.

Tepat Dosis atau Konsentrasi Formulasi


Dosis atau konsentrasi formulasi harus tepat yaitu sesuai dengan rekomendasi anjuran pada label
pestisida.

Tepat Cara Penggunaan


Penggunaan pestisida dapat diaplikasikan dengan cara disemprotkan, penyiraman, perendaman,
penaburan, pengembusan, pengolesan, dll. Informasi tersebut dapat diperoleh dari brosur atau label
kemasan pestisida.

Cara menghitung dosis Pestisida


Kali ini kita akan membahasas tentang cara menghitung dosis pestisida. Dosis pestisida yang tepat
dapat mengendalikan hama dan penyakit sasaran secara efektif dan efisien. Efektif karena hama
dan penyakit dapat dikendalikan dan tidak boros penggunaan pestisida.

Sebelum menentukan dosis pestisida, ada baiknya kita ketahui pengertian dosis pestisida. Dosis
pestisida adalah jumlah pestisida yang dicampurkan atau diencerkan dengan air yang digunakan
untuk menyemprot hama atau penyakit dengan luas tertentu.

Pada label kemasan pestisida, ada beberapa satuan dalam menuliskan dosis, antara lain :

1. 3-5 g/L
2. 3-5 ml/L
3. 100-200 g/ha
4. 100-200 ml/ha
Untuk dosis no. 1 dan no. 2, penghitungan dosis dengan mudah dihitung dengan mengkalikan dosis
dan kapasitas tangki.

Contoh:

No 1. : Dosis 3-5 ml/L —- kita pakai yang 5 ml/L

Kapasitas tangki = 14 liter

Dosis untuk 1 tangki 14 liter = 5 x 14 = 70 ml/14 L = 70 ml/tangki

Penghitungan dosis tersebut berlaku juga untuk no 2. Akan tetapi penghitungan dosis untuk no 3
dan no 4 harus ditentukan dulu volume semprotnya. Volume semprot yang biasa dianjurkan adalah
300 L/ha, 400 L/ha dan 500 L/ha.

Contoh :

No 3 : Dosis 100-200 g/ha —-kita pakai yang 200 g/ha

Volume semprot = 400 L/ha

Kapasitas tangki = 14 liter

Hitung dosis per liter = 200/400 L x 1 L = 0,5 ml/L

Dosis untuk 1 tangki 14 liter = 0,5 ml/L x 14 = 7 ml/14 L atau 7 ml/tangki


Penghitungan dosis tersebut berlaku juga untuk no 4.

Berikut video tutorial, Cara Menghitung Dosis Pestisida

http://1001caramenanam.com/tips-cara-menghitung-dosis-pestisida/