Anda di halaman 1dari 1

Active Cylinder Technology (ACT)

1.4 TSI dari Polo BlueGT adalah mesin seri yang sama sekali baru dari mesin bensin
yang telah dikembangkan. Kisaran mesin terdiri dari 1,0, 1,2 dan 1,4 liter mesin. 1.0-liter
mesin tiga silinder efisien digunakan untuk menggerakkan mobil. 1,2 dan 1,4-liter mesin
empat silinder yang masing-masing dirancang sebagai direct fuel ctinjeion engines (TSI).

Active Cylinder Technology (ACT) adalah teknologi mesin bensin 4 langkah yang
berfungsi untuk menghemat penggunaan bahan bakar dan mengurangi emisi gas buang. Pada
mesin Active Cylinder Technology (ACT) system akan mematikan kerja dari silinder 2dan 3
secara otomatis. Jika kendaraan sedang dalam keadaan stasioner atau dalam keadaan beban
ringan, maka kendaraan tidak akan membutuhkan tenaga yang besar untuk bekerja.
Oleh karena hal tersebut, maka dibuatlah suatu system Active Cylinder Technology (ACT)
yang berguna untuk mematikan 2 silinder mesin secara otomatis ketika mesin dalam keadaan
beban ringan ataupun saat stasioner.

Cara kerja Active Cylinder Technology (ACT) adalah sebagai berikut :


Active Cylinder Technology (ACT) aktif pada putaran mesin 1.250 rpm – 4.000 rpm dan
pada torsi 25 sampai 100 Nm. Pada putaran mesin dan torsi tersebut, system akan mematikan
kerja dari silinder 2 dan 3. Semua katup isap dan buang pada silinder 2 dan 3 di tutup
mengggunakan satu set actuator pada kedua poros nok katup masuk dan katup buang.
Pada poros nok terdapat dua permukaan profil yang berdampingan, permukaan yang satu
menonjol layaknya nok pada biasanya, dan pada permukaan yang satunya hanya berbentuk
silinder tanpa tonjolan. Ketika system bekerja, seperangkat actuator yang berada diatas poros
nok akan menggeser poros nok dengan cara menyentuh profil ulir yang terdapat pada poros
nok, sehingga rocker arm yang tadinya berhubungan dengan tonjolan nok tidak akan lagi
bertemu dengan tonjolan nok, pada kejadian ini katup akan terus tertutup. Sedangkan pada
sistim injeksi bahan bakar akan dimatikan oleh system. Sehingga pada silinder 2 dan 3 tidak
akan terjadi kerja apapun, karena kedua katup ditutup dan bahan bakar dihentikan.
Semua proses peralihan mekanik dieksekusi dalam waktu satu setengah revolusi camshaft,
yang bekerja pada 13 – 36 milidetik, tergantung pada kecepatan mesin. Proses ini dihaluskan
oleh intervensi menyertai pengapian dan kontrol throttle valve.

Volkswagen memanfaatkan informasi dari sensor pedal gas untuk mendeteksi


pengemudi menginjak pedal dengan tiba tiba. Dengan menggunakan system ini akan
mengurangi konsumsi bahan bakar sebesar 0,5 liter per 100 kilometer. Bahkan dengan dua
silinder yang sangat seimbang 1,4 TSI berjalan dengan getaran rendah dengan empat ruang
pembakaran aktif. Secara keseluruhan, komponen manajemen aktif silinder beratnya hanya 3
kg. Aktuator camshaft dan frame bantalan terintegrasi dalam kepala silinder.