Anda di halaman 1dari 10

Pertemuan 01

Fisika Umum
Apakah itu Fisika ?
Rio Anshari, S.Pd, M.Si
3353
rioanshari@fmipa.unp.ac.id
rio.anshari@gmail.com

Fisika

Untuk apa mempelajari Fisika ?

Fisika

Besaran, Satuan,
Pengukuran dan Vektor
Besaran dan Satuan

BESARAN DAN SATUAN

Besaran dan Satuan Besaran dan Satuan

Besaran adalah sesuatu yang dapat diukur dan dapat dinyatakan


dengan angka-angka.

Mengukur besaran berarti membandingkan besaran yang diukur


dengan besaran sejenis yang dipakai sebagai pembanding.

Besaran dan Satuan Besaran dan Satuan


Besaran dan Satuan Besaran dan Satuan

Satuan adalah ukuran atau nilai dari besaran.


Ketidakpastian Pengukuran
Terdapat dua jenis sistem satuan yaitu sistem metrik dan sistem Saat melakukan pengukuran mengunakan alat, tidaklah mungkin
inggris. Anda mendapatkan nilai yang pasti benar (xo), melainkan selalu
terdapat ketidakpastian.

Terdapat beberapa penyebab ketidakpastian dalam pengukuran,


diantaranya sebagai berikut :

Besaran dan Satuan Besaran dan Satuan

Ketidakpastian Pengukuran Ketidakpastian Pengukuran

1. Kesalahan Umum 2. Kesalahan Sistematik


Kesalahan umum adalah kesalahan yang disebabkan Kesalahan sistematik merupakan kesalahan yang disebabkan
keterbatasan pada pengamat saat melakukan pengukuran. oleh alat yang digunakan dan atau lingkungan di sekitar alat
Kesalahan ini dapat disebabkan karena kesalahan membaca yang memengaruhi kinerja alat.
skala kecil, dan kekurangterampilan dalam menyusun dan Kesalahan kalibrasi
memakai alat, terutama untuk alat yang melibatkan banyak Kesalahan Titik nol
komponen. Kesalahan Komponen alat
Kesalahan Paralaks

Besaran dan Satuan Besaran dan Satuan

Ketidakpastian Pengukuran Ketidakpastian Pengukuran Tunggal

3. Kesalahan Acak Pengukuran tunggal merupakan pengukuran yang hanya dilakukan


sekali saja.
Kesalahan acak adalah kesalahaan yang terjadi karena adanya
fluktuasifluktuasi halus pada saat melakukan pengukuran.
Pada pengukuran tunggal, nilai yang dijadikan nilai benar (Xo)
Gerak Brown Molekul Udara adalah hasil pengukuran itu sendiri. Sedangkan ketidakpastiannya
Fluktuasi Tegangan Listrik diperoleh dari setengah Nilai Skala Terkecil (NST) instrumen yang
Landasan yang Bergetar digunakan.
Bising
Radiasi Latar Belakang
Besaran dan Satuan Latihan

Ketidakpastian Pengukuran Berulang


Jika Anda diberikan data hasil
pengukuran seperti berikut
ini, tentukanlah nilai panjang
pensil dengan menggunakan
pengukuran berulang.

Besaran dan Satuan Besaran dan Satuan

Faktor Pengali Faktor Pengali


Dalam sistem internasional, faktor pengali dari sebuah besaran
pokok dengan besaran pokok yang lainnya adalah sama.

Contoh untuk besaran panjang dan besaran massa, yakni seperti


pada tabel berikut

Besaran dan Satuan Dimensi

Dimensi suatu besaran adalah penggambaran atau cara penulisan


Faktor Pengali
suatu besaran dengan menggunakan simbol (lambang) besaran
Faktor pengali pokok.
lainnya yang
akan didapat Dimensi suatu besaran menunjukkan cara besaran itu tersusun dari
kan dalam pe besaran-besaran pokok.
ngukuran, yak
ni seperti pada Apapun jenis satuan besaran yang digunakan tidak mempengaruhi
tabel berikut. dimensi besaran tersebut, misalnya satuan panjang dapat
dinyatakan dalam m, cm, km, ft, keempat satuan ini mempunyai
dimensi yang sama yaitu L.
Dimensi Dimensi

Pada sistem satuan Dimensi dari besaran


internasional (SI), ada tujuh turunan dapat disusun dari
besaran pokok yang dimensi besaran-besaran
berdimensi, sedangkan dua pokok.
besaran pokok tambahan
tidak berdimensi. Tidak hanya berpaku pada
tabel diatas, cukup banyak
Cara penulisan dimensi dari besaran turunan lainnya yang
suatu besaran dinyatakan dapat dibuat dimensinya
dengan lambang huruf untuk membuktikan kebena-
ran dari besaran atau
tertentu dan diberi kurung
persamaan tersebut.
persegi.

Dimensi Dimensi

FUNGSI DIMENSI FUNGSI DIMENSI


1. Dimensi digunakan untuk membuktikan kebenaran suatu 1. Dimensi digunakan untuk membuktikan kebenaran suatu
persamaan. persamaan.

Pembelajaran ilmu fisika banyak bentuk-bentuk penjelasan Analisis dimensional adalah suatu cara untuk menentukan
sederhana untuk memudahkan seperti persamaan fisika. satuan dari suatu besaran turunan, dengan cara memperhatikan
dimensi besaran tersebut.
Bagaimana cara membuktikan kebenarannya?
Salah satu manfaat dari konsep dimensi adalah untuk
Salah satunya adalah dengan analisa dimensional. menganalisis atau menjabarkan benar atau salahnya suatu
persamaan (fungsi dimensi

Dimensi Dimensi

FUNGSI DIMENSI FUNGSI DIMENSI


1. Dimensi digunakan untuk membuktikan kebenaran suatu 1. Dimensi digunakan
persamaan. untuk membuktikan
kebenaran suatu
Metode penjabaran dimensi atau analisis dimensi menggunakan persamaan.
aturan :

1. Dimensi ruas kanan sama dengan dimensi ruas kiri


2. Setiap suku berdimensi sama
Dimensi Dimensi

FUNGSI DIMENSI FUNGSI DIMENSI


2. Dimensi digunakan untuk menurunkan persamaan suatu besaran 3. Menunjukkan kesetaraan beberapa besaran
dari besaran-besaran yang mempengaruhinya.
Dengan analisis dimensi kita dapat melihat kesetaraan besaran.
Untuk membuktikan hukum-hukum fisika dapat dilakukan prediksi-prediksi
dari besaran yang mempengaruhinya.
Misalkan secara analisis dimensi, terlihat bahwa Usaha (W) dan
Dari besaran-besaran ini dapat ditentukan persamaan dengan analisa Energi (E) memiliki dimensi yang sama.
dimensional.

Bahkan hubungan antar besaran dari sebuah eksperimen dapat ditindak


lanjuti dengan analisa ini.

Vektor

vektor atau besaran vektor adalah besaran yang memiliki nilai dan
arah.

Vektor Dalam ilmu Fisika, banyak besaran yang termasuk vektor, di


antaranya perpindahan, gaya, kecepatan, percepatan, dan
momentum.

Selain besaran vektor, ada juga besaran yang hanya memiliki nilai.
Besaran seperti ini disebut besaran skalar.

Besaran yang termasuk besaran skalar, di antaranya massa, waktu,


kuat arus, usaha, energi, dan suhu

Vektor Vektor

Sebuah vektor digambarkan oleh sebuah anak panah. Penulisan vektor :

Panjang anak panah mewakili besar atau nilai vektor, sedangkan


arah anak panah mewakili arah vektor.

Arah vektor :

Arah sebuah vektor dinyatakan oleh sudut tertentu terhadap


arah acuan tertentu.
Umumnya, sudut yang menyatakan arah sebuah vektor
dinyatakan terhadap sumbu-x positif.
Vektor Vektor

Arah vektor :
Penjumlahan vektor

Vektor Vektor

Metoda Grafis Metoda Jajaran Genjang


Digunakan untuk menjumlahkan dua buah vektor secara grafis.

Vektor Vektor

Metoda Poligon Metoda Analitis


Digunakan untuk menjumlahkan lebih dari dua buah vektor. Penjumlahan vektor secara analitis adalah penjumlahan vektor
dengan melakukan operasi perhitungan.
Vektor Vektor

Metoda Analitis Metoda Analitis

Vektor Vektor

Metoda Analitis Penguraian vektor


Dimana besarnya komponennya :

Vektor Latihan

Penguraian vektor 1. Apabila besar resultan dan selisih dua buah vektor
Jika komponennya
Besar sudut yang dibentuk vektor
adalah sama maka hitunglah besar sudut apit kedua
diketahui, besar resul- vektor tersebut !
terhadap sumbu x adalah
tan awal dapat dipero-
leh sebagai berikut :
2. Dua buah vektor memiliki besar yang sama, yakni F.
Jika besar resultan kedua vektor itu sama dengan F,
hitunglah besar sudut apitnya !
Latihan Vektor

3. Perhatikan gambar berikut. Perkalian vektor

Tentukanlah resultan ketiga vektor gaya pada gambar


tersebut.

Vektor Vektor

Perkalian Titik (Dot Product) Perkalian Titik (Dot Product)


Perkalian titik dari dua vektor menghasilkan skalar. Jenis perkalian
ini bersifat komutatif. Nilai hasil perkalian titik ini
dapat dihitung dengan cara
sebagai berikut :

Vektor Vektor

Perkalian Titik (Dot Product) Perkalian Silang (Cross Product)


Dengan aturan : Hasil suatu perkalian silang dua
buah vektor adalah juga sebuah
vektor.

Perkalian silang bersifat tidak


komutatif.
Vektor Vektor

Perkalian Silang (Cross Product) Perkalian Silang (Cross Product)


Vektor hasil perkalian silang diperoleh sebagai berikut :

Nilai dari vektor resultannya dapat dihitung sebagai berikut :

Vektor Latihan

Perkalian Silang (Cross Product)


1. Tentukan hasil perkalian titik dan perkalian silang
Dengan aturan :
antara dua vektor satuan A = 2i + 3j + 5k dan B = 4i + 2j
- k.

2. Tentukan hasil perkalian titik dan perkalian silang


antara dua vektor satuan A = 5i + 4j + 3k dan B = 4i + 6j
- 7k.