Anda di halaman 1dari 1

CLAW HAND

 Adalah Suatu bentuk deformitas pada tangan yaitu jari menjadi bengkok seperti cakar
hewan.
 Ditandai dengan hiperekstensi sendi metakarpofalangeal (MP) dan fleksi sendi proksimal
dan distal Interphalangeal (IP).
 Terjadi karena kelumpuhan saraf ulnaris akibat trauma, disfungi neuromskuler, infeksi kusta
dan kompesi.
 Claw hand terjadi karena gangguan saraf ulnaris bagian distal. Biasanya kompresi terjadi
pada ligamentum carpi volar (kanal guyon).
 Syarat suatu deformitas dikatakan clawhand yaitu
a. MP hiperekstensi
b. Kelumpuhan saraf intrinsik yang menyebabkan disfungsi dari musculus intrinsik
- Musculus Interossei  Fleksi MP
- Musculus Lumbricalis  Ekstensi IP
c. Tendon fleksor ekstrinsik utuh
d. Tendon Ekstensor ekstrinsik utuh
 Patofisiologi
Clawing terjadi karena kompensasi tubuh karena defisit otot otot intrinsik.
1. Kelemahan otot interossei  pasien berusaha menggunakan otot ototekstrinsik untuk
memfleksikan jari  Aktivasi ekstrinsik finger fleksor bersamaan dengan kehilangan
kemampuan otot lumbricalis untuk ekstensi IP menyebabkan fleksi IP joint .
2. Pasien berusaha mengaktifkan ekstrinsik ekstensor untuk ekstensi sendi IP Namun
sebenarnya otot ekstensor ekstrinsik bisa menyebabkan ekstensi Ipjoint apabila MP
dalam kondisi netral/ flesi. Namun Padaa kondisi kelemahan nervus ulanris ini MP joint
mengalami hiperfleksi  ototekstrinsik ekstensor menjadi tidak efektif dan pasien tidak
dapat mengekstensikan IP joint secara sempurna  mengakibatkan clawhand.
 Pada kelemaha nervus ulnaris juga mengakibatkan kelemahan musculus oponens digiti
minimi yang mengakibatkan jari ke-5 tidak mampu bergerak ke ibu jari. Selain itu juga
terdapat defisit sensoris pada daerah daerah yagn dipersarafi n. ulnaris.
 Patofisiologi Infeksi lepra menyebabkan kerusakan nervus ulnaris
Infeksi mycobacterium menyerang saraf tepi  infeksi saraf tepi  pembesaran saraf,
bakteri menghancurkan sel schwan demyelinisasi saraf  nekrosis  atrofi 
kelumpuhan saraf.
 Treatment
1. Farmakologis
Diberikan NSAID seperti indometacin dan naproxen untuk mengurangi nyeri dan
bengkak.
2. Nonfarmakologis
- Dekompresi saraf yang terjepit
- Jika saraf tidak bisa diperbaiki/ gagal diperbaiki bisa dilakukan tranfer tendon.
Namun biasanya hanya mampu memperbaiki hiperekstensi tp tidakmampu
memperbaii fungsionalnya
- Rehabilitasi dengan fisioterapi.