Anda di halaman 1dari 4

AKU TERPAKSA

Oleh : Enur Amanah

Dia bermata besar bola matanya kecoklat-coklatan dia itu sekarang duduk di
kelas IX,saat di kelas IX dia mengalami peristiwa yang tidak bisa dipercaya hingga
saat ini.

Dia mempunyai teman laki-laki badannya kurus dan tinggi ia berambut tipis ia
sekarang sekolah di SMA

Pada hari minggu aku dan Bela pergi kerumah Nabila untuk bermain.setelah
sampai dirumah Nabila aku memanggil-manggil

Aku : ‘’ Nabila ‘’

Nabila : ‘’apa ‘’

Bela : ‘’ jadi ga mainnya ?’’

Aku : ‘’ iya jadi ga ?’’

Nabila : ‘’ mmm…ayu deh ‘’

Bela : ‘’ayu ‘’

Nabila : ‘’ emangnya mau main kemana ?’’

Bela : ‘’ kerumah si Zahra aja yu ‘’

Nabila : ‘’Ayu ‘’

Sesampai dijalan aku ga enak hati lalu aku,bela dan nabila bertemu dengan
teman- teman si lelaki itu,ada si gunawan,riki,kurniawan dan yang lainnya

Bela : ‘’ hy ‘’

Kurniawan : ‘’ mau kemana ?’’

Bela : ‘’ mau kerumah si Zahra ‘’

Gunawan : ‘’ mau apa kesana ?’’

Nabila : ‘’ main lah ‘’

Riki : ‘’ oh ya’’
Setelah itu aku dipanggil oleh teman-teman sikurniawan.

Dia : ‘’ kamu ‘’

Aku : ‘’ apa ‘’

Dia : ‘’ sini deh ‘’

Aku : ‘’ apa ‘’

Lalu aku dibawa ke sebuah terowongan yang sangat gelap,sepi dan tidak ada
siapa-siapa.teman dia dan teman akupun tiadak ada,dia berada di dekat rumah si
kurniawan.akupun sangat takut sat diajak keterowongan melihat kekiri,kekanan,

Kedepan dan kebelakang gak ada siapa-siapa cuman ada aku dan dia cuman berdua,

Lalu akupun akupun lari ke Nabila dan tema-teman lainnya.

Nabila :’’ kamu kenapa?’’

Aku : ‘’ ga apa-apa ko ‘’

Bela : ‘’ tadi dia bilang apa?’’

Aku : ‘’ ga ngomong apa-apa’’

Lalu akupun ke terowongan lagi,aku saat itu sangat takut sekali,diapun


mengajak aku,akupun menerima dengan terpaksa.setelah lama di terowongan akupun
menangis dan memeluk nabila,lalu temannya si lelaki itu tersenyum.lalu bertanya

Kurniawan : ‘’ gimana sukses ‘’

Kamu : ‘’ sukses lah ‘’

Aku dan Nabila kerumah si Jahra,setelah sampai dirumah si Jahra kitapun


bermain bersama dan tertawa bahagia walaupunhati ini ingin menagis serasa retak.

Haripun mulai malam akupun pulang kerumah,sesampainya dirumah aku selalu


teringat kejadian tadi aku selalu ingin menangis.

Haripun mulai pagi akupun berangkat ke sekolah sesampainya disekolah


orang-orangpun sudah tau diterowongan.tema-teman akupun tak menyangka kejadian
yang kemarin.akupun mersa menyesal telah menerima keinginan dia untuk menjadi

Sebulan kemudian akupun memutuskan dia,aku dan dia tidak ada hubungan
apa-apa lagi,akhirnya aku dan dia menjadi teman.

Janganlah kamu membohongi diri kamu sendiri karena itu akan menyakitkan
dan cinta dipaksa itu menyakitkan.
--

--

Pada hari minggu yang lalu sekitar jam 13.30 aku dan saudaraku pergi
bermain menggunakan kendarraan sepeda motor,kita biasanya suka disebut trio
ketupret karna kemana-mana selalu bertiga,mereka bernama rani,reni dan rina.

Dengan rasa jenuh dirumah saya berpikiran pengen silaturahmi kerumah


paman saya karena saya jarang banget maen kerumahnya,agar lebih seru saya
mengajak saudraku itu.dengan situasi sekarang macet dimana-mana kendaraan mobil
masuk ‘ kekampung-kampung kita selalu berkendaraan hati-hati.kebetulan waktu itu
macet banget sehingga sampai dirumah paman kesorean.

Sesampai dirumah paman kita saling bersalaman dengan sodara-sodara saya


yang lain,tanteku lalu bertanya-tanya tentang keluarga saya

Tante :’’ nti ,gimana kabar disana’ibu pada sehat ?’’

Saya : ‘’ Alhamdulillah tan,pada sehat ‘’

Tante :’’ ouh yah,sukur atuh’’

Saya : ‘’ tan Ayu kemana ?’’

Tante : ‘’ ada kok ti,lagi menyediakan air minum tuh’’

( lalu tante saya pergui kedapur )

Dalam beberapa menit,lalu anaknya tante saya datang dia bernam ayu

Ayu : ‘’ nti nih airnya’’

Saya : ‘’ makasih yu ‘’

Jam sudah menunjukan 15.30 ayu lalu mengajak saya kerumah uwa saya
lumayan agak jauh sih dari rumahnya tante saya.lalu saya dan sodara saling
bersalaman lagi sodaraku yang anaknya uwa bernama teh milah lalu mengajak kita
kapan-kapan maen bareng misalnya ke taman-taman.

Sudah lama berbincang waktu semakin sore dan adik saya mengajak untuk
pulang,dan kami bertigapun berpamitan kepada sodara-sodara saya

Saya :’’tan,kita mau pulang dulu,soalnya udah sore’’

Tante :’’ atuh nginep ti’’

Saya :’’ ah kan besok sekolah tan’’


Tante :’’ oh yah hati-hati yah dijalannya,bilangin salam ke Ibu dan keluarga

Saya:’’ iya tante ,assalamu’alaikum’’

Tante : ‘’ waalaikum salam’’

Lalu kita pulang dengan kesorean dengan senag hati dijalan situasi tidak
macet,dengan silih bergantian yang membawa motornya pada awalnya yang
membawa rena dan sekarang rani yang membawa,disaat ditengah jalan rem
bawahnya susah diinjak tepat dijalan yang nanjak tiba-tiba motornya ngegerung
terjadilah kejadian motornya ke gas sampai terbangdan memutar dijalanan,kita dan
orangyang terdekat dari tempat itu kaget dan melihat kearah kejadian kita dengan
wajah kaget dan terbengong lalu kita dibantu oleh bapak-bapak dan diam di kantin.

Motornya ternyata dari kejadian tersebut penyebabnya rani salah mengoper


gigi dan terjadilah motornya terbang.untung kitanya tidak terluka sama sekali masih
terselamat hanya motornya yang rusak.hati ini masih deg-degan atas kejadian itu lalu
saya dan rani menuju ke gang arahnya pulang dan yang membawa motornya
rena,tepat dijalan pertigaan tiba-tiba rem bawah atau disebut gigi tidak bias diinjak
lagi dan keras,kita semua bingung harus gimana lagi lalu saya minta bantuan pada
cowok yang lewat jalan,katanya harus dipukul pake besi harus gimana lagi pake cara
apa?lalu pakai batu dan dipukul ke giginya demi sedikit bias lagi semula seperti
biasanya dan terasa senang sekarangpun.beberapa menit eh tiba-tiba ngga hidup
motornya lalu digas lagi gak hidup ternyata masuk gigi dan akhirnyapun jalan dan
lalu pulang kerumah dengan selamat.