Anda di halaman 1dari 53

2.

Propagasi Gelombang Radio


Nyoman Suryadipta, ST, CCNP
Tujuan

 Setelah mengikuti perkuliahan ini diharapkan


Mahasiswa mampu menjelaskan Proses
Perambatan Gelombang Radio, Modulasi /
Demodulasi, pelemahan Sinyal dan perhitungan
kekuatan sinyal
Keywords

 Propagasi Gelombang Radio  OFDM


 Modulasi  Spread Spectrum
 Demodulasi
 Pelemahan / Attenuation
 Decibell
 Panjang Gelombang / Wavelength
 Amplitudo
 Frekuensi
Pokok Bahasan

 Pendahuluan
 Pelemahan / Attenuation
 Modulasi & Demodulasi
 Transmitter & Receiver
 Decibell (dB)s
Pendahuluan
Radio Wave Propagation

 Perambatan Gelombang Radio adalah


bentuk dari radiasi Energi (radiasi
elektromagnetik) yang dengan kecepatan
cahaya 300.000.000 meter per detik
Ref : Principles of Radio Wave Propagation - US ARMY SIGNAL CENTER AND FORT GORDON.pdf
Ref : Principles of Radio Wave Propagation - US ARMY SIGNAL CENTER AND FORT GORDON.pdf
Definisi

 Amplitudo – tinggi rendah Gelombang


 Wavelength / panjang gelombang = 1 siklus penuh ABCDE atau LMNOP
 Frekuensi = banyaknya siklus yang terjadi dalam 1 detik
 Semakin tinggi Frekuensi = siklus semkin banyak = panjang gelombang
semakin rapat
Panjang gelombang
Attenuation / Pelemahan
Seperti cahaya Gelombang Radio juga
dipengaruhi oleh faktor lingkungan sbb:

 Reflection
 Refraction
 Diffraction
 Scattering
 Absorption
Reflection / Pantulan
 Terjadi sinyal RF menumbuk permukaan material yang halus / rata
 Besi, Aluminium, cermin, atap baja, elevator dengan lapisan aluminium
Refraction / Pembiasan
 Terjadi jika sinyal RF menumbuk permukaan dengan kepadatan (density) yang
berbeda
 Tembok, Kayu, Plastik, Kaca tembus pandang dan Air
Difraction / Perubahan Arah
 Terjadi jika sinyal RF menumbuk
penghalang yang terletak diarea
pancaran sehingga sinyal akan
mengalami pembelokan atau
perubahan orientasi pancaran
 Gedung, Tembok, Pohon dsb
Scattering / Penyebaran
 Terjadi jika sinyal RF menumbuk permukaan yang tidak rata
 Kaca bergelombang, Daun di pohon, bukit dsb
Absorption / Penyerapan
 Hampir setiap material memiliki karakteristik menyerap sinyal RF, terutama
material dengan kelembaban tinggi seperti Air Hujan bahkan tubuh manusia
Radiasi Pancar
Omnidirectional

 Pancaran radiasi menyebar 360 derajat


 Bersifat point to Multipoint
 Lebih rentan terhadap gangguan jika posisi antenna tidak sesuai
 Biasanya digunakan untuk broadcasting TV/Radio/WLAN
Directional

 Pancaran radiasi lebih focus ke area tertentu


 Jangkauan lebih jauh dan polarisasi terarah
 Bersifat point to Multipoint & Point to point
 Lebih kebal terhadap gangguan
 Biasanya digunakan untuk Mobile Celluler
Metode Komunikasi

 Point to Point – Komunikasi antar 2 radio dan biasanya


digunakan sebagai backbone penghubung antar 2 lokasi atau
sebagai bridging/repeater/penguat untuk lokasi yang jauh
 Point to Multipoint – Transmit Only – hanya transmit dari satu
pemancar ke banyak penerima, misal Radio, TV
 Point to Multipoint – Transmit & Receive at the same time – satu
pemancar ke banyak penerima – misal WLAN/Access Point,
Sistem Celluler dengan BTS
Modulasi & Demodulasi
 Propagasi / Perambatan Gelombang Radio
(elektromagentik) di Udara maupun ruang hampa
memerlukan proses modifikasi Sinyal sebelum di
pancarkan maupun sesudah di terima di sisi Receiver
 Proses Modifikasi Sinyal tersebut mencakup Modulasi & De
Modulasi
 Tujuan dari modifikasi sinyal tersebut adalah agar Sinyal
informasi yang dikirimkan dapat diterima dengan baik di
sisi Penerima
The Fastest is ?
Modulasi ?

Anda = Sinyal Asli = Energi kecil = Lambat

Pesawat = Sinyal Pembawa = Energi Besar = Cepat


Apakah modulasi ?

Anda = Sinyal Asli = Energi kecil = Lambat

Pesawat = Sinyal Pembawa = Energi Besar = Cepat


= Membawa banyak sinyal dalam sekali jalan
Sebelum ditransmisikan (Transmitter)
 Modulasi : Sinyal asli (Data, Audio or Video) memiliki Frekuensi
kecil ditumpangkan ke Sinyal dengan Frekuensi besar sebelum
ditransmisikan ke Tujuan

Setelah diterima (Receiver)


 De-Modulasi : Sinyal pembawa dipisahkan dan sinyal asli diambil
untuk di proses menjadi output (Data, Audio or Video) melalui
speaker (audio) atau tampilan layar (video)
Karakteristik Komunikasi Radio

 Untuk komunikasi dua arah transmit & receive Komponen


Modulator & Demodulator dipasang di perangkat yang sama,
seperti Perangkat Seluler, WLAN, TV Digital dsb

 Untuk perangkat 1 arah (one way communication) komponen


Modulator hanya dipasang di stasiun pemancar dan Demodulator
di sisi Penerima, misal : TV, Radio, Siaran TV Satelit
Sinyal yang sudah termodulasi siap dikirimkan
Untuk mendengar siaran radio favorit kita maka tunner radio
Harus sama dengan Frekuensi Stasiun Radio
Transmisi Gelombang Radio

Source : Willcox, Network Fundamental


Radio A
100 MHz

Voice 4 KHz Voice 4 KHz

Stasiun radio

Radio Tunner

Contoh :
Sebuah Stasiun Radio memiliki Frekuensi 100 MHz
100 Mhz = Gelombang Pembawa / Carrier Wave
2 Khz = Suara Penyiar / Broadcast Voice

(Melalui Mic suara manusia dikonversi menjadi sinyal listrik dengan f = 300 Hz – 4 KHz)
Transmitter & Receiver
Transmitter / Pemancar
Pemancar Radio Gel Radio

Kombinasi Antena

Informasi
Pembangkit
Sinyal Pembawa

Transmitter membangkitkan Gel pembawa


Berupa sinyal sinusoidal menggunakan osilator

Source : Prof. Shalinee Kishore,Summer Workshop on Wireless Communications,


Lehigh University,2004
Receiver / Penerima

Penerima Sinyal Radio

Antena Pemisah

Informasi
Sine Wave

Source : Prof. Shalinee Kishore,Summer Workshop on Wireless Communications,


Lehigh University,2004
Modulasi Analog & Digital
Modulasi Analog
 Modulasi berdasarkan sudut
 Modulasi Fase (Phase Modulation – PM)
 Modulasi Frekuensi (Frequency Modulatio – FM)

 Modulasi Amplitudo (Amplitudo Modulation – AM)


 Double-sideband modulation with unsuppressed carrier (used on the radio
AM band)
 Double-sideband suppressed-carrier transmission (DSB-SC)
 Double-sideband reduced carrier transmission (DSB-RC)
 Single-sideband modulation (SSB, or SSB-AM), very similar to single-
sideband suppressed carrier modulation (SSB-SC)
 Vestigial-sideband modulation (VSB, or VSB-AM)
 Quadrature amplitude modulation (QAM)
Modulasi Digital

 Amplitudo Shift Keying (ASK)


 FSK Frequency shift keying
 PSK Phase shift keying
 MSK Minimum shift keying (a form of FSK)
 GMSK Minimum shift keying using Gaussian filtered data
 BFSK Binary frequency shift keying
 BPSK Binary phase shift keying
 QPSK Quadrature PSK
 OQPSK Offset QPSK
 SOQPSK Shaped Offset QPSK
 SBPSK Shaped BPSK
 FOQPSK Feher Offset QPSK
 8PSK 8-state phase shift keying
 3π/8-8PSK 3 π/8, 8-state phase shift keying
 16PSK 16-state phase shift keying
 QAM Quadrature amplitude modulation
 OFDM
Modulation in Our Life
“Pada dasarnya Teknik Transmisi
Gelombang Radio adalah membagi
alokasi Frekuensi yang ada menjadi
beberapa Kanal Frekuensi dan kemudian
Carrier Wave (sinyal pembawa)
dibangkitkan untuk membawa setiap
kanal tersebut”
Sample Modulation OFDM

 Why OFDM – Ortoghonal Frekuensi Division


Multipleksing meupakan metode modulasi digital
yang paling banyak digunakan saat ini dan sudah
di adaptasi untuk teknologi WLAN & LTE
OFDM

 Merupakan teknik modulasi dengan


memecah Frekuensi menjadi beberapa
kanal dan setiap kanal tersebut saling
overlapping untuk selanjutnya dibangkitkan
multicarrier untuk membawa setiap kanal
informasi tersebut
Ref : https://lh4.googleusercontent.com/-j8SM7nqcPgQ/TXczhw_92LI/AAAAAAAAAEU/RRoTTBWNSAc/s1600/ofdm.bmp
Ref : Next Generation Wireless LANs Throughput, Robustness, and Reliability in 802.11n-0521885841.pdf
Multicarrier System
 Spektrum Frekuensi yang tersedia
 Dibagi lagi menjadi banyak pita
frekuensi yang lebih kecil
 Data dipecah menjadi aliran data
parallel berukuran kecil dan
ditransmisikan menggunakan
frekuensi yang terpisah
OFDM – Mendukung Multipath
Transmission
 Lebih dari satu jalur transmisi antara pemancar & penerima atau dengan kata
lain mendukung penggunaan multi antenna
 Sinyal yang diterima adalah akumulasi dari banyak sinyal yang dikirimkan
dengan delay dan pelemahan yang bervariasi
Perangkat

 WLAN – IEEE 802.11a/g/n


 MAN – WIMAX
 Digital TV Broadcasting – DVB-T, DVB-H dan T-DMB
 4th cellular generation – LTE (long term evolution)
 Dsb
Decibell (dB)
decibel (dB) = Signal Strength
 Sinyal yang melewati sebuah perangkat akan mengalami Penguatan maupun
peredaman, misal amplifier, mixer, transmission line, antenna,telephone
switch dsb
 Decibell berkaitan dengan rasio antara sinyal Input & Sinyal Output dimana
sinyal Input & Output dapat berupa daya (W), Tegangan (V) dan Arus (I).
 Jika rasio Sinyal output lebih besar daripada input menunjukkan penguatan
 Jika rasio Sinyal output lebih kecil daripada input menunjukkan peredaman

Sinyal Input Sinyal Output


Jaringan
decibel (dB)
 Penguatan positif diberi tanda “+” dan peredaman “-”
 Misal : +3 dB, +11dB atau -3dB, -11dB
 Satuan yang digunakan untuk input & output adalah watt atau miliwatt (dBm)

P1 P2
Jaringan

dB = 10 log (P1/P2) atau 10 log (P2/P1)


decibel (dB)
 Contoh

Dari hasil diatas terjadi penguatan sebesar 3 dB sehingga output dua kali input

Sebaiknya aturan 3 dB ini anda ingat karena akan mempermudah


anda untuk melakukan perhitungan

Misalnya jika kita memiliki perbandingan daya 2, 4,dan 8


maka dapat di perkirakan nilai dB nya adalah +3 dB, +6 dB, dan +9 dB.
decibel (dB)