Anda di halaman 1dari 4

SATUAN ACARA PENYULUHAN

MANAJEMEN NYERI

Pokok Bahasan : Appendicitis akut


Sub Pokok Bahasan : Pengertian, Tujuan, komplikasi dan penanganan
appendicitis akut.
Sasaran : Ny. S, berusia 44 tahun dan suaminya
Hari/ Tanggal : selasa, 20 Oktober 2015
Waktu : Pukul 11.30-11.50 WIB
Tempat : Ruang Dahlia
Penyuluh : Heni Rias Sinta

Tujuan Umum
Setelah mengikuti penyuluhan selama 1 x 20 menit diharapkan pasien
dapat mengetahui tentang pengertian, penyebab, komplikasi dan penanganan
apendisitis akut.

Tujuan Khusus
Setelah mengikuti penyuluhan selama 1 x 20 menit diharapkan pasien
dapat menjelaskan ulang tentang.
1) Pengertian
2) Penyebab
3) Tanda dan gejala
4) Komplikasi
5) Penanganan

Metode
Ceramah, dan tanya jawab.

Media
Leaflet
Proses pelaksaaan
No Kegiatan Respon peserta Waktu
1 Pendahuluan 5 menit
- Memberi salam - Menjawab salam
- Menyampaikan pokok bahasan - Menyimak
- Menyampaikan tujuan - Menyimak

2 Isi
Penyampaian materi tentang : Memperhatikan dan 10 menit
1) Pengertian mendengarkan
2) Tujuan
3) Cara-cara mengatasi nyeri
3 Penutup
 Kesimpulan  Mendengarkan 10 menit
 Memberikan salam penutup  Menjawab salam

Setting Tempat

Pintu

Keluarga Tempat pasien lain


pasien

Penyuluh

Pasien
Tempat pasien lain

Pintu

Evaluasi
1) Pasien dapat menyebutkan pengertian dari apendicitis akut
2) Pasien dapat menyebutkan penyebab apendicitis akut
3) Pasien dapat menyebutkan tanda dan gejala apendicitis akut
4) Pasien dapat menyebutkan komplikasi apendicitis akut
5) Pasien dapat menyebutkan penanganan apendicitis akut
Materi
1) Pengertian
Apendisitis adalah peradangan akibat infeksi pada usus buntu atau umbai
cacing (apendiks). Infeksi ini bisa mengakibatkan pernanahan. Bila infeksi
bertambah parah, usus buntu itu bisa pecah.
2) Penyebab
a) Makanan kurang serat
b) Obat-obatan
c) Infeksi
d) Tumor
3) Tanda dan gejala
Nyeri kuadran bawah terasa dn biasanya disertai oleh demam ringan, mual,
muntah, dan hilangnya nafsu makan. Suhu kurang lebih 37,8°C. Leukosit
meningkat, BAB (-).
4) Komplikasi
a) Perforasi apendiks
Tanda-tanda perforasi meliputi meningkatnya nyeri, spasme otot dinding
perut kuadran kanan bawah dengan tanda peritonitis umum atau abses
yang terlokalisasi, ileus, demam, malaise, dan leukositosis semakin jelas.
b) Peritonitis- abses
Bila terjadi peritonitis umum terapi spesifik yang dilakukan adalah operasi
untuk menutup asal perforasi. Bila terbentuk abses apendiks akan teraba
massa di kuadran kananbawah yang cenderung menggelembung ke arah
rektum atau vagina.
c) Dehidrasi.
d) Sepsis.
e) Elektrolit darah tidak seimbang.
f) Tromboflebitis supuratif
g) Abses subfrenikus
h) Obstruksi intestinal
i) Pneumonia.
5) penanganan
a) Pasien mengeluh nyeri: jika nyeri datang lakukan latihan nafas dalam
untuk mengurangi nyeri, dan berbaringlah senyaman mungkin, dan minta
obat pengurang rasa nyeri
b) Pada luka operasi: jagalah kebersihan luka, usahakan agar luka tetap
kering dan tidak basah, rawatlah luka sesuai yg di ajarkan.
c) Minumlah obat yang di sarankan dokter secara teratur
d) Makan berserat, buah2ah dan teratur