Anda di halaman 1dari 7

PELUNASAN LIABILITAS JANGKA PANJANG SEBELUM JATUH TEMPO

Tipe – tipe pelunasan Jangka Panjang Sebelum Jatuh Tempo.

1. Pelunasan dengan kas sebelum tanggal jatuh tempo.


2. Pelunasan dengan pertukaran aset atau sekuritas
3. Pelunasan dengan memodifikasi persyaratan (perjanjian hutang)

1) Pelunasan dengan Kas Sebelum Tanggal Jatuh Tempo.


Harga Reakuisisi
Merupakan jumlah yang harus dibayarkan oleh perusahaan untuk melunasi
liabilitas jangka panjang sebelum jatuh tempo.
Berikut langkah – langkah pencatatan dalam Pelunasan dengan Kas
Sebelum Tanggal Jatuh Tempo.
a) Menghitung Nilai Buku (Carrying Value) liabilitas pada saat pelunasan.
*premium / diskon harus diamortisasi sampai tanggal pelunasan atau
reakuisisi.
b) Menghitung keuntungan atau kerugian pelunasan.

Harga Reakuisisi > Nilai Buku Kerugian


Harga Reakuisisi < Nilai Buku Keuntungan

c) Jurnal Pelunasan
Tgl Keterangan Ref Debit Kredit
Utang …. Nilai Buku
Kerugian Pelunasan

Kas Harga Reakuisisi

atau
Tgl Keterangan Ref Debit Kredit
Utang …. Nilai Buku
Keuntungan Pelunasan
Kas Harga Reakuisisi

2. Pelunasan dengan Pertukaran Aset atau Sekuritas


a) Debitur harus menghitung nilai buku (Harga Perolehan – Akumulasi
Penyusutan) atas aset pada saat pelunasan.
b) Menghitung Nilai Buku Utang Jangka Panjang
c) Menghitung kerugian atau keuntungan pelunasan.
Fair Value Aset > NB Utang Kerugian
Fair Value Aset < NB Utang Keuntungan

d) Menghitung kerugian atau keuntungan pelepasan aset (disposal)


Fair Value Aset > NB Aset Keuntungan
Fair Value Aset < NB Aset Kerugian

e) Jurnal Pelunasan
Tgl Keterangan Debit Kredit
Utang …. NB
Kerugian Pelunasan Utang

Kerugian Disposal

Keuntuanga Pelunasan Utang

Keuntungan Disposal

Aset NB

3. Pelunasan Dengan Memodifikasi Persyaratan (Perjanjian Hutang)


Modifikasi persyaratan meliputi:
a) Pengurangan suku bunga
b) Perpanjangan jatuh tempo atas pembayaran pokok pinjaman.\
c) Pengurangan nilai nominal utang (pokok pinjaman)
d) Pengurangan utang bunga (TBE)
e) Berikut langkah – langkah pencatatan dalam Pelunasan dengan
Memodifikasi Persyaratan.
 Menghitung nilai buku atas Liabilitas (lama)
 Menghitung Present Value atas Liabilitas (baru)
 Jurnal pelunasan
Tgl Keterangan Ref Debit Kredit
Utang …. (lama) Nilai Buku
Keuntungan Pelunasan

Utang … (baru) Present Value


CONTOH SOAL
 Pelunasan Liabilitas Jangka Panjang Sebelum Jatuh Tempo dengan Kas
Pada tanggal 1 Januari 2012, PT OADA menerbitkan obligasi dengan nilai
nominal Rp 500.000.000, Tingkat Bunga Obligasi 8% (bunga dibayar setiap
tanggal 1 Juli dan 1 Januari) periode jatuh tempo 4 tahun. Suku bunga efektif
obligasi adalah 10%. Pada tanggal 3 Januari 2014, PT OADA melakukan
pelunasan atas obligasi tersebut dengan kurs 101.
1. Menghitung PV Obligasi
1
PV Nominal = 500.000.000 x (1+0,05)8 = 338.500.000
1
1−
(1+0,05)8
PV Bunga = ( 4% x 500.000.000) x = 129.260.000
0,05

PV Obligasi …………………………………… = 467.760.000


2. Menghitung Harga Reakuisisi
101
= 100 x 500.000.000 = 505.000.000

3. Menghitung Nilai Buku Obligasi Pada Saat Pelunasan (3 Januari 2014)

Tabel Amortisasi
Metode Bunga Efektif

Tanggal Cash Paid Beban Bunga Amortisasi Nilai Buku


1/1/2012 - - - 467.760.000
1/7/2012 20.000.000 23.388.000 3.388.000 471.148.000
1/1/2013 20.000.000 23.557.400 3.557.400 474.705.400
1/7/2013 20.000.000 23.735.270 3.735.270 478.440.670
1/1/2014 20.000.000 23.922.034 3.922.034 482.362.704
1/7/2014 20.000.000 24.118.135 4.118.135 486.480.839
1/1/2015 20.000.000 24.324.042 4.324.042 490.804.881
1/7/2015 20.000.000 24.540.244 4.540.244 495.345.125
1/1/2016 20.000.000 24.654.875* 4.654.875* 500.000.000*
Maka nilai buku obligasi pada tanggal 3 Januari 2014 = Rp 482.362.704

4. Menghitung laba atau rugi pelunasan


= Harga reakuisisi – Nilai Buku Obligasi
= Rp 505.000.000 – Rp 482.362.704
= Rp 22.637.296 (Kerugian Pelunasan, sebab Harga Reakuisisi > Nilai Buku)
5. Jurnal Pelunasan (3 Januari 2014)
Tgl Keterangan Ref Debit Kredit
Utang Obligasi 482.362.704 -
Kerugian Pelunasan 22.637.296 -
Kas - 505.000.000

 Pelunasan Liabilitas Jangka Panjang Sebelum Jatuh Tempo dengan Aset


Tetap.
Mengacu kepada soal sebelumnya, PT OADA melakukan pelunasan obligasi pada
tanggal 3 Januari 2014 dengan sebuah bangunan yang memiliki fair value sebesar
Rp 400.000.000. Nilai buku bangunan tersebut menurut catatan PT OADA adalah
Rp 550.000.000.
1) Berdasarkan perhitungan pada contoh soal sebelumnya, nilai buku obligasi saat
pelunasan adalah Rp 482.362.704.
2) Nilai buku bangunan saat pelunasan
= Rp 550.000.000
3) Menghitung kerugian atau keuntungan pelunasan
= fair value bangunan – nilai buku obligasi
= 400.000.000 - 482.362.704.
= 82.362.704 (keuntungan, sebab FV Bangunan < Nilai buku Obligasi)
4) Menghitung kerugian atau keuntungan disposal aset
= fair value aset – nilai buku aset
= 400.000.000 - 550.000.000
= 150.000.000 (kerugian, sebab FV bangunan < Nilai Buku Bangunan)
5) Jurnal pelunasan pada 3 Januari 2014
Tgl Keterangan Debit Kredit
Utang Obligasi 482.362.704
Kerugian Disposal 150.000.000

Keuntuangan Pelunasan Utang 82.362.704


Aset 550.000.000

 Pelunasan Liabilitas Jangka Panjang dengan Modifikasi Persyaratan


Mengacu kepada soal sebelumnya, pada tanggal 2 Januari 2016 PT OADA
melakukan kesepakatan modifikasi persyaratan dengan kreditur, dikarenakan PT
OADA mengalami kesulitan keuangan, modifikasi tersebut meliputi:
a) Mengurangi nilai nominal obligasi menjadi Rp 400.000.000
b) Memperpanjang tanggal jatuh tempo dari 1 Januari 2016 menjadi 1 Januari
2018 (2 tahun perpanjangan)
c) Mengurangi TBO menjadi 6%, dengan tingkat TBE 8%.

1. Menghitung PV Obligasi (Baru)


1
PV Nominal = 400.000.000 x (1+0,04)2 = 370.000.000
1
1−
(1+0,04)2
PV Bunga = ( 3% x 400.000.000) x = 22.632.000
0,04

PV Obligasi …………………………………… = 392.632.000


2. Menghitung Keuntungan Pelunasan
= PV Obligasi Baru – Nilai Buku Obligasi pada 3 Januari 2016
= 392.632.000 – 500.000.000
= 107.368.000 (Keuntungan pelunasan)
3. Jurnal pelunasan pada 3 Januari 2016
Tgl Keterangan Ref Debit Kredit
Utang Obligasi (lama) 500.000.000 -
Keuntungan Pelunasan 107.368.000
Utang Obligasi (baru) - 392.632.000