Anda di halaman 1dari 8

NAMA : ANJELLIKA BR GINTING

NIM : 6173311013
KELAS : PJKR D-17

TUGAS RUTIN SENAM

Bab I: Sejarah dan Pengertian Senam


1
Sejarah dan Pengertian Senam
A. Sejarah Senam Indonesia

Sejarah masuknya senam ke Indonesia


Senam mulai dikenal di Indonesia pada tahun 1912, ketika senam pertama kali masuk
ke Indonesia pada jaman penjajahan Belanda. Masuknya olahraga senam ini bersamaan
dengan ditetapkannya pendidikan jasmani sebagai pelajaran wajib di sekolah-sekolah.
Dengan sendirinya senam sebagai bagian dari penjaskes juga diajarkan di sekolah.
Senam yang diperkenalkan pertama kali pada waktu itu adalah senam sistem Jerman.
Sistem ini menekankan pada Kemungkinan-kemungkinan gerak yang kaya sebagai alat
pendidikan. Lalu pada tahun 1916 sistem itu digantikan oleh sistem Swedia (yang
menekankan pada manfaat gerak), sebuah sistem yang dibawa dan diperkenalkan oleh
seorang perwira kesehatan dari angkatan laut kerajaan Belanda, bernama Dr. H. F. Minkema.
Lewat Minkema inilah senam di Indonesia mulai tersebar, terutama ketika ia pada 1918
membuka kursus senam swedia di kota Malang untuk tentara dan guru.Namun demikian,cikal
bakalpenyebaran olahraga senam dianggap berawal dari Bandung. Alasannya, sekolah
pertama yang berhubungan dengan senam didirikan di Bandung, ketika pada thun 1922 di
buka MGSS (Militaire Gymnastiek en Sporschool).
Mereka yang lulus dari sekolah tersebut selanjutnya menjadi instruktur senam
Swedia di sekolah-sekolah. Melihat perkembangannya yang baik, MGSS kemudian
membuka cabang-cabangnya antara lain di Bogor, Malang, Surakarta, Medan dan
Probolinggo.Masuknya Jepang ke Indonesia pada tahun 1942 merupakan akhir dari kegiatan
senam yang berbau barat di Indonesia. Jepang melarang semua bentuk senam di sekolah dan
dilingkungan masyarakat, digantikan

BAB I
Bab I: Sejarah dan Pengertian Senam
2
oleh “Taiso”. Taiso adalah sejenis senam pagi (berbentuk kalestenik) yang harus
dilaksanakan di sekolah-sekolah sebelum pelajaran dimulai, dengan iringan radio yang
disiarkan secara serentak. Sebelum dan sesudahnya, murid-murid diharuskan memberihormat
kepada kaisar Jepang, Caranya, dengan aba-aba yang dikumandangkan yang berbunyi “seikei
rei,” semua murid harus membungkuk dalam-dalam menghadap utara (Tokyo) di mana kaisar
Tenno Heika bersemayam.Jaman Taiso tidak berlangsung lama. Pada jaman kemerdekaan
senam yang diwajibkan Jepang ditentang di mana-mana. Dengan penolakan ini,
semuawarisan pemerintah Belanda akhirnya dipakai kembali di sekolah-sekolah.Peristiwa
penting dalam olahraga senam di jaman kemerdekaan terjadi pada tahun 60-an. Peristiwa
penting pertama adalah didirikannya induk organisasi senam Indonesia pada 14 Juli 1963.
Induk organisasi tersebut disebut PERSANI, yang merupakan singkatan dari
Persatuan Senam Indonesia. Ketua PB Persani pertama adalah Bapak R. Suhadi.Peristiwa
penting kedua terjadi pada tahun 1964, di mana cabang senam menjadi salah satu cabang
olahraga yang dipertandingkan dalam GANEFO (Games of the New Emerging Forces) yang
bisa diartikan sebagai pekan olahraga negara-negara yang baru muncul. Sebagai mana
diketahui, Ganefo adalah produk pemikiran politik Soekarno (Presiden pertama RI) untuk
menggalang kekuatan negara-negara baru di percaturan international, erta sekaligus sebagai
balasan atas tindakan IOC yang memecat Indonesia dari keanggotaannya. Negara yang
berpartisipasi pada cabang senam tersebut adalah Cina, Rusia, Korea, Mesir, dan tuan rumah
Indonesia. Adapun cabang senam yang dipertandingkan adalah senam artistik.Itulah tonggak
awal perkembangan senam di Indonesia hingga sekarang. Dari peristiwa Ganefo itulah senam
artistik mulai dikenal luas di Indonesia, sehingga pada tahun 1969, senam dipertandingkan
untuk pertama kalinya
di PON VII di Surabaya. Namun demikian, karena kekhususan alat serta minimnya sumber
daya manusia yang terlibat,

Bab I: Sejarah dan Pengertian Senam


3
perkembangan cabang olahraga senam di Indonesia seolah berjalan lamban. Ini bisa dilihat
dari prestasi pesenam Indonesia yang tidak pernah mampu berbicara di tingkat dunia,
palingpaling hanya di tingkat SEA Games. Dilihat dari penyebarannya di tingkat nasional
senam juga terbilang lamban, karena hingga saat ini (1999), hanya 18 daerah tingkat I yang
sudah memiliki Pengurus Daerah (Pegda), itupundengan catatan hanya 10 Pengda yang
tercatat aktif.

Handstand

Handstand adalah posisi berdiri dengan kedua tangan berada di bawah dan kaki lurus
ke atas. Gerakan ini termasuk ke dalam tingkatan yang sulit untuk dilakukan karena
memerlukan keseimbangan yang tinggi.

Langkah-langkah untuk melakukan handstan :

1. Langkah awal adalah berdiri tegak dengan kedua tangan lurus di samping badan
2. Kemudian perlahan gerakan salah satu kaki lebih maju dari kaki yang lainnya.
3. Bungkukkan badan dengan kedua telapak tangan bertumpu pada matras atau lantai
4. Angkat tungkai kaki secara perlahan dengan cara satu persatu.
5. Dorong bokong setinggi-tingginya hingga terangkat.
6. Bengkokkan tungkai depan sementara tungkai belakang diluruskan
7. Posisi akhir adalah badan dalam posisi terbalik 180 derajat dan dalam keseimbangan
dengan kedua tungkai rapat dan lurus.
8. Untuk pemula, jika belum berpengalaman melakukannya dapat menggunakan dinding
atau tembok sebagai bantuan untuk sandaran atau tumpuan kedua kaki.

Cara memberikan bantuan gerakan handstand :

1. Memberikan bantuan dalam gerakan handstan adalah dengan membantu menopang


pada bagian panggul, belakang paha, dan kedua pergelangan kaki
2. Bagi yang belum cukup kuat pada bagian bahu, lengan, dan tangan jika ingin jatuh
diteruskan dengan roll depan agar mengurangi resiko cedera
Putar arah 180 derajat
berputar arah dengan cara memutarkan badan dan seluruh tubuh ke arah belakang atau
depan 180 derajat pada poros yang sama

Roll ke belakang

roll belakang adalah gaya gerakan senam yang dimana posisi badan berguling ke arah
belakang badan melalui bagian belakang badan mulai dari panggul bagian
belakang,pinggang, punggung, dan tengkuk.

Langkah-langkah untuk melakukan gerakan roll belakang :

1. Posisi jongkok, kedua kaki rapat, dan tumit diangkat


2. Kepala menunduk dan dagu rapat ke dada
3. Kedua tangan berada disamping telinga dan telapak tangan menghadap ke atas
4. Jatuhkan pantat ke belakang, badan tetap bulat
5. Pada saat punggung menyentuh matras, kedua lutut cepat ditarik ke belakang kepala
6. Pada saat kedua ujung kaki menyentuh matras di belakang kepala, kedua telapak
tangan menekan matras hingga tangan lurus dan kepala terangkat.
7. Ambil sikap jongkok, dengan lurus ke depan sejajar bahu, lalu berdiri

Cara memberikan bantuan dalam melakukan roll belakang :

1. Menopang dan mendorong pinggang ke arah guling ke belakang dan membawanya ke


arah guling
2. Membantu mengangkat panggul dan membawa ke arah guling

Kesalahan-kesalahan saat melakukan roll belakang :

1. Penempatan tangan terlalu jauh ke belakang, sehingga saat menolak tubu tangan tidak
kuat.
2. Keseimbangan tubuh kurang baik saat mengguling kebelakang, hal ini disebabkan
karena sikap tubuh kurang bulat
3. Posisi mengguling kurang sempurna. Hal ini disebabkan karena kepala menoleh ke
samping.
4. Keseimbangan tidak terjaga karena mendarat dengan lutut (seharusnya telapak kaki)

Sikap kayang

Sikap kayang adalah sebuah gerakan senam lantai dengan posisi kedua tangan dan
kaki bertumpu pada matras dengan posisi terbalik kemudian meregang dan panggul serta
perut diangkat ke atas. Manfaat dan tujuan melakukan kayang adalah untuk meningkatkan
kelenturan tubuh, terutama pada bagian otot perut, kaki, bahu, tangan dan pinggang.

Teknik melakukan sikap kayang ada 2, dengan awalan tidur dan awalan berdiri.

Langkah-langkah untuk melakukan gerakan kayang dengan awalan berdiri :


1. Ambil sikap berdiri tegak dan kaki sedikit terbuka
2. Posisi tangan masing masing berada di samping kaki
3. Gerakan tangan secara bersamaan atau satu tangan dengan mengayunkannya ke
belakang. Kepala tengadah kemudian badan melenting ke belakang, pastikan jika
posisi telapak tangan menyentuh atau mendarat pada matras dengan baik.
4. Bagi kalian yang masih pemula, bisa menggunakan bantuan tembok untuk penyangga
atau bisa juga meminta bantuan teman untuk membantu menahan bagian perut.

Langkah-langkah untuk melakukan gerakan kayang dengan awalan berbaring :

1. Awali gerakan dengan berbaring diatas lantai/matras


2. Tekuk kedua lutut Anda, setelah itu rapatkan kedua tumit pada pinggul
3. Tekuk kedua siku tangan Anda, kemudian telapak tangan bertumpu pada matras dan
tempatkan ibu jari di samping telinga.
4. Lakukan gerakan badan diangkat pelan pelan keatas, kemudian disusul dengan
dorongan dari kedua tangan dan kaki lurus
5. Terakhir lakukan gerakan kepala masuk diantara kedua tangan

Beberapa kesalahan dalam melakukan sikap kayang :

1. Tidak melakukan pemanasan atau peregangan yang cukup, sehingga sering


mengalami sakit sakit hingga cedera otot karena tertarik setelah melakukan gerakan
kayang.
2. Siku tangan bengkok, karena kekakuan pada bagian bahu dan sendi.
3. Keseimbangan yang kurang
4. Posisi badan kurang membusur karena bagian punggung yang kurang lentur dan
kekakuan pada otot perut.
5. Usahakan posisi kepala harus pas dan jangan terlalu menengadah.

Roll Depan (Forward Roll)

Rolling depan atau guling ke depan adalah berguling ke depan atas bagian belakang badan
(tengkuk, punggung, pinggang dan panggul bagian belakang). Secara teknis roll depan dapat
dilakukan dengan 2 cara, yaitu dengan awalan berdiri dan jongkok.

Langkah-langkah roll depan dengan awalan jongkok :

1. langkah awal yang harus dilakukan adalah jongkok dengan kedua tangan dilebarkan
sebahu dan telapak tangan diletakkan di atas matras
2. Luruskan kedua kaki lalu tekuk sedikit siku tangan
3. Gerakkan kepala ke arah dagu hingga menyentuk dada
4. Bergulinglah ke depan.
5. tekuk kedua lutut, tarik dagu dan lutut ke depan dada dengan posisi tangan merangkul
lutut.
6. Posisi akhir guling depan adalah jongkok kemudian berdiri tegak
Langkah-langkah roll depan dengan awalan berdiri :

1. Angkat kedua tangan ke depan dan bungkukkan badan, lalu letakkan telapak tangan di
atas matras.
2. Lipat kedua siku agak ke samping, lalu masukkan kepala di antara dua tangan.
3. Sentuhkan bahu ke matras dan bergulinglah ke depan.
4. tekuk kedua lutut, tarik dagu dan lutut ke dada dengan posisi tangan merangkul lutut

Kesalahan-kesalahan saat melakukan roll depan :

1. Kedua tangan yang bertumpu tidak dapat (dibuka terlalu lebar atau terlalu sempit,
terlalu jauh atau terlalu dekat) dengan ujung kaki.
2. Tumpuan tangan kurang kuat, sehingga keseimbangan badan kurang sempurna dan
akibatnya badan jauh kesamping.
3. Bahu tidak diletakkkan diatas matras saat tangan dibengkokkan.
4. Saat berguling ke depan tangan tidak ikut melolak.

Gerakan Split
Cara melakukan Splits

1. Letak kedua kaki satu didepan dan satu di belakang berada pada dua garis sejajar,
maksimal selebar panggul
2. Ujung kaki diluruskan kedepan
3. Sikap badan tegak
4. Kedua tangan dialas lantai , direntangkan kesisi setinggi bahu atau kedepan dan satu
diangkat seorang - atas - belakang

Memberikan bantuan pada pelajar yang mempelajari sikap splits ini tidak begitu sukar
sebagaimana memberikan bantuan pada mengajarkan hand spting atau salto. Karena bentuk
latihan ini diam/berada ditempat. Bantuan hanyalah pada saat pelajar menjalankan latihan
khusus/macam terakhir, yaitu menuju sikap splits yang sesungguhnya.

Melakukan sikap split dari sikap berdiri :

 Menempatkan satu kaki kedepan atau satu kaki kebelakang


 "Langkah" ini ini dengan perlahan di perbesar

Guru membangtu mengangkat badan si pelaku dengan menempatkan kedua tangan dibawah
kedua ketiak si pelaku.
Guru menghantar "badan si pelaku" dengan perlahan turun, sesuai bertamba besar langkah
yang dibuat oleh si pelaku.
Bila sudah sampai didasar /dilantai guru melepaskan bantuan. Biarkan sejenak si pelaku
(dalam sikap splits itu) menopang berat badannya dengan kedua tangannya sendiri. Guru
memberikan bantuannya kembali pada saat si pelaku akan kembali berdiri, mengangkat
badan si pelaku dengan pegangan yang sama seperti tersebut diatas (dibawah kedua ketiak).

Melakukan Splits sikap duduk

 Sikap permulaan : duduk berlunjur dengan kedua kaki rapat, lurus kedepan.
 Angkat satu kaki, kemudian tempatkan kebelakang tadi. Dengan bantuan guru, agak
mengangkat pelajar tersebut (penempatan kedua tangan dibawah ketiak pelajar),
pelajar diputar sehingga menghadap kebelakang.
 Betulkan letak kaki (lurus) dan sikap badan (tegak)

Pada latihan a dan b , pada saat akan kembali (kesikap duduk) pelaku menghadap kesisi
kemudain merapatkan kedua kaki (duduk berlunjur), kemudian berdiri.

Sikap Lilin

Sikap lillin merupakan gerakan yang dilakukan di atas matras dengan kaki tegak berada di
atas sedangkan kepala berada dibawah sehingga menyerupai lilin. Tujuan sikap lilin adalah
untuk melatih keseimbangan tubuh dan menjaga tubuh tetap sehat. Selain itu juga senam
lantai merupakan salah satu dasar untuk senam kategori lainnya

Untuk melakukan gerakan ini diperlukan latihan yang rutin agar hasil yang didapat maksimal,
bagi kalian yang masih pemula bisa meminta bantuan teman. Namun, perlu diingat sebelum
melakukan gerakan ini pastikan kalian sedah pemanasan terlebih dahulu agar tidak terjadi
cedera.
Cara melakukan sikap lilin yang benar :

1. Langkah awal yang harus dilakukan adalah tidur terlentang dan kedua kaki lurus
rapat, sedangkan kedua tangan lurus berada di samping kanan dan kiri
2. Pandangan lurus keatas, setelah itu angkat kedua kaki dan pinggul dibantu dengan
menggunakan kedua tangan untuk dorongan kaki ke atas. Kaki harus rapat dengan
didorong menggunakan tangan yang berbentuk seperti siku. Pastikan jika kaki dan
pinggul Anda lurus, setelah itu jaga keseimbangannya.
3. Saat melakukan pendaratan atau menurunkan kaki harus pelan pelan, hal tersebut
agar tidak terjadi cedera.

Cara memberikan bantuan sikap lilin :

1. orang yang membantu berada di samping atau bisa juga di depannya untuk kemudian
membantu mengangkat kedua kaki dan menahannya.
2. Pegang pergelangan kaki saat meluruskan kedua kaki ke atas.

Kesalahan yang sering terjadi saat melakukan sikap lilin :

1. Pinggang hanya ditopang dengan ibu jari


2. Kedua kaki condong kebelakang, sehingga berat untuk ditopang dan tidak dapat
bertahan dalam waktu yang lama
3. Kedua kaki condong kedepan
4. Penempatan siku-siku tangan terlalu keluar dari garis lebar badan
5. Tidak/kurang bertumpu pada pundak

Meroda

Meroda adalah suatu gerakan ke samping, pada saat bertumpu atas kedua tangan dengan kaki
terbuka lebar. Meroda dapat dilakukan dengan awalan ke kiri atau ke kanan, terserah
bagaimana posisi yang enak. Gerakan meroda memerlukan koordinasi gerak yang baik

Cara melakukan gerakan meroda :

1. Langkah awal yang harus dilakukan adalah berdiri tegak dengan kedua tangan lurus di
samping badan.
2. Buka kaki selebar bahu sementara kedua tangan lurus ke atas membentuk huruf V
3. Jatuhkan badan ke arah kiri seraya meletakkan telapak tangan kiri ke atas matras.
4. Angkat kaki kiri lurus ke atas.
5. Kemudian, letakkan tangan kanan di samping tangan kiri.
6. Angkat kaki kanan lurus ke atas sementara kaki kiri mulai turun kembali.
7. Angkat tangan kiri disusul oleh kaki kiri.
8. Kembali ke posisi awal berdiri tegak.

Cara memberikan bantuan saat melakukan cart wheel :

1. Satu orang teman memberikan pertolongan dengan cara berdiri di belakang orang
yang melakukan gerakan meroda.
2. Pada saat badan dan kedua kaki yang melakukan meroda terangkat ke atas, maka si
teman segera memegang kedua sisi pinggulnya
3. Dilanjutkan dengan melakukan gerakan meroda ke samping, dan teman yang
membantu tetep memegang kedua sisi pinggulnya sampai kedua kaki menumpu di
lantai.

Kesalahan-kesalahan saat meroda :

1. Lemparan kaki kurang kuat


2. Lemparan kaki bergerak ke arah depan, seharusnya ke atas.
3. Penempatan tangan pertama di lantai terlalu dekat dengan kaki tolakan
4. sikap badan kurang melenting
5. kedua siku dibengkokan