Anda di halaman 1dari 1

Berkurangnya Minat Baca Siswa

Pertama, sistem pembelajaran belum membuat siswa harus membaca buku,


mencari informasi atau pengetahuan lebih dari apa yang diajarkan. Kadang, pemerintah
kurang tepat dalam menentukan kurikulum yang harus dilaksanakan di Indonesia ini.
Dengan banyak waktu yang dihabiskan di sekolah untuk belajar, anak kadang berfikir
bahwa waktu yang dihabiskan untuk belajar dan membaca di sekolah saja sudah cukup
dan mereka cenderung tidak membaca materi guru di rumah. Mereka membaca atau
mengulang materi dari guru jika esoknya akan ada ulangan ataupun ada PR saja.
Kedua, banyaknya jenis hiburan, permainan (game) dan tayangan TV yang
mengalihkan perhatian pelajar dari buku. Selain itu, browsing di internet terkadang lebih
asyik bagi para pelajar ketimbang harus membaca buku pelajaran yang mereka pikir
terlalu membosankan. Pelajar rela menghabiskan waktu dengan HP, laptop, ataupun
gadget mereka untuk membuka internet seperti bermain facebook, twitter, youtube,
ataupun media lain dari pada membaca buku.

Ketiga, banyaknya tempat hiburan untuk menghabiskan waktu seperti bioskop,


wanet, mall, dll. Tempat-tempat seperti ini kadang digunakan oleh para pelajar dewasa
untuk bermain setelah pulang sekolah. Jika mereka bisa membagi waktu antara
bermain di luar dengan belajar, maka itu tidak akan masalah. Tetapi kadang para
pelajar ini lupa waktu jika sudah berada di tempat hiburan. Karena terlalu lama, mereka
kadang lupa waktu untuk belajar dan terus jalan-jalan walaupun sampai malam. Dan itu
membuat para pelajar untuk lupa akan waktu belajarnya, apalagi membaca.

Pelajar juga senantiasa disibukkan berbagai kegiatan seperti ekskul yang


membuat mereka letih sehingga tidak sempat membaca buku pelajarnya

Ketujuh, mempunyai sifat malas yang merajalela dikalangan anak-anak maupun


dewasa untuk membaca dan belajar demi kemajuan diri masing-masing untuk
menambah ilmu pengetahuan. Ini merupakan masalah terbesar bagi rendahnya minat
baca para pelajar karena ini merupakan masalah dari dalam diri pelajar yang harus
mereka lawan sendiri. Sifat malas tersebut muncul secara tiba-tiba atau sudah menjadi
kebiasaan seoraang pelajar malas untuk membaca.

Beri Nilai