Anda di halaman 1dari 5

Outrigger adalah suatu struktur tambahan berbentuk rangka batang berdimensi besar, yang

dipasang menghubungkan core dengan kolomkolom eksterior suatu bangunan gedung.


Pemakaiannya telah cukup terbukti efektif dalam mengurangi simpangan lateral suatu
bangunan tingkat tinggi, khususnya pada bangunan yang memiliki lebih dari 40 lantai.

Sistem outrigger truss digunakan sebagai salah satu sistem struktural yang efektif untuk
mengontrol beban yang bekerja secara lateral. Ketika beban lateral bekerja pada suatu struktur,
baik beban angin ataupun gempa, maka kerusakan struktur secara structural maupun non
struktural dapat diminimalkan.

Sistem ini umumnya digunakan pada bangunan bertingkat tinggi yang juga terletak pada
daerah yang merupakan zona gempa ataupun yang beban anginnya cukup besar berpengaruh.
Maka dalam konsep ini, outrigger truss berfungsi sebagai penahan beban lateral yang
menghubungkan core dengan kolom yang terletak pada bagian terluar dari bangunan tersebut.
Core yang dimaksud dapat berupa shear wall ataupun braced frame sesuai perencanaan.

KARAKTERISTIK OUTRIGGER TRUSS


Outrigger truss yang digunakan pada bangunan bertingkat tinggi tidak dipasang pada
setiap lantai bangunan. Pemasangan outrigger truss disesuaikan dengan kebutuhan dan
perencanaan bangunan tersebut. Umumnya, outrigger truss dapat dipasang setiap 10 atau 20
lantai.

Outrigger truss pada gambar diatas menunjukan sebuah bangunan bertingkat tinggi,
dengan diagonal ganda dalam symbol konfigurasi “X”. Jumlah penggunaan batang – batang
outrigger truss dapat bervariasi dari ketinggian bangunan yang akan ditinjau
Perilaku dari outrigger dapat dijelaskan secara diagramatis sebagai berikut:
Dalam perencanaan dan aplikasi lapangannya, outrigger truss tidak hanya bisa
direncanakan secara independen. Kenyataannya untuk merencanakan suatu bangunan
bertingkat tinggi yang menggunakan system outrigger truss juga dapat dikombinasikan dengan
sistem struktural lainnya yang juga dikenal dengan belt truss.

Belt Truss itu sendiri merupakan sistem pengaku yang juga menunjang dan menopang
outrigger truss, sama halnya dengan perencanaan outrigger truss, belt truss sendiri juga hanya
dipasang pada lantai lantai tertentu sesuai dengan perencanaan yang dibuat. Jadi dimana batang
– batang outrigger diletakan, dipasang dan direncanakan, maka disana pula terdapat belt truss
yang lebih sering berupa profil dari baja dan akan mendukung kinerja dari outrigger truss itu
sendiri.

CARA KERJA SISTEM OUTRIGGER


Ketik beban horizontal bekerja pada bangunan, kolom yang ditahan outrigger melawan
rotasi dari core, meyebabkan defleksi lateral dan momen pada core menjadi lebih kecil daripada
core yang berdiri bebas sendirian melawan beban tersebut (gambar a, b, dan c,).

(a) Struktur outrigger menyimpang dibawah tekanan lateral; (b) resultan defleksi; (c) resultan
momen core.

Hasilnya adalah untuk meningkatkan kettingian efektif dari struktur ketika melentur
sebagai sebuah kantilever vertikal, dengan menginduksikan gaya Tarik pada kolom yang
berhadapan dengan angina langsung dan tekan pada kolom yang berlawanan dengan angina.
Secara keseluruhan outrigger yang menghubungkan kolom eksterior dan core membuat
struktur berperilaku sebagai sebuah kantileber yan komposit

Belt truss atau sabuk pengaku pada struktur berfungsi sebagai pengaku horizontal dan
menyatukan kolom eksterior, yang secara tidak langungdihubungkan dengan outrigger.
Umumnya, tembahan kekuatan dari 25 sampai 30 persen dapat dicapai dengan dengan
menggunakan pengaku ini daripada sistem yang sama tapi tidak memakai pengaku karena
sebagai ganti kelakuan kolom sebagai pengikat secara individual, semua kolom eksterior
berpartisipasi menahan beban lateral (Bungale S. Taranath, 1988)

Sistem outrigger-braced ini selalu efisien menahan beban lateral, juga memperlihatkan
keuntungan tambahan dari peyamaan pemendekan yang berbeda – beda dali kolom eksterior
karena suhu dan beban aksial yang tidak merata antara core and dan kolom eksterior.

Outrigger berpengaku adalah salah satu sistem dengan tingkat efieisieni tertinggi dan
paling ekonomis untuk mengontrol drift pada bangunan tinggi. Outrigger biasanya dipakai
pada tingkat tertentu yang telah direncanakan, dan hanya membutuhkan ruang yang minimal
dari ruang yang dapat dipakai pada bangunan.

KEUNTUNGAN PENGGUNAAN OUTRIGGER TRUSS


Jika outrugger truss dipasang secara tepat dan efisien, pemasangan outrigger dapat
memberikan keuntungan untuk struktur dan fungsi bangunan dari sebuah desain bangunan
secara keseluruhan yang dapat diuraikan sebagai berikut;

 Momen yang berputar pada core dan peningkatan deformasi yang dapat terjadi
dapat dikurangi melalui momen yang berputar berlawanan arah yang bekerja pada core
pada masing masing persimpangan outrigger. Momen yang ditimbulkan dari pasangan
gaya pada kolom terluar yang terhubung dengan outrigger
 Simpangan struktur berkurang
 Untuk bangunan yang berbentuk persegi panjang sederhana, outrigger dapat
dihubungkan dengan kolom interior untuk bagian bangunan yang lebih panjang dengan
beban beban lateral bekerja pada susu lainny ayng lebih kritikal. Pada sistem core dan
tubular, kolom ini yang menerima beban gravitasi biasanya tidak digunakan. Dalam
beberapa kasus, sistem outrigger dapat secara efisien dihubungkan dengan kolom
gravitasi untuk digunakan sebagai bagian dari sistem penahan beban lateral yang berarti
lebih ekonomis.
 Pengurangan yang signifikan dan kemungkinan hilangnya gaya ke atas dan gaya
regang melalui kolom dan pondasi.
 Penempatan jarak kolom terluar tidak didasarkan pada pertimbangan struktural
saja dan dapat dengan mudah dikaitkan dengan pertimbangan estetika dan fungsional.
 Framing terluar dapat berupa balok biasa yang sederhana dan framing kolom
tanpa harus membutuhkan sambungan frame yang kaku, membuat bangunan lebih
ekonomis.

KELEMEHAN PENGGUNAAN OUTRIGGER TRUSS

 Ruangan yang termakan akibat pemasangan outrigger truss (terutama bagian


yang diagonal); memakan tempat yang cukup banyak pada lantai dimana outrigger truss
terpasang.
 Masalah arsitektural dan fungsional dari bangunan tersebut yang dapat menjadi
pertimbangan karena pengaruh dari pemasangan outrigger truss yang terhubung dengan
core wall pada bagian tengah bangunan.
 Cara untuk menghubungkan outrigger truss dengan core wall dapat menjadi
suatu hal yang sangat rumit. Tingkat kesulitan akan semakin meningkat apabila sistem
core yang direncanakan adalah shear wall dari beton.
 Dalam beberapa hal, core dan outrigger truss tidak akan memendek secara
bersamaan karena pengaruh gaya gravitasi. Outrigger truss haruslah sangat kaku agar
dapat berfungsi dengan efektif dan maksimal

Anda mungkin juga menyukai